Laporan praktikum penginderaan jauh

download Laporan praktikum penginderaan jauh

of 41

  • date post

    09-Jul-2015
  • Category

    Engineering

  • view

    676
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Laporan praktikum penginderaan jauh

  • iLAPORAN PRAKTIKUM PENGINDERAAN JAUH

    JUDUL LAPORAN

    Pengolahan Citra Dasar Menggunakan MultiSpec dan ER Mapper

    Disusun oleh :

    Muhammad Irsyadi Firdaus 3512100015

    Dosen:

    Prof. Dr. Ir. Bangun Muljo Sukojo, DEA, DESSAsisten Dosen:

    Agung Budi Cahyono, ST, MT, DEA, DESS

    JURUSAN TEKNIK GEOMATIKAFAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAANINSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

    SURABAYA2015

    i

    LAPORAN PRAKTIKUM PENGINDERAAN JAUH

    JUDUL LAPORAN

    Pengolahan Citra Dasar Menggunakan MultiSpec dan ER Mapper

    Disusun oleh :

    Muhammad Irsyadi Firdaus 3512100015

    Dosen:

    Prof. Dr. Ir. Bangun Muljo Sukojo, DEA, DESSAsisten Dosen:

    Agung Budi Cahyono, ST, MT, DEA, DESS

    JURUSAN TEKNIK GEOMATIKAFAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAANINSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

    SURABAYA2015

    i

    LAPORAN PRAKTIKUM PENGINDERAAN JAUH

    JUDUL LAPORAN

    Pengolahan Citra Dasar Menggunakan MultiSpec dan ER Mapper

    Disusun oleh :

    Muhammad Irsyadi Firdaus 3512100015

    Dosen:

    Prof. Dr. Ir. Bangun Muljo Sukojo, DEA, DESSAsisten Dosen:

    Agung Budi Cahyono, ST, MT, DEA, DESS

    JURUSAN TEKNIK GEOMATIKAFAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAANINSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

    SURABAYA2015

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telahmemberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikanlaporan praktikum ini dengan baik.

    Laporan praktikum ini diberi judul Pengolahan Citra DasarMenggunakan MultiSpec dan ER Mapper, penulis berharap semoga laporanini bermanfaat bagi pembaca.

    Penyusunan laporan ini tidak lepas dari bantuan yang diberikan olehbeberapa pihak, maka dalam kesempatan ini penulis mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :

    1. Prof. Dr. Ir. Bangun Muljo Sukojo, DEA, DESS. selaku Dosen mata kuliahpenginderaan jauh.

    2. Agung Budi Cahyono, ST, M.Sc, DEA selaku Asisten dosen mata kuliahpenginderaan jauh

    3. Teman-teman yang telah membantu selama penyusunan dari awal hinggaselesainya laporan ini.

    Penulis menyadari bahwa laporan ini masih banyak, sehingga kritik dansaran diharapkan dari pembaca. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagipembaca, khususnya penulis.

    Surabaya, November 2014

    Penulis

  • iii

    DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL .............................................................................................. iKATA PENGANTAR ........................................................................................... iiDAFTAR ISI ......................................................................................................... iiiBAB I PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang .....................................................................................1

    1.2 Maksud dan Tujuan ..............................................................................1BAB II DASAR TEORI

    2.1 Format Citra .........................................................................................2

    2.2 Pengenalan MultiSpec .........................................................................52.3 Pengenalan ER Mapper.........................................................................7

    BAB III PELAKSANAAN3.1 Langkah-langkah Pengenalan MultiSpec ...........................................153.2 Pengenalan Perintah di ER Mapper ....................................................25

    BAB IV PENUTUP4.1 Kesimpulan ..........................................................................................354.2 Saran ..................................................................................................35

    DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................36LAMPIRAN ...........................................................................................................37

  • 1BAB IPENDAHULUAN

    1.1 Latar BelakangPenginderaan jauh adalah suatu ilmu dan seni untuk memperoleh

    informasi tentang objek, daerah atau gejala dengan cara menganalisis datayang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadapobjek, daerah atau gejala yang dikaji. Penerapan manfaat data informasipenginderaan jauh terutama citra satelit dianggap paling baik sampai saatini karena mempunyai tingkat resolusi yang amat tinggi serta sifat

    stereoskopisnya sangat baik.Perkembangan pengindraan jauh semakin banyak digunakan

    karena adanya peningkatan kualitas produk di berbagai resolusi dimanatingkat kepraktisannya dapat digunakan dangan cepat, misalnya untukpekerjaan skala besar sehingga mempermudah pekerjaan dan tidakmembuang banyak waktu. Perkembangan kebutuhan aplikasi ini sangattepat untuk menjawab berbagai pertanyaan pembangunan sertapengetahuan pemahaman seseorang tentang analisis citra yang identikdengan pengindraan jauh yang ideal.

    Pembagian citra penginderaan jauh (inderaja) bertujuan untukmenghasilkan peta tematik, dimana tiap warna mewakili sebuah objek,misalkan hutan, laut, sungai, sawah, dan lain-lain. Laporan inimempresentasikan disain dan implementasi perangkat lunak untukmengklasifikasi citra inderaja multispectral dengan menggunakanmultispec dan ER Mapper 7.1

    1.2 Maksud dan Tujuan PraktikumAdapun maksud dan tujuan praktikum ini adalah1. Mengetahui proses pengolahan citra satelit menggunakan multispec

    2. Mengetahui proses pengolahan citra satelit menggunakan ER Mapper

    3. Membandingkan citra satelit sebelum dan sesudah ECW

  • 2BAB IIDASAR TEORI

    2.1 Format Citra1. JPEG (.jpg)

    JPEG atau Joint Photographic Experts Group adalah format gambaryang banyak digunakan untuk menyimpan gambar-gambar denganukuran lebih kecil. Ada beberapa karakteristik gambar dalam JPEGyang tentu kita tahu pasti memiliki ekstensi .jpg atau .jpeg. :p Selain ituJPEG juga mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit truecolor. Mengkompresi gambar dengan sifat lossy. Dan umumnyadigunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil foto.

    Jika kita ingin menampilkan gambar foto ataupun gambardengan detail yang rumit dan bergradasi, kita bisa menggunakan jenisfile ini. File JPEG dapat menghasilkan gambar yang hampir sepertiaslinya. File JPEG dapat menghasilkan warna sampai dengan 16 jutawarna. Toh, warna yang disediakan oleh web browser hanya terbatassampai dengan 216 warna. Namun demikian web browser akanmenggantikan warna yang tidak tersedia dengan warna yang serupayang tersedia, hingga tampilan gambar tetap akan terlihat cantik.Ukuran file JPEG biasanya lebihbesar daripada GIF.

    2. GIF (.gif)Jenis file gambar ini sering kita jumpai dan sering kita Pakai,

    Salah satu ciri khas tipe gambar berekstensi GIF adalah bisamemainkan animasi gambar sederhana. Beberapa karakteristik lainformat gambar GIF adalah mampu menayangkan maksimum sebanyak256 warna karena format GIF menggunakan 8-bit untuk setiap pixel-nya. Selain itu GIF juga mampu mengkompresi gambar dengan sifatlossless dan mendukung warna transparan.

    File GIF digunakan untuk mengkompresi file asli sampaidengan 256 warna. Karena sangat tidak mungkin menggunakan file asli

  • 3untuk ditampilkan ke web mengingat ukuran file asli (dalam bentukbitmap) luar biasa besarnya.

    File GIF bisa menghasilkan baik gambar statis maupun dinamis(animasi). Sangat cocok untuk gambar dengan pemisahaan warna yangjelas (tidak bergradasi) seperti logo dan teks.

    3. PNG (.png)PNG atau Portable Network Graphics adalah salah satu format

    penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidakmenghilangkan bagian dari citra tersebut. Secara umum PNG dipakaiuntuk Citra Web (Jejaring jagad Jembar en:World Wide Web). Citradengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baikdibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding format GIF).

    File PNG bisa bekerja baik pada gambar dengan pemisahanwarna jelas maupun bergradasi. File PNG terbagi atas PNG-8 dan PNG-24. PNG-8 dapat mengkompresi gambar dengan ukuran file lebih kecildaripada GIF. Sementara PNG-24 menyimpan file dengan ukuran yanglebih besar. PNG-24 biasa digunakan untuk gambar foto ataupunbergradasi, karena gambar yang dihasilkan akan lebih tajam. Kelebihanlainnya, PNG mendukung gambar transparansi.

    Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungandibandingkan format GIF: Channel Alpha (transparansi). Gamma(pengaturan terang-gelapnya citra en:brightness). Penayangan citrasecara progresif (progressive display) Untuk keperluan pengolahancitra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama prosespengolahan citra namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebihbaik.

    4. TIFF (.tif , .tiff)TIFF (Tagged Image File Format) adalah format yang fleksibel

    yang biasanya disimpan sebagai 8 bits atau 16 bits per warna (merah,hijau, biru) untuk 24-bit dan total 48-bit, masing-masing, menggunakannama file TIFF atau TIF. Fleksibilitas TIFF di anggap sebagai berkahdan kutukan, karena tidak ada satu pun reader yang membaca seluruh

  • 4file TIFF. TIFF adalah lossy dan lossless; sebagian menawarkankompresi lossless yang baik untuk citra bi-level (hitam&putih).Beberapa kamera digital bisa menyimpan dengan format TIFF,menggunkan algoritma kompresi LZW untuk penyimpanan lossless.

    Format citra TIFF tidak di dukung oleh kebanyakan browser web. TIFFtetap diterima sebagai sebuah standar file fotografi dalam bisnispercetakan. TIFF bisa menangani space warna untuk peralatan tertentu,seperti CMYK yang di definisikan oleh tinta percetakan press.

    5. RAWRAW ditujukan untuk format citra raw yang tersedia secara

    opsional di beberapa kamera digita. Format ini biasanya kompresilossless atau nearly-lossless, dan menghasilkan file yang lebih keci dariformat TIFF dari proses penuh sebuah kamera digital. Format raw tidakdistandarisasi atau didokumentasi