prakerin anggrek

of 37

  • date post

    15-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    801
  • download

    26

Embed Size (px)

Transcript of prakerin anggrek

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN ANGGREK DI BALAI PENELITIAN TANAMAN HIAS SEGUNUNG, KABUPATEN CIANJUR

Laporan Praktik Kerja Industri

Disusun oleh : M. Ali Mudin Tatang Yusup

PROGRAM KEAHLIAN BUDIDAYA TANAMAN SMK NEGERI 2 CILAKU CIANJUR, JAWA BARAT 2011

i

HALAMAN PENGESAHAN SEKOLAH SMK N 2 CILAKU Teknik Budidaya Anggrek di Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung, Kabupaten Cianjur Oleh: M. Ali Mudin Tatang Yusup

Telah Disahkan Pada Tanggal: Dinyatakan Telah Memenuhi Syarat Komisi Pembimbing

Ketua Program Keahlian

Pembimbing I

Ir. Herliny 196651202.199303.2.003 Cianjur, Januari 2011 Kepala Sekolah

Chonaini Agustiningwati 1960081019993032001

Ir. Dede Sunaryat, M. Pd. NIP. 19640713.198703.1.006

ii

HALAMAN PENGESAHAN INSTITUSI BALAI PENELITIAN TANAMAN HIAS Teknik Budidaya Anggrek di Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung, Kabupaten Cianjur Oleh: M. Ali Mudin Tatang Yusup

Telah Disahkan Pada Tanggal: Dinyatakan Telah Memenuhi Syarat Komisi Pembimbing

Kepala KebunPercobaan Segunung,

Pembimbing Lapang,

Suhardi NIP. 19610105.199002.1.001

Suparmin NIP.

Cianjur, Januari 2011 a/n Kepala Balai, Kepala Bagian Jasa Penelitian

A. Saepulah, SP. NIP. 19611104.198903.1.003

iii

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan anugerah-Nya sehingga penulis mampu menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini. Tema yang ditentukan dalam Prakerin yang dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) sejak Oktober s/d. Desember 2010 ini ialah Budidaya Tanaman Hias, dan penulis memilih judul Teknik Budidaya Anggrek di Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung. Ucapan dan rasa terima kasih penulis sampaikan kepada Bapak Dr. Ir. Muchdar Soedarjo, MSc. selaku Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias yang telah memberikan izin Prakerin, Bapak Ir. Dede Sunaryat, MPd. selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Cilaku Cianjur, Ibu Ir. Herliny selaku Ketua Kompetensi Keahlian, Ibu Chonaini Agustiningwati selaku Pembimbing Prakerin Sekolah, Bapak A. Saepulah, SP., selaku Kepala Seksi Jasa Penelitian Tanaman Hias Balithi, Bapak Suhardi selaku Kepala Kebun Balithi, serta Bapak Suparmin sebagai Pembimbing Lapangan. Selain itu, rasa hormat penulis sampaikan kepada Staf dan Karyawan Balithi, Staf dan Karyawan SMK Negeri 2 Cilaku yang telah banyak membantu dalam pelaksanaan praktek dan penyusunan laporan Prakerin ini. Ungkapan terima kasih juga disampaikan kepada orang tua, serta seluruh anggota keluarga atas doa, ketulusan, dan kasih sayang yang diberikan. Penulis sadar bahwa laporan ini jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik maupun saran yang sifatnya membangun demi perbaikan ke depannya. Semoga laporan ini bermanfaat dalam perkembangan ilmu khususnya pertanian. Cianjur, Januari 2011 M. Ali Mudin Tatang Yusup

iv

DAFTAR ISI

v

vi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki jumlah spesies cukup banyak dan beragam di dunia. Berdasarkan keseluruhannya lebih dari separuh jumlahnya terdapat di daerah tropis dan di Indonesia sendiri memiliki tidak kurang dari separuhnya yakni sekitar 5000 spesies. Anggrek memiliki beberapa kendala dalam upaya pembudidayaannya, salah satunya adalah karena biji anggrek tidak memiliki endosperm, sehingga dalam perkecambahannya harus bersimbiosis dengan cendawa tertentu, yaitu Mycoriza sp. Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, telah ditemukan cara untuk mengecambahkan benih anggrek secara in vitro, yaitu dengan menggunakan media yang mengandung berbagai macam unsure hara yang diperlukan untuk perkembangan biji anggrek. Salah satu tempat untuk mempelajari budidaya anggrek adalah di Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) yang meneliti berbagai macam tanaman hias. 1.2 Tujuan Kegiatan Prakerin ini bertujuan untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam menyelesaikan pendidikan di SMK Negeri 2 Cilaku Cianjur, serta untuk mengetahui dan mempelajari secara umum teknik budidaya tanaman anggrek. 1.3 Metode Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan prakerin meliputi metode kerja nyata, wawancara, pengamatan langsung, pengumpulan data, dan studi literatur. Metode kerja nyata dilakukan dengan melakukan semua kegiatan yang dilakukan oleh para pembimbing di lapangan maupun di laboratorium. Wawancara dan pengamatan langsung dilakukan dengan para pembimbing, staf humas dan personalia teknis pelayanan penelitian. Metode studi literatur untuk membantu pemperkuat tinjaan pustaka bersumber dari berbagai bacaan berupa buku, majalah, tabloid, jurnal, buletin teknik, leaflet, surat kabar, selembaran, dan tulisan-tulisan dari situs resmi Balithi.

1

1.4

Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan prakerin ini dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober s/d. 31 Desember 2010. Lamanya waktu pelaksanaan prakerin tersebut 3 bulan, atau setara dengan 200 jam kerja. Bertempat di Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung, Jalan Raya Ciherang Kec. Pacet Kab. Cianjur Jawa Barat Telp. (0263)512607-514138-517055-517056 Sdl.

2

BAB II KEADAAN UMUM INSTANSI 2.1 Sejarah Singkat Balai Penelitian Tanaman Hias Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Segunung merupakan unit pelaksana teknis bidang penelitian tanaman hias di bawah koordinasi dan tanggung jawab Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Pada awal berdirimya, Balithi Segunung merupakan sebuah kebun percobaan tanaman pangan yang didirikan pada tahun 1963 sebagai lembaga penelitian hortikultura yang merupakan cabang dari kebun percobaan tanaman hortikultura di Pasar Minggu, Jakarta. Tahun 1980, kebun percobaan ini diresmikan menjadi Sub Balai Penelitian Tanaman Pangan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian Nomor : 861/Kpts/OT/12/1980 yang disempurnakan kembali pada tahun 1982. Selanjutnya, pada tanggal 16 Agustus 1984 ditandai dengan turunnya SK Menteri Pertanian Nomor. 631/Kpts/OT.210/8/1984 secara resmi Sub Balai Penelitian Hortikultura Segunung menjadi Unit Pelaksana Teknis Bidang Penelitian Hama dan Penyakit Tanaman Hortikultura di bawah koordinasi Balai Penelitian Tanaman Hortikultura Lembang, Bandung. Balithi terbentuk berdasarkan SK Menteri Pertanian Nomor : 796/Kpts/OT.210/12/1994 tanggal 13 Desember 1994 dengan sebutan Intalasi Penelitian Tanaman Hias (Inlithi) di bawah koordinasi Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Pasar Minggu, Jakarta, kemudian diperkuat dengan SK Menteri Pertanian Nomor : 63/Kpts/OT.210/1/2002 tanggal 29 Januari 2002 yang menjadikan Inlithi Segunung sebagai kantor pusat Balithi Segunung menggantikan Balithi Pasar Minggu, Jakarta. 2.2 Lokasi dan Tata Letak Balithi berlokasi di Segunung Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berjarak 15 km dari kota Cianjur dan 3 km dari Cipanas dan berada sekitar 600 m dari jalur provinsi yang menghubungkan Bogor dengan Cianjur. Kecamatan Pacet dikenal sebagai salah satu sentra produksi tanaman hias di Jawa Barat. Luas areal Balithi mencapai 10,6 ha, meliputi areal perkantoran, rumah dinas, laboratorium, guest house dan kebun 3

percobaan. Luas kebun sekitar 7 ha yang digunakan untuk rumah kaca, kebun percobaan plasma nutfah dan kebun produksi. Tata letak Balithi Segunung dapat dilihat pada Lampiran 1. 2.3 Visi dan Misi Balithi yang telah berdiri lebih dari 50 tahun, memiliki visi untuk menjadi institusi penelitian utama dalam menciptakan dan mengembangkan IPTEK tanaman hias yang berorientasi pada pengguna, serta misi untuk mengembangkan IPTEK strategis dan berisiko tinggi yang Inovatif, bernilai Hak Kekeyaan Intelektual (HKI) dan publik domain untuk memenuhi kebutuhan pengguna. 2.4 Tugas Pokok Instansi pemerintah ini memiliki tugas pokok sebagai unit pelaksana teknis bidang penelitian dan pengembangan tanaman hias, di bawah koordinasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian. 2.5 Fungsi Secara umum Balithi memiliki tiga fungsi utama, yaitu sebagai tempat penelitian, pelayanan, serta desiminasi atau pengembangan tanaman hias unggulan. Pada bidang penelitian, meliputi (1) penelitian eksplorasi, evaluasi, pelestarian dan pemanfaatan plasmanutfah (2) pemuliaan, (3) fisiologi, (4) agronomi, (5) proteksi, (6) agroekosistem, (7) agroekonomi, (8) pascapanen, (9) mekanisasi untuk pengembangan produksi, (10) ekologi tanam, (11) analisis komoditas, (12) analisis residu pestisida dan pupuk, (13) penelitian komponen teknologi sistem usahatani tanaman hias, dan ilmu tanah, sedangkan dibidang pelayanan, meliputi pelayanan teknik, pelayanan jasa penelitian, kerjasama, pelatihan dan penyebaran hasil penelitian. Bidang Diseminasi/Pengembangan, Balithi melakukan pengembangan tanaman hias yang difokuskan pada komoditas unggulan, yaitu Anggrek, dan Lily, serta komoditas prioritas yaitu Krisan, Mawar, Anyelir dan Anthurium, serta Komoditas Trends Setter yaitu Tanaman Hias Tropis dan Lily. Komoditas penting lainnya termasuk yang prospektif adalah Dracaena, Alpinia, Costus, Tapeinochilus, Zingiberaceae, Gladiol, Melati, dan Sedap Malam. Selain itu

4

juga diteliti komoditas lain seperti tanaman hias daun Aglaonema, Tanaman Hias Pot dan Tanaman Hias Taman. 2.6 Sarana dan Prasarana Penunjang Balithi mempunyai tiga Kebun Percobaan (KP) : (1) KP Segunung, berlokasi di Balithi Segunung -Pacet. Kegiatan penelitian yang dilakukan di KP Segunung lebih diutamakan untuk pengembangan koleksi plasma nutfah, teknologi pemuliaan, hama dan penyakit tanaman dan, fisiologi tanaman KP Segunung dilengkapi dengan fasilitas rumah kaca, rumah sere, rumah paranet, dan rumah plastik; (2) KP Cipanas, berlokasi di Cipanas sekitar 600 m dari Istana Kepresidenan Cipanas. Kegiatan penelitian yang dilakukan di KP Cipanas lebih diutamakan untuk kegiatan pemuliaan, pengembangan teknologi benih dan koleksi plasm