Manajemen kompensasi

download

of 22

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Manajemen kompensasi

  • 1. MANAJEMEN KOMPENSASIPSIKOLOGI INDISTRI DAN ORGANISASI FAKULTAS PSIKOLOGI 1. NUR ALI 2. TRI WAHYU OKTAVIANITA
  • 2. Manajemen Kompensasi itu apa sih??? Manajemen kompensasi merupakan kegiatan merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan serta mengembangkan sistem dan mekanisme kompensasi dalam suatu organisasi sehingga terbentuk suatu keseimbangan penerimaan antara individu dan organisasi.
  • 3. Komponen Kompensasi => dua bagian => 1. Bentuk kompensasi finansial (direct financial compensation) 2. Bentuk kompensasi nonfinansial (indirect financial compensation).
  • 4. Aspek aspek yg berhubungan dgn kompensasi 1. Hubungan kompensasi dan terminologi => dibagi 2=> pengeluaran segera (immadiate payment) & pengeluaran tertangguh (deferred payment). Terminologi dalam kompensasi adalah: 1. Upah dan Gaji. Upah biasanya berhubungan dengan tarif gaji per jam (semakin lama jam kerjanya semain besar pembayarannya).
  • 5. Aspek aspek yg berhubungan dgn kompensasi Gaji umumnya berlaku untuk tarif bayaran mingguan, bulanan, atau tahunan (terlepas dari lamanya jam kerja). 2. Insentif Merupakan tambahan kompensasi di atas atau di luar gaji atau upah yang diberikan oleh organisasi. Programnya terdiri atas dua jenis : Program insentif individu (penjualan, produktivitas) Program insentif kelompok (profitabilitas, produktivitas) Contoh insentif : Tunjangan Fasilitas
  • 6. Aspek aspek yg berhubungan dgn kompensasi
  • 7. Aspek aspek yg berhubungan dgn kompensasi 3. Hubungan Kompensasi Dengan Kehadiran Kerja Gaji dapat menjadi faktor penting dalam penentuan apakah seseorang karyawan akan masuk kerja pada hari tertentu atau tidak. 4. Hubungan Kompensasi Dengan Putaran Karyawan Kepuasan kerja adalah sikap umum karyawan terhadap pekerjaan, ada lima komponen utama kepuasan kerja, adalah : Sikap terhadap kelompok kerja Kondisi kerja umum Sikap terhadap perusahaan Tunjangan moneter Sikap terhadap manajemen
  • 8. Aspek aspek yg berhubungan dgn kompensasi
  • 9. Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kompensasi
  • 10. Jenis Jenis Kompensasi 1. Andre Sikula ( 1981 : 318 ), kompensasi dibagi menjadi 2=> administrasi gaji dan upah ( kompensasi langsung), tunjangan dan pelayanan ( kompensasi tidak langsung ). 2. Menurut Werther and Davis ( 1996 : 432 ) ada dua bentuk kompensasi yaitu sebagai berikut: Direct Compensation ( kompensasi langsung ). Indirect Compensation ( kompensasi tidak langsung ).
  • 11. Tujuan Kompensasi 1.Memikat Karyawan. 2. Mempertahankan karyawan yang kompeten. 3. Memotivasi karyawan. 4. Penghargaan Terhadap Perilaku yang Diinginkan. 5. Mengendalikan Biaya. 6. Mengikuti Aturan Hukum. 7. Memfasilitasi Pengertian 8. Meningkatkan Efisiensi Administrasi
  • 12. Sistem dan Dasar Manajemen Kompensasi Ada beberapa hal dapat dijadikan sebagai pedoman: 1. Sistem penggajian harus dapat menjamin keadilan internal 2. Sistem penggajian harus dapat menampung pengaruh faktor luar, shingga terjadi keseimbangan. Sistem penggajian harus mampu: Menarik tenaga tenaga kerja baik dari dalam maupun luar. Mempertahankan tenaga tenaga baik yang ada didalam. Memotivasi karyawan Menunjang struktur organisasi. Mencerminkan kemampuan ( finansial ) perusahaan.
  • 13. Sistem dan Dasar Manajemen Kompensasi Dasar pemberian kompensasi kepada pekerja, antara lain: 1. Berat ringannya tanggung jawab jabatannya, yang menggambarkan tinggi rendahnya jabatan dalam jenjang manajerial. 2. Tinggi rendahnya tingkat pendidikan. 3. Lamanya masa kerja di perusahaan yang bersangkutan. 4. Tinggi rendahnya nilai jabatan di pasaran tenaga kerja ( Level top : Directur; Level Middle: Manager; Level Bottom: Staf Operational ). 5. Keluaran ( output ) yang dapat dihasilkan oleh sesuatu jabatan.
  • 14. Sistem Kompensasi yang Efektif Ada dua kunci dalam sistem kompensasi yang efektif, yaitu; 1. Sistem kompensasi harus adaptif terhadap situasi. Sistem harus sesuai dengan lingkungan dan mempertimbangkan tujuan, sumber daya, dan struktur organisasi. 2. Sistem kompensasi harus memotivasi para karyawan.
  • 15. Job evaluation adalah proses menganalisis dan menilai suatu jabatan secara sistematik untuk mengetahui nilai relatif bobot berbagai jabatan dalam suatu organisasi. Hasil akhir dari proses job evaluation adalah job weight ( bobot jabatan / pekerjaan ). Job Evaluation itu apa sih???
  • 16. Job Evaluation Selain itu job evaluation memiliki tujuan, antara lain : Memperjelas dalam penentuan hubungan internal antar jabatan. Perencanaan sumber daya manusia. Seleksi karyawan. Pelayihan dan Pengembangan SDM. Menghasilkan konsistensi sistem kompensasi internal dan eksternal dan pedoman rmunerasi yang adil dan tepat. Dasar yang adil untuk promosi, mutasi dan demosi. Peninjauan dan restrukturisasi organisasi.
  • 17. Job Evaluation Secara garis besar, metode dalam melakukan job evaluation => 2 bagian => metode kualitatif ( untuk organisasi berukuran kecil dansimple) dan metode kuantitatif ( untuk organisasi berukuran besar dan komplek ). 1. Metode Kualitatif Berdasarkan Struktur Organisasi / Hirarki Metode Forced Ranking / dikenal juga dengan metode konsensus Metode Job Clasification Factor Comparison
  • 18. Job Evaluation 2. Metode Kuantitatif Metode yang digunakan dalam Job Evaluation berikut merupakan metode analisis atau kuantitatif, yang sering disebut dengan Point Ratings / Factors Assesment.
  • 19. Kesimpulan