Rangkuman tugas materi msdm

download Rangkuman tugas materi msdm

of 54

  • date post

    15-Apr-2017
  • Category

    Education

  • view

    52
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Rangkuman tugas materi msdm

TUGAS MATERI PERKULIAHANMANAJEMEN SDM STRATEGIKMAKALAHdiajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah manajemen SDM strategikDosen pengampu Ade Fauji.SE,MM.

Di susun poleh: Nama: Rita AnggraeniNIM:11130463Kelas: 6A (MA)

PROGRAM STUDI MANAJEMENSEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINA BANGSA2016

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT,karena atas rahmat dan hidayah-Nya lah kami dapat menyelesaikan tugas rangkuman .rangkuman ini disusun untuk salah satu tugas individu pada mata kuliah MSDM. Dalam penyusunan tugas rangkuman materi MSDM ini penulis banyak mendapat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak,tertentu kepada dosen kami yang senantiasa memberikan semangat dan dorongan untuk berkarya selama penelusuran bahan di segala media. Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya pembaca pada umumnya.Penulis memohon maaf apabila didalam penyusunan makalah ini terdapat banyak kekurangan dan kesalahan.Oleh karena itu,keritik dan saran yang konstruktif dari semua pihak sangat di harapkan demi peningkatan karnya ini,semoga bermanfaat.

1.1 ANALISIS PEKERJAAN DAN RENCANA PEKERJAANPekerjaan dianalisis sebagai kegiatan rutin pada manajemen strategis. Kemudian diperbarui dengan pengertian mengenai pengukuran kinerja, biaya dan standardisasi, peningkatan produktivitas prosedur teknik industri lainnya.Beberapa terminologi tentang analisis pekerjaan, antara lain yaitu:1. Analisis pekerjaan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pekerjaan dan proses menentukan persyaratan yang harus disiapkannya, termasuk didalamnya sistematika rekrutmen, evaluasi atau pengendalian, dan organisasi atau perusahaannya. Dengan kata lain analisis pekerjaan adalah mempelajari mencari, dan mmenentukan gambaran atau desain dari aktivitas-aktivitas yang menentukan tugas-tugas, kewajiban dan wujud tanggung jawab dari setiap pekerjaan yang dilakukan karyawan.2. Analisis pekerjaan juga dapat diartikan sebagai proses pengumpulan dari pemeriksaan atas aktvitas-aktivitas kerja pokkok di dalam sebuah posisi serta kualifikasi (keahlian, pengetahuan, kemampuan, serta sifat-sifat individu lainnya) yang diperlukan untuk melaksanakan aktivitas-aktivitasnya.Dengan demikian, pada intinya analisis pekerjaan adalah menempatkan orang yang tepat pada suatu pekerjaan tertentu, sesuai dengan kemampuan, keahlian dan pengalaman dalam melaksanakan suatu pekerjaan.Jadi, hal ini dapat menghindari hal-hal yang kurang menguntungkan bagi perusahaan, seperti seringnya mengganti atau menempatkan orang yang kurang tepat untuk suatu jabatan di dalam organisasi atau perusahaan.

Tujuan Analisis PekerjaanMenciptakan SDM yang handal dalam menghadapai tantangan teknologi modern, merasakan kenyamanan dalam bekerja, bermartabat dan berkeadilan di dalam suatu perusahaan ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Pertama, penggunaan teknologi canggih sekalipun, analisis pekerjaan harus berpikir panjang untuk memenuhi tuntutan suatu pekerjaan, seperti keterampilan dan pelatihan. Kedua, kenyamanan dan suasana kerja akan menciptakan hasil kerja yang maksimal dengan menjunjung tinggi harkat dan martabatnya sebagai manusia.Untuk menghadapi tantangan tersebut analisis pekerjaan SDM harus dilaksanakan secara profesional, karena akan menentukan kualifikasi yang secara langsung dan berpengaruh terhadap keberhasilan perusahaan yang ditentukan oleh manajer dalam mewujudkan keberadaannya yang penuh kompetisi di masa depan.Tindakan-tindakan yang diperlukan oleh manajemen SDM untuk mencapai tujuan yang didasarkan pada informasi analisis pekerjaan adalah sebagai berikut:a. Evaluasi peran lingkungan terhadap pekerjaan individub. Kaji kembali kemungkinan ada persyaratan kerja yang usangc. Ciptakan peraturan yang dapat menguntungkan semua pihakd. Rancang kebutuhan SDM masa depan Pengumpulan Informasi Analisis PekerjaanSistem informasi SDM juga berperan sangat signifikan dalam analisis pekerjaan. Melalui uraian spesifikasi dan standar pekerjaan, satuan kerja yang mengelola SDM dapat mengambil berbagai langkah yang diperlukan. Berbagai langkah yang dimaksud tentunya yang berguna baik untuk kepentingan internal dan eksternal. Internal, artinya informasi pekerjaan dapat dikelompokkan berdasarkan jenisnya seperti ekspor-impor, marketing, account officer, costumer service, dan general administration department ataupun lainnya. Keuntungan secara eksternal adalah pembuktian kepada aoarat pemerintah bahwa perusahaan telah menaati berbagai ketentuan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, seperti: Upah Minimum Regional (UMR), kondisi kerja, hak cuti kerja dan jam kerja yang ditentukan pemerintah.Seorang analis pekerjaan harus memiliki salah satu fungsi pokoknya, yaitu mengumpulkan informasi tentang semua pekerjaan dalam suatu perusahaan dan ciri-ciri pekerja yang melakukan pekerjaan tersebut. Identifikasi pekerjaan, penyusunan kuesioner dan pengumpulan informasi adalah hal penting dalam menyusun analisis pekerjaan.Sebelum pengumpulan informasi dilakukan, perlu dijelaskan terlebih dahulu kepada karyawan yang akan melakukan analisis pekerjaan. Penjelasan ini sangat diperlukan agar informasi dapat diperoleh selengkap dan sebaik mungkin, karena nantinnya akan digunakan sebagai alat pengambilan keputusan di bidang SDM.Setiap karyawan perlu memahami betul maksud dan tujuan pengumpulan informasi analisis pekerjaan. Dengan analisis pekerjaan yang benar akan diperoleh kepercayaan sebagai sarana sosialisasi dan pemahaman yang menyeluruh dalam lingkungan perusahaan, lingkungan kerja, dan bagi karyawan dalam melakukan analisis pekerjaan ini tidak terlepas dari peran penyelia atau atasan langsung dari karyawan tersebut.Tugas para penyelia tersebut adalah sebagai berikut:a. Mengidentifikasi pekerjaan yang harus dianalisisb. Mengembangkan dan mempersiapkan daftar analisis pekerjaan, dengan jalan menentukan:1) Status dan identifikasi, maksud dan tujuan, pengelompokan, penggunaan hasil analisis, atasan dan waktu.2) Tugas-tugas dan tanggung jawab (duties and responsibiltity)3) Karakterisitik karyawan dan kondsi kerja (human characteristics and working conditions)4) Standar kinerja karyawan (performance standar)c. Mengumpulkan informasi analisis pekerjaan, melalui:1) Wawancara langsung dengan karyawan (interwiews)2) Diskusi dengan tenaga ahli (panel of experts)3) Daftar kuesioner (mail questionnaires)4) Catatan kerja karyawan (employee log)5) Observasi langsung (observation)6) Kombinasi teknik pengumpulan data (combination) Teknik Analisis PekerjaanAda beberapa metode pengumpulan data, seperti tanya jawab, pengisian daftar pertanyaan serta catatan kerja harian. Untuk itu analis perlu memilih metode yang dianggap terbaik atau kombinasi optimal dari metode yang ada.a. PengamatanMerupakan cara untuk mengamati perilaku karyawan yang dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung kepada individu maupun kelompok. Ada 3 hal yang harus diperhatikan agar hasil pengamatan akurat dan valid, yaitu:1. Diperlukan metode sedemikian rupa sehingga hasilnya tidak bias dan tidak subjektif2. Tidak menilai karyawan saja, tetapi seharusnya lebih memfokuskan pada penilaian perilaku persyaratan pekerjaan yang sudah ditetapkan3. Hasil pengamatan akan relatif lebih cermat dan objektif, manakala objek telaahnya pada jenis pekerjaan yang tangible daripada yang intangible.b. WawancaraMelalui wawancara dengan pemegang pekerjaan dan jabatan, baik secara individu maupun kelompok, akan diperoleh informasi tentang hubungan antara persyaratan kerja dan kinerja atau perilaku yang bersangkutan. Walaupun banyak memerlukan waktu dan biaya, hasil teknik ini cukup akurat.c. Pandangan pejabat, atasan langsung atau karyawan seniorKelemahan pendekatan ini adalah:1. Kemungkinan ada pertanyaan yang tidak dijawab2. Jawaban sulit dipertanggungjawabkan3. Adanya karyawan yang tidak mengembalikan kuesioner4. Terkadang terpaksa dilakukan penelitian ulang karena adanya indikator yag tidak diwakili Rancangan PekerjaanRancang pekerjaan adalah proses penentuan tugas-tugas yang akan dilaksanakan, metode-metode yang digunakan untuk melaksanakan tugas ini, dan bagaimana pekerjaan tersebut berkaitan dengan pekerjaan lainnya di dalam perusahaan. Dalam rancang pekerjaan ada tiga hal penting untuk diperhatikan:1. Rancangan harus menceriminkan pemenuhan tuntutan lingkungan2. Mencapai hasil dan kepuasan pekerjaan yang maksimal3. Para pelaksana harus mampu berperan sebagai umpan balikSecara umum rancang pekerjaan yang baik dan tepat akan menghasilkan pada tingkat efisiensi, efektivitas, produktivitas dan kepuasan yang tinggi sebaliknya jika rancang kurang baik akan berakibat fatal. Kerangka Rancang Pekerjaan: Input-OutputPerancangan suatu pekerjaan mencerminkan elemen organisasi, lingkungan, dan tingkah laku. Para ahli perancang pekerjaan mengambil elemen ini sebagai bahan pertimbangan menciptakan pekerjaan yang memuaskan dan produktif. Setiap elemen rancang pekerjaan mempunyai nilai penting yang berbeda-beda tergantung orang yang merancang. Produktivitas karyawan dan kepuasan kerja akan memberikan umpan balik, seberapa baik suatu pekerjaan dirancang.

INPUT PROSES TRANSFORMASI OUTPUT YANG DIHARAPKANUnsurOrganisasiUnsurLingkunganRancang PekerjaanProduktivitas dan kepuasan KerjaUnsurPerilakuUmpan Balik

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rancang PekerjaanFaktor utama yang mempengaruhi dalam merancang suatu pekerjaan yaitu:1. Faktor OrganisasionalPertimbangan organisasional dalam merancang pekerjaan mencakup dalam hal-hal:a. Pemilihan struktur organisasib. Pola tanggung jawab dan wewenang tugasc. Prasarana kerja dan tradisi perusahaanperlu tidaknya pengembangan dan pelatihan2. Faktor LingkunganMenjadi seorang analis rancang bangun pekerjaan harus mampu dan tanggap atas tuntutan kelestarian lin gkungan sekitar. Paling tidak, kita harus juga melibatkan dan menciptakan hubungan yang baik dengan daerah sekitar.3. Faktor KeprilakuanKeleluasaan se