Ppt ilmu alamiah dasar smt2

download

of 11

Embed Size (px)

transcript

  • 1. Disusun oleh : 1) M.Rijal Amrullah 2) Miftakhul Khabibi Presentation Tentang Lingkungan

2. Limbah plastik adalah barang buangan yang berupa plastik yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis PENGOLAHANLIMBAHPLASTIK (AMDAL) 3. 1.Sumber-sumber Limbah Plastik Jenis SampahPlastik -Sumber plastik dan sumbernya : 1. Acrytic Pulpen, sen kendaraan 2. AS sen Tempat kosmetik, sikat gigi 3. Chip tali Springbed 4. Duragon Roda kaset, tempat pita keset 5. HD ember Ember, Krat minuman, gayung, ember cat 6. HD blowing Botol sampo, botol oli, drum plastik 7. HD hitam Ember hitam 4. 8. HD tikar Tikar plastik 9. HD butek Saringan ember 10. PVC selang Selang 11 PVC botol Botol Baygon,soklin 12. PVC blue band Blue band 13. PP kardus Kardus lembaran PP 14. PP ember cat Ember cat 15. PP tali Strapping band 5. 2. Dampak Adanya Limbah Plastik Dampak plastik terhadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus ditanggung alam karena keberadaan sampah plastik, Konsumsi berlebih terhadap plastik pun mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi (terurai) dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara. 6. Keadaan plastik yang seperti ini akan memberikan akibat antara lain: tercemarnya tanah, air tanah dan makhluk bawah tanah; racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing; PCB yang tidak dapat terurai meskipun termakan oleh binatang maupun tanaman, yang akan menjadi racun berantai sesuai urutan rantai makanan; kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah; menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu meyuburkan tanah; kantong plastik yang sukar diurai, mempunyai umur panjang, dan ringan akan mudah diterbangkan 7. hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik hewan-hewan laut seperti lumba-lumba, penyu laut, dan anjing laut menganggap kantong-kantong plastik tersebut makanan dan akhirnya mati karena tidak dapat mencernanya; ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak akan hancur menjadi bangkai dan dapat meracuni hewan lainnya pembuangan sampah plastik sembarangan di sungai-sungai akan mengakibatkan 8. Untuk menanggulangi sampah plastik beberapa pihak mencoba untuk membakarnya. Tetapi proses pembakaran yang kurang sempurna dan tidak mengurai partikel-partikel plastik dengan sempurna maka akan menjadi dioksin di udara. Bila manusia menghirup dioksin ini manusia akan rentan terhadap berbagai penyakit di antaranya kanker, gangguan sistem syaraf, hepatitis, pembengkakan hati, dan gejala depresi. 9. 3. Pemanfaatan Limbah Plastik Pemanfaatan limbah sebagai bahan kreasi 1.Contohnya seperti mantel, jas hujan, tas, aksesoris dan lain lain. Hiasan dan korsase (dari plastik) akan memperindah busana kreasi baru dari bahan gelas plastik. 2.Limbah plastik sebagai bahan ornamen bangunan 3.Pemanfaatan plastik daur ulang sebagai bahan konstruksi masih sangat jarang ditemui 10. 4. Pengolahan Limbah Plastik a. Daur Ulang Daur ulang merupakan proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas 11. b. Incinerasi Cara lain untuk mengatasi limbah plastik adalah dengan membakarnya pada suhu tinggi (incinerasi). Limbah plastik mempunyai nilai kalor yang tinggi, sehingga dapat digunkana sebagai sumber tenaga untuk pembangkit listrik. Beberapa pembangkit listrik menggunakan batu bara yang dicampur dengan beberapa persen ban bekas. Akan tetapi, pembakaran sebenarnya menimbulkan masalah baru, yaitu pencemaran udara. Pembakaran ban bekas menghasilkan asap hitam yang sangat pekat dan gas-gas yang bersifat korosif. Untuk itu, pembakaran harus