Pertemuan 7 - Anatomi 3 - Sistem Pencernaan

download Pertemuan 7 - Anatomi 3 - Sistem Pencernaan

of 18

  • date post

    15-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    24
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Pertemuan 7 - Anatomi 3 - Sistem Pencernaan

  • Morfologi 3: Sistem Pencernaan

    Dini Surilayani, S.Pi., M.Sc.

    MK. IKHTIOLOGI

    Pertemuan ke 7

  • Pencernaan adalah proses perombakan zat makanan menjadi zat terlarut yang mudah diserap dan digunakan dalam proses metabolisme tubuh

    Proses pencernaan:

    Kimia dimulai sejak makanan berada di lambung

    Fisika mulai dari makanan masuk romgga mulut dan berakhir pada rektum

  • Organ Pencernaan terdiri dari 2 macam: 1. Saluran Pencernaan Mulut rongga mulut faring

    esofagus lambung pilorus usus rektum anus

    2. Kelenjar pencernaan hati/hepar empedu / bile pankreas/pancreas

  • Mulut (Mouth) Lidah (Tongue) Gigi (Teeth) Kelenjar ludah (Salivary glands) Pharynx Esophagus Perut (Stomach) Hati (Liver) Gallbladder Pankreas Usus kecil & usus besar (Small and large intestines) Anus

  • Mulut

    Bibir

    Gigi

    Lambung

    Pilorus

    Usus

    Hati

    Pankreas

    Karnivora

    Herbivora

    Omnivora

    Pemakan Periphyton

    Organ-Organ pencernaan yang sering mengalami

    modifikasi

    Ikan Menurut Jenis Makanannya

  • Mulut Fungsi

    Menangkap dan mengambil makanan

    Karnivora Herbivora / Pemakan Plankton

    Omnivora

    Periphyton

  • Fungsi: mencabik dan memotong makanan Berdasarkan bentuknya, terdapat 5 jenis gigi ikan

    Canine : Untuk mencekeram, tajam, ujungnya melengkung, biasanya terletak di sudut mulut

    Molariform : Untuk menggerus, ujungnya membulat, berlekuk-lekuk

  • Villiform : Seperti Cardiform, tetapi ukurannya lebih jecil

    Cardiform : Untuk menggerus, ujungnya membulat, berlekuk-lekuk

    Incisor : Memotong, agak lebar, tajam dan runcing

  • Bagian insang yang berfungsi dalam sistem pencernaan yaitu tulang tapis insang (saringan insang)

    Ikan herbivora Tapis insang lebih jarang, panjang

    dan halus Ikan karnivora tapis insang pendek, kasar dan

    jarang, ada yang menempel pada tulang lengkung insang

    Ikan pemakan plankton rapat, panjang dan halus Gill arch: tulang lengkung insang Gill rakers: tulang tapis insang Gill filament: daun / lembar insang

  • Fungsi: Menampung makanan yang sudah diambil atau ditangkap. Pada dindingnya terdapat kelenjar yang menghasilkan enzim dan asam lambung, yang membantu proses penghancuran makanan.

    Berdasarkan jenis makanannya, terdapat bentuk bentuk lambung: Ikan Karnivor Tabung Ikan Omnivor Kantung Ikan Herbivor Tidak memiliki lambung / berlambung palsu yang

    berupa pembesaran bagiananterior usus. Ikan Belanak lambung modifikasi, yaitu dindingnya lebih tebal karena

    lebih banyak lapisan ototnya (gizzard) fungsi : untuk meningkatkan proses penggilingan makanan

  • Modifikasi lambung pada ikan

  • Fungsi:Mengatur pengeluaran makanan yang sudah dicerna di dalam lambung, untuk diteruskan ke usus.

    Ikan kembung lelaki bagian posterior pirolus terdapat usus-usus pendek dan buntu yang bervariasi ukuran dan jumlahnya (pyloric caeca) fungsi : membantu penyerapan sari-sari makanan.

  • Fungsi: menyerap sari-sari makanan, dicirikan oleh banyaknya saluran darah yang halus disekitarnya.

    Ikan Herbivora panjang ususnya beberapa kali panjang tubuh

    Ikan Karnivora panjang ususnya lebih pendek atau sama dengan panjang tubuh

    Ikan cucut modifikasi membentuk spiral vaive : juntaian-juntaian berbentuk spiral, melingkar-lingkar sepanjang pipa usus.

  • Rektum merupakan segmen saluran pencernaan yang terujung. Secara anatomis sulit dibedakan batas antara usus dengan rektum. Namun secara histologis batas antara kedua segmen tersebut dapat dibedakan dengan adanya katup rektum.

    Fungsi : mengatur keluar masuknya sisa metabolisme sebelum keluar dari anus

  • Bagian terujung saluran pencernaan, tempat keluarnya sisa metabolisme.