Tugass Presentasi Menejemen Industri

download Tugass Presentasi Menejemen Industri

of 73

  • date post

    19-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    105
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Tugass Presentasi Menejemen Industri

Om BAB IIIPERENCANAAN TEKNIS Perencanaanteknisberhubungandenganpemilihanlokasiusahaataupabrikdan alokasi dari output pabrik tersebut ,penentuankapasitaspabrik,perancangankerja,pengukurankerja, penentuan biaya produksi dan struktur organisasi 3.1 ANALISIS LOKASI Masalah lokasi ini timbul karena beberapa alasan berikut : a) Adanya perubahan tingkat permintaansecara signifikan b) Adanya perubahandaerah distribusi secara signifikan c) Adanyaperubahanbiayaataukualitasdariproduksiyangkritis(tenaga kerja, bahan baku, energi dan sebagainya) d) Adanyapeningkatannilaibarangtak bergerakatauyang secarasignifikan perlu diubah karena banjir, prestise, atau perbaikan relasi. 3.1.1 FAKTOR-FAKTOR YANG SIGNIFIKAN DALAM STUDI LOKASI 3.1.1.1 Input Produksi Perangsang untuk memindahkan lokasi mungkin berasal dari kebutuhan atas tersedianya input yang lebih banyak atau yang mempunyai kualitas yang lebih baik , seperti buruh , bahan baku, energi atau lainnya. Pemikiran ini berkaitan erat dengan pasar dari input tersebut. a) Bahan Baku Untuk kebanyakan pabrik , terutama pabrik pembuatan , faktor yang dominan dalam penentuan lokasi adalah kebutuhan untuk dengan bahan baku. b) Sumber Daya Manusia Jika memerlukan sumber daya manusia dengan karakteristik tertentu atau membutuhkan sumber daya manusia dalam jumlah yang sangat besar , maka pabrik perlu dibangun di dekat tempat tersedianya sumber daya tersebut.

Gambar 3.1 (A) Struktur Analisis dan (B) Proses Sintesis 3.1.1.2 TEKNOLOGI PROSES Untuk beberapa pabrik , teknologi yang digunakan akan membatasi jumlah lokasi yang menyediakan input yang kritis dengan biaya murah , seperti air untuk pulp, atau energi listrik untuk pabrik. 3.1.1.3 LINGKUNGAN Disamping harus mempertimbangkan faktor yang berhubungan dengan proses produksi dan input yang kritis , keputusan lokasi juga tergantung pada beberapa faktor lingkungan : 1) Ketersediaan dan kehandalan sistem penunjang, termasuk utilitas publik untuk tenaga dan air, pencegah kebakaran , rute transportasi yang mudah, komunikasi yang cepat dan handal, dan sebagainya. 2) Kondisi sosial dan budaya , yang pada suatu waktu juga dapat menghambat pemilihan lokasi meskipun telah memenuhi persyaratan ekonomi dan teknik 3) Masalah hukum dan politis, dapat merupakan pembatas namun juga dapat menjadi kesempatan sehingga harus ditelaah dengan baik sebelum keputusan akhir diambil. 3.1.2 FORMULASI DAN PERMASALAHAN LOKASI Untuk memformulasikan masalah lokasi secara tepat , sangatlah baikbila melihat sistem operasi dalam hubungannya dengan pasar dan sumbernya. Biaya-biaya yang harus diperkirakan dalam pemilihan lokasi , yaitu : 1) Biayauntukmendapatkaninputproduksiyangdibutuhkan(C1),yaitubiaya bahan baku , tenaga kerja, energi dan sebagainya . 2) Biaya pengerjaan input dengan teknologi tertentu (Cp) , yaitu biaya overhead. 3) Biaya pendistribusian(CD) , yaitu biaya pengiriman produk Gambar 3.2Beberapa biaya yang mempengaruhi pemilihan lokasi 3.1.3 SISTEM PRAKTIS DALAM PENDEKATAN PEMILIHAN LOKASI Untuk membahas pemilihan lokasi ini secara menyeluruh maka diperlukan evaluasi yang sungguh-sungguh terhadap faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif Gambar 3.3 Hubungan antara Kurva Biaya Produksi dan Distribusi dengan Kurva Biaya Pendapatan untuk Fasilitas dengan Kapasitas Berbeda Secarapraktisseringkaliperluuntukmenelaahlokasiinidalamduafaseseperti : 1)FasePertama:StudiKelayakanPendahuluan,faseinibertujuanuntuk menentukanapakahperubahanlingkungancukupmembenarkanuntuk dilakukannyaanalisisyangterperinci.Jadifasepertamainiterutama membahas kecenderungan tingkat permintaan dan distribusi secara geografis untuk menentukan apakah memenuhi syarat-syarat ekonomis . Pada fase pertama ini juga dibahas masalah ketersediaan input produksi yang kritis,ongkosyangterjadisekarangdanyangakandatang,dansebagainya. Jikahasildarifasepertamainimemebenarkandilakukannyaanalisissecara teliti , manajemen dapat melanjutkan ke fase kedua . 2)FaseKedua:AnalisisdanEvaluasiAlternatifDaerah,Padatahappertama fasekeduakitamengujibeberapakarakteristikumumdaridaerahsecara geografisyangberhubungandenganaktivitasyangdilakukanolehpabrik .Tujuannya adalah untuk mencari daerah yang paling cocokdan menentukan kapasitas yang diperlukan untuk fasilitas yang baru tersebut. Pertama-tamakitalakukanrisetpemasaranuntukmemeperkirakanpeningkatan permintaanuntuksetiapdaerahselamalimasampaisepuluhtahunmendatang, kemudianpermintaan ini diubahkedalam kapasitasproduksi yangbaru. Dengan adanya kebutuhankapasitasuntukwaktuyangakandatangmakakitamengidentifikasikan alternatif daerah dimana keuntungan atau ukuran keefektifan yang lain dimaksimumkan untuk kapasitas yang diusulkan Data-datayangdiperlukanuntukmemilihdaerahyangcocokdankapasitasyang diperlukan adalah sebagai berikut : 1)Peningkatan pada waktu yang akan datang dari daerah yang diubah kedalam kebutuhan kapasitas produksi . 2) Hubungan biaya untuk produksi dan distribusi3) Mengidentifikasikan sumber-sumber dari input produksi yang diperlukan . a). Bahan baku (kualitas,kuantitas dan kehandalan) b). Tenaga Kerja ( tenaga ahli yang tersedia, upah tingkat supply) c). Sistem Penunjang : 1). Energi(sumber-sumber kecukupan,ongkos) 2). Air(kualitas,kuantitas,ongkos) 3). Jaringan transportasi dan komunikasi (kecukupan,kehandalan,ongkos) d). Faktor hukum sosial dan Politis e). Masalah lingkungan(polusi,iklim,kualitas hidup)Setelahmemilihdaerahgeografisyangcocokdankapasitaspabrikyang optimim,Analisisdilanjutkanuntukmencariareayangspesifikdalamdaerah tersebut.Jikakriteriakitauntukmemilihareaterbaikadalahmemaksimalkanlabadanbiayaproduksiyangtelahditentukanpadatahappertama,laba maksimum dapat dicapai denganmeminimumkan biaya distribusi. untukmemilihloksipabrikyangbarumakakitabagipasaryangakan dilayani oleh pabrik yang baru tersebut kedalam beberapa bagian. Kita perkirakan jarakuntukareayangberbeda,disampingproyeksikebutuhanpadawaktuyang akan datang. Untuk lokasi yang ada kita mempunyai : n = jumlah bagian pasar yang akan dilayani oleh pabrik yang baru. Dj = jumlah perjakanan setiap bulan ke bagian j (j=1,2,3,n) rj = jarak dari bagian j ke lokasi pabrik cj = ongkos pengiriman per unit dalam satu satuan jarak ke tujuan j maka: cjrjDj =ongkosdistribusisetiapbulangunamemenuhipermintaanbagianpasarj dari lokasi yang diberikan cjrjDj= jumlah ongkos distribusi bulanan untuk seluruh pasar yang akan datang ke lokasi yang diberikan Ukuraninidapatdievaluasiuntuksetiapalternatiflokasidandipilihlokasiyang memberikan jumlah ongkos distribusi tahuna yang minimum Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan masyarakat dan tempat untuk lokasi yang baru dapat diklasifikasikan sebagai berikut: 1. Perkiraan kebutuhan untuk input produksi: a. Sumber daya manusia (keahlian, jumlah,kualitas), b. Bahan baku, parts, dan komponen setengah jadi, c. Energi, air, dan jasa lainnya, d. Fasilitas transportasi dan komunikasi, e. Luas tanah untuk fasilitas yang direncanakan dan ekspansi pada waktu yang akan datang. 2.Faktor objektif yang akan mempengaruhi ongkos dan laba dari pabrik yang baru: a. tingkat proyeksi permintaan tahunan. b. Proyeksi ongkos operasi tahunan. 1) Ongkos untuk membeli dan transportasi bahan baku. 2) Ongkos membayar keahlian yang diperlukan. 3) Ongkos untuk keperluan energi, air, telepon dan sebagainya. 4) Pajakc. Ongkos untuk membangun pabrik baru d. Perkiraan laba tahunan untuk tahun-tahun berikutnya. e. Ongkos untuk membeli tempat konstruksi 3. Faktor subjectif yang akan mempengaruhi pemilihan masyarakat dan tempat : a. Hukum yang ada akan mempengaruhi aktivitas perusahaan . b. Karakteristik tenaga kerja dan pasar. c. Jaringan transportasi. d. Sistem infrastruktur yang menunjang (tenaga, telepon, air dan lain-lainnya). e. Karakteristik masyarakat : 1) Kelakuan dan tradisi masyarakat2) Lembaga finansial 3) Aktivitas kebudayaan , sekolah, dan rekreasi 4) Kualitas hidup (kebiasaan, kemacetan, polusi udara, dan lain-lainnya) 5) Perumahan 6) Jasa pelayanan 3.1.4 Pendekatan Brown-Gibson PendekatanBrown-Gibsondapatdigambarkansepertipadagambar3.6 Secaragarisbesarproseduryangharusditempuhgunamengaplikasikan metode Brown-Gibson adalah sebagai berikut: 1. Eliminasitempatyangtidakmemenuhikriteriadasar,mungkinkarena adanyamasakahteknisatauketerbatasandanauntukmembelitempat tersebut. 2. Hitunglah faktor objectif untuk mengukur daya guna, OFi, untuk setiap tempat.Biasanyakitaperkirakansemuaongkosyangrelevanuntuk menghitungjumlahongkostahunanuntuksetiaptempatCi.Kemudian kita tentukan OFi dengan rumus : Ofi = ({Ci 1/ Ci })-1 3. Tentukanfaktorsubjectifutama(key)danperkirakanukuranfaktor subjektifnya Sfi untuk setiap tempat: a.TurunanfaktorbobotWj untuktiapfaktorsubjectif(j=1,2,3,n) menggunakanprosedurperbandinganberpasangan(pairwise comparison). b. rangkinglah setiap tempat untuk setiap faktor subjektif secara terpisah Rij = (0 Rij 1, Rij =1) c.gabungkanuntuksetiaptempatfaktorbobotdanSF=WiRij+ W2Ri2++WnRin 4.GabungkanuntuktiaptempatukuranfaktorobjektifOfidanukuran subjektifSfidenganmemberibobotmasing-masingkdank-1untuk memperoleh location preference measure (LPM) yaitu:LPMi = k(Ofi) + (1-k) (Sfi)0