SISTEM INFORMASI PENJUALAN TIKET KAPAL FERI

download SISTEM INFORMASI PENJUALAN TIKET KAPAL FERI

of 39

  • date post

    15-Dec-2016
  • Category

    Documents

  • view

    233
  • download

    10

Embed Size (px)

Transcript of SISTEM INFORMASI PENJUALAN TIKET KAPAL FERI

  • SISTEM INFORMASI PENJUALAN TIKET KAPAL FERI

    (SIPTIKI)

    PROYEK AKHIR 1

    Oleh :

    DHAMAS NOVRIAN

    YASNIL ILYAS

    MADSARI

    M. ANDRI ALFIAN

    PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

    POLITEKNIK NEGERI BATAM

    BATAM

    2013

  • i

  • ii

    DAFTAR ISI

    DAFTAR ISI.......ii

    DAFTAR GAMBAR......iv

    DAFTAR TABEL....v

    BAB I PENDAHULUAN .................................................................................. 1

    1.1 Latar Belakang ........................................................................................ 1

    1.2 Rumusan Masalah ................................................................................... 2

    1.3 Batasan Masalah ..................................................................................... 3

    1.4 Tujuan .................................................................................................... 3

    BAB II LANDASAN TEORI .............................................................................. 4

    2.1 Penjualan Tiket ....................................................................................... 4

    2.2 Database Manajemen System (DBMS) ................................................... 4

    2.3 Java ........................................................................................................ 6

    BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN ..................................................... 7

    3.1 Deskripsi Umum System......................................................................... 7

    3.3 Use Case ................................................................................................. 8

    3.3.1 Diagram Use Case....8

    3.3.2 Skenario Use Case....9

    3.4 Collaboration Diagram...10

    3.5 Sequence Diagram.12

    3.6 Diagram Kelas...14

    BAB IV IMPLEMENTASI DAN PERANCANGAN .................................... 15

    4.1. Kebutuhan Perangkat Keras ................................................................. 15

    4.2. Kebutuhan Perangkat Lunak ........................................................... 15

    4.3. Implementasi Kelas .......................................................................... ...15

    4.4. Implementasi Antarmuka ................................................................. ...16

    4.5 Pengujian ............................................................................................ ...19

    4.5.1. Skenario Pengujian ................................................................ ...19

  • iii

    4.5.2. Hasil Rincian Pengujian ......................................................... ....20

    4.5.2.1 Rencana Pengujian ...20

    4.5.2.3 Kasus dan Hasil Pengujian.....23

    BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................. 31

    5.1 Kesimpulan ........................................................................................... 31

    5.2 Saran .................................................................................................... 31

    DAFTAR PUSTAKA....32

  • iv

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar 3.1. Use Case Diagram Penjualan Tiket Feri ........................................... 7

    Gambar 3.2. Collaboration Diagram Memperbaharui Login...9

    Gambar 3.3. Collaboration Diagram Melihat Data Pribadi.......10

    Gambar 3.4 Collaboration Diagram Transaksi Beli Tiket ...11

    Gambar 3.5. Sequence Diagram Login....11

    Gambar 3.6. Sequence Diagram Melihat Data Pribadi....12

    Gambar 3.7. Sequence Diagram Trasnsaksi beli Tiket.. .....13

    Gambar 3.8. Diagram Kelas Penjualan Tiket Feri......14

    Gambar 4.1 Desain Antarmuka Logi..15

    Gambar 4.2. Desain Antarmuka Menu Utama ...........17

    Gambar 4.3. Desain Antarmuka Melihat Data Pribadi ...................18

    Gambar 4.4. Desain Antarmuka Transaksi Beli Tiket ...............19

    Gambar 4.4. Desain Antarmuka laporan ....................................20

    Gambar 4.5. Implementasi Antarmuka Cetak tiket ...................20

    Gambar 4.6. Implementasi Antarmuka Skenario pengujian ......22

  • v

    DAFTAR TABEL

    Tabel 3.1 Skenario Use Case ......................................................................... ...8

    Tabel 4.1 Perancangan Antarmuka........16

    Tabel 4.2 Perancangan Antarmuka Login....17

    Tabel 4.3 Perancangan Antarmuka Menu Utama...........18

    Tabel 4.4 Perancangan Antarmuka Data Pribadi ..............19

    Tabel 4.5 Perancangan Antarmuka Transaksi beli tiket..20

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Di era modernisasi saat ini dimana hampir semua orang membutuhkan sesuatu

    yang serba praktis dan cepat, maka hampir semua aspek kegiatan manusia diatur

    menggunakan sistem yang otomatis, termasuk untuk kebutuhan trasportasi dimana

    semua orang pada saat ini menggunakannya, baik transportasi laut, udara, maupun

    darat. Namun setelah disurvey di pelabuhan Punggur ternyata untuk kebutuhan

    transportasi laut, yakni penjualan tiket kapal feri masih menggunakan cara

    sederhana, yakni para pembeli tiket harus menyiapkan uang untuk setiap kali

    pembelian tiket serta petugas masih mencatat nama penumpang dengan pena dan

    kertas. Cara ini sebenarnya sudah cepat, namun kurang efisien, karena :

    1. Jika pembeli membutuhkan uang kembalian yang banyak, maka kasir

    harus menyiapkan uang pecahan yang banyak juga, dan proses ini tentunya

    menambah waktu transaksi karena kasir harus menghitung terlebih dahulu

    jumlah uang kembaliannya, sedangkan bagaimana jika banyak pembeli

    tiket lain sama-sama membayar dengan uang bernominal besar, sehingga

    membutuhkan uang kembalian yang banyak juga? Tentunya hal ini akan

    akan sangat memperlama proses pembelian tiket tersebut.

    2. Hampir semua kalangan pembisnis, pegawai, dan pejabat pemerintah saat

    ini telah menggunakan ATM sebagai alat pembayaran, dikarenakan

    prosesnya yang cepat dan mudah, sehingga tidak perlu membawa uang

    yang cukup banyak untuk betransaksi secara manual, selain itu juga untuk

    keamanan, karena tidak membawa uang yang banyak. Sedangkan saat ini,

    setiap akan bepergian menggunakan kapal feri, mesti mengambil uang

    terlebih dahulu dengan uang pecahan bernilai besar, yakni antara

    Rp.50.000,- atau 100.000,- , dan juga masih harus mencari uang pecahan

    bernilai kecil untuk dapat membayar tiket kapal feri tersebut, atau tetap

  • 2

    dengan uang pecahan bernilai besar tersebut, tetapi akan memperlama

    proses pembayarannya, seperti yang telah disebutkan pada poin pertama.

    Sehingga disini dibutuhkan sistem pembayaran yang cepat dan mudah

    seperti melalui ATM atau pembacaan barcode barang seperti yang ada di

    mini market atau super market.

    Selain dari itu semua, selama ini juga masih ada sistem calo yang ditemukan di

    pelabuhan Punggur, yakni dimana ada seseorang yang membeli tiket dengan

    jumlah yang banyak, namun untuk dijual kembali, dengan harga yang lebih mahal

    dari aslinya. Tiket ini biasa calo tawarkan kepada pembeli yang mungkin

    membutuhkan proses yang cepat tanpa mengantri atau pada saat tiket di loket

    sudah habis terjual. Hal ini tentunya merugikan bagi para pembeli tiket, karena

    pembeli harus membayar dengan harga yang lebih mahal dari aslinya.

    Oleh karena itu, ditemukanlah solusi yang bisa menangani permasalahan-

    permasalahan tersebut, yakni dengan dibuatnya suatu software pembelian tiket

    kapal feri yang dikombinasikan dengan peralatan elektronik dengan sistem kartu

    yang menggunakan barcode sebagai media transaksi.

    1.2 Rumusan Masalah

    Masalah yang akan dibahas dalam proyek akhir ini dapat dirumuskan sebagai

    berikut:

    1. Bagaimana cara mengatasi petugas yang harus mengembalikan uang

    kembalian penumpang seandainya banyak yang akhirnya memperlama

    proses pembayaran?

    2. Bagaimana cara mengatasi para penumpang yang menginginkan proses

    pembayaran yang praktis dan cepat seperti ATM, atau kartu

    pembayaran lainnya, sehingga tidak perlu membawa untuk transsaksi?

    3. Bagaimana cara mengatasi kecurangan penjualan tiket kapal feri oleh

    calo?

  • 3

    1.3 Batasan Masalah

    1. Aplikasi tidak menangani penjualan tiket secara online.

    2. Aplikasi tidak menangani penjualan tiket lintas Internasional dan

    Nasional akan tetapi lintas Kepulauan Riau.

    3. Tidak menangani pembuatan kartu pembayaran kapal feri.

    4. Aplikasi tidak menangani penambahan atau pembelian saldo

    5. Aplikasi tidak menangani penggantian kode secara otomatis. apabila

    terjadi lupa kata sandi

    6. Semua perubahan dan penggantian data masih di lakukan secara

    manual

    7. Aplikasi tidak menangani pengembalian tiket

    1.4 Tujuan

    1. Mengatasi pengembalian uang penumpang yang membuat lama proses

    pembayaran.

    2. Mengatasi para penumpang yang menginginkan proses pembayaran

    yang praktis dan cepat seperti ATM, atau kartu pembayaran lainnya,

    sehingga tidak perlu membawa uang yang banyak.

    3. Mengatasi kecurangan penjualan tiket kapal feri oleh calo.

  • 4

    BAB II

    LANDASAN TEORI

    2.1. Penjualan Tiket

    Seperti yang terlihat pada saat ini, penjualan tiket kapal feri masih menggunakan

    cara yang masih lama, yakni penumpang harus m