CA Thyroid

of 24

  • date post

    31-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    69
  • download

    0

Embed Size (px)

description

eksantema

Transcript of CA Thyroid

REFERAT

BAB I

PENDAHULUAN

I. Latar Belakang

Karsinoma tiroid termasuk keganasan yang jarang ditemukan dibandingkan dengan keganasan lainnya. Di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, termasuk urutan kelima setelah keganasan jenis lainnya. Penyakit ini tumbuh dan berkembang secara lambat dan seringkali melakukan residif lokal, invasi lokal dengan mortalitas yang rendah, sebagian kecil dapat pula tumbuh dengan cepat dan berakibat fatal. Karena variasi yang begitu luas dari derajat keganasan tumor ini timbullah berbagai macam pertentangan pendapat mengenai penatalaksanaan karsinoma di berbagai pusat penanggulangan penyakit kanker di dunia ini. (1,2,3)

Kanker tiroid mengenai hanya 1,5% dari semua kejadian kanker pada orang dewasa dan 3% pada anak-anak. Insidensi tertinggi dari kanker tiroid di dunia terjadi di antara perempuan-perempuan Cina yang tinggal di Hawai. Pada tahun-tahun terakhir, frekuensi dari kanker tiroid tampaknya meningkat, dimana peningkatan ini berhubungan dengan peningkatan dalam teknik diagnostik dan informasi-informasi tentang kanker tiroid. (4)

Tumor tiroid tampak mempunyai insidens lebih tinggi dalam daerah struma endemik. Bila masukan yodium tinggi dalam populasi, maka karsinoma papiler merupakan bentuk yang biasanya terlihat, walaupun ini juga tumor tiroid terlazim, terutama pada dewasa muda. Tampak berhubungan erat antara riwayat radiasi kepala dan leher pada masa bayi dan anak-anak dengan timbulnya kanker tiroid nantinya. (7,8)II. Tujuan Penulisan

Diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang kanker tiroid.

Diharapkan dapat menegakkan diagnosa serta melakukan terapi yang baik dan tepat dari kanker tiroid.

Untuk mengetahui sebagian besar syarat dalam mengikuti ujian akhir Program Pendidikan Profesi Dokter Di Bagian Ilmu Bedah Rumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKAIII. Klasifikasi Karsinoma Tiroid (1)

Banyak cara klasifikasi karsinoma tiroid yang dapat ditemukan dalam kepustakaan. Klasifikasi terbaru berdasarkan pembagian histopatologi menurut Prenan dan Bloomer.

1. Well differentiated carcinoma (75%)

Papillary adenocarcinoma

Follicular carcinoma

Hurthle cell carcinoma, subtipe karsinoma folikularis.

2. Undifferentiated carcinoma (anaplastic) (20%)

3. Medullary carcinoma (4%)

4. Other malignant tumor (1%)

Sarcoma Lymphoma

Epidermoid Ca

Metastasis tumor

Malignant teratoma

I.1. Tumor berdifferensiasi

I.1.1. Karsinoma Tiroid Papiller (2)

Umumnya tipe ini tumbuh lambat, bertahun-tahun, termasuk golongan yang berdiferensiasi baik. Biasanya terdapat pada usia kurang dari 40 tahun berbeda dengan tipe folikur yang banyak terjadi pada usia diatas 40 tahun, walaupun dapat terjadi pada segala usia.

Tipe ini merupakan golongan terbesar dari karsinoma tiroid. Gambaran histopatologik yang berkarakteristik adalah ditemukannya struktur papiler dari sel-sel ganas yang uniform baik ukuran maupun intinya. Kadang-kadang tipe ini disertai adanya struktur folikuler atau psamoma bodies di tengah-tengah struktur papiller penyebaran terutama melalui sistem kelenjar getah bening yang mula-mula terkena adalah kelenjar getah bening regional. Dapat juga bermetastasis jauh ke paru-paru dan tulang.

Occult papillary carcinoma hanya diketahui secara kebetulan waktu operasi, karena ukurannya yang kecil, yaitu kurang dari 1,5 cm. Intra tiroid papillary carcinoma masih terbatas pada jaringan kelenjar tiroid. Extra thyroid papillary carcinoma sudah menembus kapsul kelenjar gondok dan menginfiltrasi jaringan sekitarnya.

a. Frekuency (3)

Di AS kira-kira 70% dari kanker tiroid merupakan tipe papiler. Internasional, kanker tiroid sungguh jarang, kira-kira hanya 1,5% dari semua kanker pada dewasa dan 3% dari semua kanker pada anak-anak.

b. Mortalitas/Morbiditas (3)

Berbeda dengan kanker lainnya, kanker tiroid hampir dapat disembuhkan. Kebanyakan kanker tiroid tumbuh lambat dan dihubungkan dengan prognosis yang menyenangkan. Rata-rata kelangsungan hidup setelah 10 tahun lebih tinggi dari 90% dan bisa 100% pada pasien yang sangat muda dengan nonmetastasis.

c. Ras (3)

Kanker ini lebih banyak pada orang kulit putih dari pada orang kulit hitam.

d. Sex (3)

Perempuan dibanding laki-laki mendekati 3 : 1 dan berhubungan dengan usia pasien.

Pada pasien usia < 19 tahun, perbandingan perempuan dan laki-laki yaitu 3,2 : 1.

Pada pasien usia > 45 tahun, perbandingan perempuan terhadap laki-laki yaitu 2,8 : 1.

e. Usia (3)

Karsinoma tiroid menyerang pada orang usia rata-rata 49 tahun dan terdapat pada rentang usia 15-84 tahun.

f. Gejala klinis (3) Banyak kasus dari kanker tiroid subklinis

Kanker tiroid pada umumnya terdapat pada massa tiroid atau nodul yang dapat dirasakan pada leher yang asimptomatic

Beberapa pasien dapat terserang batuk yang persisten, kesukaran bernafas dan kesukaran menelan

Kesakitan / rasa sakit jarang ditemukan pada awal terserangnya kanker tiroid

Gajala-gejala lain seperti sakit, stridor, paralisis pita suara, hemoptisis pembesaran yang cepat jarang. Gejala-gejala tersebut dapat disebabkan oleh kasus-kasus yang serius.

Pada saat diagnosis, 10-15 % pasien sudah metastasis jauh ke tulang dan paru, awalnya dievaluasi untuk paru-paru atau gejala osteoartikular (misalnya fraktur patologik, fraktur spontan)

g. Pemeriksaan fisik (2) Beberapa pasien mempunyai rasa penuh di leher, suara parau atau tanda-tanda penekanan trakea atau esophagus.

Dengan palpasi, biasanya terdapat nodul solid yang mempunyai konsistensi keras, ukuran rata-rata < 5 cm dan nodule terfiksasi pada jaringan sekitarnya dan bergerak sewaktu menelan.

h. Penyebab (2)

Setiap orang bisa terkena kanker tiroid, tetapi tiroid merupakan bagian sensitive terhadap efek dari radiasi ion. Paparan terhadap radiasi ion beresiko terkena kanker tiroid sebesar 30%.

Sejarah terkena paparan sinar-X pada daerah kepala dan leher selama anak-anak, mempunyai konstribusi penting dalam perkembangan kanker tiroid. Sebagai contoh 7% dari individu-individu yang terpapar bom atom di Jepang terkena kanker tiroid.

i. Penatalaksanaan (4)A. Medical care

Kira-kira 4-6 minggu setelah pengangkatan tiroid, pasien-pasien harus melakukan terapi radioiodine untuk mendeteksi dan menghancurkan metastasis dan sisa jaringan thyroid. Pelaksanaan terapi sampai tidak adanya uptake radioiodine.

Kalau kanker terlalu besar dan reseksi tidak memungkinkan, eksternal radiasi dapat dilaksanakan untuk mengontrol pertumbuhan tumor lokal, tetapi tidak terbatas pada leher paru, mediastrium, tulang CNS (stadium 4).

Menggunakan pengganti hormon tiroid yaitu levothyroxine untuk pasien terutama setelah total tiroidektomi. Pengobatan levothyroxine yaitu 2,5-3,5 mcg/Kg BB/hari.

Kemoterapi dengan cisplatin atau doxorubicin mempunyai kemanjuran yang terbatas. Karena toksisitasnya yang tinggi dari kemoterapi dengan cisplatin atau doxorubicin maka dipertimbangkan untuk pasien dengan penyakit yang berulang atau memberat. Bagaimanapun kemoterapi dapat memperbaiki kualitas hidup pasien, dengan metastasis ke tulang.

B. Terapi Bedah

Bedah, merupakan manajemen definitif untuk kanker tiroid, dan beberapa tipe operasi dapat dikerjakan.

1. Lobectomi dengan isthmectomi.

Prosedur ini merupakan operasi minimal untuk nodule tiroid yang potensial menjadi ganas.

2. Subtotal Thyroidectomi

Ini mendekati total thyroidectomi dimana lebih disukai, jika memungkinkan, karena total thyroidectomi tidak memperbaiki prognosis jangka panjang, dan kejadian dari komplikasi seperti hipoparatiroid, cedera nervus laryngeus lebih rendah dengan subtotal thyroidectomi.

Pasien yang usianya < 40 tahun yang mempunyai karsinoma tiroid papiler dengan nodule 40 tahun dengan karsinoma papiler dan beberapa pasien dengan penyakit bilateral. Ditambahkan, total tiroidektomi direkomendasikan pada beberapa pasien dengan nodul tiroid dan riwayat radiasi.

Beberapa studi menunjukkan rata-rata rekurensi lebih rendah dan peningkatan rata-rata kelangsungan hidup pada pasien dengan total tiroidektomi.

Prosedur operasi ini juga fasilitas untuk mendeteksi dini dan pengobatan dari rekuren atau karsinoma metastasis. Operasi ini ditunjukkan pada pasien-pasien karsinoma papiler yang didasarkan pada penemuan histologi post operasi setelah satu sisi lobektomi dengan atau tanpa isthmectomi.

Kalau tumor primer menyebar di luar tiroid dan mencapai vital organ (seperti laring, trakea, esophagus), melindungi organ-organ tersebut adalah pencapaian operasi pertama. Bagaimanapun, sekeliling jaringan lunak, termasuk otot-otot dan meliputi daerah trchea, esophagus, mungkin dikorbankan jika organ-organ tersebut berbatasan langsung dengan karsinoma tiroid berdiferensiasi dan reseksi lokal jika memungkinkan.

C. Obat-obatan (4)

Obat-obatan yang paling berguna untuk pengobatan karsinoma tiroid papiler setelah pembedahan, yaitu levothyroxine dan radioiodine. Untuk metastasis, pengobatan paliatif dengan agen antineoplastik seperti cisplatin, doxorubicin mungkin berguna.

Kategori obat

1. Produk-produk tiroid

Nama ObatL-T4, L-thyroxine, levothyroxine (synthiroid). Berguna untuk mencegah hipotiroid dan menghentikan stimulasi TSH. Dalam bentuk aktif, mempengaruhi pertumbuhan dan pematangan jaringan termasuk pertumbuhan normal, metabolisme dan perkembangan

Dosis dewasa : 3 3,5 mcg/kg/hari P.O selama hidup

Dosis anak-anak:Neonatus sampai 6 bulan

6 12 bulan

1 5 tahun