LP Puskesmas

download LP Puskesmas

of 34

  • date post

    19-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    33
  • download

    3

Embed Size (px)

description

LP

Transcript of LP Puskesmas

KONSEP TUMBUH KEMBANG

A. PENGERTIANPeristiwa tumbuh kembang pada anak meliputi seluruh proses kejadian sajak terjadi pembuahan sampai masa dewasa. Ciri tumbang yang utama adalah bahwa dalam periode tertentu terdapat adanya masa percepatan atau masa perlambatan, serta laju tumbuh kembang yang berlainan diantara organ tubuh. Istilah tumbuh kembang sebenarnya mencakup 2 peristiwa yang sebenarnya berbeda, tetapi saling berkaitan dan sulit dipisahkan, yaitu pertumbuhan dan perkembangan.1. Pertumbuhana. Bertambahnya jumlah dan besar sel di seluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif dapat diukur ( Wong, 1991 )b. Perubahan dalam ukuran/nilai yang memberikan ukuran tertentu dalam kedewasaan ( Nelson, 2000 )c. Perubahan dalam besar, jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu, yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram, pound, Kg) ukuran panjang (cm, meter) ( Soetjiningsih, 1995 )2. Perkembangana. Bertambah sempurnanya fungsi alat tubuh yang dapat dicapai melalui tumbuh kematangan dan belajar ( Wong, 1991 )b. Mencakup aspek-aspek lain dari diferensiasi bentuk / fungsi termasuk perubahan emosi atau social yang sangat ditentukan oleh interaksi dengan lingkungan ( Nelson, 2000 )c. Bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan ( Soetjiningsih, 1995 )Kesimpulan :Pertumbuhan : mempunyai dampak terhadap aspek fisikPerkembangan : berkaitan dengan pematangan fungsi organ / individu.B. PRINSIP TUMBUH KEMBANG1. Perkembangan adalah teratur dan mengikuti aturan sesuai usia.2. Perkembangan mempunyai tujuan dan berlangsung mengikuti axis tubuh.a. Cephalokaudal : Pertumbuhan berlangsung dari kepala ke bagian yang lebih rendah dari tubuh.Misalnya : mengangkat kepala dulu kemudian mengangkat dada dan menggerakan ekstremitas bagian bawah.b. Proksimodistal : Perkembangan berlangsung dari area sentral (proksimal tubuh) ke arah luar (periperal). Atau menggerakan anggota gerak yang paling dekat dengan pusat dan pada anggota gerak yang lebih jauh dari pusat.Misalnya : bahu dulu baru jari-jari.c. Diferensiasi atau simple to complex, yaitu perkembangan berlangsung dari sedrhana ke kompleks.3. Perkembangan adalah kompleks, dapat diramalkan terjadi dengan pola yang konsisten dan kronologis.4. Perkembangan adalah unik pada masing-masing individu berusaha mencapai perkembangan yang maksimal.5. Tugas perkembangan menuntut latihan dan energi yang ditujukan pada masing-masing tahap perkembangan dan tugas menyelesaikannya.C. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMEPENGARUHI TUMBUH KEMBANG.Secara umum terdapat dua faktor utama yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang ( Soetjiningsih, 1998 )1. Faktor GenetikMerupakan hal yang paling dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. Faktor genetic yang terdapat dalam sel telur yang telah dibuahi dapat menentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. Yang termasuk faktor geneti antara lain : faktor bawaan yang normal dan patologik, jenis kelamin, suku bangsa. 2. Faktor LingkunganLingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai tidaknya potensi tumbuh kembang yang baik.

D. CIRI-CIRI TUMBUH KEMBANG (Soetjiningsih, 1998 )Tumbuh kembang anak dimulai sejak pembuahan sampai dewaa :1. Dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan.Terjadi sejak dalam kandungan dan setelah kelahiran.2. Pada periode tertentu terdapat adanya masa percepatan atau masa perlambatan yang berlainan diantara organ-organ.Terdapat 3 periode pertumbuhan cepat :a) Masa janinb) Masa bayi (0-1 tahun)3. Pola perkembangan anak adalah sama pada semua anak, tetapi kecepatannya berbeda antara anak yang satu dengan anak yang lainnya.4. Perkembangan erat hubungannya dengan maturasi system saraf pusat.5. Aktivitas seluruh tubuh diganti respons individu yang khas.6. Arah perkembangan anak adalah sefalokaudal dimana langkah pertama sebelum berjalan adalah perkembangan menegakkan kepala.7. Reflek primitif seperti reflex memegang akan menghilang sebelum gerakan volunter tercapai.E. PENILAIAN PERTUMBUHAN ANAKParameter Penilaian Pertumbuhan Fisik :1. Ukuran Antropometria. Berat BadanMerupakan ukuran antropometri yang terpenting, dipakai pada semua kesempatan memeriksa kesehatan anak pada semua kelompok umur. Berat badan merupakan hasil peningkatan / penurunan semua jaringan yang ada pada tubuh. Berat badan dipakai sebagai indikator yang terbaik untuk mengetahui keadaan gizi dan tumbuh kembang anak.b. Tinggi badanMerupakan ukuran antropometri kedua yang terpenting. Keistimewaannya adalah bahwa ukuran tinggi badan pada masa pertumbuhan meningkat terus sampai tinggi maksimal dicapai. Walaupun kenaikan tinggi badan ini berfluktuasi, dimana tinggi badan meningkat pesat pada masa bayi, kemudian malambat dan menjadi pesat kembali (pasca tumbuh adolesen), selanjutnya melambat lagi dan akhirnya berhenti pada umur 18 20 tahun.2. Gejala / Tanda Pada Pemeriksaan Fisik .a. Keseluruhan fisikb. Jaringan otot.c. Jaringan lemak.d. Rambut.e. Gigi.F. PENILAIAN PERKEMBANG ANAK1. TUJUANa. Mengetahui kelainan perkembangan anak dan hal-hal yang merupakan risiko terjadinya kelainan perkembangan tersebut.b. Mengetahui berbagai masalah perkembangan yang memerlukan pengobatan atau konseling genetik.c. Mengetahui kapan anak perlu dirujuk ke center yang lebih tinggi.2. TAHAP-TAHAP PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAKa. Anamnesis.b. Skrening gangguan perkembangan anak.c. Evaluasi lingkungan anak.d. Evaluasi penglihatan dan pendengaran anak.e. Evaluasi bicara dan bahasa anak.f. Pemeriksaan fisikg. Pemeriksaan neurologi.h. Evaluasi penyakit-penyakit metabolik.i. Integrasi dari hasil penemuan3. TINGKAT PERKEMBANGANBanyak milestone pokok yang harus diketahui dalam taraf perkembangan seorang anak. (milestoneadalah tingkat perkembangan yang harus dicapai anak pada umur tertentu ), misalnya :4 6 minggu tersenyum spontan, dapat mengeluarkan suara 1 2 minggu kemudian.12 16 minggu menegakkan kepala, tengkurap sendiri. menoleh kearah suara. memegang benda yang ditaruh ditangannya.20 minggu meraih benda yang didekatkan kepadanya.26 minggu dapat memindahkan benda dari satu tangan ketangan lainnya. Duduk dengan bantuan makan biscuit sendiri.9 1 0 bulan menunjuk dengan jari telunjuk. memegang benda dengan ibu jari dan telunjuk. merangkak bersuara da .. da 13 bulan berjalan tanpa bantuan. mengucapkan kata-kata tunggal.4. STIMULASI TUMBUH KEMBANGMeliputi beberapa aktifitas untuk merangsang perkembangan anak, seperti: Latihan gerak Berbicara Berfikir Kemandirian & sosialisasiDapat dilakukan : orang tua / keluarga.Stimulasi dilakukan pada setiap kesempatan dan disesuiakan dengan umur dan prinsip stimulasi.Prinsip pemberian stimulasi : Stimulasi merupakan ungkapan rasa kesih sayang, bermain dengan anak berbahagia bersama. Stimulasi dilaksanakan bertahap & berkelanjutan dan mencakup 4 bidang kemampuan berkembang Stimulasi dimulai dari tahap yang sudah dicapai oleh anak. Stimulasi dilaksanakan wajar, tanpa paksaan / hukuman / marah bila anak tidak berhasil, beri pujian bila anak berhasil. Stimulasi dilengkapi dengan alat bantu sederhana dan mudah didapat, misalnya mainan dibuat sendiri, alat / benda yang ada dilingkunganBidang kemampuan perkembangan yang dipantau dan distimulasi : Kemampuan bergaul & mandiri ( BM ) Kemampuan berbicara, berbahasa dan kecerdasan ( BBK ) Kemampuan gerak kasar ( GK ) Kemampuan gerak halus ( GH )5. Stimulasi yang diperlukan Pada usia 12 18 Bulan :1. GKLatih anak naik turun tangga2. GHBermain dengan anak melompat dan menagkap bola besar, kemudian bola kecil3. BBKLatih anak menunjukkan dan menyebutkan nama-nama bagian tubuh.4. BMBeri kesempatan pada anak untuk melepaskan pakaian sendiri.Anak umur 18 24 BulanTugas perkembangan1.Berjalan mundur sedikitnya 5 langkah.2.Mencoret-coret dengan alat tulis.3.Menyebutkan bagian tubuh dan menyebut namanya.4.Meniru malakukan pekerjaan rumah tangga.Stimulasi yang diperlukan :1. GKLatih berdiri satu kaki, jinjit.2. GHAjari anak menggambar bulatan, garis segitiga dan gambar wajah.3. BBKLatih anak mengikuti perintah sederhana4. BMLatih anak agar mau ditinggalkan sementara waktu.

KONSEP DDST

I.Pengertian DDST (Denver Development Screening Test)DDST adalah salah satu metodescreeningterhadap kelainan perkembangan anak. Tes ini bukanlah tes diagnostik atau tes IQ. (Soetjiningsih, 1998).

II.Fungsi DDSTDDST digunakan untuk menaksir perkembangan personal sosial, motorik halus, bahasa dan motorik kasar pada anak umur 1 bulan sampai 6 tahun.

III.Aspek-aspek Perkembangan yang DinilaiDalam DDST terdapat 125 tugas-tugas perkembangan dimana semua tugas perkembangan itu disusun berdasarkan urutan perkembangan dan diatur dalam 4 kelompok besar yang disebut sektor perkembangan, yang meliputi :A.Personal Social (Perilaku Sosial)Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya, seperti:1. Menatap muka2.Membalas senyum pemeriksa3.Tersenyum spontan4.Mengamati tangannya5.Berusaha menggapai mainan6.Makan sendiri7.Tepuk tangan8. Menyatakan keinginan9. Daag-daag dengan tangan10. Main bola dengan pemeriksa11.Menirukan kegiatan12.Minum dengan cangkir13.Membantu di rumah14.Menggunakan sendok dan garpu15.Membuka pakaian16.Menyuapi boneka17.Memakai baju18.Gosok gigi dengan bantuan19.Cuci dan mengeringkan tangan20.Menyebut nama teman21.Memakai T-shirt22.Berpakaian tanpa bantuan23.Bermain ular tangga / kartu24.Gosok gigi tanpa bantuan25.Mengambil makan

B.Fine Motor Adaptive (Gerakan Motorik Halus)Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu, melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan dalam:1. Mengikuti ke garis tengah2.Mengikuti lewat garis tengah3.Memegang icik-icik4.Mengikuti 18005.Mengamati manik-manik6.Tangan bersentuhan7.Meraih8.Mencari benang9.Menggaruk manik-manik10. Memindahkan kubus11.Mengambil dua buah kubus12.Memegang dengan ibu jari dan jari13.Membenturka