Bismillah Mata

download Bismillah Mata

of 19

  • date post

    01-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    41
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Bismillah Mata

PowerPoint Presentation

Laporan KASUSOleh :Frecillya Rebecca Clorinda082011101039

Pembimbing :dr. Lutfi Zein, Sp. M.

SMF ILMU KESEHATAN MATA RSD. dr. SOEBANDI JEMBERFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER2013Nama: Tn. AUmur: 42 tahunAlamat: Karang Tengah, SiloSuku bangsa: MaduraAgama : IslamPekerjaan: Tukang BangunanStatus: MenikahNo. RM: 38.92.28Tanggal Pemeriksaan : 16 Mei 2013Identitas pasienKeluhan Utama:Mata kiri nyeri sejak 2 hari yang laluAnamnesisRPS:Pasien mengeluh mata kirinya terasa nyeri sejak kemarin malam, nyeri dirasakan terutama saat digerakkan dan ditekan. 4 hari yang lalu pasien mengaku kelopak mata kirinya bengkak hingga sulit membuka mata. Pasien juga mengeluhkan mata terasa ngeres seperti ada pasir, mata merah dan sering berair. Pasien juga merasakan silau ketika siang hari dan selalu menutup mata ketika terkena sinar matahari. Pasien juga mengaku penglihatan mata kirinya semakin kabur, tetapi pasien tidak pernah melihat warna seperti pelangi disekitar lampu. Pasien juga tidak mual, tidak muntah. Pasien tidak mempunyai riwayat trauma atau terbentur benda pada mata kanannya.Anamnesis4Riwayat Penyakit DahuluHipertensi disangkalDiabetes Mellitus disangkal

Riwayat Pemberian ObatInsto tetapi tidak membaik

AnamnesisKeadaan Umum : BaikKesadaran: Kompos MentisVital Sign:- TD : 130/80 mmHg- N : 80 x/mt- RR : 20 x/mt- Tax : 36,6oC

Status generalisStatus opthalmologyPemeriksaan ODOSVisus 6/6 E6/7.5 FPalpebra dbnBlefarospasme (+)KonjungtivaHiperemi (-)Hiperemi perikornea (+)SkleraputihsdeKornea JernihSuramBMDFlare (-)

flareIris CoklatCoklatPupilRC + , reguler, d:3 mmRC + lambat, irreguler, d: 3 mmLensaJernihSdeStatus opthalmology post midriasisPemeriksaan ODOSVisus 6/6 E6/7.5 FIris Coklat, sinekia -Coklat, seklusi pupilPupilRC + , reguler, d: 7 mm post midriasis

RC + lambat ,Irreguler, seklusi pupilLensaJernihDetail sukarTonometri- OD : 6/5,5 (14,6 mmHg)- OS : 5/5,5 (17,3 mmHg)Pemeriksaan TambahanGambar

Pasien mengeluh mata kirinya terasa nyeri sejak tadi malam nyeri dirasakan terutama saat ditekan dan digerakkan. 4 hari sebelumnya pasien mengaku kelopak mata kirinya bengkak hingga sulit membuka mata. Pasien juga mengeluhkan mata terasa ngeres seperti ada pasir, mata merah dan sering berair. Pasien juga merasakan silau ketika siang hari dan selalu menutup mata ketika terkena sinar matahari. Pasien juga mengaku penglihatan mata kanannya semakin kabur, tetapi pasien tidak pernah melihat warna seperti pelangi disekitar lampu. Pasien juga tidak mual, tidak muntah. Pasien tidak mempunyai riwayat trauma atau terbentur benda pada mata kirinya. Hasil pemeriksaan didapatkan VOD: 6/6 VOS 6/7,5 , OS palpebra blefarospasme, konjungtiva hiperemi, Hiperemi perikornea, Pupil post midriasis tidak melebar, dan terdapat sinekia posterior.

resumeDiagnosis Kerja :OS Uveitis anterior akut dengan sinekia posterior

Diagnosis Banding- Keratitis- Katarak Komplikata

diagnosis12Medikamentosa:- Sulfas atrofin 1 % 3 x 1 tetes- Prednison 3 x 2 tablet/ hariAsam mefenamat 3 x 500 mg- cendocitrol (topikal)PenatalaksanaanSlit lamp ODS Fundoskopi ODSPOA DiagnosisSlit lamp untuk melihat adanya kekeruhan lensa, segmen anterior, melihat adanya perlekatan iris dengan lensa dan letaknya, bila terjadi perlekatan iris dengan trabekulae dilakukan dengan bedah filtrasiPemeriksaan funduskopi ODS untuk menentukan ada/tidaknya kelainan pada segmen posterior, misalnya kekeruhan pada lensa dan badan kaca akan dilakukan pemeriksaan USGBila terjadi komplikasi Hipopion terapi antibiotik seandainya tidak berhasil dilakukan parasenteseBila terjadi glaukoma sekunder diberikan obat-obatan glukoma dan antiuveitis setelah reda di iridektomiIntrakapsuler bila masih memungkinkanEkstrakapsulerPoa terapi15Menjelaskan pada pasien bahwa:Nyeri, mata merah, berair dan bengkak pada mata kirinya disebabkan adanya proses peradangan yang dialami pasienUntuk mengetahui penyakit lebih jelas, harus dilakukan beberapa pemeriksaanPengobatan dengan pemberian obat-obatan tetes mata dan obat minum yang teratur sesuai anjuran dokterPenyakit yang diderita dapat sembuh dan tidak menular , meninggalkan gejala sisa berupa jaringan ikat tetapi belum tentu mengganggu penglihatan.Pasien sebisa menghindari kontak langsung dengan sinar matahari, bisa menggunkan kacamata hitam atau topi untuk mengurangi nyeri saat terkena sinar.5 hari lagi pasien kontrol untuk mengetahui perkembagan penglihatan pasien- seandainya terjadi penyulit akan diatasi bila perlu akan diperlukan operasi.Poa Edukasi- Seandainya lensa terjadi kekeruhan dan dilakukan operasi bisa menggunakan kacamata

Poa RehabilitasiDubia ad bonamPROGNOSIS-TERIMAKASIH-