Mengukur Status Gizi

download Mengukur Status Gizi

of 25

Embed Size (px)

description

Mengukur Gizi

Transcript of Mengukur Status Gizi

  • MENGUKUR STATUS GIZI ANAK DAN MENGHITUNG PREVALENSIGizi Kurang Gizi Buruk GK Akut, Kronis, Akut dan Kronis Standar WHO 2006

    JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Prinsip 1: Rujukan antropometri dibentuk berdasarkan Srbaran NORMAL nilai indikator pada populasi Sehat, tidak mempunyai masalah Sos-EkonKurva Sebaran Normal Nilai Z_Score Indikator AntropometriJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Prinsip 2:Berdasarkan Statistik Pada Populasi Normal ada 95.0% anak dari -2 SD s/d +2 SDKurva Sebaran Normal Nilai Z_Score Indikator Antropometri95%JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Prinsip 3:Berdasarkan Statistik Pada Populasi Normal ada2.0% anak dari -3 SD s/d < -2 SD, dan 2.0% anak dari > +2 SD s/d +3 SDKurva Sebaran Normal Nilai Z_Score Indikator Antropometri2%2%JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Prinsip 4:Berdasarkan Statistik Pada Populasi Normal ada 0.5% anak < -3 SD dan 0.5% anak > +3 SDKurva Sebaran Normal Nilai Z_Score Indikator Antropometri0.5%0.5%JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • APLIKASI PRINSIP STATISTIK 1 S/D 4 DALAM MENETAPKAN KATEGORI STATUS GIZI(Cut-off: Berdasar Hasil Kesepakatan Pakar Gizi, Januari 2000)Indikator BB/UM: a. Gizi baik bila Z_Score terletak antara -2 SD s/d +2 SD b. Gizi kurang bila Z_Score terletak antara -3 SD s/d < -2 SD c. Gizi buruk bila Z_Score terletak < -3 SD d. Gizi lebih bila Z_Score terletak > +3 SD Indikator TB/UM: a. Normal bila Z_Score terletak -2 SD b. Pendek bila Z_Score terletak dari -3 SD s/d < -2 SD c. Sangat pendek bila Z_Score terletak < -3 SD Indikator BB/TB a. Normal bila Z_Score terletak antara -2 SD s/d +2 SD b. Kurus bila Z_Score terletak antara -3 SD s/d < -2 SD c. Sangat kurus bila Z_Score terletak < -3 SD d. Gemuk bila Z_Score terletak > +2 SD JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • IMPLIKASI KURVA NORMAL SEBARAN Z_SCORE DALAM PENILAIAN STATUS GIZI MASYARAKAT1. Masyarakat disebut tidak mempunyai masalah gizi bila hanya 2,5% penduduk (balita) berada < -2 SD untuk setiap indikator antropometri, diantaranya hanya 0,5% yang berada < -3 SD.

    2.Bila dalam suatu masyarakat terdapat 2,5% balita < -2 SD dan diantaranya ada lebih dari 0,5% balita < -3 SD, maka masya- rakat masih memiliki masalah gizi buruk yang penyebabnya mungkin bukan karena kurang makan tetapi karena berkaitan dengan penyakit-penyakit infeksi yang diderita anak perlu intervensi khusus 3.Bila dalam masyarakat masih ada lebih dari 2,5% balita berada < -2 SD tetapi sedikit balita (kurang dari 0,5%) berada < -3 SD kemungkinan besar penyebabnya adalah kekurangan zat gizi karena berbagai faktor (kemiskinan, ketidak tahuan, yang ber- kaitan dengan penyakit) perlu dikaji apa masalah utama di masyarakat tersebut. JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • 4. Bila dalam suatu masyarakat terdapat lebih dari 2,5% balita
  • KERANCUAN UMUM MENGARTIKAN KONDISI IDEAL DAN TARGET PROGRAMAda anggapan bahwa kalau target pencapaian sudah terlampaui maka program perbaikan gizi sudah tidak perlu diprioritaskan. Contoh: Target program tahun 2005: Menurunkan prevalensi KEP sampai 20%, pada tahun 2003 tercapai sampai 15%. Karena target program sudah terlampaui, maka ada kebijakan pengalokasian dana program perbaikan gizi jauh lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan ini KURANG TEPAT karena target program sebesar 20% merupakan target antara bukan target akhir. Target akhir adalah mencapai keadaan ideal, yaitu 2,5%. Apakah jika keadaan ideal sudah tercapai tidak perlu program gizi lagi ? Jawab: masih perlu untuk tetap mempertahankan keadaan ideal, dan masalah gizi lebih kemungkinan sudah meningkat dan perlu dicegah. Sebaiknya KEWASPADAAN harus terus dilakukan agar tidak terjadi keadaan yang memburut tiba-tiba.JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • BAGAIMANA PENGARUH GENETIK TERHADAP ANTROPOMETRI1. Pengaruh genetik pada pertumbuhan baru terlihat bila masyarakat sudah terbebas dari masalah sosial-ekonomi dan masalah keseha- tan Bila penduduk dunia memiliki genetik yang berlainan, maka rujukan antropometri yang dibuat berdasarkan satu populasi dengan genetik tertentu kemungkinan besar tidak sesuai untuk masyarakat lainnya yang memiliki genetik berbeda Kurva sebaran normal Z_Score pada masyarakat yang secara gene- tik memiliki potensi pertumbuhan lebih pendek akan berada di sebelah kiri sebaran normal Z_Score pada masyarakat yang secara genetik memiliki potensi pertumbuhan yang lebih tinggi (Lihat gambar di halaman berikutnya) WHO sedang mengembangkan rujukan antropometri yang didasarkan pada data dari berbagai negara. Dalam waktu dekat rujukan ini akan dipublikasikanJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • BB/UMTB/UMBB/TBBaikNormalNormalSTATUS GIZI INDIVIDU (Keadaan 1)Status: Keadaan gizi saat ini BAIK dan tidak mengalami gangguan pertumbuhan masa laluJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • BB/UMTB/UMBB/TBBB rendah (underweight)Pendek (Stunted)NormalSTATUS GIZI INDIVIDU (Keadaan 2)Status: Keadaan gizi saat ini BAIK tetapi mengalami gangguan pertumbuhan masa lalu (KRONIS)JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • BB/UMTB/UMBB/TBBB rendah (underweight)NormalKurus (Wasted)STATUS GIZI INDIVIDU (Keadaan 3)Status: Keadaan gizi saat ini kurang (AKUT) tetapi tidak mengalami gangguan pertumbuhan masa laluJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • BB/UMTB/UMBB/TBBB rendah (underweight)Pendek (Stunted)Kurus (Wasted)STATUS GIZI INDIVIDU (Keadaan 4)Status: Keadaan gizi saat ini kurang (AKUT) dan mengalami gangguan pertumbuhan masa lalu (KRONIS)JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Status awalPertumbuhan yang diharapkanPERTUMBUHAN YANG DIHARAPKAN PADA ANAK DENGAN STATUS AWAL BB/UM BAIK, TB/UM NORMAL, DAN BB/TB NORMALJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • PERTUMBUHAN YANG DIHARAPKAN PADA ANAK DENGAN STATUS AWAL BB/UM KURANG, TB/UM NORMAL, DAN BB/TB KURUSStatus awal (kurus)Pertumbuhan yang diharapkanPertumbuhan minimal, anak akan menjadi kurusMasih kurusTidak kurus lagiJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • PERTUMBUHAN YANG DIHARAPKAN PADA ANAK DENGAN STATUS AWAL BB/UM KURANG, TB/UM PENDEK, DAN BB/TB KURUSStatus awal (kurus)Masih kurusTidak kurus lagiPertumbuhan yang diharapkanJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Persentase Anak Yang Naik Berat Badannya(% N/D) di Desa LEMBAH Kecamatan BUKIT, Tahun 1998Keadaan pertumbuhan yang terus BAIKPertahankan dan terus tingkatkan keadaan iniJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Persentase Anak Yang Naik Berat Badannya (% N/D) di Desa DATAR Kecamatan BUKIT, Tahun 1998Keadaan pertumbuhan yang mengalami penurunan tapi segera ditanganiWASPADA: Mungkin ada WABAH penyakit atau banyak keluarga kehilangan pekerjaan. Segera ambil tindakan penanggulanganKeadaan membaik kembali setelah ditanggulangiJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Persentase Anak Yang Naik Berat Badannya (% N/D) di Desa LEGOK Kecamatan GUNUNG, Tahun 1998Keadaan pemantauan pertumbuhan yang KURANG WASPADAPenurunan % N/D yang tidak mendapat perhatianTerlambat ditanggulangi, perbaikan tidak optimalJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Persentase Anak Yang Naik Berat Badannya (% N/D) di Desa LERENG Kecamatan GUNUNG, Tahun 1998Keadaan desa yang memiliki banyak masalah: (kemiskinan, kesehatan, pola asuh, perilaku, pengetahuan, dsb.). Perlu diketahui apa yang menjadi MASALAH DASAR untuk ditanggulangi secara komprehensif.JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • MINIMAL ANTROPOMETRI UNTUK ANALISIS STATUS GIZI MASYARAKATAntropometri: BERAT BADAN dan TINGGI BADAN dan ditambah data UMUR dan JENIS KELAMIN Data Berat Badan dan Tinggi Badan tersebut di atas perlu dikumpulkan untuk menilai apakah masalah gizi yang ada di masyarakat merupakan masalah yang bersifat: a. Kronis Akut b. Kronis Tidak akut (atu Kronis) c. Tidak kronis Akut (atau Akut) d. Tidak kronis Tidak akut (atau Normal) Informasi tentang status gizi masyarakat tersebut penting bagi peru- musan kebijakan dan perencanaan program gizi yang lebih tepat.JUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Z_BB/UMZ_TB/UMZ_BB/TBBB/UMTB/UMBB/TBA=Akut K=Kronis N=NormalJUNI 2010*Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

    HHHNormalHHKB, MBAkutKHKB, MBAkutKKHKronisKKKAkut- KronisMMMAkut- KronisMMHKronisHHKA, MAGemukK, MK, MKA, MAKronis, Gemuk

    Prof.Soekirman UKI SEM 12 2010

  • Prevalensi
  • Prevalemsi Z_BB/UM