Sholat penyempurna agama dan kesehatan

Click here to load reader

  • date post

    20-Jun-2015
  • Category

    Healthcare

  • view

    1.126
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Sholat penyempurna agama dan kesehatan

  • 1. BAB I PENDAHULUAN Perkembangan dunia yang sangat cepat membuat aktifitas tubuh yang begitu padat, menuntut adanya kondisi tubuh yang sangat prima dan sehat untuk memenuhi kebutuhan hidup yang meningkat. Krisis global yang melanda dunia baru-baru ini membuat orang harus bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, hal ini tidak dapat dipenuhi ketika tubuh tidak dalam kondisi bugar dan sehat. Kebugaran tubuh melalui lembaga kebugaran yang cukup mahal, hanya mengarah kepada satu kebugaran yaitu jasmani, dikembangkan melalui latihan- latihan fisik. Sedangkan rohani dikembangkan dengan yoga yang saat ini berkembang pesat. Pribadi seorang muslim terdapat sepuluh kriteria yang terungkap oleh Al- Quran dan As-Sunnah yaitu salimul Aqidah, shahihul ibadah, matinul khuluq, qowiyyul jismi, mutsaqqoful fikri, mujahadul linafsihi, harishunala waqtihi, munzhzhamun fi syuunihi, qodirunalal kassbi dan nafiun lighoirihi. Dari sepuluh Kriteria tersebut, Islam menganjurkan agar setiap muslim memiliki qowiyyul jismi (kekuatan jasmani) yang merupakan salah satu sisi yang wajib dimiliki. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehinga dapat melakukan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Gerakan sholat merupakan latihan alternative ketahanan tubuh yang tepat dilakukan oleh umat muslim untuk menghadapi perkembangan dunia yang dituntut dengan kecepatan dan ketahanan otot yang sangat prima. Fisoterapi sebagai salah satu tenaga kesehatan mempunyai peran penting dalam upaya melakukan pelayanan kesehatan sesuai dengan bidangnya yaitu mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh dalam kehidupan yang mencakup impairement, fungsional limitation dan disability, yang mempunyai sifat menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan dengan melibatkan peranan masyarakat. Sholat Penyempurna Agama dan Kesehatan1

2. Shalat adalah amalan yang pertama akan dihisab pada hari kiamat. Apabila baik shalatnya, maka dianggaplah baik keseluruhan amalannya. Tentulah orang tersebut masuk surga. Inilah anugrah terindah yang bisa didapat oleh siapa saja yang mengerti, memahami dan mau berusaha menggapainya. Jika shalat hanya dijadikan sebagai kewajiban semata, maka keindahan ini tidak akan dirasakan dan kita akan semakin jauh dari surga. Gerakan-gerakan shalat memiliki manfaat yang sangat besar kepada kesehatan bagi yang menjalankannya dengan khusyuk dan terus menerus. A. Latar Belakang Sholat adalah sebuah gerakan yang dimulai dari gerakan berdiri kemudian membungkuk, sehingga tangan sampai pada lutut, dilanjutkan dengan berdiri kembali dengan tumaninah atau kusuk. Latihan fisik yang dilakukan secara tepat, terarah dan teratur akan bermanfaat meningkatkan ketahanan otot tubuh serta menghambat atau memperlambat proses kemunduran akibat menderita suatu penyakit maupun bertambahnya usia Selain melaksanakan perintah agama, mengobati kerinduan jiwa pada sang Pencipta, sholat juga punya efek yaitu menyehatkan tubuh. Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tetapi gerakan-gerakan shalat paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sudut medis, shalat adalah gudang obat dari berbagai jenis penyakit. Allah, Sang Maha Pencipta, tahu persis apa yang sangat dibutuhkan oleh ciptaanNya, khususnya manusia. Semua perintahNya tidak hanya bernilai ketakwaan, tetapi juga mempunyai manfaat besar bagi tubuh manusia itu sendiri. Selama ini shalat yang kita lakukan lima kali sehari, sebenarnya telah memberikan investasi kesehatan yang cukup besar bagi kehidupan kita. Mulai dari berwudhu ( bersuci ), gerakan shalat sampai dengan salam memiliki makna yang luar biasa hebatnya baik untuk kesehatan fisik, mental bahkan keseimbangan spiritual dan emosional. Tetapi sayang sedikit dari kita yang memahaminya. Sholat Penyempurna Agama dan Kesehatan2 3. B. Abstraksi Selain melaksanakan perintah agama, mengobati kerinduan jiwa pada sang Pencipta, sholat juga punya efek yaitu menyehatkan tubuh. Shalat sebagai tiang agama adalah ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit. Shalat akan menjadikan manusia bersikap tawadhu', rendah hati, tidak sombong dan tidak angkuh. Anggota tubuh kita yang paling terhormat adalah kepala, akan tetapi di hadapan Allah pada waktu shalat menjadi sama rendahnya dengan telapak kaki. Karenanya, orang yang tawadhu' sadar akan kedudukan nya di hadapan Allah. Manusia akan merasakan kebahagian yang hakiki manakala ia merasa begitu dekat dengan Allah. Manusia yang dekat dengan Tuhan senantiasa hidup tenteram dan damai. Segala bentuk tantangan dan godaan duniawi tidak akan bisa mempengaruhi dan mengotori batinnya sehingga gerakgerik dan perilakunya selalu mendapat petunjuk dan penerangan dari-Nya. Untuk mencapai itu, tentu manusia harus rajin menghadap dan mendekatkan diri kepada-Nya. Shalat itu merupakan kunci surga dan merupakan penyekat yang menghalangi panasnya api neraka jahannam. Semua orang Islam sudah maklum bahwa shalat lima waktu adalah kewajiban yang utama lagi penting, semua orang Islam lakilaki maupun perempuan wajib mengamalkan selama hidupnya . Sama sekali tidak ada alasan bagi kaum muslimin kewajiban shalat ini untuk ditinggalkan walaupun sedang dimana kita berada, pendek kata shalat musti dikerjakan. Rasulullah SAW bersabda: "Shalat adalah tiang agama. Barang siapa mendirikan shalat, berarti ia mendirikan agama. Dan barang siapa meninggalkannya berarti ia merobohkan agama ". Sholat Penyempurna Agama dan Kesehatan3 4. Jika sholat benarbenar di laksanakan secara tuma'ninah (tenang) dan kontinyu Insya Allah shalat kita dapat menghapus dosa dan kesalahan, disamping itu juga gerakan gerakan yang ada di dalam shalat dapat menyehatkan fisik dan bahkan dapat berfungsi sebagai pencegah penyakit. Mungkin kita bertanya-tanya `bagaimana seandainya ada seseorang berolahraga lima kali sehari, dengan melakukan gerakangerakan khusus yang menyehatkan fisik'. Apakah tidak mungkin ia akan menjadi orang yang paling sehat di dunia ini? Tentunya hal ini sangat mungkin sekali. Jika shalat dilaksanakan secara tuma'ninah, tenang dan kontinyu, insya Allah sholat kita di samping sebagai penghapusan dosa dan kesalahan, juga bisa berfungsi sebagai penghapus segala penyakit. Sholat Penyempurna Agama dan Kesehatan4 5. BAB II PEMBAHASAN A. Definisi Sholat Shalat adalah amalan yang pertama akan dihisab pada hari kiamat. Apabila baik shalatnya, maka dianggaplah baik keseluruhan amalannya. Tentulah orang tersebut masuk surga. Inilah anugrah terindah yang bisa didapat oleh siapa saja yang mengerti, memahami dan mau berusaha menggapainya. Jika shalat hanya dijadikan sebagai kewajiban semata, maka keindahan ini tidak akan dirasakan dan kita akan semakin jauh dari surga. Syariat shalat sudah diajarkan kepada umat Nabi Ibrahim, meski penyempurnaan ajaran itu disampaikan oleh baginda Nabi Muhammad SAW. Ketika Nabi Muhammad SAW miraj ke lagit, beliau menerima perintah langsung dari Allah SWT akan kewajiban shalat. Kita, umat beliau di akhir zaman ini tinggal melaksanakan syariat yang sudah demikian rinci ini, tanpa menambah dan menguranginya. Inilah jalan selamat yang dibutuhkan manusia untuk kebahagiaan dunia akhirat. Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhoi Islam menjadi agama bagimu. (QS. Al-Maidah:3) Kunci shalat adalah bersuci, apabila kita telah berwudhu dengan baik, maka satu pintu diterimanya shalat telah terbuka. B. Sholat itu Tiang Agama Dalam salah satu hadits Nabi disebutkan asholatu imanuddin, sholat itu adalah tiang agama, orang yang sholat adalah yang menghidupkan agama dan orang yang tidak sholat adalah yang mematikan agama. Sholat Penyempurna Agama dan Kesehatan5 6. Secara harfiah sholat merupakan tiang agama, maka siapa yang sholat dia telah menegakkan agamanya, dan yang tidak sholat berarti dia telah menghancurkan agamanya. Menurut pandangan ulama-ulama tasawuf yang ditinjau dari filsafat Rasulullah SAW, mengungkapkan sholat itu merupakan tiang agama. Agama memiliki 3 (tiga) pilar yaitu : 1. Iman 2. Ikhsan 3. Islam Iman Aqidah dengan ilmu tauhidnya, ikhsan : tashawuf, moral akhlaknya dan Islam : syariah ilmu fikihnya. Kalau dikatakan bahwa sholat merupakan tiang agama berarti sholat itu menunjang keimanan, menunjang syariah dan menyempurnakan akhlak manusia. Kemudian bagaimana letak Aqidah keimanan di dalam sholat itu terbagi menjadi 6 (enam) komitmen iman di dalam sholat menurut khujjatul Islam, Imam Ghozali adalah : 1. Komitmen untuk membesarkan Allah SWT, itu merupakan isi sholat. 2. Komitmen untuk mengagungkan Allah SWT. 3. Komitmen untuk memuji Allah SWT. 4. Lomitmen untuk mensucikan Allah. 5. Komitmen untuk mengesakan Allah. 6. Doa. Jadi semua ucapan dan gerakan sholat menjawab keenam komitmen tersebut. Kenapa berdiri, mau membesarkan. Kenapa harus mengangkat tangan, cara kita untuk membesarkan. Ada ruku, mau mengagungkan Allah, ada Itidal, untuk memuji Allah, ada Sujud untuk mensucikan Allah. Kita duduk antara dua Sujud, adab untuk berdoa. Kita tahiyat untuk mengesakan Allah, jadi semua dijawab baik ucapan maupun gerakan. Dalam ucapanpun sama seperti iftitah adab berdoa, ada fatihah yang dirukunkan untuk memuji. Ada ayat yang dibaca untuk mensucikan lagi. Sholat Penyempurna Agama dan Kesehatan6 7. C. Filosofi Sholat Kualitas iman seseorang dapat diukur dengan komitmennya terhadap penegakan ajaran Islam, baik kaitannya dengan kehidupan pribadi maupun ke- masyarakatan. Salah satu tolok ukur yang dapat dilihat dalam hubungannya dengan hal di atas adalah komitmen penegakan umat Islam terhadap rukun Islam yang ada. Utamanya dalam hal ini adalah shalat. Shalat lima waktu merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Bahkan shalat