Skenario a Blok II

download Skenario a Blok II

of 27

  • date post

    22-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    224
  • download

    0

Embed Size (px)

description

123345

Transcript of Skenario a Blok II

BAB I

PENDAHULUAN

I. Latar BelakangBlok Etika, Hukum dan Komunikasi Medik merupakan blok kedua pada semeseter 1 dari Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Pada kesempatan ini dilaksanakan tutorial studi kasus skenario A yang memaparkan kasus Tuan Leonil, kontraktor, sudah menikah, datang ke tempat praktek dokter Maesi karena menderita batuk darah. Menurut rakam medik Tuan Leonil menderita infeksi Paru-paru dan HIV. karena khawatir penyakit tersebut telah menular ke istrinya tuan leonil meminta dokter maesi memeriksa istrinya dengan alasan general check up. Dokter Maesi awalnya tidak setuju karena alasan yang dibuat-buat. Meskipun terpaksa Nyonya Leonil menjalani pemeriksaan atas bujukan suaminya. Ternyata Nonya Leonil sudah tertular. Akan tetapi dokter Maesi hanya mengatakan jika dia menderita infeksi paru-paru dan memerlukan pemerikaan tambahan untuk membantu diagnosis. Setelah melakukan pemeriksaan atas pemerintahan Tuan Leonil tersebut, dokter Maesi merasa khawatir istri tuan leonil minta penjelesan lebih lanjut tentang penyakitnya. Padahal, ia mengetahui bahwa pasien berhak mendapatkan informasi tentang penyakit yang dideritanya dan dokter berkewajiban menjelaskan penyakit dan untuk apa pemeriksaan tambahan yang akan dilakukan. II. Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dan tujuan ndari laporan tutorial studi kasus ini, yaitu:

1. Sebagai laporan tugas kelompok tutorial yang merupakan bagian dari sistem pembelajaran KBK di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang.

2. Dapat menyelesaikan kasus yang diberikan pada skenario dengan metode analisis dan pembelajaran diskusi kelompok.

3. Tercapainya tujuan dari metode pembelajaran tutorial.

BAB II

PEMBAHASAN

II.1 Data Tutorial

Laporan Tutorial 5

Skenario ATutor

: Trisnawati, S.Si. , M.Kes.

Moderator

: K. Ahmad ImanudinSekretaris Meja: Anisa PenidariaSekretaris Papan: Erica FitrianiWaktu

: Selasa, 1 November 2011

Kamis, 3 November 2011

Rule Tutorial: 1. Ponsel dalam keadaan nonaktif atau diam.

2.tidak boleh membawa makanan dan minuman

3. angkat tangan bila ingin mengajukan pendapat

4. izin terlebih dahulu bila ingin keluar masuk ruangan.

III. 2 Skenario:

Tuan Leonil, kontraktor, sudah menikah, datang ke tempat praktek dokter maesi karena menderita batuk darah. Dari rekan medis terdata bahwa ia pernah menderita penyakit teberkulosis dan infeksi HIV tiga bulan yang lalu. Tuan Leonil khawatir penyakit tersebut telah menular ke istrinya. Tuan Leonil tidak ingin istrinya tahu bahwa ia menderita penyakit tersebut dan bagaimana cara penularannya karena itu ia meminta dokter untuk merahasiakan dari istrinya.Tuan Leonil meminta dokter Maesi untuk memeriksa istrinya dengan alasan general check-up. Dokter Maesi awalnya tidak setuju karena alasan yang dibuat-buat. Akhirnya, karena khawatir istri pasien sudah akan terlular, dokter Maesi mengabulkan permintaan Tuan Leonil. Meskipun terpaksa, istri Tuan Leonil tetap menjalani pemeriksaan atas bujukan suami.Dari hasil pemeriksaan Nyonya Leonil ternyata sudah tertular. Dokter Maesi mengatakan bahwa ia menderita infeksi paru-paru dan memerlukan pemeriksaan tambahan untuk membantu diagnosis. Setelah memalukan pemeriksaan atas permintaan Tuan Leonil tersebut, dokter Maesi khawatir istri Tuan Leonil minta penjelasan lebih lanjut tentang penyakit yang dideritanya itu, padahal ia mengetahui bahwa pasien berhak mendapatkan informasi tentang penyakit yang diderita dan dokter berkewajiban untuk menjelaskan penyakitnya dan untuk apa pemeriksaan tambahan yang akan dilakukan..II. 3 Klarifikasi Istilah

batuk darah

: batuk yang mengeluarkan darah akibat pengaruh gangguan pada paru-paru

tuberkolosis

: penyakit menular pada manusia yang disebabkan oleh spesies mikroorganisme menyerang pada bagian pada paru-paru yang merupakan pintu masuk ke organ lain

general check up: pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan

kontraktor

: suatu profesi yang bekerja pada suatu proyek dalam jangka waktu tertentu.

infeksi

: serangan penyakit dan pembiakan mikroorganisasi pada jaringan tubuh yang menyebabkan cedera selular lokal akibat kompetisi metabolisme,toksin,dan replikasi intra selular

diagnosis

: kesimpulan jenis penyakit atas dasar penelitian atau pemeriksaan gejala-gejala yang dikeluhkan pasien

infeksi paru-paru: serangan penyakit dan pembiakan mikroorganisme pada jaringan tubuh yang menyebabkan cedera selular lokal akibat kompetisi metabolisme,toksin,dan replikasi intraselular pada paru-paru

infeksi HIV

: serangan penyakit dan pembiakan mikroorganisme pada jaringan tubuh yang menyebabkan cedera selular lokal akibat kompetisi metabolisme,toksin,dan replikasi intraselular pada paru-paru

rekam medik

: catatan yang digunakan untuk merekam keadaan pasien, hasil pemeriksaan serta tindakan pengobatan yang diberikan pada waktu itu.II. 4 Identifikasi Masalah1. Tuan leonil,kontraktor,sudah menikah datang ke tempat praktek dokter Maesi karena menderita batuk darah

2. Dari rekam medik terdata bahwa ia pernah menderita penyakit Tuberkolosis dan infeksi HIV tiga bulan yang lalu

3. Tuan leonil tidak ingin istrinya tahu bahwa ia menderita penyakit tersebut, sehingga ia meminta dokter Maesi untuk merahasiakan dari istrinya

4. Meskipun terpaksa istri Tn. Leonil tetap menjalani pemeriksaan atas bujukan suami

5. Dari hasil pemeriksaan Ny. Leonil ternyata sudah tertular, dokter Maesi mengatakan bahwaa ia menderita ia menderita infeksi paru-paru dan memerlukan pemeriksaan tambahan untuk membantu diagnosis

6. Dokter Maesi khawatir istri tuan leonil istri tuan leonil minta penjelasan lebih lanjut tentang penyakit yang dideritanya itu

II. 5 Prioritas Masalah

No.4.

Tuan leonil meminta dokter maesi untuk memeriksa istrinya dengan alasan general check up. Dokter maesi awalnya tidak setuju karena alasan yang dibuat-buat.II. 6 Analisis Masalah1.a. Bagaimana etika seorang pasien yang datang ke tempat dokter?

Senyum,salam dan sapa

Pasal 53 : hak pasien dalam menerima layanan praktek kedokteran mempunyai kewajiban :

a. Mematuhi nasehat dan petunjuk dokter

b. Mematuhi ketentuan yang berlaku disarana layanan kesehatan

c. Berkomunikasi secara efektif ( memberi informasi) b. Bagaimana etika seorang dokter yang profesional dalam menghadapi pasien?

a. Etik murni

b. Etik kolegal

c. Prinsip-prinsip etik : a. Otonomi

b. beneficine

c. justice

d. perocity

d. Pedoman pelayanan :

a. Memberikan ketenangan

b. Menghindari sikap negatif

c. Membantu pasien mengeksplorasi perasaannya

d. Memberikan izin pasien mengekspresikan emosinya

e. Evaluasi status mental pasien

f. Memperbaharui pengetahuan penyakit pasien

g. Memberi informasi tentang penyakit pasien

h. Diskusi secara terbuka dan bertanggung jawab

i. Menghindari pemecahan masalah yang merugikan pasien c. Bagaimana pandangan islam mengenai kasus ini?

a. Hadist : mutafak alaih dari hakim ibnu hizam dokter dan pasien mempunyai hak sebelum mereka berpisah ( mengenai kejujuran siddiq )b. Sifat-sifat nabi : a. Siddiq

b. amanah

c. fathonah

d. tabligh

c. Ikhsan ( seolah-olah selalu dilihat allah SWT )

d. Q.S.shaf ayat 2-32.a. Apa fungsi dari rekam medik?

Sebagai alat komunikasi antara dokter dan tenaga medis lainnya

Mengantisipasi masalah kesehatan yang akan datang ( sumber : johan harian pusat informasi kedokteran Universitas Guna Darma )

Sumber : Departemen Kesehatan RI, Pedoman Sistem Pencatatan Rumah Sakit

Sumber : Etik dan Hukum Kedokteran

b. Bagaimana cara pembuatan rekam medik yang baik?

Identitas Pasien

Kondisi saat pasien tiba di sarana pelayanan kesehatan

Identitas pengantar pasien

Tanggal dan waktu.

Hasil Anamnesis (sekurang-kurangnya keluhan, riwayat penyakit.

Hasil Pemeriksaan Fisik dan penunjang medis.

Diagnosis

Pengobatan dan/atau tindakan

Ringkasan kondisi pasien sebelum meninggalkan pelayanan unit gawat darurat dan rencana tindak lanjut.

Nama dan tanda tangan dokter, dokter gigi atau tenaga kesehatan tertentu yang memberikan pelayanan kesehatan.

Sarana transportasi yang digunakan bagi pasien yang akan dipindahkan ke sarana pelayanan kesehatan lain dan. Pelayanan lain yang telah diberikan oleh tenaga kesehatan tertentu.

c. bagimana kerahasiaan dan lama penyimpanan rekam medik?

Kerahasiaan : harus dijaga oleh dokter dan tenaga medis lainnya dalam sumpah dokter dan UU RI

Lama penyimpanan : pasal 7: sekurang-kurangnya lima tahun terhitung tanggal terakhir pasien berobat (sumber : Sumpah Dokter dan UU RI, Etik dan Hukum Kedokteran)

d.apa akibat jika dokter tidak membuat rekam medik rekam medik?

Seorang dokter akan kesulitan dalam menentukan penilitian penyakit seorang pasien.

Sulit mendapatkan identitas pasien

3.a. Bagaimana sikap dokter Maesi dalam menyikapi permintaan pasien?

Dalam sumpah dokter, dokter wajib merahasiakan informasi pasien sekalipun pasien sudah meninggal kepada siapapun

Mengenai hak dokter : menolak melakukan tindakan medis yang bertentangan dengan etika, hukum, agama dan hati nurani

b. Apakah tindakan dokter Maesi melanggar sumpah profesi kedokteran?

KODEKI pasal 7C dan 12 Sumpah dokter pada poin kelima

4.a. Bagaimana seharusnya sikap Ny. Leon