Gambaran Gagasan Partai INDONESIA

download

of 18

Embed Size (px)

description

Seputar Gagasan Awal Untuk Dipelajari Para pemilih Hak Pemilih dalam Pemilu di INODNESIA

Transcript of Gambaran Gagasan Partai INDONESIA

  • 1. GAGASAN - PARTAI INDONESIA Jakarta, Februari tahun 2014
  • 2. Digagas oleh : Suryokoco Suryoputro untuk Indonesia
  • 3. Alur Pikir Pembentukan Partai Indonesia LATAR BELAKANG PARINDO 1. Indonesia semakin menjauh dari cita cita proklamasi dan nilai nilai luhur dan kearifan lokal dalam Berbangsa dan Bernegara 2. Perlunya membangun kesadaran dan pembelajaran tentang tata nilai kerarifan lokal dalam politik dan pemerintahan. 3. Perlunya Partai Politik Modern dalam Sistem Politik Indonesia Partai Indonesia AD / ART VISI Menjadikan BUDAYA PANCASILA sebagai Pedoman Dalam Memperjuangkan harkat dan martabat bangsa dan negara Indonesia POLA GERAK Bersadar Belajar Bersatu - Bergerak KARAKTERISTIK 1. Berasas Pancasila 2. Berkarakter Gotong Royong & Musyawarah Mufakat MISI 1. Menjadi penggerak utama Penyadaran dan Pembelajaran martabat bangsa dan kebangsaan. 2. Mengawal proses Berbangsa dan Bernegara yang mendasar Norma dan Budaya PANCASILA 3. Menghormati dan memperjuangkan Cita Cita Proklamasi 17 Agustus 1945, Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, Bendera Merah Putih, Garuda Pancasila, dan Lagu Indonesia Raya 4. Menjadikan Indonesia Bersama Indonesia Untuk Indonesia FUNGSI PARTAI GARIS BESAR PROGRAM Gerakan Pendidikan dan Pembelajaran Politik dalam rangka meperjuangkan Harkat Martabat Bangsa Negara Indonesia Motto Mengembalikan Harkat dan Martabat Indonesia, yang Berdasar Nilai PANCASILA
  • 4. Partai INDONESIA [PARINDO] 1. Kekuatan Ikatan Emosional Kebangsaan Indonesia 2. Jaringan Organisasi Kemasyarakatan, 3. Jaringan Organisasi Sosial Budaya 4. Jaringan Organisasi Ekonomi Mengembalikan Harkat dan Martabat Indonesia, Saatnya Indonesia Bersama Indonesia untuk Indonesia Penyadaran Harkat dan Martabat Indonesia : 1. Penggunaan Issu Politisi Ingkar Ideologi & Konstitusi 2. Penyamaan Pemahaman Nilai Budaya PANCASILA Harus Dikembalikan dan Diperjuangkan Feb 2014 April 1. Pemantapan visi misi & Konsep Penggalangan Jaringan 2. Penyusunan AD / ART, Pengurus DPP, Juklak Juknis, Legal formal 3. Membangun Issue Sadar Politik Tidak Golput Politisi Tanpa Ideologi dan sesat Etika Moral INDONESIA adalah NEGARA PANCASILA 4. Penetapan Pos Koordinasi & Tim Sekretariat 5. Pembangunan Media Center 6. Pengembangan Jaringan Keanggotaan berbasis Teknologi Informasi Partai INDONESIA : 1. Partai Baru dengan konsep Se Baru Barunya Partai Baru 2. Memberi jawaban kekecewaan pemilih 3. Kekuatan Found Raising 4. Melahirkan Tokoh Indonesia Bukan Mendukung TOKOH Juni 1. 2. 3. Agustus Finalisasi Legal Formal Kepartaian Kelengkapan Infrastruktur Kepengurusan Peluncuran Partai Indonesia Pada Publik dan pernyataan siap mengikuti Pemilu yang akan datang Pembangunan Kesadaran Kembali Memiliki Indonesia Sejati dan Seutuhnya
  • 5. Indonesia Butuh Parpol Alternatif Partai Politik tidak diminati karena : Konflik Internal Parpol Anggota Dewan Korup dan Amoral Partai menjadi Kekuasaan Keluarga / klan tokoh / figur Partai Politik tanpa Konsep Pengelolaan Yang Sehat Tanpa Iuran Anggota Tanpa Kaderisasi Ideologi Pengurus berorientasi pada kekuasaan dalam penentuan Calon Legislatif Operasionalisasi organisasi dikerjakan oleh pengurus bukan oleh sekretariat dan atau sekretariat masuk dalam struktur organisasi Partai Partai Tidak Responsif terhadap permasalahan masyarakat Cenderung melakukan ATRAKSI yang mempunyai nilai publikasi lebih diutamakan daripada kegiatan yang mempunyai nilai pemberdayaan Partai Kendaraan Sewa Politisi & Pembajak Tokoh Menjadikan partai sekedar kendaraan sewa untuk para tokoih bahkan partai melakukan pembajakan tokoh partai lain tanpa ada kaderisasi
  • 6. Parindo Partai Masa Depan Indonesia Ditangani dengan Pengelolaan Organisasi Modern, didukung oleh tim sekretariat yang Profesional Memiliki Visi Indonesia masa depan ( 2024 Indonesia Pemimpin Peradaban ). Pancasila menjadi Semangat Perjuangan Partai : Pancasila Pandangan Hidup Bangsa Pancasila Jiwa dan kepribadian Bangsa Pancasila Perjanjian Bangsa Bhineka Tunggal Ika Perjuangan Partai : & Pembukaan UUD 45 menjadi Dasar Garis Besar Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Memajukan kesejahteraan umum, Mencerdaskan kehidupan bangsa, Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial Menitikberatkan pada mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya kehidupan politik dan pemerintahan adalah agenda khusus PARINDO
  • 7. Visi Misi & Fungsi Parindo VISI Menjadikan BUDAYA PANCASILA sebagai Pedoman Dalam Memperjuangkan harkat dan martabat Bangsa dan Negara Indonesia MISI Mengembalikan dan Melaksanakan Pancasila sebagai Dasar Negara dan UUD 18 agustus 1945 sebagai konstitusi Negara; Menjadi partai kader dengan sistem karir politik yang bertanggungjawab Menghidupkan kembali norma dan budaya lokal sebagai sumber pembangunan martabat bangsa FUNGSI Gerakan Pendidikan dan Pembelajaran Politik dalam rangka memperjuangkan Harkat Martabat Bangsa - Negara Indonesia
  • 8. Partai Pengelola Politikus Pengelolaan Partai yang modern ( Efektif & Efisien ) Dalam pengelolaan Partai dikenal Pejabat Partai dan Profesional Partai. Pejabat partai adalah orang yang secara organisasi dipercaya membuat kebijakan politik dan organisasi partai atau disebut pengurus. Profesional Partai adalah orang yang dibayar untuk melayani keperluan admisistratif dan operasional partai, diangkat dan diberhentikan oleh pengurus partai atau disebut petugas sekretariat Petugas sekretariat dilarang terlibat dalam pengambilan kebijakan partai Jumlah petugas sekretariat dapat lebih besar dari jumlah pengurus partai apabila partai memiliki kemampuan. Konsep Pengelolaan Partai adalah Otonom & Mandiri, Otonom dalam pengambilan keputusan dan mandiri dlam kegiatan politik sesuai tingkatan
  • 9. Partai Profesional & Proporsional Dalam Struktur Kepengurusan tiap tingkatan terdiri dari Dewan Pimpinan Partai, Dewan Penasehat Partai dan Dewan Pakar Partai. Dewan Pimpinan Partai atau biasa disebut Pengurus dibuat ramping ( 45 org Pusat, 19 org Wilayah, 17 org Daerah, 8 org Kecamatan, 1 org Kordes / Korkel ) Dewan Penasehat Partai terdiri dari orang yang telah berpengalaman dalam Partai Politik atau Tokoh berpengaruh pada tiap tingkatan kepengurusan. Dewan Penasehat Partai diangkat dan diberhentikan oleh Pleno Dewan Pimpinan Partai. Dewan Pakar Partai terdiri dari orang yang memiliki keahlian dalam bidang bidang tertentu yang teruji dan diakui oleh lingkungannya. Dewan Penasehat Partai diangkat dan diberhentikan oleh Pleno Dewan Pimpinan Partai. Dewan Penggagas Partai adalah orang seorang yang memberikan konsep pendirian partai.
  • 10. Anggota Kader Bangsa Indonesia KEHARUSAN ANGGOTA PARTAI Memberitahukan dan mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Partai, apabila hendak duduk dalam lembaga kenegaraan. Apabila duduk dalam lembaga kenegaraan atas nama partai, maka bersedia mengundurkan diri sewaktu-waktu jika berdasarkan alasan obyektif, Partai memutuskan demikian demi kepentingan Partai. Apabila duduk dalam lembaga kenegaraan harus mengundurkan sebagai pengurus Dewan Pimpinan Partai, selambat lambatnya 1 ( satu) bulan sejak ditetapkan. LARANGAN ANGGOTA PARTAI Menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Partai lebih dari 2 ( dua ) periode baik berturut turut maupun tidak pada tingkatan yang sama Melakukan tindakan korupsi, Menggunakan NAPZA (Narkotika, Psykotropika dan Zat aditip) sesuai ketentuan UU yang berlaku Melakukan tindakan kekerasan dalam rumah-tangga, tindakan asusila dan kekerasan terhadap anak sesuai dengan UU yang berlaku Melakukan dan/atau menggunakan kekerasan fisik dan intimidasi.
  • 11. Pengurus Muda, Cerdas, Berkepribadian Standarisasi Pengurus / Dewan Pimpinan Partai adalah : Usia Saat Diangkat DPP (50th) DPD (45th ) DPC (40th) DPK (35th) Tidak Pernah Tercatat sebagai Pengurus Partai Politik peserta Pemilu 2014 Tidak Pernah Tercatat Sebagai Calon Legislatif Partai Politik peserta Pemilu 2014 Tidak Sedang Menduduki Jabatan Legislatif dan atau Jabatan Pemerintahan Tidak Pernah melakukan tindakan pelanggaran hukum dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun Pengurus Pusat, Daerah & Cabang Bersedia untuk tidak mendaftarkan diri sebagai calon legislatif pada pemilu 2019 Pengurus Pusat, Daerah & Cabang berhak sepenuhnya menentukan calon legislatif pada