Identitas nasional

download Identitas nasional

of 17

  • date post

    02-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    165
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Identitas nasional

  • 1. IDENTITAS NASIONAL Dr. Anwar Maruf, M.Kes., drh

2. SEJARAH KELAHIRAN FAHAM NASIONALISME INDONESIA BOEDI OETOMO (1908) berbasis subkultur jawa SERIKAT DAGANG ISLAM (1911) kaum entrepreneurislam yg bersifat ekstrovert dan politis MUHAMMADIYAH (1912) subkultur islam modernis ygbersifat introvert dan sosial INDISCHE PARTY (1912) subkultur campuran IndoBelanda, Indo Chinese, Indo Arab dan Indonesia asli ygmencerminkan elemen politis nasionalisme non rasial ygberslogan Tempat yang memberi nafkah yg menjadikanIndonesia sebagai tanah airnya INDISCHE SOCIAL DEMOCRATISCHE VERENIGING (1913)mengejawantahkan nasionalisme politik radikal &berorentasi Marxist 3. TRIKORO DHARMO (1915) sebagai embrio JONGJAVA (1918) & INDONESIA MUDA (1931) berbasis subkultur Jawa NAHDATOEL OELAMA (1926) subkultur santri danulama JONG AMBON, JONG SUMATRA, JONG CELEBES LAIRLAH PERGERAKAN NASIONALISME YG BERJATI DIRI INDONESIANESS AKTUALISASI TEKAD POLITIKNYA DALAM SUMPAH PEMUDA 4. MANIFESTO POLITIK (1925) MahasiswaIndonesia di Belanda DARI KEANEKARAGAMAN SUBKULTURTERKRISTALISASI CORE CULTURE BASISEKSISTENSI NATION-STATE INDONESIA NASIONALISMEAPAPUN SUBKULTURNYA, MEREKAMERASA BERNUSA SATU,BERBANGSA SATU, BERBAHASASATU- INDONESIA INDENTITASNASIONAL 5. KARAKTERISTIK IDENTITAS NASIONALA. Unsur Unsur Identitas Nasional Identitas Nasional : hakekatnya merupakan manifestasi nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan suatu bangsa (NATION) dg ciri ciri khas suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam hidup dan kehidupannyaDi Indonesia Identitas Nasional : merupakan manifestasi nilai budaya yg sudah tumbuh dan berkembang sebelum masuknya agama di Nusantara dlm berbagai aspek kehidupan dari ratusan suku dihimpun dalam SATU KESATUAN INDONESIA kebudayaan nasional dg acuan PANCASILA dg roh BHINEKA TUNGGAL EKA sbg dasar dan arah pengembangannya dlm kehidupan berbangsa dan bernegara 6. B. Pelaksanaan Unsur Identitas Nasional Hakekat Identitas Nasional pancasila Aktualisasinya : Tercermin dlm berbagai penataan kehidupan misalnya dalam : - Pembukaan, UUD, sistem pemerintahan, nilai nilai etik, moral, tradisi, mitos dan ideologi yg secara normatif diterapkan dlm pergaulan baik tataran nasional-internasional Nilai budaya yg tercermin dlm identitas nasional bukan barang jadi yg sudah selesai mandheg dlm kebekuan normatif dan dogmatis tetapi terbuka cenderung terus menerus bersemi sejalan dg hasrat menuju kemajuan yg dimiliki masyarakat Konsekuensinya & Implikasinya : suatu yg terbuka, dinamis dan dialektis utk ditafsir dg diberi makna baru agar tetap relevan dan fungsional dlm kondisi aktual yg berkembang di masyarakat 7. Krisis multidimensi menyadarkan utk melestariakan budaya sbg upaya mengembangkan Identitas Nasional. * Pembukaan * pasal 32 UUD 1945 beserta penjelasannya * UUD 1945 yg diamandemenkanSecara konstitusi pengembangan kebudayaan utk membina dan mengembangkan Identitas NasioanlPEMBERDAYAAN IDENTITAS NASIONALa. Tantangan Globalisasi bersifat disintegrasi dan mengancam eksistensi bangsa & negara kesatuan yg berdasar ideologi pancasila tantangan bersifat CENTRIFUGAL bersumber dari faktor : 1. Ekternal 2. Internal 8. EKSTERNAL Proses globalisasi yg melahirkan :1. Neoliberalismeboderless world/2. Kapitalisme one world developmentmelalui berbagai kesepakatan dlm bentuk :GATTWTOAPECimplikasinya: tumbuhnya tata sosialAFTAbaru Fenomena globalisasi neoliberalisme &kapitalisme keterkaitan, saling berkepentinganyg menembus batas geografis suatu negara melahirkan interdependensi namun tdkmenciptakan integrasi dlm bidang sosial, politik,ekonomi dll 9. Era Globalisasi 4 ilmu yg sangat berkembang1. Ruang Angkasa2. Ilmu Nuklir3. Bioteknologi4. Mikroteknologi Entrepreneur :1. Mampu melihat peluang bisnis yg tdk dilihat atau tdk diperhitungkan org lain2. Melakukan inovasi, mengubah keadaan yg kurang menyenangkan menjadi keadaan yg dia ingnkan3. Pengambil resiko yg bersifat finansial (rugi) ataupun mental (gagal) 10. Dengan 3 ciri tsb seorang entrepreneur :1. perintis kawasan baru2. penjelajah rimba rayaRugi3. Pendaki gunung MaluTerkenal Jangan tinggalkan, tetapi justru gunakanpendidikan formal utk mempelajari lebih banyak haldemi mewujudkan entrepreneur, SEBABmengandalkan bakat saja tdk cukup harusdidukung ilmu dan pengetahuan Lewat Tangan Entrepreneur :1. Daerah Grogol (pusat copet) mall dan hotel2. Tanah di Pondok Indah yg jauh jakarta perumahan elit3. Tanah bekas kebun karet jauh dari Jakarta Bumi SerpongDamai4. Lakarsantri Citra Raya The Singapore of Surabaya 11. INTERNAL Konsekuensi runtuhnya ORBA 32 tahunmenegakkan persatuan & kesatuan mll pendekatansekuriti memasung hak konstitusi rakyat dgberbagai kebijakan Apatisme, budaya diam, pasrah dan nrimo ingpandum mencapai puncak kesabaran melapaubatas ambang Maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme disegalalapisan maka etos keadilan dan kebebasanmerupakan kekuatan moral utk mematahkanbelenggu kekuasaan yg merampas hak asasi Runtuhnya ORBA mendorong pendulum darikutub keterpasungan demokrasi menujukebebasan demokrasi 12. Sayangnya tdk didukung INFRASTRUKTUR MENTALyg kondusif Sehingga 1. Demokrasi yg mengarah anarki2. Demokrasi yg kebablasen Eksesnya adalah timbul dlm pelaksanaan otonomidaerah dan desentralisasi pemerintah daerahsemakin hari semakin mengarah ke disintegrasidan kerancuan dlm memahami arti dan maknaidentitas nasional. Ernest Renan dlm buku Quest ce quune nation :hakekat nasionalisme adl le desire vivre ensemble(keinginan utk hidup bersama), bertumpu pdkesadaran akan adanya jiwa dan prinsip spiritual(une ame, un prinsipe spirituel) yg berakar pdkepahlawanan masa lalu yg tumbuh karenakesamaan penderitaan dan kemuliaan di masa lalu. 13. Kini yg dirasakan adl berkembangnya suasanakecurigaan disertai hilangnya kepercayaan (trust)antar sesama baik vertikal maupun horisontal,sejalan dg menjalarnya korupsi dan manipulasi disemua lini dan tingkatan birokrasi.b. Revitalisasi Pancasila Sebagai Pemberdayaan Indentitas Nasional Agar identitas nasional di fahami generasi penerus maka harus tetap bermakna dlm arti relevan dg dan fungsional bagi kondisi yg sedang berkembang dlm masyarakat Abad XXI zaman baru yg sarat dg nilai baru yg tdk saja berbeda, ttp juga bertentangan dg nilai lama sebagaimana diwariskan nenek moyang. 14. Abad XXI zaman baru dimana manusia semakin sadar utkberfikir dan bertindak secara baru. manusia menjadikan rasio sebagi mitos, sebagaisarana yg handal dlm bersikap dan bertindak dlmmemecahkan masalah yg dihadapi dlm kehidupan kesahihan tradisi, juga niali spiritual ygdianggap sakral kini dikritisi dan dipertanyakanberdasrkan visi dan harapan tentang masa depanyg lebih baik. Nilai budaya yg kita warisi tdk sebagai barangsudah jadi yg mandheg dlm kebekuan normatif dannostalgik, melainkan terus menerus harusditumbuhkembangkan dlm demensi ruang danwaktu yg terus berkembang dan berubah. Konsekuensi dan implikasinya adalah :pemberdayaan identitas nasional perlu revitalisasinilai yg terkandung dlm pancasila 15. Maknanya adalah : pancasila harus diletakkan dlm satu keutuhan tafsir dlm PEMBUKAAN sebagai Start Fundamental Norm yg dieksplorasikan pd demensi yg melekat padanya, yitu :1. Realitasnya : nilai yg terkandung didalamnya dikonkretisasikan dlm hidup keseharian sebagai cerminan kondisi objektif yg tumbuh dan berkembang dlm masyarakat kampus utamanya.2. Idealitasnya : idealisme yg terkandung didlmnya bukan suatu utopi tanpa makna, melainkan di objektivasikan sbg kata kerja utk membangkitkan gairah dan optimisme masyarakat guna melihat hari depan secara prospektif, menuju hari esok yg lebih baik3. Fleksibilitasnya : pancasila bukan barang jadi yg sudah selesai dan tertutup menjadi sesuatu yg sakral, melainkan terbuka bagi tafsir baru utk memenuhi kebutuhan zaman yg terus berkembang. 16. Dengan demikian tanpa kehilangan nilai hakikinya nilai nilai pancasila menjadi tetap aktual, relevan serta fungsional sebagai tiang penyangga bagi kehidupan bangsa dan negara dg jiwa dan semangat Bhineka Tunggal Ika. Pada akhirnya revitalisasi pancasila sebagaimanifestasi idenstitas nasional harus diarahkanpada PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN MORAL Moralitas pancasila dpt menjadi dasar dan arahmengatasi krisis dan disintegrasi yg sudahmenyentuh semua segi dan sendi kehidupan Perlu diasadari bahwa : moralitas pancasila akanmenjadi tanpa makna, menjadi karikatur apabilatdk disertai dukungan suasana kehidupan di bidanghukum secara kondusif dan suprematif. 17. Moralitas dan hukum ada korelasi yg erat. dlm arti bahwa :1. moralitas yg tdk didukung oleh kehidupan hukum yg kondusif akan menjadi subjektivitasnya satu sama lain akan berbenturan.2. Ketentuan hukum yg disusun tdk disertai dasar dan alasan moral akan elahirkan suatu legalisme yg represif, kontra produktif dan bertentangan dg niali pancasila