Beberapa Definisi Perpasaran

download Beberapa Definisi Perpasaran

of 11

  • date post

    14-May-2015
  • Category

    Marketing

  • view

    431
  • download

    4

Embed Size (px)

description

Kakilima adalah perorangan atau pedagang yang didalam kegiatan usahanya melakukan penjualan barang-barang tertentu yang tidak memiliki tempat dan bangunan sendiri yang umumnya memakai tempat-tempat/fasilitas untuk kepentingan umum serta tempat lain yang bukan miliknya. Kios tempat usaha yang berdiri sendiri tempat penjualan barang, seriingkali berada di wilayah untuk umum dalam suatu pasar regional (an independent stand from which merchandise is sold, often placed in the common area of a regional shopping center, Barron’s Real Estate Handbook, halaman 337). Toko adalah sarana/tempat usaha untuk melakukan penjualan barang secara eceran, langsung kepada konsumen akhir. Pasar tradisional adalah tempat bertemu dan bertransaksi antara pembeli dan penjual secara langsung, dengan tujuan mempertukarkan barang atau jasa dengan uang pada nilai tertentu, dengan cara tawar-menawar. Pusat perbelanjaan adalah toko-toko yang mengelompok pada suatu kawasan atau blok bangunan tertentu yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana memadai, terdapat kelompok penyewa pertokoan atau kios individu serta ada pula penyewa besar sebagai jangkar yang dapat berupa Toserba ataupun supermarket. Toko serba ada (department store) adalah sarana/tempat usaha untuk melakukakan penjualan berbagai macam barang kebutuhan rumah tangga/sandang, kecuali sembilan bahan pokok, yang disusun dalam bagian yang terpisah-pisah dalam bentuk kounter secara eceran dan langsung kepada konsumen akhir yang dalam pelayanannya dibantu oleh para pramuniaga.

Transcript of Beberapa Definisi Perpasaran

  • 1.- 1 - 1. Kakilima adalah perorangan atau pedagang yang didalam kegiatan usahanya melakukan penjualan barang-barang tertentu yang tidak memiliki tempat dan bangunan sendiri yang umumnya memakai tempat-tempat/fasilitas untuk kepentingan umum serta tempat lain yang bukan miliknya. 2. Kios tempat usaha yang berdiri sendiri tempat penjualan barang, seriingkali berada di wilayah untuk umum dalam suatu pasar regional (an independent stand from which merchandise is sold, often placed in the common area of a regional shopping center, Barrons Real Estate Handbook, halaman 337). 3. Toko adalah sarana/tempat usaha untuk melakukan penjualan barang secara eceran, langsung kepada konsumen akhir. 4. Pasar tradisional adalah tempat bertemu dan bertransaksi antara pembeli dan penjual secara langsung, dengan tujuan mempertukarkan barang atau jasa dengan uang pada nilai tertentu, dengan cara tawar-menawar. 5. Pusat perbelanjaan adalah toko-toko yang mengelompok pada suatu kawasan atau blok bangunan tertentu yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana memadai, terdapat kelompok penyewa pertokoan atau kios individu serta ada pula penyewa besar sebagai jangkar yang dapat berupa Toserba ataupun supermarket. 6. Toko serba ada (department store) adalah sarana/tempat usaha untuk melakukakan penjualan berbagai macam barang kebutuhan rumah tangga/sandang, kecuali sembilan bahan pokok, yang disusun dalam bagian yang terpisah-pisah dalam bentuk kounter secara eceran dan langsung kepada konsumen akhir yang dalam pelayanannya dibantu oleh para pramuniaga. Specialty Store Retailer that concentrates on selling one goods or service line. Pedagang eceran yang mengutamakan penjualan suatu jenis barang atau jasa. Specialty Retail Markets / Retail Parks The distinction between these markets and classical shopping centers lies particularly in the composition of the retail companies occupying the premises, and the dominance of those rental occupants with a consumer-magnet function. Perbedaan antara Specialty Retail Markets / Retail Parks dengan shopping center terutama berada pada komposisi dari pedagang/perusahaan eceran yang menempati ruang yang disediakan, serta dominasi pemakai secara sewa (penyewa) yang berfungsi sebagai penarik. These normally consist of discount stores covering various market segments; many are self-service stores with the objective of attracting larger volumes of customers. Umumnya terdiri atas toko diskon yang melayani berbagai segmen pasar, dengan sebagian besar adalah toko swalayan, dengan tujuan menarik pengunjung dalam jumlah besar. The specialty retail markets are frequently complemented by shop avenues, restaurants and services. Pasar eceran specialty umumnya dileng- kapi oleh jalur jalan dengan toko-toko di sisinya, restoran dan pelayanan jasa. Specialty retail markets are normally situated on the perimeters of cities with particular ease of road access. Pasar eceran specialty umumnya berlokasi di tepi kota, di tepi jalan raya sebagai pendukung kemudahan pencapaian.

2. - 2 - In comparison with traditional shopping centers, they involve relatively low construction costs and employ straightforward, less sophisticated interior and exterior design. Sebagai perbandingan dengan shopping centers, jenis pusat perbelanjaan/perdagangan ini memiliki biaya konstruksi yang rendah dan banyak menyerap SDM. tidak terlalu canggih dalam rancangan interior dan eksteriornya. Predominantly single-story in construction, the markets usually have open parking lots at ground level. Dengan konstruksi berlantai tunggal, pasar ini umumnya memiliki lapanga parkir terbuka pada lantai dasar. Department Store Large store with an extensive assortment (width and depth) of goods and services that has separate departments for purposes of buying, promotion, customer service, and control. Pertokoan besar dengan jenis assortment barang dan jasa sangat beragam, terdiri atas sejumlah departemen untuk keperluan pembelian, promosi, layanan konsumen dan pengendalian. Traditional Department Store Type of department store where merchandise quality ranges from average to quite good, pricing is moderate to above average, and customer service ranges from medium levels of sales help, credit, delivery, and so forth to high levels of each. Jenis department store di mana kualitas barang yang diperdagangkan beragam dari barang dengan kualitas rata-rata sampai yang cukup baik, harga berkisar dari sedang/menengah sampai di atas rata-rata, layanan berkisar dari layanan yang dibantu pramuniaga secara umum, kredit, antaran dan terus sampai kepada layanan tingkat tinggi. Discount Store A self-service retail store with low markups. Toko eceran swalayan dengan tingkat keuntungan yang rendah. Food-Based Superstore Retailer that is larger and more diversified than a conventional supermarket but usually smaller and less diversified than a combination store. It caters to consumers' complete grocery needs and offers them the ability to buy fill-in general merchandise. Toko eceran yang lebih besar dan memiliki lebih beragam tawaran daripada supermarket konvensional, tetapi umumnya lebih kecil dan menawarkan lebih sedikit dari toko kombinasi. Melayani kebutuhan bahan pangan konsumen dan menawarkan kesempatan untuk membeli barang dagangan pengganti sejenis (dari yang sudah pernah dibeli sebelumnya). Supercenter Combination store blending an economy supermarket with a discount department store. Toko yang merupakan kombinasi dari supermarket dengan department store diskon. Off-Price A center consisting of retail stores that offer brand name goods found in conventional specialty and department stores at 20 to 70 percent below manufacturer's suggested prices. The goods found in an off-price store are generally of higher quality than those found at a discount store. Off price centers draw primarily customers of the middle and middle-upper Sebuah pusat yang terdiri atas toko eceran yang menawarkan barang-barang bermerek, yang umumnya ditemukan pada specialty dan department stores konvensional, dengan harga 20 sampai 70 persen di bawah harga yang diusulkan pabrik. Barang-barang yang disediakan umumnya berkualitas tinggi, lebih dari yang dapat ditemukan di toko diskon. Pusat off price menarik pengunjung dari kelompok sosial- 3. - 3 - socioeconomic group. ekonomi kelas menengah dan menengah-atas. Off-Price Centers Off-price centers are closely related to factory outlet centers. The tenants are off-price retailers, in other words traditional retail sales companies. The individual stores in an off-price center are generally smaller than those in a factory outlet center, with an average shop size of around 95 m. The analysis of existing European outlet malls reveals that they are often mixed, in that they contain both factory outlets and off-price retailers. Pusat off-price berlokasi dekat dengan pusat factory outlet. Penyewa (tenant) pusat ini adalah pedagang eceran off-price, atau dengan kata lain perusahaan pedagang eceran. Toko-toko individual pada suatu pusat off-price umumnya lebih kecil daripada pusat factory outlet, ukuran rata-rata sekitar m. Analisis dari kondisi mal outlet di Eropa mengungkapkan bahwa umumnya merupakan toko campuran dari factory outlets dan pedagang eceran off-price. Chain store Two or more stores with similar characteristics, owned by the same company. Beberapa toko dengan perwatakan yang sama, dimiliki oleh perusahaan yang sama. Warehouse Store Food-based discounter offering a moderate number of food items in a no-frills setting. Toko diskon penjual makanan, yang menawarkan jenis-jenis makan dalam jenis yang cukup memadai, dalam kondisi yang tidak frill. Convenience Store Well located food-oriented retailer that is open long hours and carries a moderate number of items. It is small, with average to above- average prices and average atmosphere and services. Pedagang makanan eceran dengan lokasi yang cukup baik, yang buka dengan waktu yang panjang, menawarkan jenis-jenis yang cukup memadai. Berukuran kecil, dengan harga rata-rata sampai di atas rata-rata, serta atmosfir dan layanan yang rata-rata. Convenience Store A retail business with primary emphasis placed on providing the public a convenient location to quickly purchase from a wide array of consumable products (predominantly food or food and gasoline) and services. Usaha niaga eceran dengan titik berat pada pelayanan kenyamanan publik berupa lokasi yang mudah dijangkau untuk membeli beragam jenis produk konsumen (utamanya makanan, atau makanan dan bensin) dan jasa. Mini-Convenience Stores Stores under canopies, conventional size stores with expanded foodservice, and Toko-toko yang berada di bawah kanopi dengan ukuran yang konvensional, di- lengkapi dengan layanan ekstra makan- an. even hyper-convenience stores with the extensive variety of product offerings and in-store seating for foodservice. Hal yang sama juga berlaku pada hyper- convenience stores, yang menawarkan berbagai variasi produk yang jenisnya cukup banyak, serta layanan makanan di dalam toko yang dinikmati dengan berduduk. The fastest growing segments of the convenience store market are considered by many to be "nontraditional" stores. Segmen pasar convenience store yang tumbuh pesat, oleh beberapa pihak dipandang sebagai toko non-tradisional. 4. - 4 - That is, store formats other than 2, 400 square feet, either larger or smaller. Format toko berkisar pada luasan 2.400 kaki2. Conventional Supermarket Departmentalized food store with a wide range of food and related products; sales of general merchandise are rather limited. Toko makanan yang dibedakan atas jenis makanan yang disajikan, dengan variasi produk yang jenisnya cukup banyak dan produk terkait, menjual barang secara umum, tidak terbatas. Mini Convenience Store This store format, usually 800 to 1,200 square feet in size is extremely popular with the oil companies and the emphasis is on gasoline sales. Format toko berkisar pada luasan 800 sampai 1,200 kaki2. Cukup popul