Road map-bbpp-batu-2015-2019

of 39 /39
Road Map Tahun 2015 - 2019 1 BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembangunan pertanian dalam lima tahun kedepan (2015 – 2019) diarahkan untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional, yaitu menciptakan pertanian Indonesia yang bermartabat, mandiri, maju, adil dan makmur. Pertanian yang bermartabat artinya bahwa petani Indonesia memiliki kepribadian luhur, harga diri, kebanggaan serta merasa terhormat dan dihormati sebagai petani. Pertanian mandiri adalah adanya kemerdekaan dan kedaulatan negara maupun petani dalam segala hal terkait pembangunan pertanian. Pertanian maju tercermin dalam penerapan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang baru pada masanya dan yang adil berkaitan dengan pemerataan dan keberimbangan kesempatan berusahatani, politik dan jaminan penghidupan secara horizontal, spasial, sektoral, bidang pekerjaan dan sosial. Adapun pertanian yang makmur dicirikan oleh kehidupan seluruh petani yang serba berkecukupan, yang merupakan hasil dari pertanian yang bermartabat, mandiri, maju dan adil. Salah satu prasyarat untuk meningkatkan peran sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi nasional adalah tersedinya sumberdaya manusia (SDM) pertanian yang Profesional, Mandiri dan Berdaya saing Berorientasi pada Pengembangan dan Pemanfaatan Bioindustri dan bioindustri yang Berkelanjutan, dimana hal tersebut dapat dibangun antara lain melalui kegiatan pelatihan bagi aparatur dan non aparatur pertanian, peningkatan kualitas program berbasis kinerja serta kegiatan pengembangan SDM lainnya. Mengacu kepada Rencana Strategis (Renstra) Badan PPSDMP tahun 2015 - 2019 serta capaian kinerja BBPP Batu tahun 2010 – 2014 , BBPP Batu perlu meletakkan landasan yang kokoh dalam pelaksanaan kegiatan lima tahun ke depan berdasarkan pada visi yang akan dicapai, yaitu “Terwujudnya Sumber daya Manusia Peternakan yang Profesional, Mandiri dan Berdaya saing Berorientasi pada Pengembangan dan Pemanfaatan Bioindustri dan Bioindustri yang Berkelanjutan”. Untuk mencapai visi tersebut maka BBPP Batu menyusun Road Map Tahun 2015 – 2019 untuk mengakselerasi terwujudnya pembangunan pertanian melalui

Embed Size (px)

Transcript of Road map-bbpp-batu-2015-2019

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 1

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    I. PENDAHULUANA. Latar BelakangPembangunan pertanian dalam lima tahun kedepan (2015 2019) diarahkan untukmewujudkan tujuan pembangunan nasional, yaitu menciptakan pertanian Indonesiayang bermartabat, mandiri, maju, adil dan makmur. Pertanian yang bermartabatartinya bahwa petani Indonesia memiliki kepribadian luhur, harga diri, kebanggaanserta merasa terhormat dan dihormati sebagai petani. Pertanian mandiri adalahadanya kemerdekaan dan kedaulatan negara maupun petani dalam segala hal terkaitpembangunan pertanian. Pertanian maju tercermin dalam penerapan inovasi ilmupengetahuan dan teknologi yang baru pada masanya dan yang adil berkaitan denganpemerataan dan keberimbangan kesempatan berusahatani, politik dan jaminanpenghidupan secara horizontal, spasial, sektoral, bidang pekerjaan dan sosial.Adapun pertanian yang makmur dicirikan oleh kehidupan seluruh petani yang serbaberkecukupan, yang merupakan hasil dari pertanian yang bermartabat, mandiri,maju dan adil.Salah satu prasyarat untuk meningkatkan peran sektor pertanian dalampembangunan ekonomi nasional adalah tersedinya sumberdaya manusia (SDM)pertanian yang Profesional, Mandiri dan Berdaya saing Berorientasi padaPengembangan dan Pemanfaatan Bioindustri dan bioindustri yang Berkelanjutan,dimana hal tersebut dapat dibangun antara lain melalui kegiatan pelatihan bagiaparatur dan non aparatur pertanian, peningkatan kualitas program berbasis kinerjaserta kegiatan pengembangan SDM lainnya.Mengacu kepada Rencana Strategis (Renstra) Badan PPSDMP tahun 2015 - 2019serta capaian kinerja BBPP Batu tahun 2010 2014 , BBPP Batu perlu meletakkanlandasan yang kokoh dalam pelaksanaan kegiatan lima tahun ke depan berdasarkanpada visi yang akan dicapai, yaitu Terwujudnya Sumber daya Manusia

    Peternakan yang Profesional, Mandiri dan Berdaya saing Berorientasi pada

    Pengembangan dan Pemanfaatan Bioindustri dan Bioindustri yang

    Berkelanjutan.Untuk mencapai visi tersebut maka BBPP Batu menyusun Road Map Tahun 2015 2019 untuk mengakselerasi terwujudnya pembangunan pertanian melalui

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 2

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    pemantapan sistem pelatihan peternakan dan sebagai acuan dalam pelaksanaanRencana Kerja Tahunan (RKT) BBPP Batu.B. Kondisi Umum

    1. Aspek Geografis WilayahBalai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu beralamat di Jl. Songgoriti No 24Kota Batu Jawa Timur.Secara topografi, lokasi BBPP Batu terhampar di kaki bukit Gunung Banyak denganketinggian tempat 900 Meter dari permukaan laut.Secara hidrologi kawasan balai memiliki sumber air yang berasal dari mata aircoban petak, kondisi saat ini sumber mata air tersebut semakin berkurang debitairnya dikarenakan mata air tersebut juga menjadi sumber air bagi masyarakatsekitar balai.Ditinjau dari kondisi suhu udara, kawasan BBPP Batu memiliki suhu udara antara18 C 24 C, dengan curah hujan berkisar 122,04 mm/tahun.Lokasi BBPP Batu mudah dijangkau dan hanya berjarak sekitar 35 Km dariBandara Abdurrahman Saleh Malang dan berjarak 94 KM dari bandaraInternasional Juanda Surabaya.Berdasarkan kondisi geografis tersebut, maka permasalahan yang dihadapi BBPPBatu kedepan adalah:a. Kemacetan. Kota Batu yang merupakan kota tujuan wisata denganpeningkatan jumlah kunjungan setiap tahunnya mengakibatkan aksesmenuju Kota Batu semakin padat.b. Debit air berkurang. Coban petak menjadi sumber air bagi masyarakatsonggoriti yang jumlah penduduknya semakin meningkat dengan debit airyang tetap.c. Longsor dan banjir. Lokasi balai yang terletak di kaki Gunung Banyakdengan pemukiman penduduk semakin padat dan lahan terbuka hijausemakin berkurang, berpotensi terjadinya longsor dan banjir.d. AMDAL. Dampak positif keberadaan BBPP Batu di bidang pariwisata,meningkatkan jumlah kunjungan ke Kota Batu karena peserta pelatihanselain untuk berlatih di BBPP Batu juga untuk berwisata. Bidang tenaga

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 3

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    kerja, penyerapan tenaga kerja dari warga sekitar balai untuk memeliharasarana prasarana balai. Dampak negatif keberadaan BBPP Batu adalahpolusi tanah, akibat dari kotoran hewan yang ditimbun dalam tanahsehingga tanah tersebut tidak dapat digunakan. Polusi perairan, akibat darikotoran hewan yang dibuang ke saluran air. Dampak negatif yangditimbulkan diminimalisir dengan melakukan pengolahan limbah, yaitudengan membuat biogas, pengolahan pupuk cair dan padat. BBPP Batusampai saat ini belum memiliki AMDAL secara tertulis.2. Aspek LahanBalai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu memiliki lahan seluas 5 Ha yangterdiri dari lahan bersertifikat 3,3 Ha dan lahan provinsi 1,7 Ha. Tingkatkemiringan lahan berkisar antara 25-40% dengan jenis tanah adalah inceptisol.Jenis tanah ini ditandai dengan bahan induk yang didominasi oleh endapanmaterial vulkanik. Sesuai dengan Peraturan Menteri PertanianNo.2/Permentan/SM.300/J/01/12 bahwa standar minimal kepemilikan lahansebesar 10 Ha tetapi lahan BBPP Batu seluas 5 Ha, maka kepemilikan lahan BBPPBatu masih di bawah standar minimal.Ditinjau dari kelengkapan sarana prasarana, BBPP Batu masih kurang. Lahan yangdimiliki BBPP Batu belum semuanya dibangun pagar pembatas. Sehinggamasyarakat luar dengan mudah bisa masuk ke kawasan BBPP Batu. Saluranirigasi di BBPP Batu belum memadai. Sampah yang dihasilkan setiap harinyabelum dapat ditampung sepenuhnya karena keterbatasan tempat penampungandan pembuangan sampah.Perkembangan BBPP Batu kedepan dalam pemenuhan sarana prasaranamenimbulkan kebutuhan akan daya listrik semakin meningkat. Peningkatan dayalistrik menyebabkan semakin rentannya terjadinya bencana kebakaran. Makaperlu dilengkapi sarana prasarana pencegah bencana kebakaran dan disusunmanajemen bencana.Peningkatan kunjungan ke BBPP Batu perlu diimbangi dengan diperluasnya jalandan tempat parkir yang dimiliki.

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 4

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    3. Aspek KetenagaanDalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, BBPP Batu didukung olehsumber daya manusia yang kompeten dibidangnya, yang secara rinci diuraikansebagai berikut :Grafik 1. Data dan Perkiraan Pegawai PNS berdasarkan Pendidikan Akhir

    Pada Tahun 2016 terjadi penurunan jumlah pegawai sebanyak 3 orang dari tahun2015. Sampai dengan Tahun 2019 penurunan jumlah pegawai sebanyak 15 orang.Penurunan ini dikarenakan ada pegawai yang pensiun. Penurunan pegawaiseharusnya diimbangi dengan penambahan pegawai untuk tetap memaksimalkanpelayanan di BBPP Batu.Penurunan pegawai terjadi pada tingkat pendidikan S1, S2, dan S3. Tuntutanpelayanan prima di setiap instansi pemerintah menimbulkan kebutuhan pegawaidengan tingkat pendidikan akhir semakin tinggi. Kebutuhan pegawai dipenuhidengan cara meningkatkan pendidikan pegawai BBPP Batu atau merekrut pegawaibaru dengan pendidikan minimal S1.

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019SD 14 14 9 8 7 7 7 7 6 6SLTP 0 0 2 4 2 2 2 2 2 2SLTA 29 29 30 26 29 27 26 24 24 23D3 11 16 11 9 7 8 8 8 8 8D4 0 0 7 7 9 10 10 10 10 10S 1 19 22 22 24 24 28 27 27 27 25S 2 12 12 11 11 12 12 12 11 10 8S 3 3 4 5 5 4 4 3 2 1 1TOTAL PNS (ORG) 88 97 97 94 94 98 95 91 88 83

    0

    20

    40

    60

    80

    100

    120

    Ora

    ng

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 5

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Kelompok jabatan fungsional khusus yang ada di BBPP Batu sampai dengan Tahun2015 adalah Fungsional Widyaiswara berjumlah 25 orang dan FungsionalArsiparis berjumlah 1 orang. Jabatan fungsional khusus lainnya seperti FungsionalPranata Laboratorium, Pranata Hubungan Masyarakat, Auditor Kepegawaian,Perencana, Analisis Kepegawaian, Pustakawan, Pengadaan Barang/Jasa, danPranata Komputer perlu diusulkan untuk mendukung kegiatan BBPP Batu.Grafik 2. Data dan Perkiraan Pegawai PNS Kelompok Fungsional Widyaiswaraberdasarkan Pendidikan Akhir

    Pegawai PNS Kelompok Fungsional Widyaiswara Tahun 2015 berjumlah 25 orangdengan pendidikan akhir kebanyakan S1 dan S2. Penurunan Kelompok FungsionalWidyaiswara sampai dengan Tahun 2019 sebanyak 7 orang karena pensiun.Penurunan pada tingkat pendidikan akhir S1 sebanyak 2 orang, S2 sebanyak 3orang, dan S3 sebanyak 2 orang.Peningkatan kompetensi Kelompok Fungional Widyaiswara perlu direncanakansupaya tingkat pendidikan akhir minimal S2 sesuai dengan Peraturan MenteriPendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No.22 Tahun 2014. Peningkatan pendidikan Akhir di Tahun 2015 sebanyak 13 orangdengan rincian 3 orang dari pendidikan D4, 10 orang dari pendidikan S1.Widyaiswara dengan pendidikan akhir S3 pada Tahun 2015 berjumlah 2 orang

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019D4 0 0 3 3 3 3 3 3 3 3S1 7 4 7 12 12 10 9 9 9 8S2 6 7 9 8 8 10 10 9 8 7S3 1 1 2 2 2 2 1 0 0 0TOTAL 14 12 21 25 25 25 23 21 20 18

    0

    5

    10

    15

    20

    25

    30

    Ora

    ng

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 6

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    dan di Tahun 2017 semuanya pensiun. Perlu penambahan Widyaiswara denganpendidikan akhir S3. Penambahan dilakukan dengan cara peningkatan pendidikanWidyaiswara yang pendidikan akhirnya S2 berjumlah 10 orang atau merekrutWidyaiswara dengan pendidikan akhir S3.Grafik 3. Data dan Perkiraan Jumlah Widyaiswara per divisi

    Mendukung terselenggaranya diklat, jumlah Widyaiswara di BBPP Batu sebanyak25 orang yang tersebar di 9 divisi. Masing-masing divisi didukung minimal 3 orangWidyaiswara. Tahun 2015 Divisi Reproduksi didukung oleh 2 orang Widyaiswaradan pensiun 1 orang di tahun 2016. Divisi Keswan dan Kesmavet didukung oleh 2orang Widyaiswara. Divisi Penyuluhan didukung oleh 2 orang Widyaiswara.Berarti Divisi Reproduksi kekurangan 2 orang Widyaiswara, Divisi Keswan danKesmavet kekurangan 1 orang Widyaiswara, dan Divisi Penyuluhan kekurangan 1orang Widyaiswara.

    2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Div. Ternak Perah 2 3 3 3 2 2 1Div. Ternak Potong 3 3 3 3 3 2 1Div. Pakan Ternak & Nutrisi 3 3 3 3 2 2 2Div. Reproduksi 3 2 2 1 1 1 1Div. Keswan & Kesmavet 2 2 2 2 2 2 2Div. Pengolahan Susu 3 4 4 3 3 3 3Div. Pengolahan Daging 2 3 3 3 3 3 3Div. Pengolahan Limbah Ternak 2 3 3 3 3 3 3Div. Penyuluhan 2 2 2 2 2 2 2Jumlah 22 25 25 23 21 20 18

    0

    5

    10

    15

    20

    25

    30

    Ora

    ng

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 7

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    4. Aspek KelembagaanAspek kelembagaan pada Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu pada tiaptahunnya mengalami penguatan, hal ini ditunjukkan dengan pencapaian yang telahdidapat pada 5 tahun terakhir, yaitu :a. Memiliki sertifikat ISO 9001 : 2008b. Akreditasi Laboratorium ISO 17025 (masih dalam proses)c. Akreditasi Manajemen Lingkungan ISO 14001 (direncanakan pada Tahun 2017)d. Jumlah Diklat yang terakreditasi Lembaga Administrasi Negara (LAN) padaBBPP BatuGrafik 4. Jumlah diklat yang terakreditasi

    Sampai dengan Tahun 2014 jumlah diklat yang terakreditasi sebanyak 13diklat. Tetapi masa berlaku akreditasi untuk 5 diklat sudah habis. Maka perludilakukan re-akreditasi untuk 5 diklat yang sudah habis masa berlakuakreditasinya. Nama Diklat yang perlu dilakukan re-akreditasi adalah (1)Pelatihan teknologi hasil ternak dengan masa berlaku akreditasi sampai denganTahun 2009, (2) Pelatihan budidaya sapi perah dengan masa berlaku akreditasisampai dengan Tahun 2010, (3) Pelatihan budidaya sapi potong dengan masaberlaku akreditasi sampai dengan 2014, (4) Pelatihan Inseminasi Buatandengan masa berlaku akreditasi sampai dengan Tahun 2014, dan (5) Pelatihanpengolahan limbah ternak dengan masa berlaku sampai dengan Tahun 2014.

    2010 2011 2012 2013 2014Diklat Terakreditasi 5 7 13 13 13

    0

    2

    4

    6

    8

    10

    12

    14

    Jeni

    s Dik

    lat

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 8

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    e. Memiliki Standar Operasional Pelayanan (SOP)Grafik 5. Perkembangan jumlah SOP BBPP Batu

    f. Terfasilitasi dan terbinanya Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya(P4S)Grafik 6. Perkembangan Jumlah Fasilitasi dan Pembinaan P4S BBPP Batu

    Pada tahun 2013, kegiatan P4S yang difasilitasi digunakan untuk penilaianterhadap 17 calon P4S berprestasi sehingga tidak ada penambahan jumlahklasifikasi dan pembinaan P4S. Tahun 2015, jumlah P4S yang diklasifikasi dandibina sebanyak 16 P4S. Tujuannya untuk menumbuhkan P4S baru dan P4Syang sudah ada tetap berkembang.

    2010 2011 2012 2013 2014 2015Bagian umum 14 14 66 67 67 67Bidang program dan Evaluasi 20 20 20 20 20 20Bidang Penyelenggaraan 15 15 15 15 15 15Widyaiswara 6 6 6 6 6 6

    01020304050607080

    Jum

    lah

    SOP

    Tahun

    2010 2011 2012 2013 2014Pemula 6 7 19 0 24Madya 8 8 7 0 22Utama 0 0 0 0 7

    0

    5

    10

    15

    20

    25

    30

    Uni

    t

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 9

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    g. Jumlah Peserta Diklat Kerjasama 5 tahun terakhirGrafik 7. Jumlah Peserta Diklat Kerjasama

    h. Jumlah Kunjungan, Magang, Praktek dan PenelitianGrafik 8. Jumlah kunjungan, magang, praktek dan penelitian BBPP Batu

    Kerjasama yang dilakukan oleh BBPP Batu tidak hanya dalam halpenyelenggaraan diklat saja, tetapi kerjasama juga dilakukan dalam halkunjungan, magang, praktek dan penelitian di BBPP Batu. Magang yangdilakukan di BBPP Batu pada Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2012mengalami peningkatan rata-rata 24%. Tetapi Tahun 2013 mengalami

    2010 2011 2012 2013 2014Jumlah kerjasama 274 250 455 846 491

    0

    100

    200

    300

    400

    500

    600

    700

    800

    900

    Ora

    ng

    Tahun

    2010 2011 2012 2013 2014Magang 30 42 45 11 120PKL & Prakerin (Mhs: 1 bln) 60 43 72 126 131Kunjungan 20 124 1590 2192 3061Penelitian 0 0 2 0 2

    0

    500

    1000

    1500

    2000

    2500

    3000

    3500

    Ora

    ng

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 10

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    penurunan. Tahun 2014 jumlah magang mengalami peningkatan lagi sebesar991%. Jumlah PKL Tahun 2011 sampai dengan Tahun 2014 mengalamipeningkatan rata-rata 49%. Sedangkan jumlah kunjungan terus mengalamipeningkatan dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2014 dengan rata-ratapeningkatan sebesar 445%. Meningkatnya jumlah magang, PKL, kunjungan diBBPP Batu karena minat masyarakat meningkat untuk mengetahui carabeternak, mengolah hasil peternakan dan pengolahan limbah ternak.5. Aspek PenyelenggaraanSecara Tupoksi BBPP Batu bertugas untuk melaksanakan pelatihan bagi Aparaturdan Non aparatur , adapun rincian jumlah peserta yang telah dilatih pada periode5 tahun adalah sebagai berikut :

    Grafik 9. Realisasi Peserta Diklat bagi Aparatur

    2010 2011 2012 2013 2014Diklat Fungsional 0 324 330 270 140Diklat Teknis 355 711 938 1,099 710PUAP 665 530 248 0 0P2BN 0 164 0 0 0

    0

    200

    400

    600

    800

    1000

    1200

    Ora

    ng

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 11

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Grafik 10. Realisasi Diklat bagi Non Aparatur

    Grafik 11. Hasil Pre Tes dan Post Tes Peserta Diklat bagi Aparatur

    Hasil Pre Test dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2014 secara signifikanmengalami kenaikan. Tahun 2014 kenaikan Pre Test sebesar 55% dari Tahun2013. Hasil Post Test dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2014 mengalamipeningkatan rata-rata 4%.

    2010 2011 2012 2013 2014Diklat Teknis 112 291 210 300 150Diklat manajemen &

    Kewirausahaan 163 60 160 90 60

    PUAP 0 727 990 346 30LM3 0 39 111 0 0P2BN 0 195 0 0 0

    0

    200

    400

    600

    800

    1000

    1200

    Ora

    ng

    Tahun

    2010 2011 2012 2013 2014Pre test 28 31 34.5 29.44 45.7Post Test 75 80 82.6 86.8 88% Kemajuan Berlatih 159.65 166.4 163.38 194.84 143.68

    0

    50

    100

    150

    200

    250

    Nila

    i rat

    a-ra

    ta

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 12

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Kemajuan berlatih di Tahun 2014 sebesar 143,68% menurun dari Tahun 2013sebesar 26%. Penurunan kemajuan berlatih ini disebabkan nilai Pre test rata-ratapeserta diklat lebih besar dibandingkan dengan Tahun 2013 dan peningkatannyamencapai 55%. Sedangkan nilai Post Test Tahun 2014 meningkat hanya 1%. Iniberarti peserta diklat Tahun 2014 merupakan peserta diklat yang keahliannyasesuai dengan bidang diklat yang diikuti.Grafik 12. Hasil Pre Tes dan Post Tes Peserta Diklat bagi Non Aparatur

    Hasil Pre Test peserta diklat bagi non aparatur dari Tahun 2010 sampai denganTahun 2014 mengalami fluktuasi. Sedangkan hasil Post Testnya mengalamipeningkatan rata-rata 4%. Ini berarti peserta diklat bagi non aparatur setelahdiklat di BBPP Batu ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Kemajuanberlatih dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2014 masih di atas 100%.6. Aspek PembiayaanCapaian kinerja anggaran BBPP Batu selama periode tahun 2010 2015 secararinci diuraikan sebagai berikut :

    2010 2011 2012 2013 2014Pre test 31 34 32.5 29.15 37.3Post Test 81 83 86.61 87.59 89% Kemajuan Berlatih 169.84 166.44 183.8 198.51 175.61

    0

    50

    100

    150

    200

    250

    Nila

    i rat

    a-r

    ata

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 13

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Grafik 13. Perkembangan anggaran dan realisasi DIPA

    * Realisasi anggaran tahun 2015 merupakan data realisasi per tanggal 29 Julitahun 2015Grafik 14. Target dan Realisasi Penyetoran PNBP

    * Realisasi Penyetoran PNBP tahun 2015 merupakan data realisasi pertanggal 29 Juli tahun 2015

    2010 2011 2012 2013 2014 2015*Pagu Anggaran 14.83 16.08 29.33 30.19 18.12 24.90Realisasi 13.23 15.13 29.16 29.38 17.86 14.10% Capaian 89.16 94.11 99.44 97.32 98.57 56.65

    -

    20.00

    40.00

    60.00

    80.00

    100.00

    120.00

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun Anggaran

    2010 2011 2012 2013 2014 2015*Target 0.32 0.31 0.26 0.32 0.63 1.04Realisasi 0.28 0.43 0.53 0.68 0.89 0.53

    -

    0.20

    0.40

    0.60

    0.80

    1.00

    1.20

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 14

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    7. Aspek Sarana dan PrasaranaData perkembangan aset BBPP Batu periode tahun 2010 2014 mengalamikenaikan dan penurunan, penurunan terjadi disebabkan dengan adanyapenghapusan untuk beberapa Barang Milik Negara (BMN) yang kondisinya rusakdan tidak dapat terpakai. Adapun data perkembangan aset diuraikan secara rincisebagai berikut :Grafik 15. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Tanah BBPP Batu

    Aset tanah BBPP Batu dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2019 mengalamipenambahan pada Tahun 2013 sebesar 4%. Tanah yang harga perolehannyamenjadi 14,29 Milyar Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2019 masih tetap sama.Nilai buku aset tanah BBPP Batu tidak berubah karena tanah tidak disusutkansesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 47 tentangAkuntansi Tanah.

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Tanah 13.69 13.69 13.69 14.29 14.29 14.29 14.29 14.29 14.29 14.29Kenaikan% 0% 0% 0% 4% 0% 0% 0% 0% 0% 0%12.00

    12.50

    13.00

    13.50

    14.00

    14.50

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 15

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Grafik 16. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Peralatan dan Mesin

    Aset peralatan dan mesin BBPP Batu dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2015mengalami peningkatan rata-rata 30% setiap tahunnya. Tahun 2015 sampaidengan Tahun 2019 mengalami penurunan rata-rata sebesar 9% karena masamanfaat aset peralatan dan mesin berkurang setiap tahunnya dan tidak adapenambahan. Supaya aset peralatan dan mesin BBPP Batu tidak menurun, makadiperlukan biaya pemeliharaan rata-rata setiap tahunnya sebesar 9% dari nilaibuku atau sebesar 1,2 M.Grafik 17. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Gedung dan Bangunan

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Peralatan dan Mesin 4.58 5.37 8.06 13.98 15.68 15.68 14.27 12.98 11.81 10.75Kenaikan% 0% 17% 50% 73% 12% 0% -9% -9% -9% -9%0.005.00

    10.0015.0020.00

    Mily

    ar R

    upia

    h

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Gedung dan Bangunan 6.88 6.88 10.96 15.37 17.30 17.30 16.52 15.78 15.07 14.39Kenaikan% 0% 0% 59% 40% 13% 0% -5% -5% -5% -5% 5.00 8.00

    11.00 14.00 17.00 20.00

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 16

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Aset gedung dan bangunan BBPP Batu dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun2015 mengalami peningkatan rata-rata setiap tahunnya sebesar 18,67%. Tahun2015 sampai dengan Tahun 2019 mengalami penurunan rata-rata 5% setiaptahun. Penurunan terjadi karena masa manfaat aset gedung dan bangunanberkurang serta tidak ada penambahan. Supaya aset gedung dan bangunan tidakmenurun, maka diperlukan biaya pemeliharaan setiap tahunnya rata-rata sebesar0,75 M.Grafik 18. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Jalan dan Jembatan

    Aset jalan dan jembatan BBPP Batu dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2015mengalami peningkatan rata-rata sebesar 9%. Tahun 2015 sampai dengan Tahun2019 mengalami penurunan rata-rata sebesar 5% setiap tahunnya. Penurunanterjadi karena masa manfaat aset jalan dan jembatan berkurang. Supaya aset jalandan jembatan BBPP Batu tidak menurun, maka diperlukan biaya pemeliharaansetiap tahunnya rata-rata sebesar 5% dari nilai buku atau sebesar 1,26 M.

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Jalan dan Jembatan 0.85 0.85 0.85 1.05 1.38 1.38 1.31 1.25 1.20 1.14Kenaikan% 0% 0% 0% 23% 31% 0% -5% -4% -5% -5%0.000.250.500.751.001.251.50

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 17

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Grafik 19. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Irigasi

    Aset irigasi BBPP Batu dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2015 mengalamipenambahan pada Tahun 2011 sebesar 281%. Sedangkan pada tahun yang lainmasih tetap sama dengan tahun sebelumnya. Tahun 2015 sampai dengan Tahun2019 aset irigasi mengalami penurunan sebesar 9% setiap tahun karena tidak adapenambahan dan masa manfaat aset berkurang. Supaya aset irigasi tidak menurun,maka diperlukan biaya pemeliharaan setiap tahun rata-rata sebesar 9% dari nilaibuku atau 0,18 M.Grafik 20. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Jaringan Instalasi AirPermukaan Kapasitas Kecil

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Irigasi 0.06 0.21 0.21 0.21 0.21 0.21 0.19 0.18 0.16 0.14Kenaikan% 0% 281% 0% 0% 0% 0% -9% -9% -9% -9%0.000.050.100.150.200.250.30

    Mily

    ar R

    upia

    h

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Jaringan 0.140 0.236 0.236 0.236 0.213 0.193 0.175 0.158Kenaikan 0% 68% 0% 0% -10% -10% -10% -10%0.000.050.100.150.200.25

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 18

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Aset jaringan instalasi air permukaan kapasitas kecil diadakan pada Tahun 2012dengan harga perolehan sebesar 0,14 M. Tahun 2013 meningkat sebesar 68%menjadi 0,23 M. Sampai dengan Tahun 2015 tidak mengalami perubahan. Tahun2015 sampai dengan Tahun 2019 mengalami penurunan masa manfaat sebesar10% setiap tahun atau sebesar 0,02 M.Grafik 21. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Jaringan Instalasi PLTDKapasitas kecil

    Aset jaringan instalasi PLTD kapasitas kecil mengalami penurunan pada Tahun2013 sebesar 10% karena disusutkan. Tahun 2015 sampai dengan Tahun 2019mengalami penurunan sebesar 10% setiap tahun karena masa manfaat asetberkurang dan tidak ada penambahan aset.Grafik 22. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Jaringan Instalasi PLTBKapasitas Kecil

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Jaringan 0.032 0.032 0.032 0.029 0.029 0.029 0.026 0.024 0.021 0.019Kenaikan 0% 0% 0% -10% 0% 0% -10% -10% -10% -10%0.000.010.020.030.04

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Jaringan 0.002 0.002 0.017 0.016 0.016 0.016 0.014 0.013 0.012 0.011Kenaikan 0% 0% 610% -10% 0% 0% -10% -10% -10% -10%0.000.010.02

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 19

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Aset jaringan instalasi PLTB kapasitas kecil mengalami kenaikan pada Tahun 2012sebesar 610% atau 0,01 M. Tahun 2015 sampai dengan Tahun 2019 mengalamipenurunan rata-rata 10% setiap tahunnya karena masa manfaat aset berkurang.Grafik 23. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Jaringan Instalasi PembangkitListrik Tenaga Biogas (PLTB) Lainnnya

    Aset jaringan instalasi PLTB lainnya diadakan Tahun 2014 dengan hargaperolehan sebesar 0,12 M. Tahun 2015 sampai dengan Tahun 2019 mengalamipenurunan rata-rata 10% setiap tahun karena masa manfaat aset berkurang.Grafik 24. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Jaringan Instalasi Lainnya

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Jaringan 0.122 0.122 0.110 0.100 0.090 0.082Kenaikan 0% 0% -10% -10% -10% -10%0.000.050.100.15

    Mily

    ar R

    upia

    h

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Jaringan 0.003 0.003 0.141 0.128 0.128 0.128 0.116 0.105 0.095 0.086Kenaikan 0% 0% 4235% -10% 0% 0% -10% -10% -10% -10%0.000.050.100.15

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 20

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Aset jaringan instalasi lainnya Tahun 2012 mengalami penambahan sebesar 0,14M atau 4235%. Tahun 2015 sampai dengan Tahun 2019 mengalami penurunansebesar 10% setiap tahun karena tidak ada penambahan aset dan masa manfaataset berkurang.Grafik 25. Data dan Perkiraan Perkembangan Aset Tetap Lainnya

    C. Potensi dan Permasalahan

    1. Potensi

    a. Pengembangan sistem dan metodologi pelatihan pertanian1. Memiliki program diklat berbasis kompetensi kerja (Competency BasedTraining)2. Memiliki 13 jenis diklat yang terakreditasi3. Mempunyai keahlian dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan diklatterutama diklat Inseminasi buatan, diklat pengolahan hasil ternak, diklatfungsional bagi penyuluh, diklat pengolahan limbah, diklat sapi potong,diklat sapi perah dan diklat pakan ternak

    b. Kelembagaan UPT Pelatihan1. Telah bersertifikasi ISO 9001;20082. Memiliki 9 (sembilan) divisi (instalasi) yaitu divisi ternak perah, divisiternak potong, divisi limbah, divisi pasca panen dan pengolahan susu,

    2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019Aset Tetap Lainnya 0.64 0.96 0.88 0.85 0.91 0.91 0.91 0.91 0.91 0.91Kenaikan% 0% 51% -8% -4% 8% 0% 0% 0% 0% 0% 0.50 0.60 0.70 0.80 0.90 1.00

    Mily

    ar R

    upia

    h

    Tahun

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 21

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    divisi pasca panen dan pengolahan daging, divisi kesehatan hewan dankesmavet, divisi reproduksi, divisi penyuluhan, divisi pakan dan nutrisi3. Sudah memiliki outlet Inkubator Agribisnisc. Pengembangan widyaiswara dan tenaga kediklatan1. Memiliki 25 orang widyaiswara dengan berbagai spesifikasi keahlian2. Pengkayaan kompetensi WI (Teknis dan Manajemen)d. Pengembangan Prasarana dan Sarana Pelatihan1. Dukungan teknologi informasi dalam manajemen (SIMPEG, SIMDAL,ESIPP, SABMN, SAK), wifi internet, CCTV, cyber extension, teleconferencee. Program dan Kerjasama1. Memiliki Pengalaman dalam kerja sama dalam negeri dan kerjasamapelatihan internasional (FAO, JICA, Asean, OKI )

    2. Permasalahana. Dampak hasil pelatihan kurang dirasakan oleh masyarakat pertanian secaraluas dan cepat.b. Tenaga widyaiswara yang belum tersertifikasic. Sarana dan prasarana Balai belum sesuai standar Permentan nomor2/Permentan/SM.300/J/01/12d. Sarana prasarana Tempat Uji Kompetensi (TUK) masih belum memenuhistandar yang ada, terutama pada Uji kompetensi Juru Sembelih Halal, Butcherdan Reproduksi.e. Kapasitas balai yang masih terbatasf. Luas lahan yang terbatasg. Sistem drainase dan kelistrikan yang kurang memadaih. Belum semua lahan balai terpasang pagar pembatasi. Sumber mata air ke balai yang menurun volumenyaj. Belum memiliki AMDALD. Isu strategis

    1. Pengembangan sistem dan metodologi pelatihan pertanian

    Rekruitmen peserta pelatihan belum menjawab kebutuhan wilayah (pesertamengikuti pelatihan sekedar untuk mendapatkan sertifikat)

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 22

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Sulitnya memperoleh peserta diklat RIHP Peserta diklat tidak sesuai dengan persyaratan Waktu penyelenggaraan diklat dibatasi oleh ketersediaan anggaran Disparitas judul pelatihan yang sangat besar sehingga menyulitkan dalampenyediaan modul dan bahan ajar Banyaknya hasil pelatihan yang belum sampai ke user Pelatihan cenderung mahal Perlunya penyelenggaraan diklat yang bekerja sama dengan BP3K, BP4K danBalai Diklat Daerah Program pelatihan kurang sinkron dengan Direktorat Jenderal Teknis Kurangnya komitmen dalam penyelenggaraan praktek dilapangan Pelatihan kurang memberikan dampak yang luas dan cepat

    2. Kelembagaan UPT Pelatihan

    Kepala Seksi Pelatihan Aparatur dan Non Aparatur memiliki tugas yang hampirsama Keberadaan divisi perlu dipertimbangkan keberlanjutannya Isu pemangkasan jabatan eselon 3 dan 4 Isu pengembangan kediklatan berbasis kepada diklat kompetensi dan polapenyelenggaraan inkubator teknis dan inkubator bisnis Perubahan kelembagaan pertanian yang mengarah kepada upaya pemenuhanpangan, pakan dan energi Balai menuju diklat Internasional

    3. Pengembangan widyaiswara dan tenaga kediklatan

    Widyaiswara kurang mendapat pengalaman pada situasi kerja nyata dilapangan Widyaiswara kurang terfasilitasi pengembangan kompetensi dibidang profesi Peningkatan profesionalisme WI dalam penyelenggaraan diklat bertaraf

    internasional perlu ditingkatkan

    BBPP Batu belum memiliki Widyaiswara pada jenjang Widyaiswara Utama Rendahnya pelaksanaan diklat fungsional di BBPP Batu yang menyebabkanperolehan angka kredit melatih widyaiswara rendah

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 23

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Tidak ada program pengembangan kapasitas tehnik dan bisnis bagiWidyaiswara dan tenaga kediklatan4. Pengembangan Prasarana dan Sarana Pelatihan

    Pengembangan sarana dan prasarana mengacu kepada standar Balai

    bertaraf Internasional

    Standar Balai berdasar Permentan nomor 2/Permentan/SM.300/J/01/12masih kurang Pengembangan Balai menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) memerlukanpeningkatan sarana dan prasarana Dalam mengembangkan penyelenggaraan diklat berbasis retooling memerlukanpenambahan sarana dan prasarana yang memungkin terselenggaranya kegiatanbisnis didalam balai sebagai media pelatihan

    5. Program dan Kerjasama

    Payung hukum dalam menyelenggarakan kerjasama bisnis didalam balai Program penumbuhan P4S yang senantiasa bertambah setiap tahunnya tidaklogis Pola penganggaran Evaluasi Pasca Diklat dan Bimbingan Lanjutan kurangproporsional dibandingkan dengan jumlah diklat yang dilaksanakan Program penjaminan mutu penyelenggaraan diklat masih rendah/lemah

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 24

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    II. TUGAS, FUNGSI, VISI DAN MISI

    A. TugasSesuai dengan Permentan No. 105/Permentan/OT.140/10/2013 tentang Organisasidan Tata Kerja Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu, BBPP Batu mempunyai tugasmelaksanakan pelatihan fungsional bagi aparatur, pelatihan teknis dan profesi,mengembangkan model dan teknik pelatihan fungsional dan teknis dibidangpeternakan bagi aparatur dan non aparatur pertanian.B. FungsiDalam melaksanakan tugas, BBPP Batu menyelenggarakan fungsi :1. Penyusunan program, rencana kerja, anggaran dan pelaksanaan kerjasama;2. Pelaksanaan Identifikasi Kebutuhan Pelatihan;3. Pelaksanaan penyusunan bahan Standar Kompetensi Kerja (SKK) di bidangpeternakan;4. Pelaksanaan pelatihan fungsional dibidang peternakan bagi aparatur;5. Pelaksanaan pelatihan teknis dibidang pasca panen dan pengolahan hasil ternakbagi aparatur dan non aparatur pertanian dalam dan luar negeri;6. Pelaksanaan pelatihan profesi dibidang pasca panen dan pengolahan hasil ternakbagi aparatur dan non aparatur;7. Pelaksanaan uji kompetensi dibidang peternakan;8. Pelaksanaan penyusunan paket pembelajaran dan media pelatihan fungsionaldan teknis dibidang peternakan;9. Pelaksanaan pengembangan model dan teknik pelatihan fungsional dan teknisdibidang pasca panen dan pengolahan hasil ternak;10. Pelaksanaan pengembangan kelembagaan pelatihan peternakan swadaya;11. Pelaksanaan pemberian konsultasi dibidang peternakan;12. Pelaksanaan bimbingan lanjutan pelatihan dibidang peternakan bagi aparaturdan non aparatur;13. Pelaksanaan pemberian pelayanan penyelenggaraan pelatihan fungsional bagiaparatur, pelatihan teknis dan profesi, pengembangan model dan teknik

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 25

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    pelatihan fungsional dan teknis dibidang peternakan bagi aparatur dan nonaparatur pertanian;14. Pengelolaan unit inkubator usaha tani;15. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi pelatihan dibidang peternakan;16. Pelaksanaan pengelolaan data dan informasi pelatihan serta pelaporan;17. Pelaksanaan pengelolaan sarana teknis;18. Pengelolaan urusan kepegawaian, keuangan, rumah tangga, perlengkapan danistalasi BBPP Batu;C. VisiTerwujudnya Sumber daya Manusia Peternakan yang Profesional, Mandiri danBerdaya saing Berorientasi pada Pengembangan dan Pemanfaatan Bioindustri danbioindustri yang Berkelanjutan.D. Misi1. Meningkatkan kualitas program berbasis kinerja dan melaksanakan sisteminformasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelatihan serta melakukanpengendalian internal yang akurat dan kredibel;2. Melaksanakan pengembangan pelatihan teknis, fungsional dan kewirausahaanbagi aparatur dan non aparatur peternakan sesuai dengan standar kompetensikerja (SKK);3. Meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi penatausahaan, keuangan danrumah tangga Balai yang transparan dan akuntabel serta meningkatkanpendayagunaan sarana dan prasarana pelatihan serta produktivitas instalasiagribisnis;4. Meningkatkan Kompetensi tenaga pelatihan dalam memberikan pelayanankonsultasi agribisnis yang prima;5. Meningkatkan kerjasama pelatihan dalam negeri dan melaksanakan pelatihankerjasama luar negeri;

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 26

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    III. ANALISIS KEKUATAN, KELEMAHAN, PELUANG DAN TANTANGAN(SWOT)

    A. Menjadikan BBPP Batu sebagai Balai Pelatihan Teknis Agribisnis, Tehnik,Fungsional, Profesi, Inkubator Bisnis, Inkubator Tehnik dan PenyelenggaraanRetooling.

    1. Internal Factors Analysis Summary (IFAS)

    NO VARIABEL BOBOT1 Widyaiswara 15.02 Sarana dan prasarana 14.03 Sistem penyelenggaraan 12.04 Sistem monev 8.05 Tenaga kediklatan 6.06 Tempat Uji Kompetensi ( TUK ) 15.07 Sistem Penjaringan Calon Peserta 14.08 Pendanaan 10.09 Kepesertaan 9.010 SKKNI 6.0JUMLAH 100

    2. External Factors Analysis Summary (EFAS)

    NO VARIABEL BOBOT1 Masyarakat Ekonomi Asean 15.02 Kebijakan Kementerian Pertanian 12.03 Asosiasi Profesi 9.04 Bio Industri 8.05 Bio Energi 8.06 Dukungan Program dan Kebijakan Pemerintah 12.07 Lembaga Diklat, LSP dan TUK Swasta (10.0) 10.08 Perubahan Iklim dan Penyakit Zoonis (10.0) 10.09 Ketahanan Pangan, Pakan dan Energi (8.0) 8.010 Kondisi Perekonomian (8.0) 8.0JUMLAH 100

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 27

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Faktor Internal Bobot Rating SkorA. Kekuatan1. Widyaiswara2. Sarana dan Prasarana3. Sistem Penyelenggaraan4. Sistem Monitoring dan Evaluasi5. Tenaga Kediklatan

    15.014.012.08.06.054312

    75.056.036.08.012.0Jumlah (A) 49.0 15 169.0

    B. Kelemahan1. Tempat Uji Kompetensi ( TUK )2. Sistem Penjaringan Calon Peserta3. Pendanaan4. Kepesertaan5. SKKNI15.014.010.09.06.0

    -1-5.-3-4-2-15.0-70.0-30.0-36.0-12.0

    Jumlah (B) 51 -15 -152.0

    Selisih 17

    Faktor Eksternal Bobot Rating SkorA. Peluang1. Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA )2. Kebijakan Kementerian Pertanian3. Asosiasi Profesi4. Bio Industri5. Bio Energi

    15.012.09.08.08.054321

    75.048.027.016.08.0Jumlah (A) 52.0 15 174.0

    B. Ancaman1. Dukungan Program dan KebijakanPemerintah2. Lembaga Diklat, LSP dan TUK Swasta3. Perubahan Iklim dan Penyakit Zoonis4. Ketahanan Pangan, Pakan dan Energi5. Kondisi Perekonomian12.010.010.08.08.0

    -5-4-1-3-2-60.0-40.0-10.0-24.0-16.0

    Jumlah (B) 48.0 -15 -150.0

    Selisih 24

    Fungsi Koordinat {17: 24}

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 28

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    KUADRAN STRATEGIS

    Program Strategia. Program peningkatan kompetensi Widyaiswara melalui sertifikasi bertarafInternasionalb. Peningkatan dan pengembangan Sarana dan Prasarana Diklatc. Pengembangan Sistem Penyelenggaraan Diklatd. Pengembangan Sistem Monitoring dan Evaluasie. Peningkatan kompetensi Tenaga Kediklatan

    Peluang

    Ancaman

    KekuatanKelemahan

    Agresif

    Difensi

    Growth

    Diversifikasi

    _17 ; 24

    Kekuatan

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 29

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    B. Menjadikan BBPP Batu sebagai Balai Bertaraf Internasional

    1. Internal Factors Analysis Summary (IFAS)

    NO VARIABEL BOBOT1 Pengembangan kerjasama 15.02 Materi pelatihan 13.73 Pendanaan 12.54 Sarana dan prasarana 12.55 Widyaiswara 10.06 SKK Internasional 8.77 Pengalaman Kediklatan 8.08 Sistem Penyelenggaraan 7.09 Sistem monev 6.510 Tenaga Kediklatan 6.1

    JUMLAH 100

    2. External Factors Analysis Summary (EFAS)

    NO VARIABEL BOBOT1 Kebijakan Politik Luar Negeri Pemerintah Indonesia 21.72 Pendanaan Internasional 14.03 Kebijakan Penumbuhan Ekonomi negara-negara

    berkembang12.8

    4 Kepesertaan 11.55 Ketahanan dan keamanan pangan, pakan dan energi

    Internasional11.5

    6 Lembaga Diklat Lain 8.77 Perubahan Iklim dan penyakit Zoonosis 8.78 Sosial Budaya 3.79 Nilai Tukar Mata Uang 3.710 Perubahan Peraturan Internasional 3.7

    JUMLAH 100

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 30

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Faktor Internal Bobot Rating SkorA. Kekuatanf. Pengembangan kerjasamag. Widyaiswarah. Pengalaman Kediklatani. Sistem Penyelenggaraanj. Tenaga Kediklatan

    15.010.08.07.06.154321

    75.040.024.014.06.1Jumlah (A) 159.1

    B. Kelemahan1. Materi pelatihan2. Pendanaan3. Sarana dan prasarana4. SKK Internasional5. Sistem monev13.712.512.58.76.5

    -4-3.-1-5-2-54.8-37.5-12.5-43.5-13.0

    Jumlah (B) -161.3

    Selisih -2.2

    Faktor Eksternal Bobot Rating Skor

    A. Peluang1. Kebijakan Politik Luar Negeri

    Pemerintah Indonesia2. Pendanaan Internasional3. Kebijakan Penumbuhan Ekonomi

    Negara-negara berkembang4. Ketahanan dan keamanan pangan, pakan

    dan energi Internasional5. Perubahan Iklim dan penyakit Zoonosis

    21.7

    14.012.8

    11.5

    8.7

    5

    43

    2

    1

    108.5

    56.038.4

    23.0

    8.7

    Jumlah (A) 234.6

    B. Ancaman1. Kepesertaan2. Lembaga Diklat Lain3. Sosial Budaya4. Nilai Tukar Mata Uang5. Perubahan Peraturan Internasional

    11.58.73.73.73.7

    -5-4-3-2-1

    -57.5-34.8-11.1

    -7.4-3.7

    Jumlah (B) -114.5

    Selisih 120.1

    Fungsi Koordinat { -2.6: 99.1}

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 31

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    KUADRAN STRATEGIS

    Program Strategi1. Penyusunan program materi pelatihan international yang menarik bagi negaradonor2. Mengalokasikan Pendanaan Diklat Bertaraf Internasional3. Membenahi Sarana dan prasarana Diklat sesuai dengan Standar DiklatInternasional4. Menggunakan Standar Kompetensi Kerja Internasional sebagai referensipenyelenggaraan5. Diklat berbasis kompetensi6. Menyelenggarakan Sistem monev peserta diklat bertaraf internasional

    Peluang

    Ancaman

    KekuatanKelemahan

    Agresif

    Difensi

    Growth

    Diversifikasi

    Kekuatan

    -2,6 ; 99.1

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 32

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    C. BBPP Batu menyelenggarakan pelatihan berdampak luas dan cepat sertamemberikan penjaminan mutu bagi peserta diklatnya

    1. Internal Factors Analysis Summary (IFAS)

    NO VARIABEL BOBOT1 Widyaiswara, Fasilitator dan atau Pelatih 12.02 Materi Diklat/Pelatihan Tematik 12.03 Kerjasama 10.04 Monitoring Evaluasi 8.05 Administrasi Keuangan 5.06 Kebijakan Puslatan 16.07 Alokasi Pendanaan 13.08 Bahan Ajar 11.09 Sistem Pendampingan BBPP Batu 9.010 Bimbingan Lanjutan 4.0JUMLAH 100

    2. External Factors Analysis Summary (EFAS)

    NO VARIABEL BOBOT1 Dukungan Ditjen PSP, Ditjen Peternakan danKeswan 16.02 Komitmen Penyuluh/Petugas Dinas sebagaiFasilitator 15.03 Komitmen Ketua Kelompoktani/Petani sebagaiPeserta Latih 12.04 Kerjasama dengan Pemangku Kepentingan 11.05 Kelembagaan Poktan dan Gapoktan 7.06 Kebijakan Pusluh, Bakorluh dan Bapeluh 15.07 Sarana dan Prasarana di Petani 8.08 Akses Permodalan 6.09 Potensi Daerah 6.010 Insentif bagi Peserta Diklat dan Fasilitator 4.0JUMLAH 100

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 33

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    Faktor Internal Bobot Rating Skor64.Kekuatan1. Widyaiswara, Fasilitator dan atauPetani2. Materi Diklat/Pelatihan Tematik3. Kerjasama4. Monitoring Evaluasi5. Administrasi Keuangan

    12.012.010.08.05.054321

    60.048.030.016.05.0Jumlah (A) 47.0 15 159.0B. Kelemahan1. Kebijakan Puslatan2. Alokasi Pendanaan3. Bahan Ajar4. Sistem Pendampingan BBPP Batu5. Bimbingan Lanjutan

    16.013.011.09.04.0-5-4.-3-2-1

    -80.0-52.0-33.0-18.0-4.0Jumlah (B) 53.0 15 -187.3Selisih -28.0

    Faktor Eksternal Bobot Rating Skor

    64.Peluang1. Dukungan Ditjen PSP, DitjenPeternakan dan Keswan2. Komitmen Penyuluh/Petugas Dinassebagai Fasilitator3. Komitmen Ketua Kelompoktani/Petanisebagai Peserta Latih4. Kerjasama dengan PemangkuKepentingan5. Kelembagaan Poktan dan Gapoktan

    16.015.012.011.07.0

    54321

    80.060.036.022.07.0Jumlah (A) 61 15 205.0

    B. Ancaman1. Kebijakan Pusluh, Bakorluh danBapeluh2. Sarana dan Prasarana di Petani3. Akses Permodalan4. Potensi Daerah5. Insentif bagi Peserta Diklat danFasilitator

    15.08.06.06.04.0-5-4-3-2-1

    -75.0-32.0-18.0-12.0-4.0Jumlah (B) 39 -141.0Selisih 64.0Fungsi Koordinat { -28.0: 64.0}

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 34

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    KUADRAN STRATEGIS

    Program Strategis:1. Diperlukan Kebijakan Puslatan tentang penyelenggara pelatihan yang memberidampak luas dan cepat serta memberikan penjaminan mutu bagi peserta diklat(system diklat berjenjang)2. Dukungan Alokasi Pendanaan Diklat yang memberi dampak luas dan cepat sertamemberikan penjaminan mutu bagi peserta diklat (sistem diklat berjenjang)3. Tersusunnya Bahan Ajar Yang mendukung sistem Diklat berjenjang4. Mengembangkan Sistem Pendampingan BBPP Batu (optimalisasi fungsi KlinikKonsultasi)5. Mengembangkan sistem Bimbingan Lanjutan6. Koordinasi Kebijakan Pusluh, Bakorluh dan Bapeluh7. Memperkuat Sarana dan Prasarana di Petani

    Kekuatan

    Peluang

    Ancaman

    KekuatanKelemahan

    Agresif

    Difensi

    Growth

    Diversifikasi

    -28,0 ; 64.0

    Kekuatan

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 35

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    IV. ROAD MAP BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN BATU TAHUN 2015-2019 DAN PEMBIAYAAN

    A. Road Map Tahun 2015-2019

    NO URAIAN SATUAN TA 2015 TA 2016 TA 2017 TA 2018 TA 20191 Pengembangan sistem dan metodologipelatihan pertaniana. Jumlah aparatur pertanian yangmeningkat kompetensinya orang 1260 2070 1605 1635 1635b. Jumlah non aparatur pertanian yangmeningkat kompetensinya orang 1500 1850 1670 1690 1690c. Jumlah dokumen program dan kerjasamapelatihan pertanian yang dihasilkan dokumen 5 5 5 5 5d. Jumlah dokumen penyelenggaraanpelatihan pertanian yang dihasilkan dokumen 4 4 4 4 4e. Jumlah dokumen evaluasi pelatihanpertanian yang dihasilkan dokumen 3 3 3 3 3f. Jumlah diklat mandatori orang Sesuai dengan kebijakan dari BPPSDMP2 Kelembagaan UPT Pelatihana. Jumlah kelembagaan pelatihan pertanianyang meningkat kompetensinya unit 1 1 1 1 1b. Jumlah kelembagaan pelatihan milikpertanian (P4S) yang meningkatprofesionalismenya unit 16 15 15 17 17c. Jumlah pembentukan TUK TUK 0 3 0 2 0d. Jumlah dokumen kelembagaan pelatihanpertanian yang dihasilkan dokumen 2 2 2 2 2

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 36

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    NO URAIAN SATUAN TA 2015 TA 2016 TA 2017 TA 2018 TA 20193 Pengembangan widyaiswara dantenaga kediklatana. Jumlah Widyaiswara yangmeningkat profesionalismenya orang 65 40 40 40 40b. Jumlah ketenagaan tekniskediklatan yang meningkatkompetensinya orang 135 135 135 135 135c. Jumlah SDM BBPP Batu orang 99 132 132 132 1324 Pengembangan Prasarana danSarana Pelatihana. Jumlah perangkat pengolah datadan komunikasi yang disediakan unit 51 27 30 33 37b. Jumlah peralatan dan fasilitasperkantoran yang disediakan unit 324 165 182 200 220c. Jumlah luas gedung/bangunan yangdibangun/direhab m2 2833 2608 2869 3155 3471d. Jumlah penyelenggaraanoperasional dan pemeliharaanperkantoran bulan 12 12 12 12 125 Program dan Kerjasamaa. Jumlah kerjasama Dalam Negeri angkatan 0 0 2 3 3b. Jumlah kerjasama Luar Negeri angkatan 2 2 2 3 3

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 37

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    B. Road Map Pembiayaan Tahun 2015-2019

    NO URAIANTA 2015 TA 2016 TA 2017 TA 2018 TA 2019

    Rp (dalam Milyar)1 Pengembangan sistem danmetodologi pelatihan pertanian

    9,31 22,79 25,07 27,58 30,33a. Jumlah aparatur pertanian yangmeningkat kompetensinya 2,67 11,41 12,55 13,81 15,19b. Jumlah non aparatur pertanianyang meningkat kompetensinya 4,83 9,56 10,52 11,57 12,72c. Jumlah dokumen program dankerjasama pelatihan pertanian yangdihasilkan 0,62 1,01 1,11 1,22 1,34d. Jumlah dokumen penyelenggaraanpelatihan pertanian yang dihasilkan 0,85 0,31 0,34 0,38 0,41e. Jumlah dokumen evaluasi pelatihanpertanian yang dihasilkan 0,34 0,50 0,55 0,61 0,67f. Jumlah diklat manadatori Sesuai dengan kebijakan dari BPPSDMP2 Kelembagaan UPT Pelatihan 0,48 1,08 1,19 1,31 1,44a. Jumlah kelembagaan pelatihanpertanian yang meningkatkompetensinya 0,18 0,30 0,33 0,36 0,40b. Jumlah kelembagaan pelatihanmilik pertanian (P4S) yangmeningkat profesionalismenya 0,09 0,34 0,37 0,41 0,45c. Jumlah pembentukan TUK 0 0,06 0,07 0,07 0,08d. Jumlah dokumen kelembagaanpelatihan pertanian yang dihasilkan 0,22 0,38 0,42 0,46 0,51

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 38

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    NO URAIANTA 2015 TA 2016 TA 2017 TA 2018 TA 2019

    Rp (dalam Milyar)3 Pengembangan widyaiswara dantenaga kediklatan

    6,49 6,81 8,20 9,08 9,93a. Jumlah Widyaiswara yangmeningkat profesionalismenya 0,57 0,37 0,35 0,40 0,43b. Jumlah ketenagaan tekniskediklatan yang meningkatkompetensinya 0,28 0,44 0,40 0,48 0,48c. Jumlah pembayaran gaji dantunjangan 5,65 6,00 7,45 8,20 9,024 Pengembangan Prasarana danSarana Pelatihan

    10,57 12,80 14,08 15,49 17,04a. Jumlah perangkat pengolah datadan komunikasi yang disediakan 0,28 0,18 0,20 0,22 0,24b. Jumlah peralatan dan fasilitasperkantoran yang disediakan 3,50 4,42 4,86 5,35 5,88c. Jumlah luas gedung/bangunan yangdibangun/direhab 3,42 4,40 4,84 5,32 5,86d. Jumlah penyelenggaraanoperasional dan pemeliharaanperkantoran 3,38 3,80 4,18 4,60 5,065 Program dan Kerjasama 0,66 1,19 1,97 2,17a. Jumlah kerjasama Dalam Negeri 0 0 0,40 0,66 0,73b. Jumlah kerjasama Luar Negeri 0,66 0 0,79 1,31 1,44JUMLAH 27,54 43,48 49,73 55,43 60,91

  • Road Map Tahun 2015 - 2019 39

    BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN - BATU

    V. PENUTUP

    Road Map Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Tahun 2015 -2019 yangmenggambarkan arah kebijakan dan strategi pelaksanaan kegiatan, 1) hasil kinerjaBalai yang telah dicapai pada periode 2010 2014, 2) Rencana Strategis BBPP BatuTahun 2015 2019, 3) permasalahan dan tantangan yang dihadapi, dan 4) RencanaStrategis Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian 2015 2019 danPusat Pelatihan Pertanian 2015 2019.Penyusunan Road Map BBPP Batu Tahun 2015 2019 dimaksudkan untukmewujudkan Sumber Daya Manusia Peternakan yang Profesional, Mandiri danBerdaya saing Berorientasi pada Pengembangan dan Pemanfaatan Bioindustri danbioindustri yang BerkelanjutanRoad Map BBPP Batu Tahun 2015 2019 harus diimplementasikan dengan baik padaunit kerja BBPP Batu dalam upaya mewujudkan visi dan misi Balai. Diperlukankomitmen, tekad dan upaya yang sungguh-sungguh dari semua unsur terkait dalamupaya mengimplementasikan langkah-langkah operasional sesuai dengankewenangan dan fungsi masing-masing. Road Map BBPP Batu menjadi acuan bagikelembagaan, sehingga menghasilkan sinergitas dalam pelaksanaan programpengembangan sumberdaya manusia pertanian dan kelembagaan petani.