Periode sastra

Post on 23-Dec-2014

11.778 views 2 download

description

 

Transcript of Periode sastra

PERIODESASI SASTRA INDONESIA

Apakah karya sastra itu ?

Karya sastra adalah karangan atau tulisan yang indah (estetis), mengandung makna, amanat dan menyajikan pengalaman yang bermanfaat bagi manusia.

Suatu karya sastra mempunyai fungsi dalam membentuk kepribadiaan perorangan, kelompok, dan bangsa sehingga dapat menimbulkan daya apresiasi seperti menghargai prilaku, buah pikiran, membentuk manusia berbudi pekerti luhur dan sopan santun, serta mendewasakan pembacanya sehingga dapat bersikap cinta membela kebenaran.

Sastra Indonesia dibedakan atas :

Sastra Lama yaitu karya sastra yang ditulis dalam bahasa daerah dan terdapat di seluruh wilayah Indonesia. Sastra lama berkembang sebelum adanya pertemuan dengan kebudayaan barat. Oleh karena itu, sastra lama tidak terpengaruh oleh kebudayaan barat, akan tetapi sastra lama dipengaruhi oleh kebudayaan Arab, India, dan Persia. Sastra lama sering disebut juga Sastra Melayu. Dalam sastra lama juga termasuk sastra lisan yang dikisahkan melalui ujaran/ucapan pendongeng.

2. Sastra Baru/ Modern yaitu karya sastra yang telah berkembang dan telah dipengaruhi oleh kebudayaan barat.

Sastra lama terdiri dari : Puisi Prosa Sastra baru terdiri dari Puisi Prosa Drama

Prosa Lama

Berdasarkan isinya Prosa Lama dibedakan atas

Dongeng Cerita Pelipur Lara Hikayat Tambo Cerita Berbingkai Epos Sage Mite

DONGENG

Dongeng adalah: Cerita yang berisi khayalan belaka, antara lain terdiri : Dongeng Kepercayaan, seperti :

-Mitos : Cerita tentang dewa atau para pahlawan zaman dahulu-Legenda : Cerita rakyat tentang peristiwa terjadinya suatu tempat,

contoh Legenda Tangkupan Perahu

Fabel adalah Cerita yang diperankan oleh binatang yang menggambarkan watak dan budi manusia. Contoh Si Kancil

Dongeng Jenaka adalah Dongeng yang berisi cerita-cerita lucu. Contoh Si Kabayan

Sage adalah Cerita mengandung unsur sejarah. Contoh Damarwulan

CERITA PELIPUR LARA

Cerita Pelipur Lara adalah Cerita tentang petualangan dan peperangan seorang ksatria yang selalu berakhir dengan kebahagiaan pada tokoh yang membela kebenaran dan kehancuran pada tokoh yang yang jahat.

HIKAYAT

Hikayat adalah Cerita panjang tentang kehidupan raja dan keluarganya, dengan peristiwa-peristiwa yang menakjubkan dan diakhiri dengan kebahagian pelaku utama.

Contoh Hikayat Hang Tuah

TAMBO

Tambo adalah Uraian sejarah yang bercampur dengan dongeng

Contoh : Sejarah Melayu

CERITA BERBINGKAI

Cerita Berbingkai merupakan cerita dalam cerita

Contoh Cerita 1001 Malam

EPOS

Epos merupakan cerita tentang kepahlawanan suatu bangsa, tokoh utamanya biasanya gagah berani dan pandai berperang.

Contoh Epos Mahabrata

CERITA CERMIN RAJA

Cerita Cermin Raja berisi nasihat bagaimana raja memerintah

Contoh Tajussalatina (Mahkota Raja-Raja)

PUISI LAMA

Berdasarkan isinya puisi lama dibedakan atas :

Mantra Bidal Pantun Gurindam Syair Talibun

MANTRA

Mantra adalah perkataan atau ucapan yang dapat menimbulkan daya gaib, misalnya untuk membuat orang pingsan menjadi sadar.

BIDAL

Bidal adalah peribahasa yang mengandung nasihat, peringatan, dan bahkan sindiran.

Bidal adalah peribahasa yang mengandung nasihat, peringatan, dan bahkan sindiran.

PANTUN

Pantun adalh puisi lama yang terdiri dari empat baris bersajak .dalam tiap bait, baris pertama dan kedua merupakan sampiran dan yang ketiga dan keempat merupakan isi. Pola sajak pantun a-b-a-b

GURINDAM

Gurindam adalah sajak dua baris yang mengendung nasihat

SYAIR

Syair adalah puisi lama yang tiap baitnya terdiri dari empat baris, berakhiran bunyi yang sama.

PUISI BARU

Puisi Baru terdiri dari : Distison : 2 baris Terzinah : 3 baris Quartrain : 4 baris Quint : 5 baris Sektet : 6 baris Septina : 7 baris Oktaf : 8 baris Soneta : 14 baris terdiri dari 3

Quatrain+1 Distison

Berdasarkan kronologinya sastra dibedakan atas :

Berdasarkan kronologinya sastra baru dibedakan atas :

Sastra Melayu Rendah, disebut juga Sastra Melayu Cina karena berkembang di lingkungan masyarakat Cina di Indonesia. Mulanya karya satra ini berupa terjemahan. Karya asli muncul setelah tajun 1890 an, seperti Nyai Dasimah dikarang oleh G. Francis

Bersambung…