Bpkm Gastrointestinal

download Bpkm Gastrointestinal

of 57

  • date post

    27-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    25
  • download

    13

Embed Size (px)

description

BPKM

Transcript of Bpkm Gastrointestinal

BUKU RANCANGAN PENGAJARAN

BUKU PANDUAN KEGIATAN MAHASISWA(BPKM)

MODUL GASTROINTESTINAL

Semester IV

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYATAHUN AJARAN 2014-2015

DAFT AR ISIDAFTAR

DAFTAR ISI HALAMAN

BAB I:Pendahuluan

Karakteristik mahasiswa3

5

BAB II:Sasaran Pembelajaran Lingkup Bahasan Daftar RujukanMetode Pengajaran6

8

13

17

BAB III:Sumber Daya

1. Matriks kegiatan

2. Sumber Daya Manusia

3. Sarana dan Prasarana

Evaluasi20

20

25

32

33

Lampiran 1:Pemicu35

Lampiran 2:Problem Based Learning48

Lampiran 3:Uraian Tugas Narasumber, Fasilitator, danInstruktur Praktikum50

Lampiran 4:Evaluasi Hasil Pembelajaran53

Lampiran 5:Lembar Evaluasi55

Buku Panduan Staf Pengajar (BPSP), Modul Gastrointestinal, PSPD FK UNPAR 2014-2015 22

PENDAHULUAN

Penyakit sistem gastrointestinal masih merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia dengan angka kesakitan dan kematian yang masih cukup tinggi. Penyakit diare yang merupakan salah satu gejala infeksi saluran gastrointestinal, adalah penyebab kematian ketiga, yaitu sebesar 9,6%. Sedangkan pada BALITA diare menduduki peringkat pertama (Riskesdas 2007). Selain infeksi ada beberapa penyebab penyakit sistem gastrointestinal yaitu neoplasma, stres, inflamasi, hormonal dan lain lain. Menurut WHO penyakit menular masih akan menjadi masalah kesehatan selama faktor lingkungan dan perilaku yang mempengaruhi kejadian tersebut belum dapat dikendalikan dengan baik.

Untuk menurunkan angka kejadian, mengenal secara dini, mengelola dan mencegah terjadinya efek lanjut penyakit sistem gastrointestinal, diperlukan pengetahuan dan keterampilan dokter tentang faktor- faktor yang berhubungan dengan etiologi penyakit, patofisiologi dan patogenesis, kelainan organ/sistem tubuh, gejala klinis yang timbul, dan penentuan pemeriksaan penunjang yang diperlukan. Lulusan PSPD diharapkan dapat menegakkan diagnosis, serta memahami tata laksana termasuk melakukan pencegahan primer dan sekunder gangguan sistem gastrointestinal yang menjadi masalah nasional.

Modul Gastrointestinal merupakan modul ke tujuh tahap II semester IV Kurikulum Fakultas 2005 dengan5 SKS yang akan diberikan selama 5 minggu. Dengan dilandasi pengertian dan pengetahuan mengenai berbagai faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya perjalanan penyakit sistem gastrointestinal maka mahasiswa kedokteran diharapkan dapat menggunakannya untuk mengembangkan pola pikir ilmiah dan aplikasi klinis di tingkat lanjut.

Tujuan Modul

Tujuan Pendidikan Dokter PSPD ialah mendidik mahasiswa melalui serangkaian pengalaman belajar untuk menyelesaikan suatu kurikulum pendidikan. Lulusan diharapkan mempunyai pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku profesional sebagai seorang dokter yang mampu memberikan pelayanan kesehatan strata pertama dengan menerapkan prinsip kedokteran keluarga dalam sistem pelayanan kesehatan nasional dan global. Dokter lulusan PSPD mempunyai tanggung jawab berlandaskan etika, moral dan profesionalisme dengan menguasai 7 kompetensi dalam Kurikulum Nasional dan 3 kompetensi pendukung derajat 1 sehingga dapat tampil dengan ciri dokter bintang 5 menurut WHO.

Khusus dalam Modul Gastrointestinal, sebagai calon dokter praktek yang memberikan pelayanan kesehatan primer dengan prinsip kedokteran keluarga, maka mahasiswa perlu dibekali beban:1. Pengetahuan dasar sistem gastrointestinal.2. Ketrampilan dasar dalam deteksi kelainan/penyakit sistem gastrointestinal.3. Pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menjalankan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif kelainan/penyakit sistem gastrointestinal.

Pembelajaran dan pengajaran modul ini dilaksanakan pada tahap II semester IV selama 5 minggu.

Tujuan Umum:Pada akhir pembelajaran modul ini mahasiswa diharapkan:1. Mempunyai kompetensi komunikasi efektif, belajar mandiri, memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang pembelajaran.2. Menguasai ilmu dasar dan ilmu klinik dasar di bidang gastrointestinal dan menerap-kannya dalam pengelolaan masalah klinis dan kegawatan sistem gastrointestinal, serta menjalankan upaya promotif, preventif, dan rehabilitatif kelainan/penyakit sistem gastrointestinal.3. Mampu melakukan riset serta mengembangkan etika, moral dan profesionalisme dalam kaitannya dengan masalah sistem gastrointestinal.

Tujuan Khusus:Setelah menyelesaikan modul sistem gastrointestinal mahasiswa diharapkan:1.Mampu menganalisis data sekunder pasien dengan mengintegrasikan ilmu biomedik dan ilmu klinik dasar.2.Mampu memilih berbagai prosedur klinik, laboratorium dan penunjang lain, serta menafsirkan hasilnya.3. Mampu menegakkan diagnosis dari data sekunder dan menyusun rencana tatalaksana masalahsistem gastrointestinal yang meliputi tatalaksana medik dan bedah.4.Mampu melaksanakan tindak pencegahan dan tindak lanjut dalam tatalaksana masalah gastrointestinal dengan mempertimbangkan keterbatasan ilmu dalam diagnosis maupun tatalaksana.5.Mampu mencari, mengumpulkan, menyusun, dan menafsirkan informasi yang menyangkut masalah gastrointestinal dari berbagai sumber dengan memanfaatkan teknologi informasi dankomunikasi untuk membantu penegakan diagnosis, pemberian terapi serta tindak pencegahandan promosi kesehatan.6.Mampu mengenali isu dan dilema etik serta masalah medikolegal dalam situasi klinik yang berkaitan dengan masalah gastrointestinal dan mengetahui saat dan cara yang tepat untuk mendapatkan bantuan pakar atau sumber lain dalam menyelesaikan pilihan etik dan medikolegal tersebut.7.Peka terhadap tata nilai pasien dan mampu memadukan pertimbangan moral dan pengetahuan/keterampilan klinik dalam memutuskan masalah etik yang terkait dengan kelainan/penyakit sitem gastrointestinal.

KARAKTERISTIK MAHASISWA

Prasyarat

Mahasiswa yang dapat mengikuti modul ini adalah mahasiswa tahap II, yakni mahasiswa yang telah melalui tahap I, sehingga telah mencapai berbagai keterampilan belajar sesuai dengan tujuan tahap I General Education yang dilatihkan dalam Modul Pendidikan Dasar Perguruan Tinggi (PDPT). Mahasiswa ini telah mencapai keterampilan dan sikap dasar, yaitu keterampilan belajar sepanjang hayat, keterampilan-keterampilan generik dan sikap peduli terhadap lingkungan/masyarakat.

SASARAN PEMBELAJARAN

Sasaran pembelajaran terminal

Setelah menyelesaikan modul ini, bila dihadapkan pada data sekunder masalah klinis, laboratorium dan epidemiologik penyakit pada sistem gastrointestinal, mahasiswa tahap 2 yang telah menjalani modul gastrointestinal diharapkan mampu menjelaskan konsep dasar terjadinya penyakit tersebut, menegakkan diagnosis, memilih jenis pemeriksaan penunjang yang sesuai dengan tahap penyakit beserta interpretasinya, merencanakan penatalaksanaan rasional berdasarkan etiologi, serta tindakan pencegahannya dengan menggunakan teknologi kedokteran dan teknologi informasi yang sesuai, dengan selalu memperhatikan konsep dan pertimbangan etik.

Sasaran pembelajaran penunjang

Setelah menyelesaikan modul ini:1. Bila mahasiswa dihadapkan pada data sekunder masalah klinis, laboratorium dan epidemiologik penyakit pada sistem gastrointestinal, mahasiswa mampu :a. merumuskan masalah kesehatan pasien.b. menjelaskan struktur makroskopik dan mikroskopik serta faal organ dan jaringan sistem gastrointestinal.c.menjelaskan patogenesis, patofisiologi dan mekanisme suatu kelainan atau keadaan patologik dalam sistem gastrointestinal.d. menjelaskan diagnosis dan diagnosis banding penyakit gastrointestinal.e. menjelaskan sifat farmakologi obat yang digunakan untuk kelainan sistem gastrointestinal (farmakodinamik dan farmakokinetik dll.).f.menyusun rencana tata laksana kelainan atau gangguan sistem gastrointestinal (medis dan bedah).g. menjelaskan prognosis suatu penyakit sistem gastrointestinal beserta alasan yangmendasarinya.h. mencari informasi tentang lingkup dan materi sistem gastrointestinal melalui sistem teknologi informasi (IT system).i. melakukan penilaian kritis (critical appraisal) tulisan dan makalah tentang sistemgastrointestinal.j.Melakukan analisis etik tentang prosedur, tindakan dan sikap perilaku terhadap pasien, keluarga, sejawat dan masyarakat dalam lingkup gangguan sistem gastrointestinal.k.menjelaskan komplikasi pada kelainan sistem gastointestinal serta rencana penanggulangannya.l.menjelaskan kegawat daruratan dalam penyakit gastrointestinal serta rencana penanggulangannya.

2. Bila mahasiswa diberi kasus atau pasien simulasi dengan kelainan pada sistem gastrointestinal, mahasiswa mampu :a. menyusun anamnesis yang sesuai dengan masalahb. melakukan pemeriksaan fisis pada kelainan sistem gastrointestinal.c.menetapkan pemeriksaan penunjang tertentu untuk menegakkan diagnosis kelainan sistem gastrointestinald. melakukan interpretasi hasil pemeriksaan penunjang kelainan sistem gastrointestinal.

e. menetapkan diagnosis berdasarkan gejala dan tanda pada pasien serta menjelaskan mekanisme yang mendasarinya.f. menyusun rencana tata laksana masalah/penyakit gastrointestinal secara komprehensif(termasuk rencana terapi, pencegahan, rehabilitasi dan rujukan)

3.Bila mahasiswa diberikan masalah sistem gastrointestinal dalam satu masyarakat/ komunitas masyarakat, mahasiswa mampu:a. menentukan besarnya masalah kelainan/penyakit gastrointestinal dalam komunitas atau masyarakat tersebut.b. menentukan faktor penyebab dan atau faktor-faktor terkait kelainan/penyakitgastrointestinal (risk