Blok Bakteriologi 1a

download Blok Bakteriologi 1a

of 111

  • date post

    31-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    48
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Blok Bakteriologi 1a

  • MIKROBIOLOGI Irma suswati*

  • MIKROBIOLOGITujuan pemeriksaan di Lab Mikrobiologi : mengidentifikasi kuman penyebab suatu penyakit infeksiSpesimen bahan yang akan diperiksa dan diambil sesuai gejala klinis yang diderita seorang pasien. dapat mewakili kuman penyebab penyakit infeksi.berupa pus/sekret, darah, urin, sputum/dahak, feces, cairan cerebrospinal, cairan rongga dada, cairan sendi, hapusan hidung, tenggorok, rectum, vagina, ulkus/luka, dan lainnya*

  • MIROBIOLOGITata Laksana PemeriksaanSediaan Langsung (direct smear) dan pewarnaanKultur (perbenihan kuman)Reaksi biokimiaTes Kepekaan kuman terhadap antibiotika/antimikrobaReaksi serologisTes Virulensi/ keganasan kuman *

  • BAKTERIOLOGI*

  • BAKTERIOLOGISTRUKTURDinding sel : peptidoglikan, asam teikoat, asam lipoteikoat, lipopolisakaridaPili/fimbriaeFlagelaKapsulEndospora

    *

  • BAKTERIOLOGIPATOGENESIS : bakteri menghindar dari sistem imun hostKomponen struktur m/ kapsul ProteinEnzimVariasi genetikIntrasel Endotoksin

    *

  • Struktur genom bakteri* Segmen deoxyribonucleic acid (DNA) yang menyandi produk fungsional (genetic determinant) dan molekul proteinGen tersebut terdapat dalam kromosom

  • DNADNA molekul terbuat dua strands, terpilin dan disebut double helix. Mata rantai strand disebut basa. DNA

  • *

  • *

  • MUTASI BAKTERIPerubahan pada gen morfologi/ biokimiaMelindungi terhadap seleksi alamDapat terjadi secara spontanDapat diturunkan ke generasi berikutnyaDapat kembali ke bentuk semula BACK MUTATION

  • Transfer Gen Pada Bakteri*

    TRANSFORMATIONTRANSDUCTIONCONJUGATION

    HARUS ADA SEL DONOR & SEL RESIPIEN

  • *TRANSFORMASISel Donor lisis mengeluarkan DNASel Resipien mengambil DNA terlarut yang dilepaskan oleh sel donor

  • *TRANSFORMASI

  • *TRANSDUKSIPemindahan materi genetik dari suatu kuman ke kuman yang lain dengan perantara bacteriophage

  • *CONJUGASIPerlu kontak antara 2 sel sex piliSel donor (F+), sel resepien (F-)F+ (F factor) merupakan plasmid dapat ditransferJika F factor integrasi dalam kromosom HFr (high frequency of recombinant)

  • *BAKTERI GRAM POSITIFTahan asamMycobacterium tuberculosisMycobacterium lepraeClostridium difficile

  • BAKTERI GRAM POSITIFBENTUK KOKUS*

  • STAPHYLOCOCCUS*Family : MicrococcaceaeGenus : StaphylococcusSpesies : S. aureus S. epidermidis S. saprophyticus, dllAtas dasar pigmen : S. aureus S. albus S. citreus

  • STAPHYLOCOCCUSMORFOLOGI DAN PEWARNAAN :- Bentuk spheris atau kokus- Bergerombol spt buah anggur- Gram positif- 0,4 1,2 m - Gerak (-)- Spora (-), Kapsul (+) yg virulentSIFAT :- Aerob/Fakultatif anaerob- Test katalase (+)- Tahan hidup dalam lingkungan konsentrasi garam tinggi misal NaCL 10 %*

  • STAPHYLOCOCCUSPERBENIHAN 1. Tumbuh pada medium sederhana: NAP (pigmen)2. BAP : virulent (zona hemolisa)3. Isolasi primer : perlu medium yangmengandung garam NaCl konsentrasi tinggi (Mannitol Salt Agar)4. Suhu optimum 28 380C, pH opt 7,5*

  • STAPHYLOCOCCUSREAKSI BIOKIMIADapat meragikan gula-gula sederhanaMereduksi nitrat menjadi nitritS. aureus meragikan manitol : Mannitol Salt Agar (MSA)STRUKTUR Ag- Polisakarida A & B- Protein A : S. aureus mengikat Fc molekul IgG reaksi aglutinasi*

  • STAPHYLOCOCCUSMETABOLIT BAKTERI : Staphylococcal ToxinsEksotoxinExfoliative toxinmenyebabkan Staphylococal scalded skin syndrom (SSSS)EnterotoksinMenyebabkan keracunan makanan Toxic Shock Syndrome Toxin (TSS)Sindrom klinik : febris, ruam kulit : desquamasi, hipotensi, syok dan terjadi kerusakan organ yang multiple Super Ag menyebabkan stimulasi sel imunokompeten dalam jumlah besar *

  • STAPHYLOCOCCUSStaphylococcal non toxin - Koagulase : penggumpalan pada plasma (virulensi) - Katalase : mengubah H202 H2O + O2 - Hialuronidase spreading factor - Staphylokinase - Protease - Lipase - Fosfatase - DNAse*

  • STAPHYLOCOCCUSRESISTENSIStaphylococcus paling resisten terhadap bahan-bahan kimia Terhadap obat : Strain Penicillin Resisten Staphylococcus aureus (PRSA)Strain Methicillin Resisten Staphylococcus aureus (MRSA)

    *

  • STAPHYLOCOCCUS*GEJALA KLINISenterocolitis, staphylococcus food poisoning

  • *STAPHYLOCOCCUSStaphylococcus scalded skin syndromeToxic shock syndrome

  • STAPHYLOCOCCUSStaphylococcus epidermidis- Normal flora kulit- Endocarditis Staphylococcus saprophiticusPenyebab UTI*

  • *DIAGNOSASpesimen sesuai dengan gx klinisPewarnaan Gram Kultur : MSA, NAP, BAP Uji Identifikasi : tes Katalase +Uji Patogenitas :Uji Koagulase + Uji DNase +Uji Fermentasi manitol +Uji Kepekaan antimikrobaSTAPHYLOCOCCUS

  • STAPHYLOCOCCUSTERAPIPenicillin dan derivatnya, Methycillin (PRSA)Vancomycin atau kombinasi sulfa & minocycline/rifampin (MRSA)Vaksin : StaphVAX diberikan pada penderita penyakit ginjal stadium akhir (Pebruari 2002) Kontrol : tindakan aseptis*

  • STREPTOCOCCUS*Family : StreptococcaceaeGenus : StreptococcusSpesies : S. pyogenous S. agalactiae S. pneumoniae S. bovis S. fecalis, dll

  • STREPTOCOCCUSKLASIFIKASIBrown : Hemolisa BAP- Hemolisa (partial) : zona kehijauan- Hemolisa (complete) : zona terang- Hemolisa : non hemolitikLancefield : C karbohidrat : group A V, kecuali I dan JGriffith : Protein permukaan M, T, R; (virulen M)Kebutuhan oksigen : fakultatif anaerob dan obligate anaerobBergeys Manual : Sifat Biologis : Pyogenes group, Viridans group, Enterococcus, Lactic streptococci*

  • STREPTOCOCCUSMORFOLOGI DAN PEWARNAAN :Bentuk kokusTersusun spt rantaiGram positifGerak (-)Spora (-), Kapsul (+) pada beberapa spesiesSIFAT :Fakultatif anaerob/obligate anaerobTest katalase (-)*

  • STREPTOCOCCUSPERBENIHANTumbuh baik pada enriched medium ; BAPSuhu 370C, pH opt 7,4 7,6STRUKTUR Ag :Karbohidrat CProtein M, T, R (M Protein berperan pada patogenesis demam rematik)Polisakarida kapsulLipoteichoic acid*

  • STREPTOCOCCUSHemolisin Streptolisin O (SLO) : tidak stabil thd oksigen, menyebabkan hemolisa total.Streptolisin S (SLS) : stabil thd oksigen menyebabkan hemolisa disekitar koloniToksin pirogenik (eritrogenik) streptococcal toxic shock syndrome & scarlet feverDeoxyribonuclease (DNAse)Hyaluronidase spreading factorStreptokinaseStreptococcal proteinaseDPNase (Diphosphoridin nucleotidase)*

  • *Streptococcus pyogenes (Streptococcus hemolisa group A) Bersifat patogen pada manusiaTempat mulut, hidung, tenggorokan dan traktus respiratoriusStreptococcus agalactiae(Streptococcus hemolisa group B)Gastrointestinal tract bag bawah dan genitourinary tract Klinis : demam nifas, sepsis, infeksi saluran kencing saat hamilIdentifikasi CAMP testSTREPTOCOCCUS

  • STREPTOCOCCUSViridans StreptococcusBAP : hemolisa, hemolisa Oropharynx, gastrointestinal tract, genitourinary tractKlinis : caries gigi, acut dan sub-acut bacterial endokarditis, infeksi intraabdominal suppurative*

  • STREPTOCOCCUS*streptococcal sore throatGEJALA KLINISRheumatic fever sequelae yang menyebabkan kerusakan otot dan katup jantung. Streptococcus group A cross reaction dengan jaringan jantung. Terjadi 1 4 minggu setelah infeksi (biasanya streptococcus sore throat)Gejala : demam, pankarditis, poartritis, dan dapat terjadi serangan ulang yang lebih parahGlomerulonefritis disebabkan oleh group A nefritogenik (M12, 4, 2, 49) yang menyerang kulit. Diawali dengan terjadinya deposit kompleks Ag-Ab pada membran basalis glomeruli

  • *STREPTOCOCCUSErysipelasScarlet fever

  • STREPTOCOCCUSDIAGNOSASpesimen sesuai dengan gx klinisHapusan GramKultur : BAP hemolisaUji Identifikasi : tes Katalase (-)Bacitrasin 0,04 U (Streptococcus hemolitikus group A)Test serologis : Group spesific karbohidrat CM proteinTiter ASO (reumatic fever, acut glomerulonefritis)*

  • *TERAPIObat pilihan : penicilline, tetracyclin, chloramphenicol, erytromycin, cephalosporin jika alergi thd penicillinePencegahan : Eradikasi kuman

    STREPTOCOCCUS

  • Streptococcus pneumoniaeMORFOLOGI DAN PEWARNAAN :Bentuk kokus, Berpasangan (diplococcus)Gram positif, pada kultur tua mudah gram negatif Gerak (-)Spora (-), Kapsul (+) pada spesies yg virulenSIFAT :Fakultatif anaerobIsolasi primer CO2 5 10 % *

  • Streptococcus pneumoniaePERBENIHANBAP : HEMOLISACAP lebih baikKoloni : bulat, kecil, permukaan rata, transparan tepi meninggiBentuk Koloni : Mukoid, Smooth, RoughpH opt 7,8SIFAT BIOKIMIAMeragikan gula-gula dengan membentuk gas dan inulin juga meragikan karbohidrat*

  • Streptococcus pneumoniaeRESISTENSI :Sputum kering & terlindung dpt hidup berbulan-bulanMedium biasa mati bbrp harit 500C mati 1 jamPhenol & antiseptic biasa matiSulfonamide cepat resisten*

  • Streptococcus pneumoniaeKLINISPneumococcal pneumonia, ttp jarang sbg infeksi primerFaktor predisposisi :Kondisi abnormal sal napas m/ obstruksi, alergiAlkohol/intoksikasi obatMalnutrisiDiabetes melitusKel. jantung, kel. paruSickle sel anemia, dll*

  • Streptococcus pneumoniaeGejala : mendadak, demam tinggi, batuk dengan rusty/bloody sputumKomplikasi : meningitis, OMP (otitis media purulenta), empiema, endokarditis, artritis dll

    *

  • Streptococcus pneumoniaeDIAGNOSASpesimen tgt gx klinikHapusan gramBAP : hemolisaReaksi biokimiawi : uji katalase (-) Identifikasi : membedakan dng hemolisa lain (group viridans)Quellung reaktion (Ag spesifik polisakharida pada kapsul)Bile solubility testFermentasi inulinUji optochinMouse virulensi test*

  • *

  • Streptococcus pneumoniaeTERAPIObat pilihan : penicillinMudah resisten : tetracyclin. sulfonamideVaksinasi (killed vaccine)Pencegahan : hindari kontak