FERMENTASI ALKOHOL

download FERMENTASI ALKOHOL

of 21

  • date post

    09-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.391
  • download

    6

Embed Size (px)

Transcript of FERMENTASI ALKOHOL

FERMENTASI ALKOHOL

1. Diawali dengan bahan Glukosa yang kemudian di Lisis dalam Glikolisis di sitoplasma 2. Hasil pemecahan terbentuk 2,2,2 ( 2 piruvat, 2NADH , 2ATP) 3. Proses berpindah ke mitocondria jika di tempat itu banyak Oksigen , namun karena Sacharomyces cerevisae , ini tidak perlu oksigen dalam respirasinya maka Asam Piruvat akan di ubah menjadi Asetal dehide yang kemudian dijadikan Etanol . Kesimpulan yang dihasilkan pada proses ini 1. Asam piruvat ( 3C) diubah menjadi Asetal dehid (2C ) sehingga dilepaskan molekul CO2 (1C) 2. Asetaldehide segera mengikat ion H+ dari penguraian NADH menjadi NAD maka sebagai akseptor ion H+ dalam proses fermentasi etanol ini adalah Asetal dehide 3. Pengikatan ion H+ oleh Asetaldehide akan membentuk senyawa Etil alkohol ( Etanol), 4. jadi Produk fermentasi ini adalah 2 ETANOL , 2 CO2 , 2 ATP , 5. Bahan fermentasi alkohol tetap menggunakan Glukosa , jika bahannya Glukosa anggur maka akan menjadi Wine OK BERIKUT SKEMA URAIANNYA

Ringkasnya demikian

Jadi Fermentasi alkohol itu mempunyai karakter 1. berjalan anaerob 2. menghasilkan 2 ATP , 2 CO2 , 2 Asetaldehid yang kemudian jadi 2 Etanol 3. proses tanpa butuh oksigen itu karena di mitocondria oksigen praktis tidak ada , sehingga akseptor elektron pada fosforilasi elektron bukan oksigen , digantikan oleh senyawa asetaldehid 4. praktis hanya berjalan respirasi ini tahap glikolisis , sehingga hasil produknya 2 ATP dan 2 NADH , 2 CO2 dan 2 Piruvat yang dirubah jadi Asetal dehid 5. NADH harusnya dikirim ke mitocondria untuk diberikan ke oksigen jadi H2O namun karena tak ada olksigen NADH berikatan ion H+ nya oleh asetal dehid menjadi Etanol 6. Perubahan Asam Piruvat menjadi asetal dehid meleppaskan CO2 maka dalam Bir , Pembuatan adonan roti keluar gas CO2 ( lihat reaksinya) 7. Karena produk akhirnya berupa etanol ( etil alkohol) maka Fermentasi ini disebut Fermentasi alkohol sesuai produknya OK

Produk produk minuman fermentasi yang digunakan dalam masyarakat adalah bir , vodka, wiski , tuak , ciu mbekonang dll dan semua membuat mabok karena itu minuman keras , katanya hehehe

Proses Reaksi Glikolisis (respirasi aerob)June 15th, 2011 | Add a Comment Glikolisis merupakan reaksi tahap pertama secara aerob (cukup oksigen) yang berlangsung dalam mitokondria. Glikolisis ini terjadi pada saat sel memecah molekul glukosa yang mengandung 6 atom C (6C) menjadi 2 molekul asam piruvat yang mengandung 3 atom C (3C) yang melalui dua rangkaian reaksi yaitu rangkaian I (pelepasan energi) dan rangkaian II (membutuhkan oksigen) dengan uraian sebagai berikut.

Gambar 2.7 Reaksi glikolisis Rangkaian I Rangkaian I (pelepasan energi) berlangsung di dalam sitoplasma (dalam kondisi anaerob) yaitu diawali dari reaksi penguraian molekul glukosa menjadi glukosa-6-fosfat yang membutuhkan (-1) energi dari ATP dan melepas 1 P. Jika glukosa-6-fosfat mendapat tambahan 1 P menjadi fruktosa-6-fosfat kemudian menjadi fruktosa 1,6 fosfat yang membutuhkan (-1) energi dari ATP yang melepas 1 P. Jadi untuk mengubah glukosa

menjadi fruktosa 1,6 fosfat, energi yang dibutuhkan sebanyak (-2) ATP. Selanjutnya fruktosa 1,6 fosfat masuk ke mitokondria dan mengalami lisis (pecah) menjadi dehidroksik aseton fosfat dan fosfogliseraldehid. Rangkaian II Rangkaian II (membutuhkan oksigen) berlangsung di dalam mitokondria (dalam kondisi awal), molekul fosfogliseraldehid yang mengalami reaksi fosforilasi (penambahan gugus fosfat) dan dalam waktu yang bersamaan, juga terjadi reaksi dehidrogenasi (pelepasan atom H) yang ditangkap oleh akseptor hidrogen, yaitu koenzim NAD. Dengan lepasnya 2 atom H, fosfogliseraldehid berubah menjadi 21,3-asam difosfogliseral kemudian berubah menjadi 23-asam fosfogliseral yang menghasilkan (+2) energi ATP. Selanjutnya 23-asam fosfogliseral tersebut berubah menjadi 2xasam piruvat dengan menghasilkan (+2) energi ATP serta H2O (sebagai hasil sisa). Jadi, energi hasil akhir bersih untuk mengubah glukosa menjadi 2 x asam piruvat, adalah: Energi yang dibutuhkan Tahap I : (-2) ATP Energi yang dihasilkan Tahap II : (+4) ATP Energi hasil akhir bersih : 2 ATP

Pada perjalanan reaksi berikutnya, asam piruvat tergantung pada ketersediaan oksigen dalam sel. Jika oksigen cukup tersedia, asam piruvat dalam mitokondria akan mengalami dekarboksilasi oksidatif yaitu mengalami pelepasan CO2 dan reaksi oksidasi dengan pelepasan 2 atom H (reaksi dehidrogenasi). Selama proses tersebut berlangsung, maka asam piruvat akan bergabung dengan koenzim A (KoASH) yang membentuk asetil koenzim A (asetyl KoA). Dalam suasana aerob yang berlangsung di membran krista mitakondria terbentuk juga hasil yang lain, yaitu NADH2 dari NAD yang menangkap lepasnya 2 atom H yang berasal dari reaksi dehidrogenasi. Kemudian kumpulan NADH2 diikat oleh rantai respirasi di dalam mitokondria. Setelah asam piruvat bergabung dengan koenzim dan membentuk asetil Co-A kemudian masuk dalam tahap siklus Krebs.

05 Januari, 2011RESPIRASI SELKATABOLISME Katabolisme adalah reaksi pemecahan / pembongkaran senyawa kimia kompleks yang mengandung energi tinggi menjadi senyawa sederhana yang mengandung energi lebih rendah. Tujuan utama katabolisme adalah untuk membebaskan energi yang terkandung di dalam senyawa Complex sebagai senyawa sumber yang diurai. Bila pembongkaran zat dalam lingkungan cukup oksigen (aerob) : Respirasi, bila pembongkaran zat dalam lingkungan tanpa oksigen (anaerob) : Fermentasi. Contoh Respirasi : C6H12O6 (glukosa)+ O2 > 6CO2 + 6H2O + 688KKal. Contoh Fermentasi :C6H1206(glukosa) > 2C2H5OH(etanol) + 2CO2 + Energi. RESPIRASI SEL Respirasi yaitu suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam zat sumber energi melalui proses kimia dengan menggunakan oksigen. Dari respirasi akan dihasilkan energi kimia ATP untak kegiatan kehidupan, seperti sintesis (anabolisme), gerak, pertumbuhan. Contoh: Respirasi pada Glukosa, reaksi sederhananya: C6H1206 + 6 02 > 6 H2O + 6 CO2 + Energi (gluLosa) Reaksi pembongkaran glukosa menjadi H20 + CO2 + Energi, melalui empat tahap : 1. Glikolisis. 2. Dekarboksilasi Oksidatif 2. Daur Krebs. 3. Transpor elektron respirasi. SECARA SEDERHANA SKEMANYA SEBAGAI BERIKUT ok

1. Glikolisis : Bahan : Glukosa (C=6) Produk : 2.2.2 ( 2Asam Piruvat (C3),2NADH,2ATP) Tempat : Sitoplasma Suasana : Anaerob

Peristiwa perubahan : Glukosa jadi Asam pirUvat. Short Cut : GiGi FiFi PGAL diberi 3 pil PGA malah Pusing - Pingsan artinya Urutan Prosesnya Glukosa - Glulosa 6fosfat - Fruktosa 6 difosfat- Fruktosa 1,6 difosfat - 3 fosfogliseraldehid (PGAL) - Phospo Gliserat Acid 1.3 - Phospo Gliserat Acid 3 - Phospo GPhospo Eno Piruvat liserat Acid 2 - - Asam Piruvat Hasil lebgkapnya Glikolisis : - 2 Asam Piruvat - 2 molekul NADH yang berfungsi sebagai koenzim sumber elektron berenergi tinggi. - 2 molekul ATP Hasil itu oleh sel didapatkan untuk setiap penguraian 1 molekul glukosa. 2. Dekarbosilasi Oksidatif ( prodes antara siklus Krebs ) Proses Pembongakaran Asam piruvat menjadi Asetil KoA Bahan : Asam Piruvat (C=3) Produk : 2.2.2 (2 Asetil KoA (C=2), 2 CO2(C=1) , 2 NADH) Tempat : Inter Membran luar mitokondria Proses : Asam Piruvat(3C) dirubah menjadi Asetil KoA (2C) dan CO2 (1 C) (Setiap pembongkaran senyawa menhasilkan CO2 dapat dipastikan juga menhasilkan NADH)

3. Daur Krebs (daur trikarboksilat): Daur Krebs (daur trikarboksilat) atau daur asam sitrat merupakan pembongkaran asam piruvat secara aerob menjadi CO2 serta energi kimia Bahan : Asetil KoA Produk : 6,4,2,2 ( 6NADH,4CO2,2FADH ,2ATP ) Tempat : Matriks Mitokondria Langkah : OASIS KG SCoC FM UNTUK SEMAKIN JELAS LIHAT SKEMANYA YA ok

4. Rantai Transportasi Elektron Respiratori: Bahan : 10 NADH ( 2 GLikolisis,2 DO,6 SK) 6 Oksigen Produk : 34 ATP dab H2O Tempat : Cristae ( membran dalam Mitocondria ) Suasana : Aerob ( O2 sebagai Akseptor ion H+ )

electron Transport Chain

The electron transport chain allows the release of the large amount of chemical energy stored in reduced NAD+ (NADH) and reduced FAD (FADH2). The energy released is captured in the form of ATP (3 ATP per

NADH and 2 ATP per FADH2).

NADH + H+ + 3 ADP + 3 Pi + 1/2 O2 NAD+ + H2O + 3 ATP

FADH2 + 2 ADP + 2 Pi + 1/2 O2 FAD+ + H2O + 2 ATP

The electron transport chain (ETC) consists of a series of molecules, mostly proteins, embedded in the inner mitochondrial membrane. Dari Glikolisis , DO dan daur Krebs akan keluar elektron dan ion H+ yang dibawa sebagai NADH2 (NADH + H+ + 1 elektron) dan FADH2, sehingga di dalam mitokondria dengan adanya Oksigen dan bantuan enzim sitokrom bahan NADH dan FADH itu dioksidasi melalui sistem pengangkutan elektron) akan terbentuk air, dan 34 ATP karena setiap pembongkaran 1 NADH menghasilkan 3 ATP dan 1 FADH menghasilkan 2 ATP , Olsigen sebagai akseptor ion H+ akan membentuk air ( Jadi langkah terakhir ini selain menghasilkan ATP juga menghasilkan Air ( H2O) Produk sampingan respirasi berupa CO2 tersebut pada akhirnya dibuang ke luar tubuh melalui stomata pada tumbuhan dan melalui paru-paru pada peristiwa pernafasan hewan tingkat tinggi/manusia secara Difusi . Ketiga proses respirasi yang penting tersebut dapat diringkas sebagai berikut: PROSES AKSEPTOR ATP 1. Glikolisis: Glukosa > 2 asam piruvat 2 NADH 2 ATP 2. Dejarboksilasi Oksidatif 2 asetil piruvat > 2 asetil KoA + 2 C02 2 NADH 2 ATP 3. Glikolisis 2 asetil KoA > 6 NADH + 4CO2 + 2 FADH + 2 ATP 4. Rantai trsnspor elektron respirator: 10 NADH + 502 > 10 NAD+ + 10 H20 30 ATP 2 FADH2 + O2 > 2 FAD + 2 H20 4 ATP Jadi Total Yang dihasilkan ada 38 ATP dari Glikolisis 2 ATP , SK 2ATP , STE 34 ATP) UNTUK SEMAKIN JELAS LIHAT SKEMA INI

Kesimpulan : Pembongkaran 1 mol glukosa (C6H1206) + O2 > 6 H20 + 6 CO2 menghasilkan energi sebanyak 38 ATP , Karena Peristiwa Glikolisis terjadi di sitoplasma , maka NAD yang membawa ion H+ ketika masuk ke mitocondria untuk diberikan ke akseptor Oksigen memrlukan energi 2 ATP maka ATP keseluruhan