SUKSESI EKOLOGI

download SUKSESI EKOLOGI

of 33

  • date post

    03-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    152
  • download

    1

Embed Size (px)

description

34 - 66. SUKSESI EKOLOGI. Apa itu "suksesi ekologi"? - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of SUKSESI EKOLOGI

  • SUKSESI EKOLOGIApa itu "suksesi ekologi"?"Suksesi ekologi" adalah proses perubahan struktur spesies suatu komunitas ekologi dari waktu ke waktu. Dalam setiap komunitas beberapa spesies mungkin kurang berlimpah selama beberapa interval waktu, atau mungkin bahkan menghilang dari ekosistem. Demikian pula, selama beberapa interval waktu, spesies lain dalam komunitas dapat lebih berlimpah, atau spesies baru bahkan dapat menyerang kedalam komunitas dari ekosistem yang berdekatan.

    Suksesi adalahproses perubahan ekosistem dalam kurun waktu tertentu menuju ke arah lingkungan yang lebih teratur dan stabil. Proses suksesi akan berakhir apabila lingkungan tersebut telah mencapai keadaan yang stabil atau telah mencapai klimaks. 34 - 66

  • lanjutanMengapa terjadi "suksesi ekologi" ?Setiap spesies memiliki seperangkat kondisi lingkungan di mana ia akan tumbuh dan berkembang biak secara optimal. Spesies-spesies yang dapat tumbuh paling efisien dan menghasilkan keturunan yang paling layak akan menjadi organisme yang paling berlimpah. Sepanjang seperangkat kondisi lingkungan ekosistem tetap konstan, spesies-spesies tersebut beradaptasi secara optimal .

    "Mesin" suksesi, penyebab perubahan ekosistem, adalah dampak dari spesies yang ada terhadap lingkungan mereka sendiri. Konsekuensi bagi kehidupan (makhluk hidup) adalah perubahan kadang-kadang halus dan kadang-kadang terbuka mengubah lingkungan mereka. Lingkungan asli mungkin optimal untuk spesies tumbuhan atau hewan pertama, tetapi lingkungan yang baru sering optimal bagi beberapa spesies tanaman atau hewan lain. Di bawah kondisi lingkungan yang berubah, spesies yang sebelumnya dominan mungkin gagal dan spesies lain dapat menjadi berkuasa.

  • lanjutanSuksesi ekologi juga dapat terjadi ketika kondisi lingkungan berubah tiba-tiba dan drastis. Kebakaran hutan, badai angin, dan aktivitas manusia seperti bidang pertanian semua sangat mengubah kondisi lingkungan. Kekuatan besar ini juga dapat merusak spesies dan dengan demikian mengubah dinamika komunitas ekologi yang memicu perebutan dominasi di antara spesies yang masih ada.

    Suksesi ekologi merupakan kekuatan alam. Ekosistem berada dalam proses perubahan dan restrukturisasi terus-menerus, karena adanya dinamika internal spesies dan kekuatan eksternal spesies,.

    Membersihkan lahan untuk kebun dan menyiapkan tanah untuk ditanami merupakan peristiwa eksternal utama yang secara radikal mengganggu ekosistem yang sebelumnya stabil. Ekosistem yang terganggu akan segera memulai proses suksesi ekologi. Spesies tanaman yang beradaptasi dengan kondisi terpapar mata hari dan tanah rusak dengan cepat akan menyerang lokasi tersebut dan akan cepat menjadi mapan. Tanaman tersebut adalah gulma.

  • Sekarang "gulma" memiliki peran dan fungsi ekologis yang sangat penting, tetapi gulma juga berkompetisi dengan tanaman akan nutrisi, air dan ruang . Jika dibiarkan, taman dengan cepat akan menjadi sebuah patch rumput sehingga dapat mendesak dan memusnahkan tanaman yang dibudidayakan

  • SUKSESI DAN MACAMNYA1.Suksesi primerSuksesi primer terjadi ketika komunitas awal terganggu dan mengakibatkan komunitas hilang secara total sehingga di tempat tersebut akan terbentuk substrat dan habitat baru.

    Gangguan secara alami, misalnya bencana alam, antara lain tanah longsor, letusan gunung berapi, endapan lumpur yang baru di muara sungai, dan endapan pasir di pantai. Gangguan karena perbuatan manusia misalnya penambangan timah, batubara, dan minyak bumi.Contoh suksesi di gunung Krakatau setelah meletus tahun1883.

    Tumbuhan pioner berupa lumut kerak (lichenes) serta tumbuhan lumut yang tahan terhadap penyinaran matahari dan kekeringan. Tumbuhan perintis ini mulai melakukan pelapukan pada daerah permukaan lahan, sehingga terbentuk tanah sederhana. Kematian tumbuhan perintis mengundang datangnya pengurai.

  • LANJUTAN2.Suksesi sekunder

    Apabila dalam suatu ekosistem mengalami gangguan,baik secara alami ataupun buatan, dan gangguan tersebut tidak merusak total tempat tumbuh organisme yang ada, sehingga substrat dan kehidupan yang lama masih ada.

    Contoh gangguan alami misalnya banjir, gelombang laut, kebakaran, angin kencang, dan gangguan buatan seperti penebangan hutan dan pembakaran padang rumput dengan sengaja

  • lanjutanLintasan perubahan suksesi dapat dipengaruhi oleh (i) kondisi lokasi, (ii) karakter kejadian awal suksesi, (iii) interaksi spesies yang hadir, dan (iv) ketersediaan koloni atau biji atau kondisi cuaca pada saat gangguan. Secara umum, komunitas di awal suksesi akan didominasi oleh spesies yang cepat tumbuh, mudah menyebar baik (oportunis, atau organisme tergolong seleksi r).Sebagai hasil suksesi, spesies ini akan cenderung digantikan oleh spesies yang lebih kompetitif (seleksi k).

  • Seleksi alamyang dimaksud dalam teorievolusiadalah teori bahwamakhluk hidupyang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah. Yang tertinggal hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Dan sesama makhluk hidup akan saling bersaing untuk mempertahankan hidupnya.

    Seleksi alam adalah proses alam memilih makhluk hidup yang dapat /tidak dapat bertahan hidup

    Bentuk dan proses seleksi alam terjadi karena hal-hal berikut: a. Persaingan (kompetisi) dalam memperoleh makanan, menghindari pemangsa (predator) dan mengembangkan keturunan. b. Perubahan lingkungan dan bencana alam. c. Ketahanan terhadap penyakit.

  • Mimikri terjadi baik oleh predator atau pemangsa. Predator seperti belalang sembah yang menyatu dengan tanaman sekitarnya lebih mampu mengejutkan mangsanya. Namun, banyak spesies mangsa juga terlibat dalam peniruan, mengembangkan tanda serupa dengan spesies enak sehingga predator menghindari mereka. Sebagai contoh, kupu-kupu viceroy butterflies yang kurang berbahaya memiliki warna yang mirip dengan kupu-kupu Monarch butterflies , yang beracun, sehingga predator menghindari kupu-kupu Viceroy butterflies.

    Strategi mencari makan yang optimal memungkinkan predator untuk mendapatkan jumlah maksimum energi per unit waktu yang dihabiskan selama mencari makan. Predator lebih mungkin untuk bertahan hidup dan bereproduksi jika mereka membatasi diet mereka untuk mangsa yang memberikan energi yang paling tinggi per unit waktu penanganan dan fokus pada daerah-daerah yang kaya dengan mangsa atau yang berdekatan

  • LANJUTANPenghindaran (escape) membantu menghindarkan mangsa dari predator. Sifat ini mungkin merupakan pola perilaku, misalnya sekawanan hewan atau ikan yang bergerombol membuat organisme secara individual sulit untuk dipilih. Penandaan dapat membingungkan dan salah arah bagi predator: misalnya, ngengat automeris memiliki bintik mata palsu pada sayap belakangnya yang menyesatkan predator

    Fitur tertentu dapat meningkatkan waktu penanganan mangsa sehingga membantu untuk mencegah predator. Misalnya duri bagi kebanyakan tumbuhan dan hewan, dan kerang membuat krustasea dan moluska sulit untuk makan. Perilaku mangsa juga dapat membuat mangsa sulit ditangani: cumi-cumi dan gurita memancarkan awan tinta yang mengganggu dan membingungkan penyerang, sementara landak meningkatkan efektivitas duri pelindung mereka dengan menggulung seperti bola berduri.

  • LanjutanBeberapa tanaman dan hewan memancarkan bahan kimia berbahaya untuk membuat diri mereka kurang menguntungkan sebagai mangsa.Zat-zat pelindung mungkin berupa rasa yang tidak enak, antimikroba, atau beracun.Evolusi spesies yang menggunakan zat berbahaya sebagai perlindungan berwarna terang sebagai tanda identitas mereka bagi calon predatornya. Misalnya, warna hitam dan kuning pada lebah, tawon, dan tawon predator (Yellowjackets.)Zat mungkin berupa pertahanan umum yang melindungi terhadap berbagai ancaman, atau senyawa khusus yang dikembangkan untuk menangkal satu predator utama.

    Timbulnya ketahanan serangga terhadap pestisida adalah peristiwa tekanan seleksi. Populasi serangga resisten disusun oleh individu yang lolos dari tekanan seleksi oleh pestisida.

  • Biogeochemical cyclesSecara teknis, kita sebut gerakan melingkar unsur siklus biogeokimia karena bahan kimia ini, selama periode waktu, bergerak melalui lingkungan hidup dan tak hidup. Istilah "siklus hara" adalah sebutan umum bagi siklus biogeokimia dari banyak unsur yang berbeda, misalnya siklus air, siklus oksigen, siklus karbon, siklus fosfor atau siklus nitrogen.

    Ketika unsur-unsur anorganik melewati organisme hidup, mereka sering terikat sebagai zat organik kompleks (misalnya, molekul organik yang disebut karbohidrat mengandung unsur anorganik karbon, hidrogen dan oksigen).Ketika organisme mati di dalam ekosistem darat dan air, tubuh mereka mewakili reservoir unsur anorganik (nutrisi).

    Alam perlu memisahkan unsur-unsur dari ikatan mereka sehingga mereka dapat didaur ulang.Semua bahan organik mati (mayat semua makhluk hidup, serta kotoran hewan dan bagian tubuh seperti kulit ular) disebut detritus.

  • lanjutanBeberapa unsur dipisahkan dari detritus oleh aktifitas pencucian air.Namun, sebagian besar pemisahan terjadi oleh aktifitas organisme yang disebutdetritivores dan dekomposer. Detritivores mencerna bahan organik secara internal setelah menelannya.Mereka mempercepat pembusukan dengan memotong-motong benda mati, dan sebagai hasilnya meningkatkan luas permukaan untuk dapat diserang olehdekomposer- bakteri dan jamur (misalnya, jamur).

    Bakteri dan jamur memiliki kemampuan untuk melepaskan enzim yang memecah molekul organik, sehingga melepaskan unsur anorganik ke lingkungan (misalnya, tanah atau air).Proses ini disebut dekomposisi.Beberapa unsur ini kemudian dibawa ke dalam bakteri atau jamur untuk menyediakan nutrisi, serta energi, sedangkan yang tidak diambil dapat diserap tanaman dan akhirnya diteruskan ke herbivora dan karnivora dalam rantai makanan.Siklus hara da