laporan PERKEMBANGAN PRENATAL MANUSIA.doc

Click here to load reader

  • date post

    01-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    112
  • download

    13

Embed Size (px)

Transcript of laporan PERKEMBANGAN PRENATAL MANUSIA.doc

PERKEMBANGAN PRENATAL MANUSIA

LAPORAN

Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Struktur Perkembangan Hewan II

yang dibimbing oleh Dr. Umie Lestari, M.Si.

Disusun oleh:

Offering G

Kelompok 6

Anang Januardi

(130342603494)

Agustin Dwi Erlandi

(130342603495)

Lailatul Qomariyah

(130342603489)

Putri Deviyan Nasari

(130342603483)

Sisca Maylinda Sari

(130342603491)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

JURUSAN BIOLOGI

NOVEMBER 2014

A. TOPIKPerkembangan Prenatal Manusia

B. TUJUAN

Mempelajari perkembangan prenatal manusia mulai zigot sampa menjelang lahir

C. TEORI DASAR

Tahapan perkembangan embrio meliputi gametogenesis, pembelahan, blastulasi, gastrulasi, organogenesis, histogenesis dan tumbuh. Telur manusia mempunyai tipe holoblastik. Fertilisasi pada manusia terjadi di oviduk bagian anterior dan hasilnya berupa zigot selanjutnya zigot manusia termasuk tipe holoblastik, kira-kira tiga hari setelah fertilisasi maka akan terbentuk morula, yaitu suatu bola kompak yang tersusun atas blastomer-blastomer. Selanjutnya morula akan berkembang menjadi blastula. Blastula manusia disebut blastosis, kira-kira terbentuk 4-5 hari setelah fertilisasi. Blastosis tersusun atasinner cell massdan trofoblas serta mempunyai rongga ditengah dan melayang bebas dalam uterus selama 1-2 hari(Yatim, 1990).Proses implantasi terjadi ketika blastosis mulai tertanam dalam uterus. Implantasi mulai tertanam dalam uterus yaitu terjadi pada hari ke 6-7 setelah fertilisasi. Pada hari ke 9, blastosis sudah tertanam seluruhnya dalam endometrium uterus dan pada waktu ini secara klinis dikatakan sudah terjadi kehamilan. Selama perkembangan di dalam uterus, embrio berhubungan dengan induk melalui plasenta. Plasenta adalah suatu organ ekstra embrio yang merupakan pertautan antara jaringan embrio dan jaringan induk untuk melayani segala kebutuhan fisiologis embrio (Yatim, 1990).Proses gastrulasi embrio manusia terjadi mulai hari ke 15.Proses ini ditandai dengan terbentuknya alur primitif. Gastrulasi menghasilkan gastrula yang memiliki 3 lapis lembaga yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm. Pada minggu ke-empat, jantung embrio sudah terdiri dari 4 ruang dan sudah mulai berdenyut. Bakal mata, telinga dan anggota depan dan belakang sudah mulai tampak. Tali umbilikalis pun sudah mulai terbentuk. Organogenesis dimulai pada akhir minggu ke 8. Dengan berakhirnya organogenesis, maka ciri-ciri eksternal dan sistem organ utama sudah terbentuk dengan ukuran embrio 30 mm. Selanjutnya embrio disebut fetus yang mulai mengalami pertumbuhan dengan cepat. Enam bulan terkhir yaitu mulai bulan ketiga, perkembangan digunakan untuk meningkatkan ukuran dan mematangkan organ-organ yang dibentuk pada tiga bulan pertama (Yatim, 1990).

D. ALAT DAN BAHAN

Alat peraga sistem reproduksi wanita Alat peraga yang memperlihatkan tahap-tahap pembelahan pada embrio Alat peraga berupa perkembangan fetus umur satu bulan sampai 7 bulanE. PROSEDUR

F. DATA PENGAMATAN

Alat peraga sistem reproduksi wanita

Alat peraga yang memperlihatkan tahap-tahap pembelahan pada embrio

Keterangan :1 : Badan Polar

2 : Ovum

3 : Sperma

4 : Peleburan sperma dan ovum

5: Pembelahan inti sel

6 : Pembelahan dinding sel

7 : Pembelahan 2 sel

8 : Pembelahan 4 sel

9 : Mikromer

10 : Makromer

11 : Hatching

12 : Inner Cell Mass

13 : Endoderm

14 : Blastosol

15 : Sel trofoblas

16 : Amnion

17 : Keping embrio

18 : Gastrosol

19 : Coelom20 : Primitif streak

21 : Bakal otak

22 : Bakal mata23 : Bakal alat gerak

Alat peraga berupa perkembangan fetus umur satu bulan sampai 7 bulan.Bulan ke 1

-Sel telur berhasil dibuahi oleh sperma ayah-Terdapat bola yang menempel pada dinding rahim

-Jantung dan susunan syaraf pusat terbentuk

Bulan ke 2

-Wajah bayi mulai terbentuk dengan ukuran kepala yang besar-Ekor bayi hilang

-Jantung mulai berdetak

Bulan ke 3

-Jantung terbentuk sempurna-Bagian tubuh kaki dan tangan terbentuk

-Jari jemari yang tadinya lengket menjadi terpisah-pisah

-Telinga mulai terlihat

-Pada akhir bulan, organ-organ vital mulai terbentuk

Bulan ke 4

-Kuku jari jemari dan tangan terbentuk

-Organ dalam tubuh janin terbentuk

-Tumbuh rambut halus pada seluruh tubuh

Bulan ke 5

-Tumbuh alis, bulu mata, dan rambut-Tubuh janin dapat membentuk selaput putih pelapis tubuh dan kulit

-Janin tumbuh cepat dengan panjang encapai 13 cm

Bulan ke 6-Sistem pencernaan mulai bekerja dengan menngeluarkan air seni-Janin dapat melakukan control gerakan tubuhnya

-Ibu dapat merasakan gerakan bayi dalam perut

Bulan ke 7

-Tubuh janin telah terbentuk-Otak mengalami perkembangan pesat

-Organ vital selain paru-paru sudah berkembang baik

G. ANALISA DATA

Pada saat praktikum terdapat tiga alat peraga yang kami amati.Alat peraga yang digunakan berupa alat peraga sistem reproduksi wanita, alat peraga yang memperlihatkan tahap-tahap pembelahan pada embrio, dan alat peraga berupa perkembangan fetus umur satu bulan sampai 7 bulan.

Pada pengamatan proses fertilisasi ini dengan menggunakan alat peraga system reproduksi wanita manusia yaitu ovarium. Fertilisasi pada manusia ini terjadi di oviduk bagian anterior.

Pada alat peraga yang pertama, merupakan sistem reproduksi betina. Sistem reproduksi betina terdiri dari vagina, mulut rahim, leher rahim, rahim yang terbagi menjadi tiga yaitu endometrium, miometrium, dan perimetrium. Selanjutnya oviduk, dinding ovarium, infundibulum dan ostium. Infundibulum terdiri dari fimbre yang berfungsi untuk menangkap ovum yang diovulasikan, dan ostium yang berfungsi sebagai pintu masuk ovum yang telah ditangkap oleh fimbre. Kita juga dapat mengamati terjadinya implantasi pada dinding endometrium.

Alat peraga kedua yang diamati adalah alat peraga yang memperlihatkan tahap-tahap pembelahan pada embrio. Pada model pertama tersebut terlihat terdapat satu sel telur dengan 1 badan polosit yang terletak pada bagian atas. Pada model seperti ini menunjukkan bahwa sel telur pada tahap metaphase II. Pada model kedua terlihat sel telur dan sperma. Pada model ketiga terlihat peleburan inti dari sel telur dan inti dari sperma, ini memperlihatkan terjadinya proses fertilisasi. Pada model keempat terlihat pembelahan inti sel. Pada model kelima terlihat pembelahan dinding selnya. Pada model keenam terlihat tahap pembelahan 2 sel. Pada model ketujuh terlihat pembelahan 4 sel. Pada model ke-delapan terlihat tahap morulasi yang terdapat mikromer dan makromer. Pada model ke-sembilan terlihat tahap blastulasi yang didalamnya terdapat Inner Cell Mass (ICM), blastosol dan sel trofoblas. Pada model ke-sepuluh terlihat Hatching, Inner Cell Mass (ICM),Endoderm, blastosol dan sel trofoblas. Pada model ke-sepuluh ini juga masih pada tahap blastulasi. Pada model ke-sebelas terlihat jelas sudah terdapat pemisahan daerah yaitu rongga amnion yang terletak pada epiblas dan terletak di bagian atas. fungsi dari rongga amnion ini yaitu sebagai selaput ekstra embrio. Pada model ini terlihat juga endoderm, sel trofoblas, keping embrio, dan gastrosol. Pada model ke-dua belas terlihat juga endoderm, sel trofoblas, amnion, keping embrio, gastrosol atau kantung yolk dan coelom. Pada model ke-tiga belas terlihat adanya keping embrio, primitive streak serta yolk. Adanya yolk ini berfungsi sebagai pemberian nutrisi karena belum mempunyai embrio. Pada model ke-empat belas terlihat adanya embrio yang telah membentuk bakal otak yang dibagi menjadi 3 bagian, yaitu prosensefalon, mesensefalon, dan telensefalon. Dan juga bakal mata dan bakal alat gerak sudah Nampak. jadi, dapat disimpulkan ini pada tahap organogenesis. Alat peraga perkembangan janin sampai 7 bulan

H. PEMBAHASAN

Alat Peraga Sistem Reproduksi WanitaFertilisasi adalah proses penyatuan gamet pria dan wanita, yang terjadi di daerah ampulla tuba fallopii. Pembuahan mencapai dua tujuan berbeda yaitu: sex (kombinasi dari gen yang berasal dari dua orang tua) dan reproduksi (penciptaan organisme baru). Dengan demikian, fungsi pertama pembuahan adalah untuk mengirimkan gen dari orang tua kepada keturunannya, dan yang kedua adalah untuk memulai dalam sitoplasma telur reaksi-reaksi yang memungkinkan untuk melanjutkan perkembangbiakan (Sadler, 1998).Model organ reproduksi perempuan. Adanya vagina uterus, ovidak dan ovarium. Pada model tersebut terlihat adanya sperma yang mulai memasuki vagina. Kemudian ke uterus. Pada saat yang sama jika telur sudah mulai masak akan dilepas dan ditangkap oleh fimbrie kemudian masuk ostium dan sel telur siap mengadakan kopulasi. Sperma yang berhasil masuk akan membuahi telur tersebut. kemudian terjadi pembelahan. Proses selanjutnya adalah proses implantasi. Blastosis akan tertanam dalam uterus. Dan berkemang menjadi embrio. Ketika proses implantasi terjadi pembentukan sumbat vagina yang berfungsi untuk menghalangi proses masuknya sperma.Sperma yang masuk melalui vagina harus melakukan perjalanan panjang. Dari vagina berlanjut ke saluran mulut rahim terus ke rongga rahim, lalu ke saluran telur, dan berakhir di ujung saluran telur yang lebar (ampula) untuk bertemu dengan sel telur. Dari berpuluh-puluh hingga seratus juta sel sperma yang meluncur melalui vagina, hanya beberapa ratus ribu yang dapat mencapai saluran telur, dan hanya satu sel sperma yang bisa menembus sel telur (Sadler, 1998).

Peristiwa fertilisasi terjadi di saat sel spermatozoa dilepaskan dan dapat membuahi ovum di ampula tuba fallopii. Sebanyak 300 juta spermatozoa diejakulasikan ke dalam saluran genital wanita. Sekitar 1 juta yang dapat berenang melalui serviks, ratusan yang dapat mencapai tuba fallopi dan hanya 1 yang dapat membuahi sel telur. Sel spermatozoa mempunyai rentang hidup sekitar 48 jam (Majumdar, 1985).Sebelum membuahi sel telur, spermatozoa harus melewati tahap kapasitasi dan reksi akrosom terlebih dahulu. Kapasitasi merupakan suatu masa penyesuaian di dalam saluran reproduksi wanita, berlangsung sekitar 7 jam. Selama itu suatu selubung glikoprotein dari plasma semen dibuang dari selaput plasma yang membungkus daerah akrosom spermatozoa. Sedangkan reaksi akrosom terjadi setelah penempelan spermatozoa ke zona pelusida. Reaksi tersebut membuat pelepasan enzim-enzim yang diperlukan untuk menembus zona pelusida yang terdapat pada akrosom (Sadler, 1998).Oosit (ovum) akan mencapai tuba fallopi satu jam lebih setelah diovulasikan. Saat ovulasi, ovum tertahan pada metafase pembelahan meiosis kedua. Ovum ini dikelilingi oleh korona dari sel-sel kecil dan zona pelusida yang nantinya akan menyaring sel spermatozoa yang ada sehingga hanya satu sel yang dapat menembus ovum. Setelah spermatozoa menembus ovum, ia akan menggabungkan material intinya dan menyimpan komplemen kromosom ganda yang lazim. Kromosomm ini mengandung semua informasi genetic yang nantinya akan diturunkan kepada keturunannya (Majumdar, 1985).Sel telur yang telah dibuahi akan membentuk zigot yang terus membelah secara mitosis menjadi dua, empat, delapan, enam belas dan seterusnya. Pada saat 32 sel disebut morula, di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluarkan oleh tuba fallopii, bentuk ini kemudian disebut blastosit. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta), sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus) (Sadler, 1998).Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi, blastosit sampai di rongga uterus, hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus, dindingnya tebal, lunak, banyak mengandung pembuluh darah, serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio (Sadler, 1998).Enam hari setelah fertilisasi, trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. Hormon ini melindungi kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis, permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi (Sadler, 1998).Plasenta atau ari-ari pada janin berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm, dan tebal 2,5 cm. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi, plasenta berukuran kurang dari 1 mm. Plasenta berperan dalam pertukaran gas, makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. Pada sistem hubungan plasenta, darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin, meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin (Sadler, 1998).

Fertilisasi terjadi jika sel telur dilepaskan dari folikel di dalam ovarium, maka sel telur akan menuju ke tuba fallopi (saluran oviduk ) dan pada keadaan tersebut terjadi hubungan seksual, maka spermatozoa akan dapat membuahi ovum dalam saluran tuba fallopi tersebut. Spermatozoa akan bergerak dengan bantuan bagian ekornya. Pergerakan tersebut dapat mencapai 12 cm per jam di sepanjang tuba fallopi (saluran oviduk). Pergerakan spermatozoa dibantu juga oleh pergerakan dinding rahim dan dinding tuba falopi (Sadler, 1998).Mulut rahim juga mengeluarkan cairan atau lendir encer agar spermatozoa dapat berenang dengan lancar dalam rahim menuju saluran telur untuk menemui dan membuahi sel telur.

Untuk dapat membuahi sel telur, jumlah spermatozoa tidak boleh kurang dari 20 juta. Dari jumlah tersebut hanya satu yang akan membuahi sel telur, dan yang lain akan mati dan terserap oleh tubuh.. Sesaat sebelum terjadinya fertilisasi, sperma melepaskan enzim pencerna yang bernama hialuronidase yang bertujuan untuk melubangi protein penyelubung telur. Setelah dinding sel telur berlubang, maka sel sperma masuk ke dalam sel telur. Bagian yang masuk adalah kepala dan bagian tengah, sedangkan ekor dari sel sperma terputus dan tertinggal. Akhirnya, terjadilah pembuahan itu (Sadler, 1998). Alat peraga yang memperlihatkan tahap-tahap pembelahan pada embrio Alat peraga berupa perkembangan fetus umur satu bulan sampai 7 bulan1. Perkembangan janin 1 bulan

Pada mingu pertama terjadipembuahan sel teluroleh sperma, di mana terjadi juga proses pertukarankromosomdari sel sperma dan sel telur yang mengandung gen pembawa sifat bagi janin. Bersamaan dengan itu, kadar hormonestrogendanprogesteronterus meningkat, yang menimbulkan perubahan-perubahan dalam struktur dan metabolisme tubuh ibu untuk mendukung menumbuhkembangkan janin.Sel telur yang telah dibuahi akan bergerak menuju rahim. Dalam perjalanan dari ovarium menuju ke rahim, sel telur ini akan terus membelah diri membentuk suatu massa sel, yang disebutblastosis. Setelah tiba di rahim, blastosis akan menempel (implantasi) di dinding rahim. Dengan berakhirnya ini, Ibu tidak akan mendapat haid. Juga terjadi perdarahan, yang kebanyakan perempuan mengartikannya sebagaidarah haid. Perdarahan yang terjadi adalah dampak dari implantasi sel telur pada dinding rahim. setelah terjadi implantasi atau menempelnya zigot pada dinding rahim, akan mulai terjadi pelepasan hormon HCG (untuk menilai tes kehamilan). Bagianembrioyang tidak melekat pada rahim akan tumbuh. Tulang belakang, tulang ekor, tulang iga,dan sistem syaraf pusat mulai terbentuk. Begitu pula jantung dan jaringan pembuluh darah. Akan terbentuk dua buah lubang pada wajah pada janin. Lubang ini akan terisi oleh mata. Pada minggu kelima ukuran bayi kira-kira sebesar biji apel dan pada minggu ini di sebut sebagai embrio. bayi sudah mempunyai detak jantung sendiri. Plasenta dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya pada minggu ini. vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, dan sistem saraf mulai berkembang.Jantungmulai berfungsi dan berdetak, memompakan darah ke seluruh bagian tubuh janin. Sel-sel mulai membentuk cikal bakal organ seperti cikal bakal ginjal, rahang bawah, tulang-tulang leher, wajah, tangan, serta kaki. Pada akhir minggu keempat, ukuran janin yang berbentuk 1.000 kaki lebih besar daripada sel telur yang dibuahi. (http://bidanku.com).2. Perkembangan janin 2 bulan

Pada minggu ke-5 Ukuran bayi sekarang kira-kira sebesar biji apel dan pada minggu ini di sebut sebagai embrio. Bayi sudah mempunyai detak jantung sendiri.Plasenta dan tali pusatsudah bekerja sepenuhnya pada minggu ini. vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, dan sistem saraf mulai berkembang. Benjolan tangan dan kaki janin mulai terlihat. Selain sel pada benjolan tangan janin akan mengalami kematian sehingga akan membentuk jari-jari tangan. Pembentukan telinga makin sempurna dengan terbentuknya duktus endolimfatikus, yakni saluran untuk menyalurkan cairan yang terdapat dalam selaput labirin telinga dalam. Demikian pula sistem pencernaan makin sempurna dengan terjadi pembedaan yang kian nyata antara cikal-bakal usus besar dan usus buntu. Bahkan cikal-bakal ginjal dan hati pun sudah terbentuk. Begitu juga struktur muka secara keseluruhan mulai bisa terbaca (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-6 bayi sudah berbentuk embrio dengan panjang kurang lebih 1/17 inci. Embrio terlihat seperti berudu. Pada minggu ini dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan masih seperti tunas atau benjolan. Pada minggu ini terjadi pembentukan awal hati, pankreas, paru-paru, kelenjar tiroid, dan jantung. Pembuluh-pembuluh nadi di bagian kepala kian jelas terbagi-bagi menurut tugas masing-masing. Di minggu ini rongga mulut sudah tampak. Begitu juga struktur mata sudah terbentuk meski masih berjauhan letaknya. Di tengah-tengah wajah muncul tonjolan hidung. Ruas-ruas tulang belakang sudah terbentuk meski masih terlihat samar (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-7 embrio diperkirakan berukuran sekitar 11-17 mm. Jantung sudah terbentuk lengkap dan lebih sempurna. Saraf dan otot bekerja bersamaan untuk pertama kalinya. Bayi mempunyai refleks dan bergerak spontan Akhir minggu iniotakakan terbentuk lengkap. Bagian hidung, bibir, lidah dan gigi mulai terbentuk, begitu pula cikal bakal mata yang terlihat berwarna hitam tanpa kelopak. Tunas-tunas lengan sudah menyiku, sementara jari-jari tangan pun sudah mengarah terpisah satu sama lain. Sedangkan pemisahan jemari kakinya samar terlihat, meski telapak kakinya masih rata. Tunas tangan yang lebih cepat tumbuh ketimbang tunas kaki inilah yang agaknya bisa menjawab pertanyaan mengapa bayi kelak lebih dulu belajar memegang benda-benda di sekitarnya ketimbang belajar berjalan (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-8 embrio sekarang berukuran panjang sekitar 25-30 mm. Kepalanya membulat dan wajah polos kekanak-kanakan mulai tampak nyata dengan tertariknya bagian antara dahi dan pangkal hidung ke arah dalam. Lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki, tangan, lengan, dan bahu. organ reproduksinya mulai terbentuk begitu juga dengan kartilago dan tulang. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, dan mata membentuk pigmen. Pada akhir minggu ini, janin sudah mampu mendengar. Didalam otak, jaringan saraf berhubungan dengan lobus penciuman di otak. Jantung sudah memompa dengan kuat dan irama teratur. Tubuh yang ringkih ini pun mulai bisa bergerak secara tak teratur, yang jika dijumlahkan rata-rata sebanyak 60 kali gerakan dalam sejam. Pada minggu ini, perut dan ronga dada sudah terpisah dan otot mata serta bibir bagian atas terbentuk. Jaringan kulit, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak mulai terbentuk. Jantung berdetak dengan frekuensi 120 kali/menit. Ronga mulut, cikal bakal gigi dan lidah, alat kelamin, serta sel-sel pembentuk bulu mata mulai berkembang. Seluruh organ internal janin sudah terbentuk (http://bidanku.com).

3. Perkembangan janin 3 bulan

Pada minggu ke-9jenis kelaminnya sudah bisa dipastikan jika itu laki-laki, sementara perempuan masih sesekali meragukan. Mulut dan hidung janin sudah terlihat dengan jelas. Tungkai dan lengan mulai tumbuh. Janin sudah bisa membuka dan menutup mulutnya, dan sudah mulai berlatih melakukan gerakan menelan dan menghisap. Aktivitas menelan janin, rata-rata sebanyak 25 kali dalam satu jam. Tangan janin pun mulai bergerak bebas. Dalam arti, tak lagi tergantung pada gerakan tubuh. Sebentuk kuku pada setiap jari tangan dan kakinya muncul di minggu ini. Pada minggu ini janin memiliki panjang sekitar 39 mm dengan berat 20 gram. Pada minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk. Pembentukan kulit dan fungsinya berkembang menuju penyempurnaan (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-10 ini jenis kelamin perempuan dapat teridentifikasi dengan jelas. Tulang sudah menggantikan kartilago (tulang muda). Diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar dari pada tubuh. Sistem otot dan saraf sudah mencapai tingkat kematangan. Selain telah mampu pula mengirim dan menerima pesan dari otak. Dengan mulai berfungsinya sistem saraf, janin sudah mampu melakukangerak refleks. Bahkan kaki sudah mampu melakukan gerakan menendang. Pembentukan telinga berakhir. Janin telah mampu menekuk tangannya menjadi setengah kepalan (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-11 panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah menguap. Organ seks luar sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelancairan amniondan mengeluarkannya kembali (kencing). Mata sudah terbentuk lengkap, jaringan tangan dan kaki tumbuh, meskipun belum disatukan oleh jaringan kulit. Gerakan demi gerakan janin kaki dan tangan, termasuk gerakan menggeliat, meluruskan tubuh dan menundukkan kepala, sudah bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar, memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-12 ukuran janin sekarang sekitar 8 cm. semua organ vital bayi sudah terbentuk. Dengan signal dari otak, otot akan merespons dan bayi sudah dapat menendang. Akhir trimester pertama,organ-organ tubuh bayi sudah terbentuk. rasa mual dan lelah biasanya sudah berkurang atau hilang. Perkembangan selanjutnyaakan terlihat pertumbuhan bayi yang semakin membesar. Janin usia tiga bulanakan mengalami cegukan,yang normal terjadi. Cegukan terjadi dengan frekuensi hingga 90 kaki cegukan dalam satu jam. Cegukan pada janin berfungsi untukmemperkuat otot-otot pada bagian organ pernafasan (http://bidanku.com).

4. Perkembangan janin 4 bulan

Pada minggu ke-13 retina, kornea, iris (selaput pelangi), serta lensa mata sudah dapat berfungsi. Janin mengedipkan mata dan peka terhadap cahaya.Tumbuh kembang janin didukung oleh plasenta, yang menghubungkan antara ibu dan janin dalam hal makanan, pembuangan sisa metabolisme, serta menyaring zat-zat berbahaya. Kulit, otot dan anggota tubuhnya telah terbentuk dan berada pada posisinya. Pada minggu ini, janin telah mampu merasakan detak jantung ibunya. Panjang bayi sekitar 7,5cm dengan trakea, paru-paru, perut, hati, pankreas, dan usus berkembang ke fungsi terakhir. Pita suara mulai terbentuk, dan tunas gigi muncul dengan 20 gigi bayi. pada minggu ini jari tangan dan telapak kaki mulai terlihat (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-14 telinga janinmenempati posisi normal di sisi kiri dan kanan kepala. Demikian pula mata mengarah ke posisi sebenarnya. Leher pun terus memanjang sementara dagu tak lagi menyatu ke dada. Sedangkan alat-alat kelamin bagian luar juga berkembang lebih nyata, sehingga pada minggu ini organ seks bayi sudah dapat di bedakan antaralaki dan perempuan. Denyut jantung janin berdetak kuat (detak jantung hampir 2 kali lebih cepat daripada ibunya). Karena sudah memberi respons terhadap dunia di luar rahim ibu, janin mungkin akan bergerak bila sang ibu mengusap perut, tapi mungkin ibu masih belum dapat merasakannya (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-15 bayi sudah mulai dapat mendengarkan ibunya, mendengarkan denyut jantung, suara perut, dan juga suara ibu. Sekarang bayi sudah mulai mempunyai rambut di kepalanya, juga bulu mata dan alis. ukurannya sekarang sekitar 114 gram dengan panjang sekitar 15 cm. Kehamilan makin terlihat (http://bidanku.com).Pada minggu ke-16 panjang janin bertambah dengan sangat cepat dan gerakan-gerakannya lebih kuat. Ibu dapat merasakan gerakan-gerakan janinnya dengan meraba perut. Rambut halus tumbuh diseluruh dipermukaan tubuh janin, yang disebut lanugo. Plasenta terbentuk dan berfungsi sepenuhnya. Panjang janin saat ini 16 cm dan beratnya 135 gram. Otot janin sudah berkembang dan menjadi kuat. Gerakannya semakin aktif. Ia sudah mulai menghisap ibu jarinya, menguap, merenggangkan tubuhnya, sudah menelan kencing, dan cegukan. Sistem pencernaan janin pun mulai menjalankan fungsinya. Dalam waktu 24 jam janin menelan air ketuban sekitar 450-500 ml. Hati yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolismehemoglobindanbilirubin, lalu mengubahnya jadibiliverdinyang disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolism (http://bidanku.com).

5. Perkembangan janin 5 bulanPada minggu ke-17 kulit janinberkembang dan transparan. Terlihat merah karena pembuluh darah masih terlihat jelas. Telinga sudah terbentuk sempurna dan berada pada posisi akhir. Meski matanya terpejam, janin dapat menangkap cahaya yang terang. Dengan berat sekitar 120 gram, hingga bentuk rahim terlihat oval dan bukan membulat. Akibatnya, rahim terdorong dari rongga panggul mengarah ke rongga perut. Otomatis usus ibu terdorong nyaris mencapai daerah hati, hingga kerap terasa menusuk ulu hati. Pertumbuhan rahimyang pesat ini pun membuat ligamen-ligamen meregang, terutama bila ada gerakan mendadak.rasa nyeri atau tak nyamanini disebut nyeri ligamen rotundum. Oleh karena itu amat disarankan menjaga sikap tubuh dan tak melakukan gerakan-gerakan mendadak atau yang menimbulkan peregangan (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-18 janinsudah dapat mendengarkan suara dari luar tubuh. Janin akan bergerak atau melompat ketika mendengarkan suara keras. Otot Janin sudah dapat berkontraksi dan relaks, Janin sudah dapat menendang, meninju dan bergerak sangat aktif. Dalam minggu ini mungkin ibu sudah dapat merasakan gerakan putarannya untuk pertama kali. Taksiran berat janin sekitar 150 gram. Rahim dapat diraba tepat di bawah pusar, ukurannya kira-kira sebesar buah semangka. Pertumbuhan rahim ke depan akan mengubah keseimbangan tubuh ibu (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-19 panjang janin sekitar 23 cm dengan berat 200 gram. Otak janin telah mencapai jutaan saraf motorik karenanya ia mampu membuat gerakan sadar seperti menghisap jempol. Sistem saraf janin yang terbentuk di minggu ke-4, di minggu ini makin sempurna perkembangannya, yakni dengan diproduksi cairan serebrospinalis yang mestinya bersirkulasi di otak dan saraf tulang belakang tanpa hambatan (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-20 kulit yang menutupi tubuh janin mulai bisa dibedakan menjadi dua lapisan, yakni lapisan epidermis yang terletak di permukaan dan lapisan dermis yang merupakan lapisan dalam. Epidermis selanjutnya akan membentuk pola-pola tertentu pada ujung jari, telapak tangan maupun telapak kaki. Sedangkan lapisan dermis mengandung pembuluh-pembuluh darah kecil, saraf dan sejumlah besar lemak. Seiring perkembangannya yang pesat, kebutuhan darah janin pun meningkat tajam. Otot Janin semakin kuat setiap minggu (http://bidanku.com).

6. Perkembangan janin 6 bulanJaninmasih sangat kecil. Garis-garis sudah tampak pada telapak tangan dan ujung-ujung jarinya. Sistem pendengaran mulai berkembang walau belum sepenuhnya berfungsi. Proses pembentukan tulang terus berlanjut sehingga tulang janin semakin kuat. Panjang janin 33 cm dan beratnya 570 gram. Janin sudah tidak bisa bergerak leluasa, karena seluruh ruangan dalam rahim telah terisi/penuh. Janin akan berada alam posisi meringkuk, dengan tangan didepan dagu dan kaki di depan dada. Walaupun sistem organ belum berfungsi sepenuhnya, namun janin mampu mendengarkan suara-suara dari luar, dan mampu merasakan apa yang dirasakan ibu. Bila ibu merasa stress, cemas, kesal sedih atau bahagia,janin akan merasakan hal yang sama. Kondisi ini disebabkanhormon adrenalinyang diproduksi ibu dapat menembus plasenta sehingga mempengaruhi kondisi emosi bayi. Si ibu dapat merasakan bagian-bagian tubuh janin yang berlainan dengan menyentuh dinding perutnya. Otot rahim ibu meregang dan kadang ibu merasakansakit di bagian perut (http://bidanku.com).

7. Perkembangan janin 7 bulanPerkembangan Janin Usia 7 Bulan. Lemak mulai menumpuk,dan sebuah zat lemak yang disebutverinixmenutupi kulitjanin, sehingga janin tidak basah di dalamcairan amnionnyadan tubuhnya merasa hangat. Fungsi otak janin sudah mulai berkembang dengat sangat pesat. Permukaan otak menjadi berkerut-kerut, yang berguna bagi perkembangan selanjutnya. Sekitar lima hari setelah proses pengerutan dimulai, sel-sel syaraf akan dilapisi oleh lapisan lemak yang membuat proses penyampaian rangsangan dari jung-ujung sel syaraf menjadi lebih cepat, mudah,dan lebih efisien. Kepalan janin posisinya sudah berada di dekat vagina. (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-25 berat janin kini mencapai sekitar 700 gram dengan panjang dari puncak kepala sampai bokong kira-kira 22 cm. Sementara jarak dari puncak rahim ke simfisis pubis sekitar 25 cm (http://bidanku.com).Pada minggu ke-26 pembuluh darah kapiler dibawah jaringan kulitjaninmulai dialiri darah. Permukaan kulit yang tadinya keriput perlahan-lahan menjadi semakin halus dan licin. Mata telah terbentuk sempurna. Begitu pula telinga yang telah mampu mendengarkan. Kepala janin menjadi lebih kecil ketimbang tubuhnya (kepala telah proporsional dengan ukuran tubuh).Di usia ini beratjanindiperkirakan hampir mencapai 850 gram dengan panjang dari bokong dan puncak kepala sekitar 23 cm. Denyut jantung sudah jelas-jelas terdengar, normalnya 120-160 denyut per menit.Sementara rasa tak nyaman berupakeluhan nyeri pinggang, kram kaki dan sakit kepala akan lebih sering dirasakan si ibu. Begitu juga keluhan nyeri di bawah tulang rusuk dan perut bagian bawah, terutama saat bayi bergerak. Sebab, rahim jadi makin besar yang akan memberi tekanan pada semua organ tubuh. Termasuk usus kecil, kantung kemih dan rectum (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-27 matanya sudah terbuka dan melihat sekelilingnya untuk pertama kalinya.Janinterlihat seperti bernafas tetapi sebenarnya janin mengambil air bukan udara. Ini merupakan latihan yang baik untuk paru-parunya.Janin kini beratnya melebihi 1000 gram. Panjang totalnya mencapai 34 cm dengan panjang bokong ke puncak kepala sekitar 24 cm. Di minggu ini kelopak mata mulai membuka. Sementara retina yang berada di bagian belakang mata, membentuk lapisan-lapisan yang berfungsi menerima cahaya dan informasi mengenai pencahayaan itu sekaligus meneruskannya ke otak (http://bidanku.com).

Pada minggu ke-28 testisbayi laki-lakiakan turun ke kantung skrotum. Jaringan otak berkembang. Sekarangjaninsudah dapat bermimpi. Puncak rahim berada kira-kira 8 cm di atas pusar. Gerakan janin makin kuat dengan intensitas yang makin sering, sementara denyut jantungnya pun kian mudah didengar. Tubuhnya masih terlihat kurus meski mencapai berat sekitar 1100 gram dengan kisaran panjang 35-38 cm. Kendati dibanding minggu-minggu sebelumnya lebih berisi dengan bertambah jumlah lemak di bawah kulitnya yang terlihat kemerahan. Jumlah jaringan otak di usia kehamilan ini meningkat. Begitu juga rambut kepalanya terus bertumbuh makin panjang. Alis dan kelopak matanya pun terbentuk, sementara selaput yang semula menutupi bola matanya sudah hilang (http://bidanku.com).I. KESIMPULAN Fertilisasi adalah proses penyatuan gamet pria dan wanita, yang terjadi di daerah ampulla tuba fallopii. Pembuahan mencapai dua tujuan berbeda yaitu: sex (kombinasi dari gen yang berasal dari dua orang tua) dan reproduksi (penciptaan organisme baru). Tahap-tahap pembelahan pada embrio manusia, antara lain fase 2 sel, fase 4 sel, tahap morulasi, tahap blastulasi, tahap gastrulasi, tahap neurulasi, dan tahap organogenesis,Tahap-tahap perkembangan embrio manusia, antara lain: Pada bulan ke-1, sel telur berhasil dibuahi oleh sperma ayah, terdapat bola yang menempel pada dinding rahim, jantung dan susunan syaraf pusat terbentuk. Pada bulan ke-2 wajah bayi mulai terbentuk dengan ukuran kepala yang besar, ekor bayi hilang dan jantung mulai berdetak. Pada bulan ke-3 jantung terbentuk sempurna, bagian tubuh kaki dan tangan terbentuk, jari jemari yang tadinya lengket menjadi terpisah-pisah, telinga mulai terlihatdan pada akhir bulan, organ-organ vital mulai terbentuk. Pada bulan ke-4 kuku jari jemari dan tangan terbentuk, organ dalam tubuh janin terbentuk, tumbuh rambutt halus pada seluruh tubuh. Pada bulan ke-5 tumbuh alis, bulu mata, dan rambut, tubuh janin dapat membentuk selaput putih pelapis tubuh dan kulit dan janin tumbuh cepat dengan panjang encapai 13 cm. Pada bulan ke-6 sistem pencernaan mulai bekerja dengan menngeluarkan air seni, janin dapat melakukan control gerakan tubuhnya dan ibu dapat merasakan gerakan bayi dalam perut. Pada bulan ke-7 tubuh janin telah terbentuk, otak mengalami perkembangan pesatdan organ vital selain paru-paru sudah berkembang baik.J. EVALUASI

1. Jelaskan proses implantasi pada manusia !

Jawab:

Nidasi atau implantasi adalah peristiwa tertanamnya atau bersarangnya sel telur yang telah dibuahi (fertilized egg) kedalam endometrium atau Implantasi adalah masuknya atau tertanamnya hasil konsepsi ke dalam endometrium terjadi pada hari ke 6 (blastula). Sel telur yang telah dibuahi (zigot) akan segera membelah diri membentuk bola padat terdiri atas sel sel anak yang lebih kecil yang disebut blastomer. Pada hari ketiga, bola tersebut terdiri atas 16 sel blastomer dan disebut morula. Pada hari ke 4 didalam bola tersebut mulai terbentuk rongga, bangunan ini disebut blastula. Dua stuktur penting didalam blastula adalah:

a. Lapisan luarnyang disebut trofoblas, yang akan menjadi plasenta.

b. Embrioblas (inner cell mass) yang kelak akan menjadi janin.

Pada hari ke 4 blastula masuk kedalam endometrium dan pada hari ke 6 menempel pada endometrium. Pada hari ke 10 seluruh blastula (blastokis) sudah terbenam dalam endometrium dan dengan demikian nidasi sudah selesai. Nidasi terjadi mungkn karena trofoblast mempunyai daya untuk menghancurkan sel-sel endmetrium. Hancuran endometrium dipergunakan sebagai bahan makanan oleh telur. Tempat nidasi biasanya pada dinding depan dan dinding belakang didaerah fundus uteri.

Pembuluh darah endometrium pecah dan sebagian wanita akanmengalami perdarahan perdarahan ringan akibat implantasi (bercak darah atau perdarahan ringan pada saat seharusnya terjadi menstruasi berikutnya). Vili korion yang berbentuk seperti jari, terbentuk diluar trofoblas dan menyusup masuk kedalam daerah yang mengandung banyak pembuluh darah dan mendapat oksigen dan gizidari aliran darah ibu serta membuang karbondioksida dan produk sisa kedalam darah ibu.

Setelah implantasi, endometrium disebut desidua. Desidua yang terdapat antar sel telur dan dinding rahim disebut desidua basalis. Bagian yang menutup blastosis atau desidua yang terdapat antara telur dan cavum uteri ialah desidua kapsularis dan bagian yang melapisi sisa uterus adalah desidua vera.

Faktor-faktor yang diperlukan agar proses implantasi berlangsung dengan baik

a. Leukemia inhibiting factor, suatu sitokin

b. Integrin , interaksi antar sel

c. Transforming growth factor beta, stimulasi pembentukan sinsitium dan menghambat invasi trofoblas.

2. Jelaskan perbedaan antara embrio dan fetus ! Peristiwa apa yang saja yang terjadi selama perkembangan embrio ?

Jawab:

fetus adalahmamaliayang berkembang setelah faseembriodan sebelumkelahiran. Dalam bahasa latin, fetussecara harfiah dapat diartikan "berisi bibit muda, mengandung". Padamanusia, janin berkembang pada akhir minggu kedelapankehamilan, sewaktu struktur utama dan sistem organ terbentuk, hingga kelahiran. Janin disebut juga Calon Bayi. Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin, adalah kira-kira 280 hari (40 minggu) dan tidak lebih dari 300 hari (43 minggu). Kehamilan dibagi menjadi tiga triwulan, triwulan I dimulai dari konsepsi sampai 12 minggu, triwulan II dari 12 sampai 28 minggu dan triwulan III dari 28 sampai 40 minggu.Kehamilan terhitung dari hari pertama haid terakhir. Pada Minggu ke-12 atau Bulan ke-3. Embrio menjadi janin. Denyut jantung terlihat pada USG. Mulai ada gerakan. Sudah ada pusat tulang, kuku, ginjal mulai memproduksi urin. Sedangkan Embrioadalah sebuaheukariotadiploidmultiseldalam tahap paling awal dariperkembangan. Dalam organisme yang berkembang biak secaraseksual, ketika satuselspermamembuahiovum, hasilnya adalah satu sel yang disebutzigotyang memiliki seluruhDNAdari kedua orang tuanya. Dalam tumbuhan, hewan, dan beberapaprotista, zigot akan mulai membelah olehmitosisuntuk menghasilkan organisme multiselular. Hasil dari proses ini disebut embrio. Pada manusia, terbentuk embrio (mudigah) antara umur 3-5 minggu masa kehamilan dan sudah tampak rancangan bentuk alat-alat tubuh. Padahewan, perkembangan zigot menjadi embrio terjadi melalui tahapan yang dikenal sebagaiblastula,gastrula, dan organogenesis.

Perkembangan Manusia pada Tahap Embrio/Sebelum Lahir Perkembangan manusia pada tahap embrio terjadi di dalam rahim (uterus) selama masa kehamilan. Masa kehamilan terjadi karena pembuahan yaitu pertemuan antara sel telur dan sel sperma yang menyebabkan kehamilan dan membentuk zigot.

Zigot (yang masih 1 sel) akan membelah secara berkali-kali secara mitosis dan membentuk morula (membelah menjadi 2 sel,4 sel,8 sel,dst..) dan blastula (sel berbentuk bola)

Pada tahap blastula, embrio akan masuk ke dalam rahim dan menempel pada dinding rahim (proses implantasi)

Setelah menempel pada dinding rahim, embrio akan mengalami pembentukan organ-organ tubuh.

Ciri-ciri perkembangan manusia setiap bulannya :

Bulan ke 1

-Sel telur berhasil dibuahi oleh sperma ayah-Terdapat bola yang menempel pada dinding rahim

-Jantung dan susunan syaraf pusat terbentuk

Bulan ke 2

-Wajah bayi mulai terbentuk dengan ukuran kepala yang besar-Ekor bayi hilang

-Jantung mulai berdetak

Bulan ke 3

-Jantung terbentuk sempurna-Bagian tubuh kaki dan tangan terbentuk

-Jari jemari yang tadinya lengket menjadi terpisah-pisah

-Telinga mulai terlihat

-Pada akhir bulan, organ-organ vital mulai terbentuk

Bulan ke 4

-Kuku jari jemari dan tangan terbentuk

-Organ dalam tubuh janin terbentuk

-Tumbuh rambutt halus pada seluruh tubuh

Bulan ke 5

-Tumbuh alis, bulu mata, dan rambut-Tubuh janin dapat membentuk selaput putih pelapis tubuh dan kulit

-Janin tumbuh cepat dengan panjang encapai 13 cm

Bulan ke 6-Sistem pencernaan mulai bekerja dengan menngeluarkan air seni-Janin dapat melakukan control gerakan tubuhnya

-Ibu dapat merasakan gerakan bayi dalam perut

Bulan ke 7

-Tubuh janin telah terbentuk-Otak mengalami perkembangan pesat

-Organ vital selain paru-paru sudah berkembang baik

Bulan ke 8-Janin dapat membuka dan menutup kelopak mata-Gerakan janin bayi telah terkoordinasi

-Lidah bayi dapat merasakan rasa asam dan manis

Bulan ke 9-Fisik janin bayi telah terbentuk sederhana-Tiap minggu akan tumbuh 255 gram

-Lapisan lemak tebal tumbuh di bawah kulit janin

-Bayi siap lahir kapan saja

3. Jelaskan tiga fungsi utama plasenta !

Jawab:

Plasenta memiliki empat fungsi :

Berfungsi mengirimkan gizi dan oksigen dari darah ibu pada janin.

Membawa karbondioksida dan sisa-sisa pembuangan janin kembali ke darah ibu.

Membentuk penahanan untuk infeksi dan obat-obatan tertentu. Tapi virus rubella dan aspirin dosis tinggi dapat menembus pertahanan plasenta. Antibodi dari darah ibujuga dapat menembus plasenta dan memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu sesaat setelah persalinan.

Mengeluarkan hormon, terutama human chorionic gonadotrophin (HCG), progesteron dan oestrogen.

4. Sebutkan penyusun tali pusat !

Jawab:

Tali pusar tampak mengkilap dan berwarna kebiru-biruan, didalamnya terlihat pembuluh darah yang dilindungi dan didukungnya. Vena tali pusar yang besar bertugas membawa darah berisi gizi dan oksigen dari plasenta, serta dua arteri tali pusar yang melingkari vena membawa darah yang sudah ter-deoksidasi serta sisa-sisa dari etus menuju plasenta. Semuanya dikelilingi bahan seperti jeli yang disebut Wharton jelly.Tali pusar mulai memuntir dengan sendirinya, dan saat persalinan sudah terdapat sekitar 40 lingkaran. Bukan hal aneh pula bila tali pusar membelit bayi. Tali pusar akan tetap kaku, akibat aliran darah didalamnya. Panjangnya rata-rata 50cm, meskipun sebenarnya bervariasi antara 200cm hingga 7,5 cm. Ketebalannya sekitar 12mm, namun tidak merata karena adanya benjolan kecil yang disebutfalse knot. Hal itu mungkin karena tidak samanya pembuluh darah atau meningkatnya gumpalan wharton jelly.

True knotjuga bisa terjadi akibat gerakan fetus namun selama tidak tertarik terlalu kuat tak akan ada efek pada sirkulasinya. Tali pusar terlalu pendek dapat menyulitkan kelahiran seorang bayi, sebaliknya, jika terlalu panjang dapat jatuh" ke ruang vagina mendahului kepala bayi. Tali yang panjang cenderung melilit tubuh bayi, tapi bahaya akan timbul bila lilitannya terlalu kencang. Begitu kepalanya keluar, leher bayi umumnya diperiksa untuk meyakinkan bahwa tali pusar tidak membelitnya. Jika terjadi demikian, maka tali pusat akan diurai melalui kepalanya atau dijepit dan dipotong. Meskipun USG sulit mendeteksi tali pusar, namun posisi plasenta lebih mudah dilihat dan bila perlu dilakukan operasi caesar.K. DAFTAR PUSTAKAMajumdar, N. N. 1985. Vertebrate Embryology. New Delhi : Tata McGraw Hill.

Perkembangan Janin Usia 7 Bulanhttp://bidanku.com/perkembangan-janin-usia-7-bulan#ixzz3IZHOChs3 Diakses pada tanggal 10 November 2014.

Sadler, T.W. 1998. Embriologi Kedokteran. Alih bahasa Irwan Susanto. edisi 5. Jakarta : EGC.

Yatim, W. 1990. Reproduksi dan Embriologi. Bandung : Tarsito.Mempelajari model perkembangan prenatal manusia dalam berbagai umur kehamilan dari model yang ada.

Memperhatikan tempat fertilisasi, tempat implantasi, posisi embrio atau fetus, tahap-tahap perkembangan embrio dan fetus dihubungkan dengan umur kehamilan, kejadian-kejadian penting selama perkembangan embrio dan fetus.

Mencatat hasilnya.

1

2

3

1

4

5

1

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

13

18

15

19

23

22

20

21