Materi pelajaran ekonomi (ict) feri

download Materi pelajaran ekonomi (ict) feri

of 107

  • date post

    27-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    4.651
  • download

    7

Embed Size (px)

Transcript of Materi pelajaran ekonomi (ict) feri

  • 1. MATERI PELAJARAN EKONOMI KELAS XI (SEMESTER 1) Feri Supriyadi 0901095021

2. PERTEMUAN1 (Ketenagakerjaan) 3.

  • Tenaga kerja adalah penduduk dalam usia kerja yang siap melakukan pekerjaan antara lain mereka yang sudah bekerja, mereka yang sedang mencari pekerjaan, dan mereka yang mengurus rumah tangga.
  • Usia kerja adalah tingkatan umur seseorang yang diharapkan dapat bekerja dan memperoleh pendapatan.

4.

  • Angkatan kerja adalah mereka yang mempunyai pekerjaan, baik sedang bekerja maupun yang sementara tidak sedang bekerja karena sesuatu sebab.
  • Bukan angkatan kerja adalah mereka yangsedang bersekolah, mengurus rumah tangga tanpa mendapat upah, lanjut usia, cacat jasmani, dan sebagainya.

5.

  • Pasar Tenaga Kerja adalah keseluruhan aktivitas yang mempertemukan penawaran tenaga kerja dengan permintaan tenaga kerja.
  • Penawaran tenaga kerja datang dari sektor rumah tangga, sementara permintaan tenaga kerja datang dari perusahaan atauunit-unit usaha dan kantor-kantor pemerintah.

6.

  • Pemerintah dalam rangka mewujudkan penghasilan yang layak bagi pekerja, perlu menetapkan upah minimum. Penetapan upah minimum itu antara lain dilakukan dengan mempertimbangkan peningkatan kesejahteraan pekerja tanpa mengabaikan peningkatan produktivitas dan kemajuan perusahaan serta perkembangan perekonomian pada umumnya.

7.

  • Upah minimum adalah upah bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap.
  • Penetapan upah buruh di Indonesia dilaksanakan setiap tahun.

8.

  • Sebuah peneltian menemukan bahwa di Indonesia kenaikan upah 10% justru mendorong pengangguran bertambah satu persen.

9. SELESAI MATERI PERTAMA

  • TANYA JAWAB
  • ULAS KEMBALI MATERI
  • KESIMPULAN

10. PERTEMUAN 2 (Pengangguran) 11.

  • Pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak melakukan kegiatan kerja atau sedang mencari pekerjaan atau bekerja secara tidak optimal.
  • Pengangguran tidak hanya disebabkan oleh kurangnya lowongan pekerjaan, tetapi juga disebabkan oleh kurangnya keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja.

12.

  • Seseorang bisa disebut sebagai pekerja penuh (full employed) apabila dia bekerja 39-48 jam perminggu.
  • Pengangguran jika dilihat dari tolak ukur berdasarkan lama waktu kerja maka dikelompokkan menjadi 3 kelompok sebagai berikut :

13.

  • Pengangguran terbuka adalah tenaga kerja yang betul-betul tidak mempunyai pekerjaan meskipun mereka sedang mencari pekerjaan.
  • Setengah menganggur adalah apabila tenaga kerja bekerja secara tidak optimum karena ketiadaan lapangan kerja atau pekerjaan.
  • Pengangguran terselubung adalah apabila tenaga kerja tidak bekerja secara optimum karena tidak memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya.

14.

  • Jenis pengangguran menurut penyebabnya :
  • Pengangguran struktural disebabkan oleh ketidakcocokan antara keterampilan tenaga kerja yang dibutuhkan dan keterampilan tenaga kerja yang tersedia.

15.

  • Pengangguran siklikal berkaitan dengan naik turunnya aktivitas atau keadaan perekonomian suatu negara.
  • Pengangguran musiman disebabkan oleh perubahan permintaan terhadap tenaga kerja yang sifatnya berkala.
  • Pengangguran friksional disebabkan oleh pergantian pekerjaan atau pergesaran tenaga kerja

16.

  • Kerugian-kerugian yang disebabkan oleh pengangguran :
  • Produktivitas, artinya tenaga kerja akan menurun produktivitasnya jika tidak dimanfaatkan
  • Standar kehidupan, artinya jika menganggur maka pendapatannya anjlok dan standar kehidupannya menurun

17.

  • Penerimaan negara, artinya semakin banyak jumlah pengangguran, maka semakin menurun pula pendapatan negara dari pajak penghasilan.
  • Aktivitas ekonomi keseluruhan, artinya pengangguran akan menurunkan daya beli masyarakat, sehingga permintaan terhadap barang-barang hasil produksi berkurang.

18.

  • Biaya sosial, artinya pengangguran mengakibatkan masyarakat harus menanggung sejumlah biaya sosial antara lain ada kaitan erat antara peningkatan pengangguran dan kejahatan.

19.

  • Cara mengatasi pengangguran :
  • Meningkatkan mobilitas tenaga kerja dan modal
  • Pengelolaan permintaan masyarakat
  • Menyediakan informasi tentang kebutuhan tenaga kerja
  • Pertumbuhan ekonomi
  • Program pendidikan dan pelatihan tenaga kerja

20. SELESAI MATERI KE DUA

  • TANYA JAWAB
  • ULAS KEMBALI MATERI
  • KESIMPULAN

21. PERTEMUAN 3 (Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi) 22.

  • Pertumbuhan ekonomi didefinisikan sebagai proses peningkatan dalam kapasitas suatu bangsa dalam jangka panjang untuk memproduksi aneka barang dan jasa bagi rakyatnya.

23.

  • Pembangunan ekonomi merupakan proses multidimensional yang menyebabkan terjadinya perubahan menuju perbaikan dalam struktur sosial, sikap mental, dan lembaga.

24.

  • Sesuai definisi pembangunan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa dalam pembangunan ekonomi terkandung unsur-unsur sebagai berikut :
  • Proses terus menerus
  • Membawa kemajuan dan perbaikan
  • Terarah

25.

  • Faktor-faktor penentu penentu pertumbuhan dan pembanguna ekonomi:
  • Sumber Daya Manusia
  • Sumber Daya Alam
  • Pembentukan Modal
  • TeknologiSistem sosial dan Sikap masyarakat

26.

  • Tujuan pembanguna ekonomi di Indonesia:
  • Memulihkan dan memantapkan keamanan dan stabilitas politik
  • Meningkatkan kepastian hukum

27.

  • Melaksanakan prinsip-prinsip penyelenggaraan negara dan pemerintah yang baik, bersih, dan berwibawa.
  • Mengamankan proses desentralisasi.

28.

  • Melaksanakan kebijakan fiskal dan moneter secara terpadu.
  • Mempercepat retrukturisasi perbankan.
  • Mempercepat retrukturisasi utang.
  • Mempercepat relokasi sumber daya pembangunan.

29. SELESAI MATERI KE TIGA

  • TANYA JAWAB
  • ULAS KEMBALI MATERI
  • KESIMPULAN

30. PERTEMUAN 4 (Permasalahan Pembangunan Ekonomi) 31.

  • Permasalahan pembangunan ekonomi dalam negara berkembang seperti Indonesia perlu mendapatkan perhatian serius.

32.

  • Kemiskinan adalah manifestasi dari keadaan kekurangan dan keterbelakangan masyarakat. Besar nilai pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan dasar minimum makanan dan non makanan tersebut disebut garis kemiskinan. Penduduk yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar minimum dikategorikan sebagai penduduk miskin.

33.

  • Keterbelakangan. Indonesia masih termasuk negara yang sedang membangun, khususnya bila ditinjau dari segi kemajuan teknologi, kemajuan ekonomi, kemajuan dan pelayanan kesehatan, tingkt pemeliharaan barang-barang umum, disiplin, dan penghargaan terhadap waktu.

34.

  • Lapangan kerja. Penciptan dan perluasan lapangan kerja terus diupayakan terutama melalui peingkatan dan pemerataan pembangunan industri, pertanian, dan jasa yang mampu menyerap banyak tenaga kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

35.

  • Pemerataan pembangunan. Pembangunan daerah dan pembangunan pedesaan perlu lebih digiatkan agar pembangunan seluruh wilayah Indonesia semakin merata dengan lebih diarahkan pada perluasan kesempatan kerja, pembinaan pengembangan lingkungan pemukiman pedesaan dan perkotaan serta peningkatan kemampuan penduduk untuk memanfaatkan sumber daya alam.

36.

  • Dampak Pembangunan Ekonomi
  • Dampak Positif :
  • Meningkatkan taraf hidup masyarakat
  • Meningkatkan persediaan barang dan jasa
  • Meningkatkan semangat dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan perkembangan zaman

37.

  • Meningkatkan sikap kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial
  • Membantu masyarakat untuk hidup lebih mudah

38.

  • Dampk Negatif :
  • Perubahan fisik lingkungan hidup
  • Perubahan mata pencaharian
  • Perubahan lingkungan hidup sosial
  • Perubahan lingkungan alam akibat pencemaran

39.

  • Program Pembangunan Nasional (Propernas) adalah rencana pembangunan yang berskala nasional serta merupakan kosensus serta komitmen bersama seluruh masyarakat mengenai pembangunan nasional yang akan dilaksanakan selama kurun waktu lima tahun.

40.

  • Sejalan dengan propernas, masing-masing departemen dan pemerintah daerah juga menyusun rencana strategi (Renstra) dan Program Pembangunan Daerah (Properda).

41.

  • Secara garis besar, ada lima agenda kebijakan Propernas sebagai berikut :
  • Membangun sistem politik yang demokratis serta mempertahankan persatuan dan kesatuan
  • Mewujudkan supermasi hukum dan pemerintah yang bersih

42