Nyeri pd lansia.ppt

download Nyeri pd lansia.ppt

of 53

  • date post

    13-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    235
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Nyeri pd lansia.ppt

  • NYERI PADA LANSIA

  • PendahuluanSeiring dgn bertambahnya usia harapan hidup manusia, keluhan penyakit akibat proses penuaan sering ditemukan. Salah satu keluhan yang paling sering adalah nyeri pada sistem muskuloskeletal.Penyakit yang sering ditemukan adalah :OsteoartritisLow back PainNeuropathyNyeri Rheumatik

  • DEFINISINYERI (PAIN) SUATU PENGALAMAN SENSORIK DAN EMOSIONAL YANG TIDAK MENYENANGKAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KERUSAKN SUATU JARINGAN

  • NYERI .. INJURY NOXIOUS ..>>> POTENTIALLY INJORIOUSTUBUH MELINDUNGI DARI KERUSAKAN JARINGAN* WITHDRAWAL REFLEXES*MENGHINDAR*IMMOBILISASI*TRANSDUCTION*TRANSMISION*MODULATION*PERCEPTION

  • TRANSDUKSI: MENGUBAH SUATU BENTUK ENERGI KE BENTUK LAININFORMASI >>>>> KE OTAK HARUS DI BERI KODE >>>. FREKUENSI IMPULSDI PRIMARY AFFERENT NERVES

    TRANSMISIINFORMASI >>>MS>>>>AKTIVASI NEURON MS>>OTAK

  • JARINGAN RUSAK >>> HISTAMIN >> MEMACU C-PMNPROSTAGLANDINBRADIKININSUBSTANSI P>>>MAST CELL>>> HISTAMIN >>. MEAMBANG RANGSANG NOSISEPTOR

    SUPER THRESHOLD STIMULIHYPERALGESIA

  • NosiseptorFree nerve ending

    A myelin/fastC unmyelin/slow

    Platelet serotoninMass cell histamin

    K, Bradi- kinin, Prostaglandin

    Substanse P

    GABA, GlycineAdenosineBombesinCholecystokininDynorphinEnkephalinNeuropeptideYDll.

    Iskemik, Spasme Cedera, dll

    KortekTalamus

    Cornu dorsalis

    Fisiologi Rasa Nyeri

    1. Tranduksi2. Trasmisi3. Persepsi

  • INFLAMASI

    BradikininProstaglandinLeukotrien Aktivasi dan sensitisasiAmin nosiseptorPurinSitokin Mediator Inflamasi

  • MacrophageNeutrophilGranulocyteTissue DamageSpontaneous PainPain Hypersensitivity Reduced Threshold : Allodynia Increased Response : Hyperalgesia

    Nociceptor sensory neuronINFLAMMATORY PAINInflammationSpinal cordMast CellBrain

  • HeatColdIntenseForceMechanicalHeatColdPainAutonomic ResponseWitdrawal Reflex

    Nociceptor sensory neuronNOCICEPTIVE PAINNoxius Peripheral StimuliSpinal cordBrain

  • Spontaneous PainPain Hypersensitivity

    Peripheral Nerve DamageNEUROPATHIC PAINSpinal cord InjuryBrain

  • Normal PeripheralTissue and NervesFUNCTIONAL PAINAbnormal CentralProcessingSpontaneous PainPain Hypersensitivity

    Brain

  • Autonomic nervous systemENSparasympatheticsympatheticImmune system Adrenal cortex Adrenal medullaGlucocorticoids

    EpinephrineNorepinephrineACTHPituitary GlandHigher cortical centresSubcortical region inc. hypothalamus Brain stem nucleiDescending spinal pathwaysCRHStressorsKnowles et al., 2009PAIN

  • Stimuli Noxious PSIKOLOGISSOMATIKAB75% Psychologic25 % Somatic

  • BIOPSIKOSOSIAL(BIOPSYCHOSOCIAL)PENGERTIAN MODEL NYERI

  • Artikuler : - artritis reumatoid, SLE- artritis infeksi- gout- osteoartritis

    Periartikuler :- sinovial : bursitis, tendinitis- Insersional : Entesopati- Muskulus : spasme- Kelainan postur : unstable pelvis

    Nyeri terujuk :- neuropatik : syndroma carpal tunnel- terujuk lokal : nyeri artritis- viseralNyeri Reumatik dapat berasal dari :

  • GOLONGAN OBAT UNTUK NYERI REUMATIKObat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS)Analgesika OpioidKortikosteroidAnti depresan dan anti konvulsan

  • 1. Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS)Merupakan obat pilihan untuk menanggulangi nyeri reumatikMekanisme utama adalah hambatan sintesis prostaglandin dari asam arakidonatSemua pemakai OAINS mempunyai resiko efek samping saluran cerna terutama : - usia lanjut- Riwayat gangguan saluran cerna- Obat anti koagulan, kortikosteroid- Sediaan hemat kalium

  • 2. Analgesika OpioidBekerja pada saraf sentral, merupakan anti nyeri yang kuat dengan spektrum luasEfek samping relatif ringan : pusing, obstipasi, hipereksitabel.Pada nyeri akut dan berat (VAS 7-10) diberikan morfin injeksi i.m. atau s.c. 10-20 mgDilanjutkan per oral dengan pilihan codein, dapat dikombinasikan dengan aspirin, asetaminofen atau OAINS

  • 3. KortikosteroidMerupakan anti inflamasi kuat anti nyeri kuatEfek anti inflamasi karena penekanan pada gen penyandi sitokin pro inflamasi dan merangsang produksi sitokin anti inflamasiDapat diberikan secara sistemik maupun injeksi lokal

  • 4. Anti Depresan dan Anti KonvulsanPada nyeri reumatik kronik peran nosisepsi menjadi kabur, nyeri neuropatik ikut berperanAnti depresan trisiklik misal : amitriptilen, imipramin, dapat mengurangi nyeri pada artritis reumatoid, tension headache, migrain dll.Obat anti konvulsan yang dapat mengurangi nyeri : phenytoin, carbamazepine, gabapentin, mexiletin

  • *Definition: OA diseases are a result of both mechanical and biologic event that destabilize the normal coupling of degradation and synthesis of articular cartilage,chondrocytes,extra cellular matrix,and subchondral bone Manifest by morphologic,biochemical,molecular and biomechanical changes of cells and matrix which lead to a softening, fibrillation, ulceration,loss of articular cartilage, sclerosis, eburnation of subchodral bone, osteophytes,subchodral cyst

  • *OA: disease of articular cartilageArticular cartilage function :1. Absorbing stress by deforming under mechanical load 2. Providing a smooth load bearing surface to permit low friction movement of the joint

  • Bantar Suntoko*

    Bantar Suntoko

  • Bantar Suntoko*

    Bantar Suntoko

  • Bantar Suntoko*

    Bantar Suntoko

  • Bantar Suntoko*

    Bantar Suntoko

  • *Kriteria OA Lutut ACR91Klinik dan LaboratoriumNyeri lutut dan sekurang-kurangnya 5 dari 91. Umur > 50 tahun2. Kaku pagi hari kurang < 30 menit3. Krepitasi 4. Nyeri tekan pada tulang5. Pembesaran tulang 6. Tak teraba hangat pada kulit7. Laju endap darah < 40 mm/jam8. Faktor reumatoid (-)9. Cairan sinovial sesuai dengan OA

  • *Klinik dan rongentNyeri lutut dan sekurang-kurangnya 1 dari 31. Usia < 50 tahun2. Kaku pagi hari kurang < 30 menit3. Krepitasi dan osteofitKlinikNyeri Lutut dan sekurang-kurangnya 3 dari 61. Usia > 50 tahun2. Kaku pagi hari kurang < 30 menit3. Krepitasi4. Nyeri tekan tulang5. Pembesaran tulang6. Tak terasa hangat pada kulit

  • DEFINISI:

    Nyeri Punggung Bawah (NPB) adalah Nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah, dapatmerupakan nyeri lokal maupun nyeri radikular atau keduanya

    NPB:* Merupakan salah satu dari 10 alasan pasien mengunjungi Dokter* Prevalensi: 7.5-37% dari Populasi (USA)* Prevalensi teringgi pada rentang usia 45-60 tahun* 80% orang dewasa pernah mengalami NPB akut* Th 1991 di USA diperkirakan $ 25 billion / tahunEPIDEMIOLOGI

  • NPB diklasifikasikan ke dalam:1. Akut NPB (< 6 minggu)2. Subakut NPB ( 6-12 minggu)2. Kronik NPB ( > 12 minggu)Prognosis:- 60% bekerja kembali dalam 1 bulan- 90% bekerja kembali dalam 3 bulan- dengan intervensi minimal, penderita NPB mengalami kemajuan pada minggu-minggu pertamaKLASIFIKASI MENURUT LAMANYA NPB

  • Mekanik (deformitas, trauma)DegeneratifInflamasiSistemikNeoplasmaPsikisETIOLOGI NPB

  • PENYAKIT DEGENERATIF:

    1. Osteoartritis2. Rheumatoid arthritis3. Thoracic Outlet Syndrome4. Spondilosis servikalis5. Penyakit Marie-Strumpell (Spondilitis Ankilopoetika)6. Hernia Nukleus Pulposus (HNP)7. Stenosis Spinalis

  • DiagnosaPemeriksaan neurologis :HNP lumbalis :*Lasegue (straight leg raising) test* Crossed Laseque (crossed SLR) test* Femoral stretch (reverse SLR) testHNP servikalis :*Lhermitte test* Spurlings sign* Shoulder abduction test

  • Hernia Nukleus PulposusHNP adalah protrusi atau ekstrusi nukleus pulposus bersama sebagian annulus fibrosus ke dalam kanalis vertebralis atau foramen intervertebralisInsidens : 1-2 % populasiDapat terjadi dimana saja sepanjang medulla spinalisPaling sering di daerah lumbal

  • HERNIASI DISCUS

  • HERNIASI DISCUS

  • Distribusi lokasi HNP

    HNP lumbalis (paling >>)HNP L5-S1 (45-50%), L4-5 (40-45%)ok jaringan fibrokartilagonya terutama di posterior lebih tipis dibanding diskus intervertebralis lainnya

    HNP servikalis C6-7 (69%), C5-6 (19%)

    HNP torakalis (jarang, < 1%)

  • Gradasi HNPProtruded disk : Penonjolan nukleus pulposus tanpa kerusakan annulus fibrosusProlapsed disk : Nukleus berpindah tetapi tetap dalam lingkaran annulus fibrosus.Extruded disk : Nukleus keluar dari annulus fibrosus dan berada di bawah ligamentum longitudinalis posterior.Sequestrated disk : Nukleus telah menembus ligamentum longitudinalis posterior.

  • Gejala klinis HNPHNP lumbalis :* Nyeri radikuler pada bokong, paha, betis dan kaki* Postur vertebra kaku atau tidak normal* Parestesi, parese dan gangguan refleks tendon.

    HNP servikalis :*nyeri radikuler di servikal yang bertambah bila ekstensi leher, berkurang bila lengan diangkat dan diletakkan di belakang kepala*Parestesi, parese dan gangguan refleks tendon.

  • DiagnosaPemeriksaan neurologis :HNP lumbalis :*Lasegue (straight leg raising) test* Crossed Laseque (crossed SLR) test* Femoral stretch (reverse SLR) testHNP servikalis :*Lhermitte test* Spurlings sign* Shoulder abduction test

  • RADIOLOGIS

    Foto polos vertebra :*informasi sangat terbatas*diskus menyempit, skoliosis, lordosis lumbal berkurangMielografiCT atau CT-mielografiMRI (paling baik)

  • PENATALAKSANAANKONSERVATIF*tirah baring*tidur alas keras/ orthopaedic mattress*analgetik*traksi pelvis (kontroversial)OPERATIFIndikasi :1. Konservati