Dick parsons transformational leadership studi kasus

Post on 21-Jun-2015

95 views 1 download

Transcript of Dick parsons transformational leadership studi kasus

DICK PARSONS SIAPAKAH PRIA INI?

Dia adalah salah satu seorang visioner bisnis terbaik yang telah melakukan inovasi bisnis yang luar biasa.

Dick Parsons orang yang mempunyai kualitas yang dapat membawa perubahan, dia menjadi CEO AOL Time-Warner dan melakukan inovasi-inovasi manajemen untuk membuat AOL menjadi yang terdepan.

Dia mempunyai karir yang cemerlang saat masih berusia 20 tahun dia menjadi penasihat Gubernur New York City, Nelson Rockefeller dan Presiden Gerald Ford.

Berkarir setelah 12 tahun bersama sebuah firma hukum elit di Manhattan dia mengubah perjalanan karir hidupnya menjadi seorang bankir.

Usaha pertamanya dia harus menyelamatkan bank tabungan terbesar di New York dari kebangkrutan

Tetapi karirnya di uji ketika harus memimpin American Online Inc (AOL). Ujian berat dari sebuah perusahaan yang di merger karena ingin membuat sebuah revolusi bisnis dunia, antara AOL dan Time Warner Inc.

Dua perusahaan yang membuat berita luar biasa pada tahun 2000. Merger adalah langkah yang tepat untuk mengantisipasi persaingan bisnis di masa yang akan datang tetapi menyatukan visi dari sebuah perusahaan yang mempunyai perbedaan budaya kerja bukanlah pekerjaan yang mudah.

Ini membutuhkan waktu dan kerja keras, tetapi Dick Parsons harus segera melakukan aksinya untuk segera bertindak. Ini adalah kesepakatan terbesar dalam sejarah bisnis.

Menurut pandangan Dick Parsons, AOL Time Warner tidak memerlukan perubahan yang radikal karena bisnis perusahaan terus berkembang pada tahun 2000, arus kas operasional yang dihasilkan dari unit-unit bisnis seperti Warner Bros, Time, dan Turner Broadcasting system naik menjadi 7 miliar dolar Amerika pada tahun 2002 dari 1,9 miliar dolar Amerika pada tahun 2000.

Manajemen di bawah kepemimpinannya secara sistematis membangun kredibilitas AOL yang telah hancur di Wall Street dengan menekankan pertumbuhan laba, kendali biaya, pengurangan utang, dan fundamental yang telah hancur.

Dia mempunyai kemampuan dalam hal itu, secara strategis dia telah membangun sebuah jalan tengah untuk AOL Time Warner supaya bisa bangkit kembali dengan kredibilitas baru yang kuat dalam dunia bisnis.

Pertama langkah ini adalah langkah yang dia lakukan dia harus mengurangi hutang perusahaan sebesar 27 miliar dolar Amerika. Tindakan yang dilakukan adalah menjual aset non inti, seperti penerbitan buku dan pembuatan CD untuk di jual.

Pada tanggal 28 April 2003. AOL Time Warner mengalami peningkatan pemasukan operasional sebesar 9% untuk Kuartal I (menjadi 1,2 miliar Amerika) dari peningkatan pendapatan sebesar 6% (menjadi 10 miliar dolar Amerika).

Saham AOL terbukti tetap kuat dan hampir tidak terganggu oleh berita penjualan besar-besaran yang dilakukan Turner.

Ini adalah sebuah langkah bagus untuk menjadi sebuah berita. Ketika setiap orang diluar selalu meremehkan kemampuan manajemen AOL Time Warner.

Tetapi ada yang harus diketahui bahwa Dick Parsons sangat dihormati oleh para rekan dekatnya.

Mereka mengatakan berikan Dick Parsons waktu, dan dia mampu melakukannya dan akan tetap membangun kredibilitas AOL Time Warner menjadi lebih kuat.

Dia mempunyai waktu sekitar satu atau dua tahun lagi untuk menyelesaikannya.

Dick Parsons memang menghadapai tantangan yang berat untuk membereskan manajemen AOL Time Warner setelah merger. Bagi kelompok yang skeptis, Dick Parsons dianggap hanya sebagai individu yang mempunyai koneksi yang bagus, tapi itu hanya pandangan yang tidak percaya oleh kemampuan Dick Parsons.

Tetapi Parsons akan terus maju untuk melakukan sebuah perubahan.

Seorang bankir investasi Wall Street bernama John O. Utendahl mengatakan Dick Parsons adalah orang yang baik dia sudah mencatatkan dirinya dalam sejarah.

Dia mempunyai pendirian yang kuat dan kepercayaan diri yang kuat.

Ini adalah faktor penting Leadership dalam dirinya ketika dia berada dalam situasi sulit untuk terus beraksi dan berperan dalam membangun kembali citra perusahaan.

Ketika CEO sebelumnya Levin harus mundur karena tekanan yang kuat, Levin memberikan jalan kepada Dick Parsons untuk mengisi posisi tersebut.

AOL Time Waner membutuhkan seorang pemimpin baru dengan ide-ide yang lebih segar dan berani.

Dick Parsons adalah pilihannya saat perusahaan di pegang oleh Dick Parsons memang gaya Leadership berubah total, ini mengindikasikan adanya sebuah perubahaan untuk melangkah dengan gaya manajemen yang baru dan Leadership yang lebih kuat.