TA RISNA (Autosaved)1

download TA RISNA (Autosaved)1

of 35

  • date post

    03-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    10
  • download

    1

Embed Size (px)

description

instalasi

Transcript of TA RISNA (Autosaved)1

ANALISIS SISTEM PENERANGAN DAN SUPLAI DAYA CADANGANDI RUMAH SAKIT MAHYUZAHRA INDERALAYA OGAN ILIR

PROPOSAL TUGAS AKHIR

OlehRISNA DIANA03111004020

FAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS SRIWIJAYA2015

Lembar PengesahanSTUDI ANALISIS PENERANGAN DAN SUPLAI DAYA CADANGANDI RUMAH SAKIT MAHYUZAHRA INDERALAYA OGAN ILIRPROPOSAL TUGAS AKHIR

OlehRISNA DIANA03111004020

Inderalaya, Januari 2015 Pembimbing I

Ir. H. Hairul Alwani HA, MT. NIP

MengetahuiKetua Jurusan Teknik Elektro

Ir. Sariman MS NIP.

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangSistem kelistrikan pada sebuah bangunan sangat diperlukan agar tercapainya semua kegiatan yang telah direncanakan dan kegunaan dari bangunan tersebut. Rumah sakit merupakan sarana pelayanan umum yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk keperluan dibidang kesehatan sehingga Rumah sakit memerlukan sistem kelistrikan yang akurat dan baik untuk dapat menjalankan semua peralatan yang terdapat di dalamnya, baik peralatan medis maupun non medis.Salah satu bagian dari sistem kelistrikan yang sangat penting bagi terlaksananya kegiatan di rumah sakit menjadi salah satu perhatian utama penulis adalah sistem penerangan. Rumah sakit memiliki banyak ruangan yang memerlukan sistem penerangan yang berbeda-beda sesuai fungsi ruangannya masing-masing. Sistem Penerangan diruang pasien ataupun diruang operasi harus diperhatikan dengan teliti, karena jika tidak maka akan berakibat fatal, diantaranya ketidaknyamanan pasien dalam menjalani pengobatan dan perawatan yang akan memperburuk kondisinya bahkan dapat menyebabkan hilangnya nyawa manusia pada waktu berlangsungnya operasi pembedahan.Sistem kelistrikan di rumah sakit sangat crusial, yang memerlukan tingat kenyamanan dan keamanan yang tinggi dan juga penyediaan daya listrik di suatu rumah sakit tidak cukup dari sumber listrik utama (PLN) saja, karena rumah sakit memerlukan kontinuitas pelayanan listrik yang baik, karena itu maka sistem kelistrikan di rumah sakit harus sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku yaitu Persyaratan Umum Instalansi Listrik 2000 (PUIL 2000) dan juga harus memperhatikan nilai- nilai estetika dan nilai-nilai ekonomis.Karena mempelajari dan menganalisis sistem penerangan dan suplai daya cadangan di Rumah Sakit sangat penting guna menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna jasa rumah sakit, maka penulis ingin memperalajari dan menganalisis sistem penerangan dan suplai daya cadangan di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya.Selain itu, yang melatar belakangi penulis untuk menganalisa sistem penerangan dan suplai daya cadangan di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya adalah karena beberapa skripsi ssebelumnya yang juga membahas tentang sistem penerangan dan suplai daya cadangan tetapi di tempat yang berbeda, diantaranya adalah :NoJudulPenulisTahun

1. Evaluasi Sistem penerangan Di Rumah Sakit Siti Khadijah PalembangAmalia Mardhiani UNSRI2006

2.Evaluasi Sistem kelistrikan Ruangan Operasi pada Rumah Sakit Internasional Siloam Sriijaya PalembangAhmad IqbalUNSRI2013

3.Perencanaan Sistem Kelistrikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang Baru Pada RS. RK Charitas Palembang.Aidil AkbarUNSRI2013

1.2 Tujuan PenulisanTujuan dari studi analisis sistem sistem penerangan dan suplai daya cadangan di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya ini, adalah:1. Mempelajari sistem penerangan dan suplai daya cadangan yang telah ada di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya.2. Menganalisa apakah sistem penerangan dan suplai daya cadangan di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya telah memenuhi syarat dan ketentuan yang sesuai dengan aturan PUIL 2000.

1.3 Perumusan MasalahSalah satu ukuran baik tidaknya suatu bangunan terlebih lagi rumah sakit dapat dinilai dari sistem penerangannya, sistem proteksi dan juga kontinuitas pelayanan daya listrik di rumah sakit. Namun, yang menjadi kendala saat ini adalah kurangnya perhatian dari pihak-pihak terkait dalam mengelola sistem penerangan, baik itu penentuan titik cahaya ataupun kuat cahaya yang tidak sesuai dengan ruangan yang berbeda-beda pada rumah sakit. Begitu juga dalam penyediaan daya cadangan yang diperlukan rumah sakit untuk mensuplai beban yang tidak boleh terputus daya listriknya atau beban yang boleh terputus daya listriknya dengan toleransi waktu yang sangat singkat. Oleh karena itu solusi yang tepat adalah memepelajari dan mengalisa sistem kelistrikannya telah sesuai atau tidak dengan standar yang berlaku.

1.4 Manfaat penulisanManfaat yang dapat diambil dari tugas akhir ini adalah :1. Manfaat untuk penulis adalah dapat memperalajari, memahami dan menganalisa sistem sistem penerangan dan suplai daya cadangan di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Indralaya.2. Manfaat untuk rumah sakit, dengan adanya studi analisis sistem penerangan dan suplai daya cadangan ini, maka diharapkan rumah sakit dapat menerima masukan yang bermanfaat untuk dapat membenahi sistem sistem penerangan dan suplai daya cadangan yang belum sesuai dengan aturan yang berlaku dan memelihara sistem sistem penerangan dan suplai daya cadangan yang telah sesuai dengan aturan PUIL 2000 agar dapat mencapai tingkatan yang lebih baik lagi.

1.5 Pembatasan MasalahSesuai dengan judul tugas akhir maka penulis hanya akan membahas dan menganalisa masalah perhitungan beban, sistem penerangan dan sistem pelayanan daya listrik cadangan pada Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya atau lebih tepatnya adalah sebagai berikut :1. Mengitung efesiensi penerangan pada setiap ruangan yang terdapat Di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya2. Menghitung Intensitas Penerangan pada setiap ruangan yang terdapat Di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya3. Menghitung jumlah armatur pada setiap ruangan yang sesuai dengan Aturan PUIL 20004. Menghitung dan menetukan tata letak titik cahaya pada setiap ruangan sesuai dengan aturan yang berlaku.5. Menghitung kapasitas generator yang harus di pasang pada Rumah Sakit MAHYUZAHRA6. Menganalisa Intensitas Penerangan pada setiap ruangan yang terdapat Di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya dengan intensitas penerangan yang sesuai dengan aturan PUIL 2000.7. Menganalisa Jumlah Armatur pada setiap ruangan yang terdapat Di Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya dengan hasil perhitungan armatur yang sesuai dengan aturan PUIL 2000.

1.6 Metodelogi Penulisan Penulisan tugas akhir ini menggunakan beberapa metode penelitian, yaitu:1. Metode Pengumpulan DataMengumpulkan data atau informasi konkrit yang berhubungan tentang sistem kelistrikan pada Rumah Sakit MAHYUZAHRA Inderalaya dan selanjutnya menganalisa ketepatan sistem yang telah terpasang dengan mengacu Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) tahun 2000.2. Studi literaturMengumpulkan bahan-bahan literatur yang berkaitan dengan pedoman efisiensi listrik, yaitu perhitungan beban, perhitungan peralatan pengaman, perhitungan kapasitas suplai generator cadanaga dan mekanisme pengaturan beban dari buku-buku reverensi, jurnal, artikel, internet dan lain-lain

3. Bimbingan atau konselingMelakukan konsultasi dan diskusi tentang topik tugas akhir ini dengan dosen, teman-teman sesama nmahasiswa dan pihak yang menganangi sistem kelistrikan di rumah sakit tersebut.

1.7 Sistematika PenulisanTahap pembahasan dalam tugas akhir ini disusun secara sistematis dari pembahasan umum sampai pada pembahasan inti. Adapun sistematika penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:BAB IPENDAHULUANBab ini merupakan pendahuluan yang berisi tentang latar belakang masalah, tujuan penulisan, perumusan masalah, manfaat penulisan, pembatasan masalah, metodelogi penulisan, dan sistematika penulisan.BAB II TINJAUAN PUSTAKADalam bab ini membahas teori yang berkaitan dengan penilitian yang nantinya dapat menjadi landasan dalam perhitungan dan pembahasan masalah.BAB III METODELOGIDalam bab ini menguraikan langkah-langkah penelitian yang hendak ditempuh, meliputi penetapan tempat dan waktu penelitian, penepatan obyek penelitian, penetapan variabel penelitian, metode pengumpulan data dan teknik analisa data.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASANDalam bab ini berisikan tentang hasil dari studi dan analisa sistem kelistrikan yang terpasang pada Rumah Sakit MAHYUZAHRA Indralaya serta solusi yang sesuai dengan peraturan PUIL 2000 terhadap hasil analisis.BAB V KESIMPULAN DAN SARANPada bab ini merupakan bab penutup yang berisi mengenai kesimpulan dan saran dari analisa dan uraian yang telah dibahas sebelumnya.DAFTAR PUSTAKA

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

2.1 Sistem Penerangan dan armatur[1]2.1.1 Sistem Penerangan[1]Penyebaran cahaya dari suatu sumber cahaya tergantung pada kontruksi sumber cahaya itu sendiri dan pada kontruksi armature yang digunakan. Kontruksi armature-armaturnya antara lain ditentukan oleh :a. Cara pemasangannya pada dinding atau langit-langit.b. Cara pemasangan fiting di dalam armaturc. Perlindungan sumber cahanyad. Penyesuaian bentuknya dengan lingkarane. Penyebaran cahayanya.Sebagian besar cahaya yang ditangkap oleh mata, tidak dating langsung dari sumber cahaya, tetapi setelang di pantulkan oleh lingkungan.Karena besarnya luminansi sumber-sumber cahaya modern, cahaya langsung dari sumber cahaya biasanya akan menyilaukan mata. Karena itu bahan-bahan armature harus dipilih sedemikian rupa sehingga sumber cahanya terlindung dan cahanya terbagi secara tepat.Berdasarkan pembagian flux cahayanya oleh sumber cahaya dan armatur yang digunakan, maka sistem penerangan dapat dibedakan menjadi:

No.Sistem PeneranganLangsung ke Bidang Kerja

1. Penerangan Langsung90 100%

2. Terutama Penerangan Langsung60 90%

3. Penerangan Campuran atau Penerangan Difus40 60%

4. Terutama Penerangan Tak Langsung10 40%

5. Penerangan Tak Langsung0 10%

Cahaya yang diarahkan kebaw