Upaya Pokok Kesling

download Upaya Pokok Kesling

of 33

  • date post

    04-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    229
  • download

    2

Embed Size (px)

description

pelambuan

Transcript of Upaya Pokok Kesling

BAB I

PENDAHULUANA. Latar Belakang

Menurut Hendrik L. Blum (1974), derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh empat faktor utama yaitu : faktor lingkungan, perilaku manusia, pelayanan kesehatan dan keturunan. Keempat faktor tersebut saling terkait dengan beberapa faktor lain, yaitu sumber daya alam, keseimbangan ekologi, kesehatan mental, sistem budaya, dan populasi sebagai satu kesatuan. Lingkungan mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap derajat kesehatan masyarakat. Faktor lingkungan meliputi lingkungan fisik, lingkungan biologik dan lingkungan sosio kultural.

Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia. Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) mendefinisikan kesehatan lingkungan sebagai suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia.Menurut WHO ada 17 ruang lingkup kesehatan lingkungan, yaitu:

1. Penyediaan Air Minum2. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran3. Pembuangan Sampah Padat4. Pengendalian Vektor5. Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia6. Higiene makanan, termasuk higiene susu7. Pengendalian pencemaran udara8. Pengendalian radiasi9. Kesehatan kerja10. Pengendalian kebisingan11. Perumahan dan pemukiman12. Aspek kesling dan transportasi udara13. Perencanaan daerah dan perkotaan14. Pencegahan kecelakaan15. Rekreasi umum dan pariwisata16. Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan keadaan epidemi/wabah, bencana alam dan perpindahan penduduk17. Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.Menurut pasal 22 Undang-undang Nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan menyebutkan antara lain :

1. Kesehatan lingkungan diselenggarakan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat.

2. Kesehatan lingkungan dilaksanakan terhadap tempat umum, lingkungan pemukiman, lingkungan kerja, angkutan umum dan lingkungan lainnya.

3. Kesehatan lingkungan meliputi:

a) Penyehatan air, tanah dan udara

b) Pengamanan limbah padat, limbah cair, limbah gas, radiasi dan kebisingan

c) Pengendalian vektor penyakit

d) Penyehatan atau pengamanan lainnya

4. Setiap tempat atau sarana pelayanan umum wajib memelihara dan meningkatkan lingkungan yang sehat sesuai dengan standar dan persyaratan

Permasalahan sampai saat ini diketahui bahwa penyakit terbanyak yang terdapat di wilayah kerja puskesmas didominasi oleh penyakit-penyakit yang berhubungan dengan masalah kesehatan lingkungan.

Peningkatan kesehatan lingkungan dimaksudkan untuk perbaikan mutu lingkungan hidup yang dapat menjamin kesehatan, melalui kegiatan peningkatan sanitasi dasar serta pencegahan dan penanggulangan kondisi fisik dan biologis yang tidak baik, termasuk berbagai akibat sampingan pembangunan.Peranan Puskesmas sangat strategis, karena puskesmas berada pada tingkat terdekat dengan tempat di mana masalah yang menyangkut kesehatan itu terjadi. Sehingga kemampuan untuk mendeteksi adanya masalah serta kemampuan untuk menganalisa besarnya masalah akan menentukan keberhasilan upaya pemecahannya. Masalah pada derajat yang tidak terlalu besar dimana masih dalam lingkup jangkauan kemampuan puskesmas maka masalah tersebut dapat cepat ditangani. Puskesmas Pelambuan merupakan salah satu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang berada di bawah Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat tingkat dasar di wilayah kerjanya. Wilayah kerja dari Puskesmas Pelambuan meliputi Kelurahan Pelambuan dan Belitung Selatan. Dalam pelaksanaan kewajibannya sebagai unit pelayanan kesehatan masyarakat, Puskesmas Pelambuan tidak dapat terlepas dari peran serta keberadaan kesehatan lingkungan sebagai salah satu poin vital dari terlaksananya suatu pelayanan kesehatan.

Semua kegiatan penyehatan lingkungan dan pemukiman yang dilakukan oleh staf Puskesmas, sebaiknya dilaksanakan dengan mengikutsertakan masyarakat secara bergotong-royong. Adanya rasa tanggung jawab diperlukan dalam sejumlah evaluasi terhadap kebijakankebijakan yang telah ada, khususnya kebijakan terkait dengan pelayanan kesehatan lingkungan di Puskesmas Pelambuan. Dengan adanya makalah ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan masukan dalam menyusun dan memperbaharui kebijakan kebijakan yang telah ada dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan lingkungan yang optimal di wilayah kerja Puskesmas Pelambuan.B. Tujuan1. Tujuan UmumMemberikan gambaran kegiatan peningkatan kesehatan lingkungan dan pemukiman bertujuan berubahnya, terkendalinya atau hilangnya semua unsur fisik dan lingkungan yang terdapat di masyarakat, yang dapat memberi pengaruh jelek terhadap kesehatan mereka pada daerah kerja Puskesmas Pelambuan tahun 2014.2. Tujuan Khusus

a. Meningkatnya mutu lingkungan hidup yang dapat menjamin masyarakat mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimalb. Terwujudnya kesadaran dan keikutsertaan masyarakat, dan sektor lain yang berkaitan serta bertanggung jawab atas upaya peningkatan dan pelestarian lingkungan hidup

c. Terlaksananya peraturan perundangan, tentang penyehatan lingkungan dan pemukiman yang berlaku

d. Terselenggarannya pendidikan kesehatan guna menunjang kegiatan dalam peningkatan kesehatan lingkungan dan pemukiman

e. Terlaksannya pengawasan secara teratur pada sarana sanitasi perumahan, kelompok masyarakat, tempat pembuatan/ penjualan makanan, perusahaan dan tempat-tempat umum

BAB II

DATA GEOGRAFI DAN DEMOGRAFI

PUSKEMAS PELAMBUANA.Data Dasar

Luas wilayah kerja Puskesmas Pelambuan adalah 266 Ha terdiri dari 2 Kelurahan yaitu: Kelurahan Pelambuan dengan luas wilayah 212 Ha dan Kelurahan Belitung Selatan dengan luas wilayah 54 Ha.B.Keadaan Wilayah dan Transportasi

Tabel 1. Data Sarana Kesehatan Di Wilayah Puskesmas Pelambuan Tahun 2014 No.Sarana KesehatanJumlah (Buah)

1.

2.

3.

4.

5.

Puskesmas Induk

Puskesmas Pembantu

Puskesmas Keliling

Posyandu Balita

Posyandu Lansia

1

1

1

15

2

C. Data DemografiJumlah penduduk di wilayah kerja puskesmas pelambuan pada tahun 2014 yaitu 44.959 jiwa.Tabel 2. Jumlah penduduk per kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Pelambuan tahun 2014

No.KELURAHANJumlah Penduduk (jiwa)

Laki-lakiPerempuanTotal

1.Pelambuan15.453 jiwa13.899 jiwa23.049 jiwa

2.Belitung Selatan7.596 jiwa8.011 jiwa21.910 jiwa

Total23.049 jiwa21.910 jiwa44.959 jiwa

Tabel 3. Data Bayi 0-12 bulan diwilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014

NOKelurahanLaki-lakiPerempuanTotal

1Pelambuan278250528

2Belitung Selatan137144281

Tabel 4. Data Surviving Infant Bayi di wilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014

NOKelurahanLaki-lakiPerempuanTotal

1Pelambuan273246519

2Belitung Selatan134142276

Tabel 5. Data Anak Balita 1 5 tahun diwilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014

NoKelurahanLaki-lakiPerempuanTotal

1Pelambuan1.2671.1402.407

2Belitung Selatan6236571.280

Tabel 6. Data Anak Pra Sekolah diwilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014

NoKelurahanLaki-lakiPerempuanTotal

1Pelambuan5565001.056

2Belitung Selatan273288561

Tabel 7. Data Remaja diwilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014

NoKelurahanLaki-lakiPerempuanTotal

1Pelambuan3.0912.7805.871

2Belitung Selatan3.5191.6023.121

Tabel 8. Data Caten diwilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014NoKelurahanPerempuan

1Pelambuan232

2Belitung Selatan123

Tabel 9. Data Wanita Usia Subur diwilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014

NoKelurahanJumlah

1Pelambuan6.440

2Belitung Selatan3.424

Total9.864

Tabel 10. Data Ibu Hamil di wilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014

NoKelurahanJumlah

1Pelambuan578

2Belitung Selatan307

Total885

Tabel 11. Data Ibu Nifas di wilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014NoKelurahanJumlah

1Pelambuan555

2Belitung Selatan295

Total850

Tabel 12. Data Lanjut Usia di wilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014

NoKelurahanLaki-lakiPerempuanTotal

1Pelambuan1.3141.1812.495

2Belitung Selatan6466811.327

Tabel 13. Komposisi Penduduk berdasarkan Jenis Pekerjaan diwilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Tahun 2014Kelurahan Pelambuan:

NoJenis PekerjaanJumlah

1Pedagang1.197

2Penghasil jasa2.562

3Pengrajin293

4Petani2.856

5Nelayan1.998

6Buruh2.886

7PNS326

8TNI98

9POLRI47

10Guru non PNS89

11Pensiunan143

12Tukang1.334

13Wiraswasta lainnya1.267

Kelurahan Belitung Selatan:

NoJenis PekerjaanJumlah

1Tidak / belum bekerja5.490

2Ibu rumah tangga3.943

3Pelajar / mahasiswa2.671

4Pensiunan133

5Pegawai Negeri447

6Wiraswasta1.215

7Karyawan swasta2.736

8Karyawan BUMN48

9Karyawan BUMD52

10Karyawan Honorer58

11Anggota Polri33

12Anggota TNI17

13Pedagang423

14Perdagangan184

15Sopir219

16Transportasi36

17Buruh petani / Perkebunan-

18Buruh harian lepas967

19Tukang kayu84

20Tukang batu30

21Tukang besi24

22Petani -

23Pembantu rumah tangga35

24Indrustri93

25Ustadz10

26Pelaut 57

27Perawat14

28Penata rambut10

29Penata busana3