Presentasi UNNES Final

download Presentasi UNNES Final

of 48

  • date post

    30-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    237
  • download

    5

Embed Size (px)

description

presentasi unnes final

Transcript of Presentasi UNNES Final

  • *Bank Syariah dan Urgensinya Terhadap Perekonomian NegaraPresented By : Mardiyono - ASBISINDO

  • Perbankan Syariah*

    KONSEP DASAR SYARIAH

  • Sejarah Perbankan Syariah*

    TAHUNPERKEMBANGAN1950 1960-an transaksi berdasarkan prinsip bagi-hasil sebagai pengganti bunga. Di Mesir didirikan Mitghamir Bank, dan di Malaysia didirikan Tabungan Haji, keduanya menggunakan sistem bagi-hasil.1970-anDubai Islamic Bank didirikan tahun 1974 Islamic Development Bank didirikan tahun 1975Filipina mendirikan Philippine Amanah Bank yang berdasarkan prinsip bagi-hasil 1980-anNegara-negara Iran, Pakistan dan Sudan menghapuskan penggunaan bunga dalam transaksi keuangan dan mengganti dengan bagi-hasilBahrain dan Malaysia mulai menerapkan dual banking system, yaitu perbankan Syariah beroperasi berdampingan dengan perbankan konvensional

  • *

    1990-anIndonesia memberlakukan dual banking system dengan didirikannya Bank Muamalat Indonesia, dan amandemen Undang-Undang Perbankan tahun 1992 yang memberi peluang dioperasikannya 2000-anBrunei Darussalam memberlakukan dual banking systemSingapura menyatakan diri sebagai pusat keuangan Islam dalam upaya menarik dana dari Timur TengahDibentuknya lembaga pendukung perbankan syariah di dunia seperti : Islamic Development Bank, Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial (AAOIFI) yang berfungsi membuat standarisasi akuntansi perbamkan syariah, International Islamic Financial Market, Islamic Financial Supervisory Board (IFSB) yang berfungsi membuat standarisasi pengawasan bank-bank syariah, International Islamic Rating Agency, General Council of Islamic Banks and Financial Institution, Arbitration and Reconciliation Centre for Islamic Financial InstitutionBank-bank besar di dunia yang telah membuka pelayanan Syariah antara lain, Citibank, HSBC, UBS, American Express, Bank of America, ANZ Grind lays, BNP Paribas, Chase Manhattan, National Commercial Bank of Saudi Arabia, United Bank of Kuwait dan Riyadh Bank, dsb

  • Perbankan Syariah vs Konvensional*

    KeteranganBank SyariahBank KonvensionalSumber Pendapatan Non Riba (halal) : margin, bagi hasil & ujroh Riba (haram) : bunga bankTujuan UsahaMenguntungkan & HalalMenguntungkanDasar Ketentuan Usaha Fatwa DSN Peraturan Bank Indonesia (PBI) Peraturan Bank Indonesia

    Akad antara Bank dan NasabahDisepakati diawal perjanjian, konsisten. perubahan tidak dapat dilakukan secara sepihak.Disepakati di awal perjanjian dapat tidak konsisten, perubahan dapat dilakukan secara sepihak.

  • *Perbankan Syariah vs Konvensional

    KeteranganBank SyariahBank KonvensionalDewan Pengawas Syariah Wajib ditempatkan di Bank Syariah yang berfungsi mengawasi kesesuaian kegiatan operasional bank terhadap fatwa yang dikeluarkan oleh DSN (minimal 3 orang, maksimal 5 orang).Tidak ditempatkan di Bank Konvensional.

    Dasar Hukum yang di gunakanHukum SyariahHukun PositifHukum Positif

    Fungsi Uang

    Tidak sebagai komoditi yang diperdagangkan. Harus ada underlying transaction (transaksi yang mendasarinya).Sebagai komoditi yang diperdagangkan.

  • *SISTEM EKONOMI

    KONVENSIONAL

    SYARIAH

    FILSAFAT MATERIALISTIKDARI KAPITALIS &SOSIALIS

    DIMENSI ULUHIYAH DARI AL QURAN & AS - SUNNAHTRANSAKSIBEBAS NILAITIDAK WAJIB UNDERLYING TRANSACTIONTRANSAKSIBEBAS DARI- MAYSIR- GHARAR- RIBA- BATHILWAJIB UNDERLYING TRANSACTION

  • *SHARIA BUSINESSPeople ValueBusiness TransactionIslami -ShiddiqAmanahFathonahTablighIslami-Tidak haram zat nyaTidak haram caranya.Sah akad nya.

    ISLAMIC RULES & ETHICSSHARIA BUSINESS

  • *DILARANG KARENA HARAM ZAT NYA ; objeknya dilarang secara syariah / tidak boleh membiayai usaha usaha yang haram zat nya (makanan, minuman atau diperselisihkan kehalalannya) = Bathil

    HARAM CARA NYA (SELAIN ZAT NYA) ; 1. Maysir : spekulasi 2.Aniaya : zalim (merugikan salah satu pihak) 3.Gharar : objek tidak jelas, tidak dimiliki, tidak diketahui keberadaannya. 4.Riba : tambahan menzalimi 5.Rekayasa pasar : ikhtikar (penimbunan), bai najasy (permintaan palsu) 6.Tadlis : penipuan / salah satu pihak tidak mengetahui.

    TIDAK SAH AKAD NYA : 1. Rukun dan syarat tidak terpenuhi. 2.Two in One (1 transaksi 2 akad, tidak jelas akad mana yang digunakan). 3.Taaluq (bai al inah) : membeli sendiri barang yang di beli nya.Kaidah Fiqh Muamalah : Semua boleh kecuali yang dilarang

    APA YANG DI LARANG DALAM TRANSAKSI SYARIAH ?

  • *JENIS KEGIATAN USAHA YANG BERTENTANGAN DENGAN SYARIAH ISLAM (Fatwa DSN No. 20/DSN-MUI/IV/2001) Usaha perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdagangan yang dilarang.

    Usaha lembaga keuangan konvensional (ribawi) termasuk perbankan dan asuransi konvensional.

    Usaha yang memproduksi, mendistribusi serta memperdagangkan makanan dan minuman haram.

    Usaha yang memproduksi, mendistribusi dan atau menyediakan barang - barang ataupun jasa yang merusak moral dan bersifat mudharat.

  • *KEMERDEKAAN /KEBEBASAN (AL HURRIYAH). Yang disepakati oleh para pihak, itulah yang menjadi dasar hukumnya. Asas Kebebasan mengacu kepada fiqh muamalah Semua boleh, kecuali yang dilarang. KEADILAN (AL ADALAH) Menempatkan sesuatu sesuai dengan porsi nya (tidak ada pihak yang dirugikan, kedua belah pihak mendapatkan hak nya secara wajar). Saling memperhatikan satu sama lainnya. Sistem bagi hasil lebih adil dibanding sistem bunga, berapapun hasil yang diperoleh, itulah yang dibagi, Hak dan kewajiban harus seimbang Jangan merugikan dan Jangan di rugikan . KESEIMBANGAN (AL MUSAAWAH) PRINSIP KONTRAK BISNIS ISLAMI

  • *SALING RIDHO (AL RIDHO). Tidak mengambil keuntungan dengan cara yang bathil / curang. Norma-norma penentuan keuntungan secara syariah: 1. Wajar(sesuai pasar) 2. Adil (tidak ada pihak yang dirugikan) 3. Ridho (ijab qobul)TERDOKUMENTASI DENGAN BAIK (AL KITABAH)Semua yang ditransaksikan, harus di dokumentasi kan dengan baik.Berlandaskan pada nilai-nilai kebenaran Memberi manfaat (tidak mudharat). NILAI - NILAI KEBENARAN (AS SHIDQ) PRINSIP KONTRAK BISNIS ISLAMI

  • *

    PERBANKAN SYARIAH

  • *

    BANK UMUM

    BANK SYARIAH

    BANK KONVENSIONAL

    PERBANKAN BERDASARKAN KEGIATAN (UU nomor 21 tahun 2008)

    PENGHIMPUNAN DANA

    PENYALURAN DANA

    JASA - JASA KEUANGAN

    BPR

    BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH

    2. BANK PERKREDITAN RAKYATPENGHIMPUNAN DANA

    PENYALURAN DANA

  • *

    BANK KONVENSIONAL

    BANK UMUM KONVENSIONAL.

    PENGHIMPUNAN DANA.PENYALURAN DANA.JASA - JASA KEUANGAN.

    BANK SYARIAH

    BANK UMUM SYARIAH

    UNIT USAHA SYARIAH PENGELOLA DANA /MUDHARIB DALAM PENGHIMPUNAN DANA.

    PEMILIK DANA/ SHAHIBUL MAAL DALAM PENYALURAN DANA.

    WAKIL, PENJAMIN, DLL DALAM JASA-JASA BANK.

    SOSIAL DALAM - PENGHIMPUNAN & PENYALURAN ZIS - PENGHIMPUNAN WAKAF (WAKAF UANG) DISALURKAN KEPADA PENGELOLA YANG DITUNJUK. PERBANKAN BERDASARKAN FUNGSI ( UU nomor 21 tahun 2008)

    BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH

    PENGHIMPUNAN DANA.PENYALURAN DANA.

    2. BANK PERKREDITAN RAKYAT.

    PENGHIMPUNAN DANA.PENYALURAN DANA.

  • *BANK SYARIAH (UU no 21 tahun 2008)Adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Prinsip Syariah.dan menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah

  • *Adalah prinsip Hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah (sesuai al quran, hadits, dan ijma / kesepakatan ulama). PRINSIP SYARIAH (UU 21/2008)TIDAK BOLEHRIBA; pengambilan tambahan dari harta pokok (modal) secara bathil.

    MAYSIR;spekulasi (untung -untungan).

    GHARAR; objek tidak jelas, tidak dimiliki, tidak diketahui keberadaannya, atau tidak dapat diserahkan pada saat transaksi dilakukan.

    BATHIL : objeknya dilarang dalam syariah.

    ZALIM; yang menimbulkan ketidakadilan bagi pihak lainnya

  • *Undang-Undang No 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 dan telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah

    Peraturan Bank Indonesia (PBI)

    Fatwa Dewan Syariah Nasional

    LANDASAN HUKUM BANK SYARIAH

  • *DEWAN PENGAWAS SYARIAH & DEWAN SYARIAH NASIONAL

  • *

    Dewan yang bertugas memantau kepatuhan penerapan prinsip syariah pada operasional perbankan syariah. DPS terdiri dari alim ulama yang ditunjuk Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia, dan atas persetujuan Bank Indonesia.

    DEWAN PENGAWAS SYARIAH

  • *BANK UMUM SYARIAH

    UNIT USAHA SYARIAH

    MINIMAL3 ORANG

    MAKSIMAL 5 ORANG

    SALAH SATU SEBAGAI KETUA

    DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DSN 02 TAHUN 2000 & PBI 11/33 Tahun 2009 )

    BADAN YANG BERADA DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DAN BERTUGAS MENGAWASI PELAKSANAAN KEPUTUSAN DEWAN SYARIAH NASIONAL DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH .

    SEBAGAI PERWAKILAN DSN DI TEMPATKAN PADA LKS (BANK, ASURANSI, DLL).

    DIANGKAT OLEH RUPS ATAS REKOMENDASI MUI.

    SEORANG ANGGOTA DPS PADA PRINSIPNYA DI 1 (SATU) PERBANKAN SYARIAH DAN 1 (SATU) LKS LAINNYA. MENGINGAT KETERBATASAN MAKA SEBANYAK-BANYAKNYA PADA 2 (DUA) PERBANKAN SYARIAH DAN 2 (DUA) LKS LAINNYA.

    MASA TUGAS ANGGOTA DPS ADALAH PALING LAMA SAMA DENGAN MASA JABATAN ANGGOTA DIREKSI ATAU DEWAN KOMISARIS.

    TUGAS DPS (PBI 11/33 /09 PASAL 47).