contoh kpm stainm

Click here to load reader

  • date post

    11-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    82
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of contoh kpm stainm

1

BAB SATU PENDAHULUAN

A.

Gambaran Umum Tentang Lokasi Desa KPM Desa Beunot merupakan salah satu desa di kecamatan Syamtalira Bayu

kabupaten Aceh Utara, yang terletak

dianatra kecamatan Blang Mangat dan

Kecamatan Samudera Pase dengan jauh 11 Km dari kota Lhokseumawe dan bersebelahan dengan desa Keude bayu. Disinlah tempat para mahasiswa mengadakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh Lhokseumawe angkatan XI tahun akademik 2003/2004, sebanyak 6 orang terhitung mulai tanggal 1 Maret 2003 sampai dengan 1 Mei 2004. Sebagaimana kita ketahui bahwa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) merupakan perwujudan daripada dari pada salah satu unsur Tridarma Perguruan Tinggi yang telah mereka miliki selama berada di bangku kuliah. Dengan harapan mahasiswa dapat melaksanakan pengabdian pada masyarakat desa dengan laporan aktif dalam melaksanakan pembagunan desa dalam bentuk manusia Indonesia yang seutuhnya. Desa Beunot mempunyai wilayah perbatasan sebagai berikut : Bayu Sebelah selatan berbatasan dengan desa Gong dan Blang Awe Sebelah utara berbatasan dengan desa Blang Rimong Sebelah timur berbatasan dengan desa Berandang dan Desa Keude

2

Sebelah barat berbatasan dengan desa Langa. Desa Beunot terdiri dari perkampungan dan perumahan + 200 Km yang

memiliki dimana tanah yang cukup baik dengan curahan hujan rata rata 270 mm/tahun dan suhu udara kira kira 32 oC.

B.

Maksud dan Tujuan Penulisan Sebagaimana yang tercantum dalam peraturan pemerintah Republik Indonesia

nomor 30 tahun 1990 tentang pendidikan tinggi dimana disebutkan bahwa tujuan pendidikan tinggi adalah sebagai berikut : 1. memiliki Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang kemampuan akademik yang dapat menerapkan, mengembangkan, pengetahuan, teknologi dan ilmu lain sebagai bekal

menciptakan ilmu

pengembangan di masyarakat. 2. Mengembangkan dan menyebarkan secara luar tentang ilmu

pengetahuan dan teknologi serta mengupayakan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. Dalam pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat secara khusus tujuan dan maksud tersebut tertuang dalam tujuan dan maksud Sekolah Tinggi Agama Islam

Negeri (STAIN) Malikussaleh Lhokseumawe dapat digambarkan sebagai berikut : 1. Salah satu syarat untuk memperoleh gelar

sarjana di penguruan Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe yang bermutu dalam meneruskan pembagunan bangsa dan negara.

3

2. Masyarakat dapat masyarakat desa. 3. Masyarakat dapat menjadi

Agar para mahasiswa Kuliah menjadi motivator

Pengabdian

menggerakkan pembangunan dalam

Agar para mahasiswa Kuliah fasilisator yang

Pengabdian

menghubungkan antara instansi

pemerintah dan swasta dengan masyarakat yang dihadapi oleh masyarakat desa dan belajar menanggulangi permasalahan tersebut tersebut secra programis dan interdisiplitor. 4. Agar para mahasiswa menjadi innovator yang

memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada masyarakat dalam hal pemanfaatan ilmu dan teknologi tepat guda dalam mengelola potensi desa.

C.

Sistematika Penulisan Pembahasan penulisan laporan tentang pelaksanaan Kuliah Pengabdian

Masyarakat ini dibagi kedalam empat bab antara bab satu dengan bab lainnya saling berkaitan, untuk dapat lebih jelas sistematika penulisan dapat dijelaskan sebagai berikut : Bab Satu merupakan bab pendahuluan yang menyangkut beberapa bagian yaitu meliputi tentang gambaran umum tentang lokasi desa KPM terdri dari maksud dan tujuan penulisan, sistematika penulisan serta metode penulisan. Bab dua merupakan pengamatan dan permasalahan terdiri dari penduduk dan mata pencariannya, agama dan pendidikan, serta sosial budaya, sarana dan prasarana ,

4

serta kesehatan dan kebersihan lingkungan desa tersebut dan terakhir administrasi dan pemerintahan desa. Bab ketiga merupakan penjelasan pelaksanaan program kerja yang jterdiri dari kerja mandiri dan kerja kelompok. Bab keempat yaitu sebagai penutupan yang terdiri dari kesimpulan dan saran saran.

D.

Metode Penulisan Dalam rangka penulisan laporan kegiatan pelaksanaan program kerja yang

menggunakan diskriptif, yaitu dengan cara menerangkan dan menggambarkan semua masalah yang dapat dicatat dan disusun selama kegiatan ini berlangsung. Dapaun untuk pedoman dalam penulisan laporan ini, penulis menggunakan beberapa buku dan contoh contoh laporan yang telah diterima di fakultas dan disahkan. Tidak lupa pula bimbingan dan petunjuk dari Bapak Pembimbing dalam membantu penyelesaian penulisan laporan kegiatan sampai tuntas.

5

BAB II PENGAMATAN DAN PERMASALAHAN

A.

Penduduk dan Mata Pencarian Desa beunot merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan

Syamtalira bayu kabupaten Aceh Utara. Penduduk desa Beunot pada umumnya adalah petani dan ada juga sebagai pedagang dan pegawai negeri. Desa Beunot terdiri dari empat dusun yaitu : 1. 2. 3. 4. Dusun Cot Pheng dengan kepala dusun Tgk. Ahmad Z. Dusun Lingka Kuta dengan kepala dusun Tgk. Ibrahim Usman Dusun Kuta Tuha dengan kepala dusun Tgk. M. Nur Amin Dusun Neun Yee dengan kepala dusun Tgk. Sulaimna Saidi

Kemepat dusun itu sudah mencakup tempat tinggal penduduk yang berjumlah 1769 jiwa. Sedangkan luas desa adalah 200 Ha (1 x 3 Km) yang sebagian luas tersebut hanya digunkan untuk perumahan dan pekarangannya, 24 Ha dan 90 % untuk persawahan / pertanian 170 Ha dan 4 % untuk perkebunan rakyat 3 Ha dan 4 % lagi untuk perkuburan umum, meunasah dan yang lain lainnya. 2 % untuk lebih jelasnya mengenai jumlah penduduk dapat dilihat pada tabel berikut ini.

6

Tabel I Jumlah Penduduk Dan Klasifikasi Umum dan Jenis Kelamin No 1 2 3 4 5 6 7 Kelompok Umur 0 5 Tahun 6 15 Tahun 15 17 Tahun 18 20 Tahun 25 40 Tahun 41 49 Tahun 50 Tahun keatas Jumlah Lk 110 150 83 99 90 150 50 723 Pr 120 170 90 175 78 270 70 1037 Jumlah Jiwa 230 Jiwa 420 Jiwa 173 Jiwa 244 Jiwa 162 Jiwa 420 Jiwa 120 Jiwa 1769 Jiwa

Setalah masyarakat Desa Beunot mta pencariannya adalah pedagang, pegawai negeri, pensiunan, tukang kayu dan lain lain. Untuk lebih jelas bisa lihat tabel berikut : TABEL II Keadaan Pendudukan Menurut Jenis Pekerjaan No 1 2 3 4 5 6 7 8 B. Mata Pencarian Petani / Peternakan Pedagang Pegawai Negeri Pengerajin Pensiunan Pertukangan Kontraktor Tengku Agama, Pendidikan Sosial Budaya Jumlah Jiwa 250 Jiwa 20 Jiwa 50 Jiwa 10 Jiwa 8 Jiwa 20 Jiwa 3 Jiwa 7 Jiwa

7

Penduduk desa Beunot seluruhnya beragama Islam, karena

kita ketahui

bahwa di desa tersebut tidak pernah dialami oleh orang yang berlainan agama. Adapun keadaan pendidikan, sosial dan budaya di desa Beunot sedikit maju dibandingkan desa lain. Di desa ini memiliki sarana ibadah yang berupa meunasah, balai pengajian, yayasan panti asuhan, pesantren, sebagai wadah keagamaan. Keadaan agama, pendidikan dan sosial budaya dapat dilihat dari tabel berikut ini : Tabel III Keadaan Pendidikan Penduduk Tingkat Pendidikan Lk Pr Belum sekolah 110 100 Tidak Tamat SD SD SMP SMA Perguruan Tinggi Pesantren Buta Aksarana 18 140 47 32 5 8 4 32 300 100 67 27 15 5

No 1 2 3 4 5 6 7 8

Jumlah 230 50 440 147 99 32 23 9

Berdasarkan tabel di atas dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat pendidikan di desa Beunot sudah lebih maju. Adapun ada warga masyarakat yang lulusan pesantren. Akan tetapi tidak menjadi kendala dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan kehadiran peserta KPM di dea tersebut menambah semangat dan partisipasi pemuda dan masyarakat dalam membangun desanya. C. Sarana dan Prasarana

8

Pada umumnya setiap desa selalu dilengkapi dengan sarana dan prasana agar terlaksananya pemerintahannya desa dengan baik. Untuk terlaksananya tujuan

tersebut di atas, maka di desa Beunot telah ada beberapa sarana dan prasarana. Untuk itu dapat penulis jelaskan sebagai berikut : 1. a. selesai b. buah ada c. d. Pos kamling RT tidak ada Sarana Informasi TV umum, tidak ada TV ada 250 buah Radio ada 180 buah Sarana tranfortasi darat Sepeda ada 200 buah Pos kamling RW / Dusun, tidak Balai pengajian ada 4 buah Sarana penunjang keamanan Gardu atau pos jaga induk ada 2 Sarana Sarana ibadah Mesjid tidak ada Meunasah ada tapi belum

9

e. (perorangan ada) bulan) f. orang g. orang h. i.

Becak ada 12 buah Sepeda motor ada 30 buah Mobil ada 30 buah Kegunaan Poliyandu Penyuluhan ibu ibu tidak ada

Penyuluhan bayi ada (setiap

Pserta KB Pasangan umur subur 285

Akseptor KB desa 252 orang Peserta KB lestari 2 orang Petugas KB desa Petugas KB desa, 1 orang Petugas lapangan KB desa 1

Jumlah tenaga medis dan pramedis Bidan ada 4 orang Perawat ada 3 orang Dukun bayi terlatih 1 orang Kondisi perumahan

10

buah j. orang desa 5 orang 2. a. b. c. d. Prasarana

Rumah permanent 50 buah Rumah semi permanent 60 buah Rumah non permanent 120

Kelembagaan desa Jumlah pengurus IKMD 23

Jumlah

kader

pembangunan

Jumlah pengurus IMD 13 orang

Prasarana irigasi Saluran irigasi ada dan baik Gotong royong ada Pembagian air ada Prasarana pemerintahan desa Mesin ketik ada dan baik Lemari arsip tidak ada Papan desa ada Prasarana kesehatan Posyandu ada Prasarana air bersih

11

e.

Sumur gali ada Air pam ada Sarana pendidikan TK ada 1 buah SD ada 1 buah SLTP tidak ada SMU tidak ada

f. panti jompo) g. h.

Prasarana pendidikan keterampilan Kursus menjahir ada (yayasan

Kursus tata boga, tidak ada Prasarana olah raga Volly ada Bola kaki ada Prasarama perhubungan darat Jalan aspal ada dan baik Jalan pesantren ada dan baik

D.

Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

12