Haluan Kepri 16Feb2011

of 21 /21
HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI TERBIT S E J A K 1 9 4 8 Harga Eceran Rp 2.000,-/ Harga Langganan Rp. 52.500,-(Luar Kota) + Ongkos Kirim Rabu, 16 Februari 2011 - 13 Rabiul awal H Edisi 3474 www.haluankepri.com CMYK Tarif Listrik hal.7 Haluan Media hal.7 BUMD Kepri hal.7 Wajah Nurman hal.7 Batam dan Sekitarnya Batam dan Sekitarnya Jadwal Shalat Subuh Dzuhur Ashar Magrib Isya’ 04.56 12.20 15.42 18.23 19.33 Kisi Kisi Nina Tamam Nina Tamam Nina Tamam Nina Tamam Nina Tamam Jajal Dunia Akting JAKARTA — Penyanyi Nina Tamam tampaknya sedang serius menggeluti dunia barunya, seni akting. Walau terbilang masih sangat baru untuk mencicipi dunia layar lebar, pe- lantun 'Lolipop Love' ini berse- mangat mengasah peran yang akan dilakoninya di film barunya. "Aku belajar akting benar-benar dari nol. Semua dasar-dasar akting aku pelajari sungguh-sung- guh," ujar mantan personel 'Warna' ini saat ditemui di Kawasan Kebon Jeruk. Nina makin yakin bisa terjun ke dunia akting, ka- rena mendapat bimbing- an dari mentor cukup an- dal. Siapa dia? Guru ak- tingnya adalah aktor se- nior Didi Petet. Nina mengaku memiliki kekuat- an mental baru setelah di- BUMD Kepri Terancam Dibekukan Jajal Dunia hal.7 Grand Launching HMG Meriah Haluan Media Group Segera Menasional PADANG — Era baru Harian Umum Haluan di bawah mana- jemen baru Haluan Media Group telah dimulai. Momen- tum kehadirannya diresmikan Senin (14/2) malam di Best Western Premier Basko Hotel melalui acara Grand Laun- ching Haluan Media Group yang berlangsung meriah. Tiga gubernur di Pulau Sumatera secara khusus hadir untuk mengikuti acara tersebut. Ketiga gubernur itu yakni Gubernur Sumbar Irwan Pra- yitno, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H M Sani, tempat dimana Haluan Kepri berope- rasi, dan Gubernur Riau H M Rusli Zainal yang mengaku sangat terbantu dengan keha- diran Haluan Riau, memberi- kan apresiasi besar terhadap HMG dan secara bersamaan mendukung keinginan koran tertua di Sumbar itu untuk menasional. Ketiganya yakin, di bawah kepemimpinan pengusaha ter- kemuka H Basrizal Koto, HMG akan terus berkembang dan menjadi salah satu kompetitor utama media nasional terke- muka lainnya. Apresiasi dan dukungan juga disampaikan Ketua De- wan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Tarman Azzam. Menurutnya, Chief Executive Officer (CEO) HMG, H Basrizal Koto, telah membuat sejarah, dengan mengambil alih Haluan dan menyatukan semua unit bisnis media miliknya ke dalam Ha- luan Media Group. "Sejarah telah dibuat oleh seorang se- niman. Seorang seniman pada bidang usaha," ujarnya Tar- man Azzam saat diminta mem- berikan sambutan pada acara tersebut. Untuk besar, sambung Tar- man, HMG harus mampu mele- paskan diri dari kungkungan ke daerahan atau keminangan. Namun bukan berarti harus melepaskan karakter daerah- HK/HALUAN PUKUL GENDANG — Grand Launching Haluan Media Group (HMG) di Ballroom Best Western Premier Basko Hotel, Senin (14/2) malam berlangsung meriah. Puncak acara ditandai dengan pemukulan gandang tasa oleh tiga gubernur (Gubernur Riau H Rusli Zainal, Gubernur Sumbar H Irwan Payitno dan Gubernur Kepri HM Sani). HMG terdiri dari Harian Umum Haluan (Sumbar), Haluan Kepri, Haluan Riau dan Radio Smart FM Pekanbaru. Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua mengatakan, se- jumlah fraksi di DPRD Provinsi Kepri telah sependapat meminta agar BUMD Kepri dan unit usahanya PT PT Pembangunan Kepri untuk sementara dibe- kukan, bahkan jika me- mungkinkan lebih baik dibu- barkan saja. “Tujuh Fraksi di DPRD Kepri sudah me- nolak usulan pernya- taan modal Pemprov Kepri kepada BUMD. Alasannya, pengguna- an anggaran APBD Kepri senilai Rp14 m- iliar oleh BUMD hing- ga kini belum jelas pertanggungjawaban- TANJUNGPIN ANJUNGPIN ANJUNGPIN ANJUNGPIN ANJUNGPINANG — ANG — ANG — ANG — ANG — Ketidakberesan pertanggungjawaban keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Kepri berbuntut panjang. Setelah mantan Dirut BUMD Kepri Muhammad Rif’an (43) ditahan Kejati Kepri, Kamis (23/12- 2010) lalu dan pekan silam DPRD Kepri juga menolak memberikan tambahan modal, berikutnya keberadaan BUMD diminta dibekukan. Usai Diperiksa BK DPRD Kota Batam Wajah Nurman Memerah Rudy Chua BATAM — Satu persa- tu, unsur pimpinan DP- RD Kota Batam dan Sek- retaris DPRD (Sekwan) diperiksa Badan Kehor- matan (BK) DPRD Kota Batam. Usai menjalan- kan pemeriksaan, wajah Sekwan Nurman tam- pak memerah saat ke- luar dari ruangan pe- meriksaan BK lantai 2 gedung dewan, Senin (14/2). Sekwan menjalankan peme- riksaan kuran lebih 45 menit dimulai pukul 10.00 WIB. Materi pemeriksaan terhadap mantan staf ahli Walikota Batam oleh BK, terkait kepergian- nya bersama pimpinan DPRD Kota Batam ke Singapura pekan lalu. Wajah Nurman tam- pak grogi dan memerah, ketika sejumlah warta- wan mencecarnya deng- an pertanyaan di depan pintu keluar ruangan pe- meriksaan. Nurman ter- kesan berbelit-belit membe- rikan keterangan atas keper- giaannya bersama pimpinan dewan tersebut. "Saya ke Singapura karena diajak Waka I, Ruslan atas nama pribadi dengan biaya sendiri. Pagi keesokan harinya, tiga orang pimpinan lainnya, Aris Hardi Halim, Surya Sardi, Zai- nal Abidin baru menyusul ke Singapura," kata Nurman. Nurman membantah, bila unsur pimpinan yang ke Singa- pura itu bertujuan untuk men- jumpai investor yang akan menggarap proyek alat keseha- tan (alkes) senilai Rp70 miliar. Setelah terus didesak mengenai kepergiannya, Nurman kembali mengaku bahwa kepergiaannya ke Singapura atas undangan dari pihak Atase Keimigrasian In- Nurman Arsenal Vs Barcelona Ofensif dari Awal Live RCTI Kamis 01.45 Tarif Listrik Rumahtangga di Batam Akan Naik BATAM — Rapat dengar pendapat PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam dengan Komisi III DPRD Kota Batam pekan lalu menghembuskan kabar bahwa PLN tengah berupaya menaikan tarif listrik rumah tangga. Pemicunya PT PLN Batam merasa terbebani dengan tarif listrik subsidi silang dari pelanggan industri dan bisnis ke pelanggan rumahtangga yang tidak lagi berimbang. Kendati seorang sumber di DPRD Kota Batam dengan blak-blakan mengatakan bahwa tengah ada LONDON — LONDON — LONDON — LONDON — LONDON — Laga antara Arsenal melawan Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions, di Stadion Emirates, Lon- don, Kamis (17/2) pukul 01.45 WIB akan menjadi tontonan manarik. Arsenal yang mengancam akan tampil ofensif sejak menit awal memiliki target harus menang. Namun, untuk leg kedua di kandang Barca, Selasa (8/3) mereka mempertimbangkan bermain bertahan. "Jika kami berusaha me- nekan mereka, kami akan menciptakan peluang. Jika kami bermain defensif pada babak 16 besar ini, pertan- dingan tidak akan menjadi milik kami. Idealnya, itu adalah sesuatu yang bisa kami la- kukan sebelum pertan- dingan. Kadang kala, Ofensif dari hal.7 Lionel Messi Fabregas

Embed Size (px)

description

Haluan Kepri 16Feb2011

Transcript of Haluan Kepri 16Feb2011

  • HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

    TERBITS E J A K 1 9 4 8

    Harga Eceran Rp 2.000,-/ Harga Langganan Rp. 52.500,-(Luar Kota) + Ongkos KirimRabu, 16 Februari 2011 - 13 Rabiul awal H Edisi 3474 www.haluankepri.com

    CMYK

    CMYK

    Tarif Listrik hal.7

    Haluan Media hal.7

    BUMD Kepri hal.7 Wajah Nurman hal.7

    Batam dan SekitarnyaBatam dan Sekitarnya

    Jadwal Shalat

    Subuh Dzuhur Ashar Magrib Isya04.56 12.20 15.42 18.23 19.33

    KKKKKisiKKKKKisi Nina TamamNina TamamNina TamamNina TamamNina TamamJajal Dunia Akting

    JAKARTA Penyanyi Nina Tamam tampaknya sedang

    serius menggeluti dunia barunya, seni akting. Walauterbilang masih sangat baru untukmencicipi dunia layar lebar, pe-

    lantun 'Lolipop Love' ini berse-mangat mengasah peran yang akandilakoninya di film barunya.

    "Aku belajar akting benar-benardari nol. Semua dasar-dasar aktingaku pelajari sungguh-sung-

    guh," ujar mantan personel'Warna' ini saat ditemui diKawasan Kebon Jeruk.

    Nina makin yakin bisaterjun ke dunia akting, ka-rena mendapat bimbing-

    an dari mentor cukup an-dal. Siapa dia? Guru ak-tingnya adalah aktor se-

    nior Didi Petet. Ninamengaku memiliki kekuat-an mental baru setelah di-

    BUMD Kepri Terancam Dibekukan

    Jajal Dunia hal.7

    Grand Launching HMG Meriah

    Haluan Media GroupSegera Menasional

    PADANG Era baru Harian

    Umum Haluan di bawah mana-

    jemen baru Haluan Media

    Group telah dimulai. Momen-

    tum kehadirannya diresmikan

    Senin (14/2) malam di Best

    Western Premier Basko Hotel

    melalui acara Grand Laun-

    ching Haluan Media Group

    yang berlangsung meriah. Tiga

    gubernur di Pulau Sumatera

    secara khusus hadir untuk

    mengikuti acara tersebut.

    Ketiga gubernur itu yakni

    Gubernur Sumbar Irwan Pra-

    yitno, Gubernur Kepulauan

    Riau (Kepri) H M Sani, tempat

    dimana Haluan Kepri berope-

    rasi, dan Gubernur Riau H M

    Rusli Zainal yang mengaku

    sangat terbantu dengan keha-

    diran Haluan Riau, memberi-

    kan apresiasi besar terhadap

    HMG dan secara bersamaan

    mendukung keinginan koran

    tertua di Sumbar itu untuk

    menasional.

    Ketiganya yakin, di bawah

    kepemimpinan pengusaha ter-

    kemuka H Basrizal Koto, HMG

    akan terus berkembang dan

    menjadi salah satu kompetitor

    utama media nasional terke-

    muka lainnya.

    Apresiasi dan dukungan

    juga disampaikan Ketua De-

    wan Kehormatan Persatuan

    Wartawan Indonesia (DK PWI)

    Tarman Azzam. Menurutnya,

    Chief Executive Officer (CEO)

    HMG, H Basrizal Koto, telah

    membuat sejarah, dengan

    mengambil alih Haluan dan

    menyatukan semua unit bisnis

    media miliknya ke dalam Ha-

    luan Media Group. "Sejarah

    telah dibuat oleh seorang se-

    niman. Seorang seniman pada

    bidang usaha," ujarnya Tar-

    man Azzam saat diminta mem-

    berikan sambutan pada acara

    tersebut.

    Untuk besar, sambung Tar-

    man, HMG harus mampu mele-

    paskan diri dari kungkungan

    ke daerahan atau keminangan.

    Namun bukan berarti harus

    melepaskan karakter daerah-

    HK/HALUAN

    PUKUL GENDANG Grand Launching Haluan Media Group (HMG) di Ballroom Best Western Premier Basko Hotel, Senin (14/2) malam berlangsung meriah. Puncak acara ditandaidengan pemukulan gandang tasa oleh tiga gubernur (Gubernur Riau H Rusli Zainal, Gubernur Sumbar H Irwan Payitno dan Gubernur Kepri HM Sani). HMG terdiri dari HarianUmum Haluan (Sumbar), Haluan Kepri, Haluan Riau dan Radio Smart FM Pekanbaru.

    Sekretaris Komisi II

    DPRD Kepri, Rudy

    Chua mengatakan, se-

    jumlah fraksi di DPRD

    Provinsi Kepri telah

    sependapat meminta

    agar BUMD Kepri dan

    unit usahanya PT PT

    Pembangunan Kepri

    untuk sementara dibe-

    kukan, bahkan jika me-

    mungkinkan lebih baik dibu-

    barkan saja.

    Tujuh Fraksi di

    DPRD Kepri sudah me-

    nolak usulan pernya-

    taan modal Pemprov

    Kepri kepada BUMD.

    Alasannya, pengguna-

    an anggaran APBD

    Kepri senilai Rp14 m-

    iliar oleh BUMD hing-

    ga kini belum jelas

    pertanggungjawaban-

    TTTTTANJUNGPINANJUNGPINANJUNGPINANJUNGPINANJUNGPINANG ANG ANG ANG ANG Ketidakberesanpertanggungjawaban keuangan Badan Usaha MilikDaerah (BUMD) Provinsi Kepri berbuntut panjang.Setelah mantan Dirut BUMD Kepri MuhammadRifan (43) ditahan Kejati Kepri, Kamis (23/12-2010) lalu dan pekan silam DPRD Kepri jugamenolak memberikan tambahan modal, berikutnyakeberadaan BUMD diminta dibekukan.

    Usai Diperiksa BK DPRD Kota Batam

    Wajah Nurman Memerah

    Rudy Chua

    BATAM Satu persa-

    tu, unsur pimpinan DP-

    RD Kota Batam dan Sek-

    retaris DPRD (Sekwan)

    diperiksa Badan Kehor-

    matan (BK) DPRD Kota

    Batam. Usai menjalan-

    kan pemeriksaan, wajah

    Sekwan Nurman tam-

    pak memerah saat ke-

    luar dari ruangan pe-

    meriksaan BK lantai 2 gedung

    dewan, Senin (14/2).

    Sekwan menjalankan peme-

    riksaan kuran lebih 45 menit

    dimulai pukul 10.00 WIB. Materi

    pemeriksaan terhadap mantan

    staf ahli Walikota Batam oleh

    BK, terkait kepergian-

    nya bersama pimpinan

    DPRD Kota Batam ke

    Singapura pekan lalu.

    Wajah Nurman tam-

    pak grogi dan memerah,

    ketika sejumlah warta-

    wan mencecarnya deng-

    an pertanyaan di depan

    pintu keluar ruangan pe-

    meriksaan. Nurman ter-

    kesan berbelit-belit membe-

    rikan keterangan atas keper-

    giaannya bersama pimpinan

    dewan tersebut.

    "Saya ke Singapura karena

    diajak Waka I, Ruslan atas nama

    pribadi dengan biaya sendiri.

    Pagi keesokan harinya, tiga

    orang pimpinan lainnya, Aris

    Hardi Halim, Surya Sardi, Zai-

    nal Abidin baru menyusul ke

    Singapura," kata Nurman.

    Nurman membantah, bila

    unsur pimpinan yang ke Singa-

    pura itu bertujuan untuk men-

    jumpai investor yang akan

    menggarap proyek alat keseha-

    tan (alkes) senilai Rp70 miliar.

    Setelah terus didesak mengenai

    kepergiannya, Nurman kembali

    mengaku bahwa kepergiaannya

    ke Singapura atas undangan dari

    pihak Atase Keimigrasian In-

    Nurman

    Arsenal Vs Barcelona

    Ofensif dari AwalLive RCTIKamis 01.45Tarif Listrik

    Rumahtangga diBatam Akan NaikBATAM Rapat dengar pendapat PT Pelayanan

    Listrik Nasional (PLN) Batam dengan Komisi III

    DPRD Kota Batam pekan lalu menghembuskan

    kabar bahwa PLN tengah berupaya menaikan tarif

    listrik rumah tangga. Pemicunya PT PLN Batam

    merasa terbebani dengan tarif listrik subsidi

    silang dari pelanggan industri dan bisnis ke

    pelanggan rumahtangga yang tidak lagi berimbang.

    Kendati seorang sumber di DPRD Kota Batam

    dengan blak-blakan mengatakan bahwa tengah ada

    LONDON LONDON LONDON LONDON LONDON Laga antara Arsenal melawan Barcelona padababak 16 besar Liga Champions, di Stadion Emirates, Lon-don, Kamis (17/2) pukul 01.45 WIB akan menjadi tontonanmanarik. Arsenal yang mengancam akan tampil ofensifsejak menit awal memiliki target harus menang.

    Namun, untuk leg kedua

    di kandang Barca, Selasa (8/3)

    mereka mempertimbangkan

    bermain bertahan.

    "Jika kami berusaha me-

    nekan mereka, kami akan

    menciptakan peluang. Jika

    kami bermain defensif pada

    babak 16 besar ini, pertan-

    dingan tidak akan menjadi

    milik kami. Idealnya, itu adalah

    sesuatu yang bisa kami la-

    kukan sebelum pertan-

    dingan. Kadang kala,

    Ofensif dari hal.7

    LionelMessi

    Fabregas

  • S U M B A R R I A U4 Rabu, 16 Februari 2011

    TANAH BERTUAH

    Guru KeluhkanTunjangan Fungsional

    PEKANBARU Para guru swasta saat ini mengeluhkan

    tunjangan fungsional mereka tahap kedua tahun 2010

    hingga kini belum dibayarkan, padahal untuk tahap

    pertamanya sudah mereka terima.

    Anggota Komisi D DPRD Riau dari Fraksi PKS Ayat

    Cahyadi menjelaskan, tunjangan fungsional tersebut

    merupakan tunjangan yang dananya bersumber dari

    APBN, tapi disalurkan melalui Disdik daerah.

    "Tunjangan ini untuk guru-guru swasta. Jumlahnya

    sebesar Rp1,4 juta untuk per enam bulan sekali. Untuk

    tahap pertama, yaitu bulan Januari-Juni 2010 sudah

    dibayarkan dan diterima para guru. Tapi untuk Juli-

    Desember kok belum dibayarkan," katanya, kemarin.

    Keluhan para guru tersebut, diterima Ayat, melalui

    SMS ke nomor selulernya. Wajar saja para guru gelisah dan

    resah serta mempertanyakan mengapa tunjangan

    fungsional tahap kedua mereka yang belum dibayarkan,

    apalagi saat ini sudah memasuki pertengahan bulan

    Februari 2011.

    "Keluhan ini sudah saya sampaikan ke pihak Disdik via

    seluler, tapi belum juga ada jawaban," aku Ayat, yang telah

    menghubungi pihak Disdik mempertanyakan prihal ini,

    namun belum ada jawaban.

    Terkait rencana hearing Komisi D pada bulan ini

    dengan Disdik Riau, Ayat mengatakan hal ini akan ia

    pertanyakan kepada pihak Disdik. "Kita akan pertanyakan

    kepada Disdik, mengapa tunjangan fungsional para guru

    tersebut belum dicairkan," akhirnya. (hk/don)

    Biro Perlengkapan Deadline Hari Ini

    BPK Segera PeriksaMobnas Mantan Dewan

    "Rabu ini saya minta mobil

    dinas dikembalikan, karena

    BPK melakukan pemeriksaan.

    Jika tidak dikembalikan, maka

    jangan salahkan kami," ancam

    Kabiro Perlengkapan

    Setdaprov Riau, Kasmianto,

    Senin (14/2).

    Menurutnya, saat ini masih

    ada tujuh mobnas mantan ang-

    gota dewan yang belum dikem-

    balikan. Namun Kasmianto ti-

    dak menyebutkan siapa-siapa

    saja mantan anggota DPRD Riau

    tersebut.

    Ketika ditanya mengenai

    upaya hukum yang akan di-

    lakukan Biro Perlengkapan bila

    mobnas itu tak kunjung di-

    kembalikan, Kasmianto tidak

    membahasnya. Menurutnya,

    yang paling penting aset mobnas

    tidak hilang.

    Sementara itu, Kepala Biro

    Hukum Setdaprov Riau, Ka-

    siarudin mengatakan pihaknya

    hanya bersifat menunggu. "Yang

    lebih tahu itu kawan-kawan dari

    Biro Perlengkapan dan Satpol

    PP Riau. Kami hanya menunggu

    koordinasi saja," kata Kasia-

    rudin.

    Gubernur Riau, HM Rusli

    Zainal ketika ditanyakan du-

    gaan terbitnya 'surat sakti' peng-

    gunaan mobnas atas nama Gu-

    bernur Riau yang diperuntuk-

    kan bagi mantan pejabat dan

    mantan anggota DPRD Riau,

    membantahnya. "Tidak mung-

    kin saya mengeluarkan surat

    itu, sedangkan yang menge-

    luarkan surat penarikan saya,"

    kata Rusli Zainal.

    Sebelumnya, menurut data

    di Satpol PP Riau, masih ada 14

    unit mobnas yang belum dise-

    rahkan, 3 di antaranya rusak

    berat dan memperlukan biaya

    besar untuk mengeluarkannya

    dari bengkel. Dua berada di

    Pekanbaru, digunakan Hj Kha-

    dijah dengan biaya yang harus

    dikeluarkan Rp13,5 juta dan

    Hendra Masdarta rusak parah

    akibat masuk ke dalam sungai

    dan harus mengeluarkan biaya

    Rp40 juta.

    Sedangkan mobnas Suhardi-

    man Ambi saat ini berada di

    bengkel di Jakarta harus ditebus

    dengan biaya Rp30 juta. Ketiga

    mobnas itu sudah berada di

    bengkel antara 6 bulan sampai 1

    tahun.

    Data dari Satpol PP

    sebanyak 14 mobnas itu masih

    berada di tangan Ir Yulios, BM

    1722 AP, Helmi Burman SE, BM

    1724 AP, Drs Hendro Susanto

    BM 1733 AP, Ir Bambang TW

    BM 1803 AP, H Edi Basri BM

    1804 AP, Drs John Piter S BM

    1807 AP, Khadijah BM 1808 AP,

    Drs Edi Ahmad RM BM 1822

    AP, Tommy Rusli Idar BM 1828

    AP, Eka Abri SE BM 1833 AP,

    Suhardiman Aby BM 1839 AP,

    Masnarita Ma'atas BM 1840 AP,

    Hotman Manurung BM 1843

    AP, Hendra Masdarta BM 1827

    AP. (hk/war)

    PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU BiroPerlengkapan PemprovRiau memberi batasanwaktu hingga Rabu (16/2)bagi mantan anggotaDPRD Riau yang belummengembalikan mobildinas (mobnas). Bila takdiserahkan, maka hal ituakan menjadi salah satuitem yang akan diperiksaBadan PemeriksaKeuangan (BPK)Republik Indonesia.

    Masing-masing Anggota Rp200 Juta

    Bansos DewanTahap Verifikasi Proposal

    PEKANBARU Proses pencairan dana

    bantuan sosial (Bansos) bagi anggota DPRD

    Pekanbaru untuk tahun 2011, masih dalam

    tahap verifikasi proposal yang masuk ke Bagian

    Administrasi Sosial Pemko Pekanbaru. Untuk

    setiap anggota, dana Bansos yang dicairkan

    berjumlah Rp200 juta per anggota dewan.

    Verifikasi itu terkait kelengkapan

    persyaratan dari proposal yang diajukan

    masyarakat melalui anggota dewan. Menurut

    Kabag Administrasi Sosial Pemko Pekanbaru,

    H Amrul Mukhtar, Senin (14/2), hingga saat ini

    ada sebanyak 67 proposal yang diterima

    pihaknya. "Kita cek satu persatu apakah

    syaratnya lengkap, kalau yang tidak lengkap

    syaratnya tidak kita layani," ujar Amrul.

    Syarat itu antara lain terkait objek yang

    boleh menerima bantuan, lengkap dengan

    susunan pengurusnya, seperti Ketua hingga

    perangkat lainnya, SKT dan lainnya sesuai

    dengan aturan yang ada. Selanjutnya objek

    proposal, apakah bantuan diberikan kepada

    kelompok usaha masyarakat, kelompok tani,

    hingga perbaikan rumah ibadah.

    Menurut Amrul, perlunya seleksi karena

    diperkirakan ada sekitar 60 ormas dan LSM

    yang tidak terdaftar, tidak memiliki SKT dan

    bermasalah."Kelompok ini tidak akan dilayani,

    sebab jelas pertanggungjawabannya nanti

    susah. Namun, bagi yang memenuhi syarat

    akan diajukan ke uangan untuk pencairan

    anggarannya. Kapan dicairkan tergantung

    pihak keuangan," ujar Amrul.

    Besar bantuan yang dicairkan, jumlahnya

    bervariasi. Namun rata-rata di bawah Rp10 juta.

    Proposal yang masuk untuk mendapat bantuan

    sosial jatah anggota dewan ini tetap perlu

    diketahui anggota dewan bersangkutan. (hk/lah)

    HPN dan HUT PWI ke-65 Riau

    Kegiatan Dipusatkan di BangkinangBANGKINANG Peringatan Hari Pers

    Nasional(HPN) dan HUT Persatuan

    Wartawan Indonesia(PWI) ke-65 tingkat

    Provinsi Riau dilaksanakan di Bang-

    kinang pada 27 Maret yang akan datang.

    Kabag Humas Nasuni mengatakan

    bahwa pada puncak acara HPN dan HUT

    PWI ke-65 tersebut akan dihadiri

    Gubernur Riau, H M Rusli Zainal, Ketua

    PWI Pusat, Margiono, Ketua Dewan Pers

    Pusat dan sejumlah pejabat Riau dan

    pejabat dari kabupaten/kota se Riau.

    Ini sebagai tuan rumah HPN dan HUT

    PWI tingkat Provinsi Riau untuk perta-

    ma kalinya, dan sesuai hasil ke-

    sepakatan dan sekaligus persetujuan

    dari Bupati Kampar H Burhanuddin

    Husin, Ketua PWI cabang Riau, H Dheni

    Kurnia, Ketua SPS Riau, H Syafriadi,

    Ketua HPN dan HUT PWI Provinsi Riau

    2011, Ahmad Rodhi serta sejumlah pe-

    ngurus PWI cabang Riau lainnya," ka-

    tanya.

    Ditambahkan bahwa Pemda Kampar

    merasakan betul manfaat nyata kemi-

    traan yang terjalin dengan baik dengan

    insan pers selama ini, karena media

    massa telah membantu mensukseskan

    kegiatan pembangunan di Kampar. Ini-

    lah yang membuat Bupati Kampar

    menyambut gembira pelaksanaan

    puncak peringatan HPN dan HUT PWI

    tingkat Provinsi Riau tahun 2011 di

    Bangkinang. Terjalinnya hubungan

    kemitraan dan hubungan silaturrahmi

    antara Pemkab Kampar dan masyarakat

    Kampar akan punya makna khusus bagi

    perkembangan Kampar ,tambah-

    nya.(hk/dom)

    Sosialisasi Rencana Operasional RAPP RicuhSELATPANJANG Sosialisasi rencana

    operasional HTI PT RAPP yang digelar di

    Hotel Lily, Kamis (10/2) lalu, menuai

    kritikan dari sejumlah elemen masya-

    rakat Kabupaten Kepulauan Meranti,

    termasuk yang tinggal di luar Meranti.

    Bahkan sosialisasi sempat ricuh.

    Seperti disampaikan Datuk Pang-

    lima Laskar Melayu Kabupaten Ka-

    rimun, Kepri, yang juga Ketua Keru-

    kunan Keluarga Selatpanjang Seki-

    tarnya (KKSPS) Kabupaten Karimun,

    Asman, menolak HTI PT RAPP di Pulau

    Padang, HTI PT SRL di Pulau Rangsang

    maupun HTI PT LUM di TebingTinggi.

    Kita dari KKSPS Kabupaten Ka-

    rimun menolak keras HTI PT RAPP di

    Pulau Padang maupun grupnya yang ada

    di Kepulauan Meranti. Pemerintah

    daerah harus berpikir panjang, jangan

    asik memikirkan tentang peningkatan

    APBD tanpa memikirkan dampak yang

    akan diterima masyarakat. Kita harapkan

    pemerintah tidak melawan masyarakat,

    cukuplah Pulau Rangsang hutannya

    sudah habis dibabat PT Suamtera Riang

    Lestari (SRL) jangan sampai pulau-pulau

    lainya mengalami nasib sama, ujarnya

    kepada wartawan, Senin (14/2).

    Pada dasarnya kekayaan alam ter-

    sebut untuk kesejahteraan rakyat

    bangsa, termasuk masyarakat yang ada

    di Kabupaten Kepulauan Meranti, bu-

    kan untuk kepentingan kelompok ter-

    tentu. Selain hutan masih banyak lagi

    sumber PAD yang bisa digali potensinya

    di Kepulauan Meranti itu seperti timah

    dan sebagainya.

    Hutan alam di Kepulauan Meranti

    ini selain befungsi sebagai penyangah

    dari acaman abrasi, juga berfungsi

    sebagai sumber ekonomi masyarakat

    karena pada umumnya masyarakat yang

    berada di pulau ini mata pencariannya

    besumber dari hasil hutan seperti kebun

    sagu, karet,kopi, kelapa dan bahkan ada

    yang mencari rotan, kulit kayu dan

    damar. Dengan masuknya HTI dapat

    dipastikan mereka akan kehilangan

    sumber pencarian, ungkapnya.

    KKSPS berharap kepada anggota

    DPRD Kepulauan Meranti juga harus pro

    aktif dalam menyikapi persoalan ini.

    Mereka hendaknya ikut mendukung

    perjuangan masyarakat menolak ren-

    cana operasional RAPP di Pulau Padang

    dan grupnya.

    Ricuh

    Sosialisasi rencana operasional sen-

    diri berlangsung ricuh. Masyarakat

    yang hadir dalam acara itu keluar rua-

    ngan sebelum acara selesai karena yang

    disampaikan pihak perusahan tidak

    cocok dengan keinginan masyarakat.

    Kami menolak keberadaan HTI ini,

    kita sudah berpendirian kuat karena

    yang kita pikirkan ke depannya daerah

    yang terdiri dari pulau pulau ini akan

    tenggelam akibat hutannya telah diga-

    rap. Kita contohkan PTSRL di Rangsang

    dimana hutan disana digarap semena-

    semena hingga semua ekosistem yang

    ada disana lari ke rumah masyarakat. Itu

    hanya sebagian kecil masalah dari HTI

    ini, ujar Tokoh Masyarakat Kepulauan

    Meranti Tarmizi.

    Hal yang sama diungkapkan Awang,

    mahasiswa Meranti. Saya tantang RAPP

    kalau memang izin yang dikeluarkan

    langsung dari Menteri Kehutanan dengan

    mendatangkan Menteri Kehutanan ber-

    dialog langsung dengan kami dan me-

    ninjau lokasi yang selama ini hutannya

    telah habis digarap perusahaan HTI, kata

    Awang. Tokoh Pemuda Kecamatan Mer-

    bau Ali Sanip mengatakan, keberadaan

    RAPP telah membuat ketakutan besar bagi

    masyarakat. Penyebabnya, RAPP mulai

    mengklaim banyak tanah milik ma-

    syarakat masuk HTI mereka.

    Manajer operasional RAPP Jamal

    didampingi Humas Budi ketika dikon-

    firmasi terkait penolakan masyarakat

    dengan keluar dari ruangan dialog

    mengatakan, hal itu merupakan lumrah.

    Kita mengundang dengan keterbukaan

    untuk bersilaturahmi dan ternyata

    masyarakat menanggapi seperti itu dan

    itu bukan hak kita untuk melarang,

    ujarnya singkat. (hk/man)

    HK/DOM

    SEKDA Kampar H. Zulher MS didampingi SekcamBangkinang Barat M. Nasir, Kepala BKD Kampar JonSabri dan Sekretaris Dinas Bina Marga H. Dasril danKades Kuok ,Zamri, meninjau jembatan longsor diDusun Pulau Belimbing Desa Kuok, KecamatanBangkinang Barat, Kampar, Riau, Selasa (13/2).

    HK/JONATHAN

    JALUR dua di ibukota Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir saat ini terus digesapembangunannya.

    HK/HR

    REPLIKA PEDANG Pengunjung menyaksikan replika pedang pada pameran jejak-jejak Rasul dalam rangka Maulid Nabi MuhammadSAW di Pekanbaru, Selasa (15/2).

  • Rabu, 16 Februari 2011 6

    DINAMIKA

    P O L I T I K

    Dapil Tanjungpinang danBintan Akan Dimekarkan

    Sambut HUT Partai Gerindra Ke-3

    Gerindra Batam dan KepriGelar Bhakti Sosial

    BATAM Dalam rangka memperingati

    HUT Partai Gerindra ketiga, yang jatuh

    pada 6 Februari lalu, Dewan Pimpinan

    Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia

    Raya (Gerindra) Kota Batam dan Dewan

    Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra

    Kepri menggelar kegiatan bakti sosial.

    Kegiatannya antara lain, membantu Panti

    Asuhan Aljabar, Bengkong, Panti Asuhan

    Nurul Hidayah Piayu, Panti Asuhan

    Kristen Dedesta Batamcentra dan gotong

    royong di Kelurahan Sei Lengkap,

    Sagulung.

    Ketua DPC Partai Gerindra Batam Iman

    Sutiawan mengungkapkan, kegiatan ini

    sebagai wujud perhatian partai terhadap

    masyarakat. Kegiatan ini juga bagian dari

    menjemput aspirasi masyarakat.

    "Sesuai dengan semangat pendirian

    partai , memperjuangkan aspirasi

    masyarakat menuju Indonesia Raya yang

    sejahtera, maka sesuai amanat DPP

    Partai Gerindra, maka seluruh pengurus

    dan kader partai mesti turun ke

    masyarakat dengan menggelar berbagai

    kegiatan," kata Iman.

    Menurut Iman, kehadiran Partai

    Gerindra di tengah masyarakat sangat

    direspon Iman menangkap harapan besar

    masyarakat terhadap partai besutan Letjen

    (purn) Prabowo Soebianto.

    "Apalagi, Pak Prabowo merupakan

    calon presiden alternatif yang diharapkan

    mampu membawa bangsa ini keluar dari

    keterpurukan dan mennagkat

    kesejahteraan mereka," kata Iman.

    Terpisah, Ketua Panitia HUT Gerindra

    DPC Batam Riskal Ahmad mengungkap-

    kan, peringatan HUT Gerindra kali ini

    terasa berbeda dari sebelumnya. Per-

    bedaaan itu terlihat dari antusias ma-

    syarakat yang begitu tinggi merespon

    kehadiran Partai Gerindra di tengah ma-

    syarakat. Apalagi Ketua DPD Partai Ge-

    rindra Kepri Hasanuddin SH siap se-

    nantiasa turun ke masyarakat untuk

    membesarkan partai ini.

    "Memperhatikan kondisi ini, saya

    optimis, Partai Gerindra bakal tampil

    menjadi partai besar pada 2014 nanti," kata

    tokoh Pemuda Pekanbaru ini.

    Ditambahkan Miskal, masih dalam

    rangkaian HUT Gerindra, pada tanggal 26

    Februari mendatang, rencananya akan

    digelar pengobatan massal di Kelurahan

    Karas. (hk/rg)

    TTTTTANJUNGPINANJUNGPINANJUNGPINANJUNGPINANJUNGPINANG ANG ANG ANG ANG Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Kepri sedang menyusun konsep untukpenambahan Daerah Pemilihan (Dapil) pada PemiluLegislatif (Pileg) 2014 mendatang. Peningkatan jumlahpenduduk di dua daerah ini dinilai telah layak untukdilakukan penambahan Dapil yang otomatis juga akanmenambah jumlah kursi di DPRD.

    " Penambahan dapil ini kita

    rencanakan untuk Kabupaten Bin-

    tan dan Kota Tanjungpinang, yang

    juga akan meanambah kursi di

    DPRD nantinya," kata Ketua KPUD

    Kepri Dean Yealta yang ditemui,

    akhir pekan lalu.

    Menurut Dean, untuk dapil Bin-

    tan direncanakan dari tiga dapil

    yang ada, akan disusun menjadi lima

    dapil. Sedangkan untuk Kota Tan-

    jungpinang akan ditambah satu dapil

    lagi menjadi empat dapil. Hal ini

    dilakukan, karena dari segi wilayah

    dan kependudukan memang bisa

    dikatakan telah memenuhi syarat.

    " Kita sudah membuat konsep-

    nya, tinggal mengajukan ke KPU

    pusat di Jakarta," jelas Dean.

    Untuk Kota Tanjungpinang, kata

    Dean, penambahan Dapil tersebut

    memang sudah direncanakan sejak

    Pileg 2009 silam. Namun karena masih

    memungkinkan tiga dapil maka tetap

    dipertahankan, disamping itu pro-

    sesnya juga membutuhkan waktu

    panjang untuk perubahan dapil ini.

    Karena hal ini berkaitan dengan

    penambahan jumlah masyarakat

    serta bentuk pemetaan penduduk.

    " Dulu Kecamatan Tanjungpi-

    nang Kota dan Tanjungpinang Barat

    dijadikan satu dapil, nantinya dua

    kecamatan ini akan kita pecah men-

    jadi dapil masing-masing," ucapnya.

    Dean mengatakan, kegiatan

    yang dilakukan KPUD setelah agen-

    da-agenda besar Pemilu berlang-

    sung, adalah kegiatan pencerahan

    demokrasi dan pendidikan politik

    yang bekerjasama dengan dinas

    pendidikan dan Badan Kesatuan

    Bangsa Politik dan Perlindungan

    Masyarakat (kesbangpollinmas).

    Termasuk juga perawatan dan pe-

    meliharan arsip KPUD yang sudah

    menjadi dokumen negara.

    Saat dikonfirmasi, Ketua KPUD

    Bintan, Arison juga membenarkan,

    bahwa KPUD tengah menyusun

    konsep penambahan dapil untuk

    Bintan, yang setelah itu diajukan

    ke KPUD provinsi dan KPU pusat

    untuk disetujui. Rencananya, dapil

    di Bintan akan ditambah paling

    maksimal menjadi lima dapil.

    " Kami ada dua alternatif, kalau

    bukan 4 dapil, Bintan akan kami

    jadikan lima daerah pemilihan

    pada Pileg nanti," tambahnya.

    Sekarang ini, jelas Arison, da-

    lam Pileg, Bintan memiliki 3 dapil

    untuk 10 kecamatan. Dapil satu,

    Bintan Utara dan Seri Kuala Lo-

    bam. Dapil dua, Teluk Sebong,

    Teluk Bintan, Gunung Kijang dan

    Toapaya. Dapil tiga, Bintan Timur

    (Bintim), Mantang, Bintan Pesisir

    (BP) dan Tambelan. " Kami renca-

    nakan jika disetujui, untuk wilayah

    pulau-pulau, yakni Kecamatan BP,

    Mantang dan Tambelan akan jadi

    dapil sendiri, begitu juga dengan

    Bintim," jelasnya.(hk/36)

    Gerindra Bintan AkanBersikap Bijaksana

    TANJUNGUBAN Dewan

    Pimpinan Cabang (DPC) PartaiGerakan Indonesia Raya

    (Gerindra) Kabupaten Bintan

    akan bersikap bijaksana terkaitkisruh yang melanda Dewan

    Pimpinan Daerah (DPD)

    Gerindra Provinsi Kepri. Dalammelihat persoalan ini, kita tetap

    arif dan bijaksana, kata Ketua

    DPC Gerindra Bintan Ridwan SHSirait kepada Haluan Kepri ,

    Senin (14/2).

    Artinya, kata Sirait, seperti pernyataan rekan-rekanpengurus DPC lainnya, DPC Gerindra Bintan masih

    berpegang kepada legal formal yang selama ini mereka

    kantongi. Kalau selama ini mereka melakukankoordinasi dengan David sebagai Ketua DPD Gerindra

    Kepri maka mereka akan mematuhi ketentuan

    tersebut. Selama ini k ita berkomunikasi danberhubungan dengan Pak David, kata Sirait.

    Namun kalau kemudian, pengurus DPP Gerindra me-

    lalui Ketua Umum dan Sekjend mengatakan lain terkaitkomunikasi dan koordinasi yang dia lakukan selama ini maka

    Sirait mengaku akan mengikuti apapun bentuk keputusan

    yang dibuat DPP Gerindra sesuai AD/ART yang ada. Kita hanya menjalankan amanah yang sudah

    dipercayakan kawan-kawan yang ada di Bintan. Saya

    bisa menjadi Ketua DPC Gerindra juga karena kawan-kawan semua. Gerindra Bintan tidak akan bisa besar

    tanpa dukungan dari semua pihak, bukan saya

    sendirian, tegas Sirait.Lebih jauh, mantan Ketua DPC Partai Demokrat

    Bintan ini mengatakan kalau saat ini Gerindra Bintan

    sudah memiliki hampir 10 kepengurusan ditingkatPimpinan Anak cabang (PAC). Mulai dari Kecamatan

    Bintan Utara, Bintan Timur, Teluk Sebong, Seri Kuala

    Lobam, Gunung Kijang, Teluk Bintan, Toapaya dankecamatan-kecamatan di pesisir seperti Mantang,

    Bintan Pesisir dan Tambelan.

    Komunikasi kita dengan rekan-rekan pengurusPAC cukup intens dan kita terus melakukan koordinasi

    sampai sekecil apapun persoalan yang muncul, tegas

    Sirait. Selain telah memiliki kepengurusan ditingkatkecamatan, Gerindra di Bintan juga memiliki

    kepengurusan hingga tingkat desa dan kelurahan.

    Bahkan desa-desa yang berada di daerah pesisirjuga sudah dikenalkan dengan Gerindra dan sosok

    pemimpin seperti Prabowo Subianto. Sesuai dengan

    motto Haluan Baru, Pemimpin Baru maka kita siap untukmemenangkan Bapak Prabowo sebagai pemimpin baru

    dinegara ini, tadndas Sirait. (hk/rd)

    Ridwan

    Pindahnya Kiai PKNU ke PPP Belum FinalJAKARTA Wakil Sekjen DPP Partai

    Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)

    Abdullah Mufied Mubarok membe-

    narkan adanya beberapa kiai dari

    PKNU yang melakukan pendekatan ke

    Partai Persatuan Pembangan (PPP)

    dalam rangka menghadapi pemilu 2014

    mendatang.

    Itu disampaikan pria yang akrab

    disapa Cak Mufied, Selasa (15/2).

    "Yang saya dengar, memang ada bebe-

    rapa melakukan pendekatan ke PPP.

    Cuma ini belum final," ujarnya.

    Menurutnya lagi, para kiai itu meminta

    agar diberikan tempat khusus di dalam

    partai. "Kalau tidak pada tempatnya,

    mereka akan kembali," imbuhnya.

    "Memang terkesan ada rebutan. Apa-

    lagi beberapa kiai terekspose ikut acara

    yang difasilitasi PPP. Tapi kebiasaannya

    nanti, para kiai akan bertemu. Di situ

    mereka baru memutuskan akan ke mana.

    Sejauh ini belum ada keputusan itu,"

    tegasnya. (hk/mi)

    HK/GHAFUR

    TURUN TANGAN Ketua DPD Partai Gerindra Kepri Hasanuddin SH turun tangan membersihkanparit di sisi jalan Sei Langkai, Sagulung, Minggu (13/2). Hasanuddin turun gotong royongbersama dengan Ketua DPC Gerindra Batam Iman Sutiawan (di belakang Hasan) dan Ketua PanitiaHUT Gerindra Riskal Ahmad (dua dari kiri).

  • S A M B U N G A N7 Rabu, 16 Februari 2011

    Haluan MediaSambungan dari hal.1

    Wajah NurmanSambungan dari hal.1

    Ofensif dariSambungan dari hal.1

    BUMD KepriSambungan dari hal.1

    Jajal DuniaSambungan dari hal.1tempa oleh aktor lawas tersebut.

    "Mas Didi sangat membantu aku.Apalagi di film pertama ini akumendapat tantangan berperan seba-gai seseorang berkarakter sosialyang mencerminkan kepribadiananak Indonesia yang tidak menda-

    patkan kesempatan belajar," ujarNina bersemangat. Nina mengung-kapkan akan memulai syuting padabulan ini. "Syuting pertengahanFebruari. Yang pasti, aku mau ber-akting total, karena aku juga maumelakoni berbagai peran di film-

    film selanjutnya. Jika memang dapatkesempatan, kenapa tidak?"

    Lalu apa motivasi Nina dalammemerankan seorang tokoh di layarlebar? "Aku mau berpartisipasi difilm beredukasi, sehingga berman-faat untuk orang banyak." (hk/vv)

    nya itu. Karakter daerah harus tetapdipertahankan, sembari membukawawasan secara nasional.

    "Perkembangan media pers cu-kup pesat, dan kompetisinya sangatkeras. Namun saya yakin, HMG dibawah kepemimpinan H BasrizalKoto, akan terus berkembang danakan ada di setiap daerah di ber-bagai provinsi lainnya. Tidak hanyadi Sumbar, Riau, Kepri, Jambi danAceh serta Jakarta, tapi Haluan jugaakan ada di provinsi lain bahkansampai ke Irian (Papua). Potensisejarahnya sangat mendukung," uraiTarman.

    Wawasan nasional, katanya ha-rus dibuka, dengan didukung olehsumber daya manusia (SDM) yangberkualitas. Sumber daya itu, jugaharus didukung dengan sikap pro-fesional. "Kerjanya saling berkaitandan saling mendukung satu samalain. Antara wartawan dengan re-daktur, serta pimpinan redaksi,merupakan satu kesatuan," katanya.

    CEO HMG H Basrizal Kotomengatakan, Grand LaunchingHMG dilakukan sebagai bentuk ko-mitmennya untuk mengembangkandan membesarkan Haluan. Semuaunit usaha di bidang media, dipi-sahkan dari unit usaha atau bisnislain. Seluruh unit usaha di bidangmedia kemudian dijadikan satu,dengan holding company HaluanMedia Group.

    "Haluan merupakan koran ido-la, dan cita-cita saya sejak kecil.Adanya keikhlasan dari keluargapendiri, untuk menyerahkan Ha-luan merupakan anugerah besarbagi saya. Makanya tidak heran,ketika ada tawaran, langsung sayaambil," katanya.

    H Basrizal Koto yang lebih dike-nal dengan Basko merasa optimis,dengan dukungan semua pihak,termasuk dukungan perantau, HMGbakal dapat lebih besar. "Potensitersebut sangat terbuka. Dalam wak-tu dekat kita juga akan membukaHaluan Jambi dan Haluan Aceh.Insya Allah Haluan juga segera akanmuncul di tingkat nasional atauterbit di Jakarta," ujar pengusahasukses Minang itu.

    Secara lebih spesifik, GubernurKepri H M Sani menyampaikan, didaerahnya media juga berkembangpesat. Lebih penting lagi, media persitu memberikan kritisi secara tajam.Termasuk sikap kritis yang dibang-un oleh Haluan Kepri, yang sebe-lumnya bernama Sijori Mandiri.

    "Haluan Kepri yang sebelumnyabernama Sijori Mandiri, telah bersi-kap secara kritis konstruktif, sertamembangun. Ke depan kami jugaberharap, sikap kritis itu tetap didu-kung oleh data dan fakta. Sehinggainformasi yang tersampaikan padamasyarakat, betul-betul mencerdas-kan," katanya.

    Ia juga menyampaikan, kalauPemprov Kepulauan Riau telahmelakukan kerjasama dengan me-dia pers harian. Bahkan koran ha-rian yang ada, sudah sampai ditingkat desa dan kelurahan.

    "Kami memberikan support be-sar, bagaimana masyarakat itu dapatmendapatkan informasi secara ce-pat dan tepat. Tentunya dalam rang-ka mendorong percepatan pembang-unan," katanya.

    Hal yang sedikit berbeda disam-paikan Gubernur Riau H M RusliZainal. Haluan menurutnya tetaplahir di Riau, karena sebelumnyaRiau Mandiri didirikan di daerahkaya minyak itu. "Bagi kami, Ha-luan Riau tetap didirikan di Riau,dan itu suatu kebanggaan. Saya jugaberkeyakinan, kalau H Basrizal Kotobakal dapat mengembangkan HMGlebih besar, dan tidak hanya di Riau,Kepri dan Sumbar saja," katanya.

    Soal kekritisan dari media pers,katanya itu sudah seharusnya dila-kukan oleh media. Sesuai denganfungsi, yang mesti dijalankan olehmedia. Bahkan di Riau katanyasudah terdapat 15 harian, salahsatunya Haluan Kepri. "Namun si-kap kritis itu juga yang mendorongdaerah menjadi lebih maju," ka-tanya.

    Lain pula halnya dengan Guber-nur Sumbar Irwan Prayitno. Menu-rutnya apa yang dilakukan H Bas-rizal Koto, tidak ubahnya ibaratmambangkik batang tarandam. Di-mana dengan kondisi Haluan yangsebelumnya kian merosot, Baskodengan pertimbangan tepat telahmengambil alih Haluan.

    "Spirit yang luar biasa pada diriBasko. Saya yakin di bawah ke-pemimpinan Da Bas, HMG akanterus menjadi lebih besar, dan me-nasional," katanya.

    Ke depan, ia mengharapkanHMG dapat memberikan informasiyang lebih komunikatif. Salingmengisi, antara satu dengan yanglainnya. Terutama dalam mendorongjalannya pembangunan di Sumbar."Kritis dan membangun. Salingmengingatkan itu penting, agar peme-rintahan berjalan pada treknya,"ucap Gubernur Sumbar ini pula.

    Selain kehadiran GubernurSumbar, Riau dan Kepri, acaraGrand Launching HMG malam itujuga dipenuhi oleh tokoh-tokohnasional dan daerah. Tampak hadirsesepuh masyarakat Sumbar, HAzwar Anas dan H Hasan BasriDurin. Ketua DPP HKTI Fadli Zon,Anggota DPR RI Nudirman Moenirdan Reflizal. Juga tampak hadir HjVita Gamawan Fauzi dan WakilGubernur Sumbar H Muslim Kasim.

    Selanjutnya Ketua DPRD Sum-bar Ir Yultekhnil, Ketua DPRD Kep-ri Nur Syafriadi, Ketua PWI SumbarBasril Basyar, Ketua LKAAM Sum-

    bar M Sayuti Dt Rajo Panghulu sertaKetua Umum Bundo Kanduang Sum-bar Puti Reno Raudha Thaib. Ter-lihat juga pengusaha sukses Minangdi Jawa Barat Asril Das, pengusahaSumbar H King Churchil dan HSyawir Taher dan serta berbagaitokoh masyarakat Sumbar lainnya.

    Hampir seluruh bupati / wakilbupati serta walikota / wakil wali-kota yang ada di Sumbar dan ketuaDPRD masing-masing juga tampakhadir. Demikian juga dengan pim-pinan BUMN maupun BUMD dariSumbar, Riau dan Kepri. Semuanyamalam itu tumpah ruah hadir keBest Western Premier Basko Hoteluntuk menghadiri acara GrandLaunching HMG.

    Sementara di bagian luar hotel,ratusan papan karangan bunga uca-pan selamat dari mitra usaha HMGdan Basko Group tampak memenuhihalaman hotel, bahkan melubermemenuhi trotoar jalan disepanjangJalan Prof Dr Hamka.

    Puncak acara Grand LaunchingHMG malam itu ditandai denganpemukulan gandang tasa oleh ketigagubernur yang hadir dan dilan-jutkan dengan penandatanganankanvas khusus Grand LaunchingHMG oleh ketiga gubernur sertasejumlah undangan VVIP.

    Selanjutnya juga dilakukan pe-nandatanganan naskah kerjasamaPencanangan Gerakan Sumbar,Riau, Kepri Membaca oleh ketigagubernur. Gerakan ini selanjutnyaakan dilaksanakan oleh HarianUmum Haluan di Sumbar, HaluanRiau di Provinsi Riau dan dan Ha-luan Kepri di Provinsi KepulauanRiau.

    Implementasinya kelak dila-kukan dengan melibatkan peme-rintah provinsi serta pemerintahkota dan kabupaten di provinsimasing-masing beserta segenapmasyarakat secara sungguh-sungguhmelalui berbagai bentuk programnyata.

    Duo Maestro Memukau

    Grand Launching HMG juga di-meriahkan oleh penampilan duaorang maestro Indonesia di bidangseni dan budaya, yakni Taufik Is-mail dan Idris Sardi. Mereka berduatampil secara bersamaan, meng-hibur para undangan dan selalumendapat aplaus dari undanganyang hadir.

    Taufik memukau dengan suarasendunya, ketika membaca puisiciptaannya. Sementara sang biolamaut Idris Sardi tampil gemilangdengan gesekan biolanya. Tak ayalkurang lebih seribu undangan yangmemenuhi tempat duduk yang dise-diakan panitia di NantonggaBallroom Best Western PremierBasko Hotel malam itu tetap lekat ditempat duduknya masing-masinghingga acara berakhir. (rud/srz)

    nya, kata Rudy Chua, kemarin.Alasan lain, hasil audit dari tim

    audit auditorium independen yangtelah selesai dilaksanakan hinggakini belum juga diberikan ke DPRDKepri. Akibatnya DPRD Kepri samasekali tidak bisa melakukan eva-luasi terhadap pertanggungjawabankeuangan BUMD Kepri senilai Rp14miliar tersebut. Padahal DPRD Kep-ri telah minta hasil audit itu sejaksatu tahun yang lalu.

    Jumlah dana APBD yang telahdikucurkan ke BUMD Kepri sebanyakRp14 miliar. Hal itu sangat kita sa-yangkan, tanpa adanya kejelasan daripihak manajemen PT PembangunanKepri itu sendiri, ujar Rudy.

    Mengenai adanya statemen daripihak BUMD Kepri yang menya-takan bahwa sebagian dana APBDKepri yang dianggarkan untuk BU-MD Kepri telah dijadikan dalambentuk asset, Rudy sendiri samasekali tidak mengetahuinya. Karenakalau pun ada yang dijadikan dalambentuk asset juga harus dipertang-gungjawabkan. Nilai asset tersebutjuga harus diaudit.

    Hingga kini kami masih me-nunggu hasil audit yang telah dila-kukan oleh tim audit independen.Tapi secara umum, rekan-rekan kita

    di DPRD Kepri sudah menyatakankeberatan atas penambahan pe-nyertaan modal senilai Rp2 miliaryang diajukan pihak BUMD Kepritersebut, tegas Rudy.

    Rudy kembali menegaskan, se-cara umum dana yang dikucurkanke BUMD Kepri tidak jelas arahpenggunaan maupun keuntunganyang telah dicapai sebagaimanayang didengungkan selama ini.

    Secara kasat mata maupun infor-masi dan pengamatan kita di la-pangan selama ini, pihak BUMDKepri itu merugi. Namun bila mere-ka (BUMD) bilang untung, maka kitaakan lihat dulu sejauh mana keun-tungan yang dicapai, ujar Rudy.

    Sebelumnya tujuh fraksi di DPRDProvinsi Kepri menolak opsi pe-nyertaan modal di PT PembangunanKepri (Badan Usaha Milik Daerah/BUMD Kepri). Penolakan disampai-kan dalam rapat paripurna penyam-paian pandangan fraksi-fraksi diDPRD Kepri terhadap Ranperda HariJadi Kepri, Rencana PembangunanJangka Menengah Daerah (RPJMD)dan Penyertaan Modal. Rapat digelardi Ruang Rapat Utama Gedung DPRDKepri, Rabu, (9/2).

    Rapat paripurna tersebut diha-diri Wakil Gubernur Provinsi Kepri

    Soerya Respationo, Kepala SKPD dan31 dari 45 anggota DPRD Kepri. Rapatdipimpin Ketua DPRD Kepri, HMNur Syafriadi dan didampingi ketigawakil, Edy Siswoyo, Lis Darmansyah,dan Iskandar Syah. Nur menyebut-kan pandangan fraksi terhadap pe-netapan hari jadi Provinsi Kepritelah disepakati seluruh fraksi. Tang-gal 24 September ditetapkan sebagaihari jadi Provinsi Kepri.

    Sedangkan mantan Dirut BUMDMuhammad Rifan (43) ditahan Ke-jati Kepri, Kamis (23/12-2010) lalu.M Rif'an ditahan sebagai tersangkaatas dugaan korupsi penyalahgu-naan keuangan negara dalam halkerja sama antara PT PembangunanKepri dengan PT Deraya Air senilaiRp3,2 miliar.

    Hasil penyelidikan yang kitalakukan, ternyata sebagian danatersebut telah digunakan oleh ter-sangka M Rifan untuk kegiatan laindi luar kontrak yang disepakati.Jumlah dana yang telah disalah-gunakan tersangka tersebut berkisarsekitar Rp1,3 miliar, kata KepalaKejati Kepri melalui Asisten Inte-lijen, Muhammad Nasrun pada se-jumlah wartawan usai penahanantersangka. Hingga kini M Rif'an ma-sih ditahan pihak kejaksaan. (hk/fl)

    donesia di Singapura oleh Dolkasmelalui telepon.

    "Selama saya mendampingi pim-pinan dewan di Singapura, setahusaya tidak ada pertemuan antarapimpinan dewan dengan pihak in-vestor. Tujuan ke Singapura hanyauntuk mencoba finger paspor atausemacam smart card. Dan saya sen-diri, mendapatkan undangan daripihak atase Keimigrasian Indonesiadi Singapura atas nama pribadi. Jadisaya tak perlu lagi mendapat izindari Walikota," jelas Nurman.

    Aris Hardi Halim, usai men-jalankan pemeriksaan BK, engganmemberikan komentar panjang le-bar. "Materi pemeriksaan sepertiyang ditulis kalian di media itu.Terkait keberangkatan ke Singa-pura dan dugaan suap dari SekwanRp800 juta. Semuanya sudah sayasampaikan kepada BK, jadi silakantanya saja ke BK," kata Aris danterus berlalu menuju ruangannya.

    Selain Nurman, Aris Hardi Ha-lim, BK juga memeriksa Ketua DPRDSurya Sardi, Wakil Ketua I RuslanKasbulatov dan Wakil Ketua IIZainal Abidin.

    "Biasa, BK minta penjelasan darikami terkait pemberitaan yang ditu-lis oleh rekan-rekan wartawan itu.Nanti akan disampaikan secaralangsung oleh BK kepada rekan-rekan pers," kata Surya Sardi sing-kat.

    Waka I dan waka II masuk dankeluar dari ruang pemeriksaan BKmelalui pintu belakang, yakni ma-suk dari dalam ruang rapat pari-purna. Sehingga wartawan yangtadinya menunggu di depan pintumasuk pun akhirnya terkecoh.

    Selain empat orang unsur pim-pinan dan Sekwan, anggota DPRDMhd. Jeffry Simanjuntak juga ikutdimintai keterangan oleh BK. Materipemeriksaan terhadap Jeffry, ter-

    kait adanya pernyataannya yangdimuat oleh salah satu media lokal diBatam.

    Jeffry sebelum diperiksa, pi-haknya mempertanyakan alasan BKuntuk memanggil dirinya. AlasanBK, kata Jeffry, untuk dimintaiketerangan. "Saya pertanyakanmengenai surat panggilan yangdilayangkan oleh BK kepada saya.Mereka (BK) bilang, hanya dimintaiketerangan. Sementara di dalamtatib DPRD sendiri, dilakukan pang-gilan terhadap seorang anggotadewan, karena adanya pelanggaran.Apakah saya telah melakukan pe-langgaran," tanya Jeffry kepada BKsaat itu.

    "Saya juga tanya kepada BK.Atas laporan siapa, sehingga sayadipanggil. Kata BK, karena ataslaporan dari Aris Hardi Halim. Me-mangnya saya melakukan pelang-garan apa, sehingga saya dipanggil.Apakah hak imunitas saya sebagaianggota dewan itu sudah tidak adalagi, sehingga saya dilarang untukberbicara di koran," tanya Jeffrylagi.

    Jeffry mengakui, bila dirinyamemang mendapat telepon darisalah seorang wartawan yang me-nanyakan mengenai keberangkatanpimpinan dewan ke Singapura ter-sebut. Namun pihaknya saat itutelah meminta kepada wartawanyang menghubunginya itu, agarnamanya tidak dikorankan.

    "Ya memang saya yang bicara.Karena waktu itu saya dihubungioleh wartawan. Saya bilang, kalaupimpinan pergi dengan menggu-nakan SPDP, maka jelas menggu-nakan anggaran daerah. Dan sayakatakan, silahkan saja ditulis, tapitolong nama saya jangan dituliskandi dalam koran. Karena nama sayadisebutkan di koran, wartawanbersangkutan pun sudah minta maaf

    kepada saya," kata Jeffry.Ketua BK, St. Panahatan Sitorus,

    saat dimintai komentarnya engganmemberikan penjelesan lebih lan-jut. Alasannya, masih ada lagi yangakan diperiksa yakni dari staf pro-tokoler maupun dari anggota dewanitu sendiri. Pemeriksaan kembalidilakukan hari ini, Rabu (16/2).

    "Tunggu nanti kami akan sam-paikan ke teman-teman mengenaihasil pemeriksaan ini," kata ketuaBK, St. Panahatan Sitorus.

    Sebagaimana diberitakan Ha-luan Kepri, Kamis (10/2), SekretarisDPRD (Sekwan) Kota Batam Nurmandiduga menyogok unsur pimpinanDPRD Kota Batam untuk bisa men-dapatkan jabatan yang dipang-kunya sekarang. Nilai sogokkan itucukup besar, mencapai Rp800 juta.Informasi tentang dugaan sogok inibertiup kencang di DPRD Kota Ba-tam sejak beberapa hari terakhir.

    Informasi tersebut diperolehHaluan Kepri dari sejumlah anggotaDPRD Kota Batam. Disebutkan,Nurman berani merogoh kocekRp800 juta untuk para unsur pim-pinan dewan, lantaran Nurman di-pastikan dapat menjabat sebagaiSekretaris Dewan. Sebelum di Sek-wan, Nurman hanya menjabat seba-gai staf ahli. Ia juga pernah menjadiKepala Badan Infokom dan KepalaKantor Kesbanglinmas PemkoBatam.

    "Agar semuanya dapat berjalandengan lancar, Nurman berani mem-beri uang Rp800 juta untuk unsurpimpinan dewan. Dengan harapan,Nurman bisa menjadi Sekwan. Itu-lah yang terjadi di sini (DPRD Ba-tam-red). Kami ini kan hanya ang-gota dewan, jadi dipikirnya kamitak tahu permainan yang di atas itu,"sebut salah satu anggota dewansembari meminta identitasnya tidakdimuat di koran. (hk/li)

    Anda memiliki fokus istimewa dalampertandingan seperti ini yang men-jadikan Anda lebih efisien. Mudah-mudahan kami memiliki (fokus) itu,"kata pelatih Arsenal Wenger.

    Bintang Arsenal Cesc Fabregasmengingatkan bahwa Arsenal me-miliki peluang menang.

    Fabregas mengatakan timnyaharus menempatkan pikiran bahwamereka juga memiliki kesempatanuntuk mengalahkan klub Spanyolitu meskipun Barca adalah tim ter-baik di dunia saat ini.

    Fabregas, pemain Arsenal yangpaling berpengaruh, tak takut meng-hadapai Barca. "Kami tahu merekaadalah tim terbaik di dunia dan ituadalah tugas besar kami, tetapi kamiakan melakukan yang terbaik," kataFabregas menjelang laga.

    Ditanya tentang pelajaran darihasil skor 6-3 di perempat final padamusim lalu, Fabregas mengatakansulit untuk belajar dari pertandinganyang lalu. "Mereka adalah tim yangbagus, mereka memiliki banyakpemain berkualitas yang dapat mem-buat perbedaan. Mereka menangtahun lalu, mereka bermain dengantampil cemerlang," kata Fabregas.

    Sementara pemain tengah Bar-celona, Andres Iniesta, tidak maumenggangap remeh Arsenal, meskipada musim lalu Barca mampu me-nyingkirkan The Gunners. Dalamdua musim beruntun, Barcelonaselalu bertemu Arsenal di kancahLiga Champion. Musim lalu di faseperempat final, tim asal Catalan itumenyingkirkan The Gunners deng-an aggregat 6-3. Partai di babakperempat final itu pun bakal kem-bali tersaji di babak 16 besar Liga

    Champion musim ini.Pada leg pertama, El Barca bakal

    mengunjugi Emirates Stadium, Ka-mis (17/2) pukul 01.45 WIB. Tim tuanrumah tentu tidak mau mengulangikesalahan yang sama dan memilikimotivasi tambahan untuk bisa mem-balas dendam pada Barcelona.

    Pemain tengah El Barca, AndresIniesta, pun menyadari situasi itu.Oleh karena itu, tandem Xavi Her-nandez di lini tengah Blaugrana itupercaya bahwa pertemuan pertamadengan Arsenal di LC musim ini tidakakan semudah yang mereka kira.Iniesta juga sadar bahwa laga tahunlalu tidak bisa dijadikan patokandalam memprediksi hasil yang akantergelar di Emirates, besok malam.

    "Kami bukanlah sebuah mesin.Laga itu tidak akan berjalan denganmudah. Laga itu tidak akan semudahseperti kami berjalan-jalan. Tapi,Barcelona tidak pernah melihatsuatu laga dengan arogansi, hal itumalah bisa membuat kami kalah,"ujar pemain timnas Spanyol ini.

    "Setiap orang selalu berbicarasoal pertandingan tahun lalu. Tapi,saat ini semuanya jelas berbeda.Tidak ada dua pertandingan yangbenar-benar sama dan kami sadarbetul bahwa Arsenal akan sangattermotivasi untuk laga kali ini. Halitu membuat mereka semakin ber-bahaya," sambung jebolan akademisepak bola Barcelona itu.

    "Barcelona bukan tim yang tidakterkalahkan dan bertandang keLondon akan mengandung resikoyang besar. Kami bisa menang dipertemuan pertama nanti, tapi kamiharus bisa menghentikan Cesc Fab-regas dan tim yang sangat berambisi

    untuk menunjukkan bahwa merekatim terbaik yang bisa mengalahkankami," ungkap Iniesta menyoal kesu-litan yang dapat mereka hadapi diLondon Utara, besok malam.

    Sedangkan gelandang Barcelona,Sergio Busquets, menilai pertan-dingan krusial antara timnya denganArsenal di babak 16 Besar Liga Cham-pion adalah pertandingan yang pa-ling menarik untuk disaksikan.

    Pemain asal Spanyol itu men-jelaskan bahwa Blaugrana dan TheGunners adalah dua tim paling meng-hibur bagi para suporternya karenagaya permainan yang mereka miliki.Selain itu, gaya permainan keduatim yang sangat mirip dinilai men-jadi nilai tambah mengapa pertan-dingan antara keduanya pasti akansangat menarik untuk disaksikan.

    "Saya rasa filosofi dari permainanyang dimiliki Arsenal sangat indahdan menghibur bagi para suporteryang menyaksikannya," ujar Bus-quets pada Marca. "Gaya permainanmereka sangat mirip dengan yang di-mainkan Barcelona, meskipun ke-nyataannya tim mereka diisi oleh pe-main-pemain yang lebih muda," tam-bah gelandang berusia 22 tahun itu.

    Skuad Arsenal; Wojciech Szczes-ny; Laurent Koscielny, Johan Djourou(Sebastien Squillaci 49), Gael Clichy,Bacary Sagna; Jack Wilshere, AbouDiaby, Andrei Arshavin (Tomas Ro-sicky 69), Theo Walcott (EmmanuelEbou 79); Robin van Persie, CescFabregas. Skuad Barca; Vctor Valdes,Gerard Pique, Carles Puyol, XaviHernndez, David Villa, Andrs Inies-ta, Lionel Messi, Javier Mascherano,Sergio Busquets, Pedro Rodrguez,ric Abidal. (hk/bnc,kc,ti)

    penggodokan skenario kenaikantarik listrik pelanggan rumah tanggaoleh PLN Batam dan Komisi III DPRDKota Batam, namun pihak PLN mene-pisnya. "Diam-diam Komisi III tengahmembahas rencana kenaikan tariflistrik untuk rumah tangga. Awasisaja. Jangan-jangan nanti sama puladengan pembahasan kenaikan tarifair ATB yang dulu juga dilakukandiam-diam," kata salah seorang ang-gota DPRD Kota Batam yang menolaknamanya dipublikasikan.

    Sekretaris Perusahaan PT PLNBatam, Lutfi saat dikonfirmasi mem-bantah isu rencana kenaikan tariflistrik PLN untuk rumah tanggatersebut. "Tak benar itu, kami hanyahearing biasa saja ke DPRD, me-maparkan situasi kelistrikan Batam2010 dan 2011. Saya akan paparkankepada anda setelah kembali keBatam, sekarang saya di Palem-bang," ujar Lutfi yang enggan untukdimintai keterangan lebih lanjut.

    Sementara sumber lain di PLNBatam menyebutkan hearing denganKomisi III DPRD Kota Batam bertu-juan untuk memaparkan situasikelistrikan di Batam tahun 2010 dan2011. Beberapa menit pertama, per-temuan tersebut berlansung tertu-tup, bahkan sempat dipasang peng-umuman 'rapat tertutup' di ruanganrapat Komisi III. Namun setelahberjalan sekitar 30 menit, perte-muan tersebut terbuka, sehinggawartawan bisa memasuki ruangan.

    Disinggung tentang isu rencanakenaikan tarif untuk masyarakat,sumber tersebut membantahnya.Menurutnya hearing itu hanyamembahas tentang kinerja PT PLNBatam. Namun, ketika pertanyaanwartawan berlanjut kepada IUKU(Izin Usaha Ketenagalistrikan UntukKepentingan Umum) sumber ter-sebut memaparkan rinci keluhandari PT PLN Batam.

    "PT. PLN memang sempat me-nyinggung IUKU. Di Batam terdapatbeberapa IUKU yang dikeluarkanoleh pemerintah, tetapi hanya PLNyang melayani listrik masyarakat,sementara IUKU yang lain untukindustri, tentu saja untuk industrimereka lebih untung dibandingkanPLN. Sementara PLN mensubsidimasyarakat yang jumlahnya sangatbanyak, besaran subsidi juga besar,"

    ujar sumber tersebut.Ia juga mengatakan, di Batam

    tidak hanya rumah tangga dengandaya di bawah 10 Ampere saja yangdisubsidi, tetapi juga di atas itu.Padahal rumah-rumah tersebut mi-lik orang berduit. Di samping itu,PLN sebutnya juga mengeluhkanmasyarakat yang cenderung borosdalam menggunakan listrik.

    "Persentase antara masyarakatyang disubsidi dengan industri danbisnis yang dulu naik berkali-kalilipat perbandingannya. Sehinggatarif industri dan bisnis yang naikdulu itu tidak mampu menanggungbiaya beban yang ditanggung PLNBatam," ujarnya.

    Sumber ini enggan dikorankannamanya karena ia bukan orangyang berhak memberikan keterang-an kepada pers. "Sebaiknya tanyalangsung pada Pak Lutfi, beliau yangberhak memberi keterangan padapers. Saya tak ingin melanggarprosedur," ujar sumber itu.

    Di tengah tingginya kebutuhanhidup di Batam, isu kenaikan tarifsangat sensitif bagi masyarakat.Apalagi biaya listrik yang diembanmasyarakat saat ini sudah cukuptinggi. Yenti, seorang warga yangberdomisili di Batuaji menyebutkan,rumahnya memiliki listrik 6 A. Setiapbulannya, ia harus membayar listrikRp120.000. Biaya listrik itu menu-rutnya sudah naik dua kali lipatdibandingkan tahun 2005, di mana iahanya membayar listrik Rp50.000 s/d Rp55.000 perbulan dengan pema-kaian yang hampir sama.

    "Sejak dulu, peralatan elek-tronik di rumah saya tidak berganti.Listrik kami gunakan untuk lampupenerangan, TV, ricecooker, kulkas,dan setrika. Kami tidak punya me-sin cuci atau AC, tetapi biaya listrikkami mahal. Kalau listrik naik lagi,kami mau hidup seperti apa? Bisa-bisa kami tak makan," ujar Yenti.Disebutkan Yenti, biaya listrik saatini sudah sangat tinggi. Karena ituDPRD Batam dan Pemko Batamdiharapkan tidak mengabulkankeinginan PLN untuk menaikanlistrik lagi. Yenti juga tak habispikir, pernah beberapa kali ia mem-bayar listrik di atas Rp200.000.

    Hal yang sama juga dikemu-kakan Yones, warga Batam Centre.

    Menurut Yones, yang harus dinai-kan adalah pengguna listrik dengandaya besar, seperti perumahan elitSukajadi, Duta Mas dan sekelasnya.Jika subsidi untuk masyarakat me-nengah ke bawah dicabut, hal ituakan sangat memberatkan sekali.

    Anggota Komisi III DPRD KotaBatam Siti Nurlaila membantah isulobi-lobi kenaikan tarif untuk rumahtangga ke DPRD Kota Batam oleh PLNBatam. "Nggak ada membahas ke-naikan tarif, tapi saya tak tahu juga,karena saya datang telat ada urusanlain. Kalau membahas IUKU memangada. Saya lebih mencermati solusimereka untuk menerapkan tarif pra-bayar, sistim ini mungkin cocok un-tuk masyarakat kita," ujar Siti.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pe-rindustrian, Perdagangan, Energi danSumberdaya Mineral (PPESDM) KotaBatam Ahmad Hijazi membenarkankeluhan PLN Batam terkait subsidikepada masyarakat yang cukup besartersebut. "Kita sudah beberapa kalirapat, bahkan kita juga ajukan tigatarif listrik untuk masyarakat sebagaisolusi," ungkap Hijazi.

    Dipaparkannya, biaya pokokdaya Rp1.075/KWH, sementara ru-mah tangga hanya dikenakanRp600/KWH, bahkan ada rumahtangga yang dikenakan Rp550/KWH. Sementara jumlah rumahtangga yang mendapat subsidi se-muanya. Sehingga kenaikan tariflistrik untuk bisnis dan industritahun 2008 lalu tidak banyak mem-bantu pembiayaan PLN Batam.

    "Kenaikan tarif mencapai 150persen tahun 2008 lalu sangat me-mukul kalangan bisnis kita. Merekayang biasanya membayar listrik 200juta, jadi membayar 400 juta. Mallyang tadinya membayar Rp600 juta,menjadi Rp1 miliar. Makanya hoteldan mall menjerit," ujar Hijazi.

    Tiga opsi yang diajukan PemkoBatam adalah pembatasan pemakaianlistrik untuk subsidi sehingga masya-rakat berhemat, sistem prabayar, danevaluasi pembelian daya. "Sesuaiamanat UU Ketenagalistrikan No,30tahun 2009 yang menetapkan tarifadalah DPRD dan Pemerintah. Berda-sarkan kajian kita jauh lebih efektifyang diberi subsidi adalah masya-rakat yang berhemat dalam menggu-nakan listrik," katanya. (hk/an)

    Tarif ListrikSambungan dari hal.1

  • CMYK

    CMYK

    Rabu, 16 Februari 2011 8

    Perwakab Butuh RegenerasiBATAM Yayasan Marga Tionghoa

    Perwakab (Persaudaraan Warga Kali-

    mantan Barat) menggelar perayaan

    Tahun Baru Cina (Imlek) di lantai IV

    Hotel Pacific Palace Batam, Selasa (8/2)

    malam minggu yang lalu. Organisasi

    yang sudah hadir sejak 27 Juli 2008 di

    Batam itu, terus berbenah. Salah satu

    bentuk pembenahan yang dilakukan

    yaitu dengan regenerasi untuk mem-

    beri kesempatan kepada pemuda-pemu-

    di Perwakab berbuat banyak untuk

    membesarkan Perwakab ke depannya.

    "Saat ini kami pengurus yang sudah

    tua ini, memberdayakan para anak-

    anak kami atau pemuda pemudi Per-

    wakab untuk membesarkan organisasi

    ke depannya. Salah satu bentuk re-

    generasi dan kaderisasi yang kami

    lakukan yaitu dengan memberikan

    mereka kepercayaan untuk menggelar

    acara perayaan Imlek tahun ini. Kita

    hanya melihat-lihat saja," jelasnya

    Supardi Haliman selaku Wakil Ketua

    Perwakab saat pagelaran acara.

    Disebutkannya, acara yang digelar

    tersebut bukanlah perayaan keagamaan

    akan tetapi lebih kepada perayaaan

    budaya sebagai wujud kebersamaan dan

    kekompakan di negeri rantau. Dikatakan

    Tjugito, Sekretaris Perwakab, saat ini di

    Batam, telah ada lebih kurang 10 ribuan

    warga Singkawang. Namun saat ini di

    organisasi yang asal mula terbentuknya

    hanya berawal dari dalam rangka bertu-

    kar informasi jika ada sanak keluarga

    yang tertimpa musibah itu, baru terdaftar

    sekitar 223 Kepala Keluarga (KK) saja

    yang menjadi anggota.

    Sementara itu Walikota Singkawang

    Kalimantan Barat (Kalbar) Hasan Kar-

    man, yang ikut hadir pada acara yang

    sudah digelar setiap tahun dalam 3 tahun

    terakhir itu, berpesan kepada warga

    Singkawang yang sudah menetap dan

    menjadi warga Batam untuk tidak lupa

    kepada kampung halamannya. Salah

    satu bentuk bakti kepada kampung ha-

    laman, Wako mengajak para pengusaha

    sukses Singkawang yang berada di Kepri

    untuk mau berinvestasi mengembang-

    kan dan memajukan kampung halaman.

    "Saya memberikan apresiasi atas

    kehadiran ribuan warga Singkawang

    yang sudah menetap dan menjadi warga

    Batam, di acara perayaan Imlek tahun

    ini. Hal tersebut membuktikan bahwa

    walau berada di negeri orang, tidak

    mengurangi rasa kecintaan terhadap

    kampung halaman dalam bentuk ke-

    bersamaan. Bentuk kecintaan lainnya

    bisa ditunjukkan dengan ikut mengem-

    bangkan dan memajukan kampung

    halaman. Oleh karena itu saya meng-

    himbau mereka yang telah sukses mau

    berinvestasi di kampung halamannya,"

    tutur Hasan dalam sambutannya.

    Turut hadir dalam acara tersebut,

    Gubernur Propinsi Kepri yang diwakili

    H Said Agil, perwakilan Ketua DPRD

    Propinsi Kepri, perwakilan Wako Ba-

    tam, Wako dan Ketua DPRD Kabupaten

    Singkawang, tokoh masyarakat Syam-

    sul Bahrum, Organisasi INTI, PSMTI

    Batam dan Kepri, beserta 3000-an tamu

    yang hadir. (hk/35)

    Lebih MeriahDibanding Imlek

    BATAM Di Batam, perayaan Cap Go

    Meh lebih cepat dibandingkan 15 hari yang

    dimaksudkan. Tidak diketahui pastialasannya. Namun yang jelas perayaan

    Cap Go Meh di Indonesia tak semeriah

    perayaan Cap Go Meh di Tiongkok (Cina)."Perayaan Cap Go Meh di Tiongkok

    lebih meriah dibandingkan perayaan Imlek. Di Indonesia, terutama

    Batam justru terbalik, Imlek lebih meriah dibandingkan Cap GoMeh. Sudah terjadi pergeseran-pergeseran kebudayaan," ujar

    Kasman, salah satu tokoh masyarakat Tionghoa di Batam.

    Menurut Kasman, perayaan Cap Go Meh selain pestapenutupan Imlek, juga pesta perayaan malam pertama bulan

    purnama. Di Tiongkok sendiri, malam perayaan ini merupakan

    pergantian musim dingin menuju musim semi, seingga musimyang akan tiba adalah musim menabur dan menuai untuk petani.

    Menyambut musim bertanam tersebut, masyarakat menyambut

    dengan kemeriahan pesta, lengkap dengan tari-tarian, lampionberwarna warni, pesta kembang api dan atraksi barongsai.

    "Untuk muda mudi, malam Cap Go Meh ini lebih mirip seperti

    malam valentine, mereka berkencan dan menyaksikan berbagaitari-tarian dalam suasana pesta dan karnaval," ujar Kasman.

    Tidak hanya muda-mudi, keluarga biasanya juga menjadikan

    moment tersebut untuk makan malam bersama direstoran ataudirumah ditengah suasana kemeriahan. (hk/an)

    Digelar Pawai Lampion

    Malam Cap Go MehMeriah

    Petasan dan Kembang Api Bagian dari Ritual

    KARIMUN Gegap gempita pera-

    yaan Imlek sangat kental terasa bagi

    warga Tionghoa di Meral, Karimun,

    terlebih pada hari ke sembilan

    Imlek, atau yang lebih dikenal

    dengan upacara Sembahyang Tu-

    han Allah (King Thi Kong). Sem-

    bahyang Tuhan ini tidak hanya

    dilakukan kalangan atas, melain-

    kan juga bagi orang-orang miskin

    Tionghoa di Meral.

    Kendati sama-sama melakukan

    prosesi Sembahyang Tuhan, namun

    peralatan yang mereka gunakan

    pada saat sembahyang sangat me-

    nentukan strata sosial mereka. Bagi

    orang miskin cukup menempatkan

    sebuah Hiolo (pedupaan = tempat

    menancapkan dupa) kecil yang

    digantungkan di depan pintu ru-

    mahnya dan menyalakan hio (dupa)

    dari pagi sampai tengah malam. Tak

    ada sajian berupa kambing ataupun

    babi ditemukan di sana.

    Berbeda bagi kalangan yang

    cukup berada. Selain menaruh du-

    pa, mereka juga menaruh sesaji

    kepada leluhur berupa masakan

    vegetarian dan sesajian hewani

    seperti kambing ataupun babi. Sesa-

    jian itu ditaruh di atas meja besar.

    Di atasnya juga ditaruh tiga cawan

    kecil yang berisi teh, dan tiga buah

    mangkuk yang berisi misoa yang

    diikat dengan kertas merah.

    Sehari sebelum upacara sem-

    bahyang, seluruh penghuni rumah

    melakukan mandi keramas dan

    ganti baju. Sembahyang dilakukan

    tepat pukul 12 tengah malam, di-

    mulai dengan anggota keluarga

    yang paling tua dalam urutan gene-

    rasinya.

    Semua melakukan prosesi sem-

    bahyang dengan cara tiga kali berlu-

    tut dan sembilan kali menyentuh-

    kan kepala ke tanah. Setelah selesai

    baru kemudian kertas emas yang

    dibuat khusus lalu dibakar bersama

    dengan Shen Wei yang terbuat dari

    kertas warna-warni. Kemudian di-

    nyalakan petasan untuk mengantar

    kepergian para malaikat pengiring.

    Seperti yang dilakukan keluar-

    ga Murni, pemilik galeri Telkomsel

    di Meral itu nampak khidmat me-

    lakukan prosesi sembahyang, ia

    juga melakukan ritual kepada selu-

    ruh anggota keluarganya, mulai dari

    anak tertua hingga anak bungsunya.

    Satu persatu anak-anaknya me-

    lalui prosesi sembahyang melalui

    tangan Murni, prosesi itu tidak hanya

    menyentuh tubuh si anak, melainkan

    pakaian yang mereka kenakan

    sehari-hari juga turut diberi ritual.

    Ini gunanya untuk membuang sial,

    agar si anak bisa memperoleh rezki

    yang berlimpah, ujar Murni pada

    Haluan Kepri pada saat usai mela-

    kukan ritual Sembahyang Tuhan,

    Malam Jumat (10/2) lalu.

    Separti halnya Murni, keluarga

    A Hi juga melakukan ritual yang

    hampir sama, bahkan A Hi yang

    selama ini tinggal di Merauke, Papua

    memilih pulang kampung ke Meral

    setiap perayaan Imlek. Setiap Imlek

    saya selalu mengunjungi mama dan

    papa di Karimun, ujar A Hi.

    Untuk menyambut Sembahyang

    Tuhan yang identik dengan petasan

    dan kembang api, A Hi sengaja

    membeli kembang api seharga Rp 3

    juta yang dibawanya dari Jakarta.

    Petasan ini harganya Rp3 juta,

    gunanya untuk mengantar keper-

    gian para malaikat pengiring,

    katanya.

    Selain mengenal Dewa, kami

    juga percaya pada Tuhan Allah,

    maka pada tanggal ke sembilan

    tahun Imlek ini, kami melakukan

    Sembahyang Allah. Kami sekeluarga

    berkumpul, makan sambil berdoa

    pada Tuhan Allah, terang A Hi.

    Diantara warga Tionghoa yang

    melakukan ritual Sembahyang Tu-

    han, keluarga Jenny Law Bun Hian

    nampak paling megah melakukan

    sembahnyangnya. Maklumlah, di-

    antara masyarakat Tionghoa Meral

    keluarga Jenny Law dari marga

    Law ini tegolong orang yang paling

    berada.

    Law bersama anak-anaknya nam-

    pak khusuk melakukan prosesi demi

    prosesi ritual Sembahyang Tuhan di

    jalan Raya depan rumahnya. Kertas

    emas sengaja ditumpuknya di hala-

    man Toko Sejahtera miliknya. Di

    depan kertas itu nampak beberapa

    cawan berisi teh.

    Satu persatu anak Law mem-

    bakar dupa kemudian mencurahkan

    air yang ada dalam cawan tersebut

    ke jalan sambil duduk. Law dengan

    penuh kasih sayang menuntun

    anak-anaknya melakukan riual

    tersebut.

    Usai melakukan Sembahyang

    Tuhan, mulai pukul 00.00 WIB,

    seluruh warga Tionghoa menya-

    lakan petasan di depan rumahnya

    masing-masing. Sebelumnya, langit

    Meral nampak terang benderang

    dengan pesta kembang api. Satu hal

    yang menjadi perhatian masyarakat

    disana, kenapa pemerintah seolah

    melegalkan petasan bagi warga

    Tionghoa, sementara sewaktu pera-

    yaan lainnya, petasan selalu diburu

    dan pengguna serta penjualnya

    ditangkap aparat berwajib. (hk/30)

    HK/IST

    IMLEK PERWAKAB Perkumpulan Warga Kalimantan Barat (Perwakab) Kota Batammenggelar Imlek bersama di Ballroom Pacific Hotel (8/2) malam yang diikuti olehseluruh warga Kalimantan Barat yang ada di Batam.

    PESTA kembang api di Cina Town Batam pada tahun baru Imlek.

    Kasman

    PERNAK PERNIK

    HK/ILHAM

    Ny Murni tengah melaksanakan Sembahyang Tuhan bersama anak-anaknyapada hari kesembilan Imlek di Meral, Karimun.

    TTTTTANJUNGPINANJUNGPINANJUNGPINANJUNGPINANJUNGPINANG ANG ANG ANG ANG Paguyuban IndonesiaTionghoa (INTI) Kota Tanjungpinang menggelar pawailampion untuk memeriahkan malam Cap Go Meh yangmerupakan pesta penutupan Perayaan Tahun BaruImlek 2562. Pawai tersebut akan digelar Kamis, (17/2)malam yang bertepatan dengan tanggal 15 malam ZhengYue sebagaimana biasanya disebut dengan Cap Go Meh.

    Menurut Tan Witanto Ke-

    tua Panitia Pelaksana Pawai

    Lampion, Cap Go Meh sendiri

    berarti Bulan Purnama Yin Li

    pada tahun yang menjelang

    atau pada tahun baru yang

    tiba. Pada malam itu orang

    orang bergembira memasang

    lampion ( Deng Long ) berbagai

    jenis bentuk dan beraneka

    warna yang berisikan lilin atau

    lampu. Tiap rumah dihiasi

    lampion, bagi kalangan yang

    berada, mereka akan mema-

    sang lampion yang bagus.

    Jalan-jalan akan cemer-

    lang oleh cahaya lampion dan

    dari angkasa akan diterangi

    cahaya bulan purnama. Se-

    luruhnya alam seolah berman-

    dikan cahaya emas, orang ora-

    ng berlomba untuk mencip-

    takan lampion sebagus mu-

    ngkin. Di jalan-jalan dan di

    kelenteng-kelenteng diseleng-

    garakan arak-arakan barong-

    sai dan liong yang datang ke

    rumah-rumah penduduk un-

    tuk menyampaikan berkah.

    Masyarakat memberikan ang-

    pau kepada barongsai sebagai

    simbol harapan untuk men-

    dapatkan keselamatan dan

    berkah.

    "Jadi benar-benar meriah,"

    kata pria yang akrab disapa

    Aheng ini menceritakan pera-

    yaan malam Cap Go Meh yang

    coba dilestarikan oleh INTI

    Kota Tanjungpinang melalui

    pawai Lampion, kemarin.

    Dikatakan, pawai lampion

    sendiri merupakan agenda

    rutin yang digelar INTI setiap

    tahunnya, pelaksanaan besok

    merupakan tahun ke-empat

    yang digelar. Dan dia berharap

    pawai lampion tetap bisa di-

    laksanakan setiap tahunnya

    sebagai bagian dari kasanah

    budaya Indonesia.

    "Pawai lampion yang kita

    gelar merupakan tahun ke-

    empat yang rutin digelar setiap

    tahunnya, dan kita berharap

    kegiatan ini dapat berlanjut

    setiap tahun dalam rangka

    melestarikan budaya Indo-

    nesia," harapnya.

    Kristomo, panitia lainnya

    menambahkan, kegiatan ter-

    sebut tidak hanya diikuti oleh

    etnis Tionghoa semata, tapi

    juga berbagai etnis lainnya di

    Kota Tanjungpinang yang ikut

    berpartisipasi.

    "Sampai hari ini sudah 15

    paguyuban yang sudah me-

    mastikan diri untuk mengikuti

    pawai lampion ini. Diantara-

    nya, Batak, Padang, Melayu,

    Bugis, Jawa, dan berbagai

    paguyuban lainnya," kata Kris-

    tomo.

    Sedangkan rute yang akan

    dilalui oleh peserta pawai,

    kata, Kristomo, akan dimulai

    dari Jalan Bakar Batu (depan

    kantor PLN), Jalan Tambak,

    Mawar, Temiang, Merdeka,

    dan berakhir di depan Bestari

    Mall. Ditempat ini, lanjut Kris-

    tomo, peserta pawai akan me-

    nampilkan berbagai atraksi

    sesuai dengan ke khasan dae-

    rah masing-masing. Atraksi

    akan dimulai dengan penam-

    pilan Grup Barongsai Lien Hua

    Tang, dilanjutkan dengan PS-

    MTI, paguyuban Penyengat,

    dan dilanjutkan dengan pagu-

    yuban lainnya.

    "Pengurus Pusat INTI juga

    akan hadir, dalam acara ini,

    disamping itu, juga akan di-

    hadiri sejumlah penasehat

    INTI seperti Herman Cia, dan

    sejumlah pengurus lainnya,"

    kata Kristomo mengakhi-

    ri.(hk/36)

    HK/DARUL

    PAWAI Lampion dalam Perayaan Cap Gomeh Tan Witanto (tengah) Ketua Panitia saat memberikanketerangan terkait pelaksanaan acara di Hotel Laguna, Tanjungpinang.

  • 9BATAM

    www.haluankepri.comRabu, 16 Februari 2011

    Sosok Adriana Burhan AminAdriana Burhan AminAdriana Burhan AminAdriana Burhan AminAdriana Burhan AminDireksi PT TGI

    Tularkan Semangat

    IKLAN

    Polda Buru hal.10

    Polisi Masih hal.10

    Guru Besar hal.10

    Bau Sampah Semakin Menyengat

    NONGSA Polda Kepri terus mem-

    buru, At dan Us, pemilik ribuan eks-

    tasi yang diamankan beberapa waktu

    lalu. Polisi sebelumnya menangkap

    Nurhadi (36) dan Kahirulsyah Putra

    (40) di Bistro Godiva BCS Mall, Baloi,

    Senin (9/2) lalu. Dari tangan kedua

    tersangka ini polisi menyita 1 .468

    butir ekstasi merk star warna kuning

    muda. Hasil pemeriksaan polisi, kedua

    tersangka mengaku narkoba tersebut

    milik At dan Us yang kini sudah di-

    masukkan dalam daftar pencarian

    orang (DPO) polisi.

    "Kita masih melakukan pengejaran

    terhadp AT dan Us," ujar Kasubdit I Ditres

    Narkoba Polda Kepri, Kompol Himawan

    Bayu Aji kepada wartawan di ruang

    kerjanya, kemarin.

    Himawan mengatakan, polisi saat ini

    tengah melakukan penyelidikan di lapa-

    ngan, namun kedua tersangka belum

    berhasil diciduk.

    Himawan mengatakan, ekstasi yang

    disita dari kedua tersangka yang di-

    tangkap sebelumnya, Nurhadi dan Ka-

    hirulsyah ini dimasukkan kedalam lima

    (5) kantong resep dokter Kimia Farma dan

    lima (5) kotak permen Eclipse senilai

    Rp280 juta. Selanjutnya polisi juga

    mengamankan paspor milik jedua ter-

    sangka tersebut.

    "Barang haram ini diperoleh ter-

    sangka dari tangan At. Dan Selanjutnya

    Polda Buru Dua DPO Jaringan Narkoba

    SEI BEDUK SEI BEDUK SEI BEDUK SEI BEDUK SEI BEDUK Penanganan masalah sampah diBatam memprihatinkan. Di beberapa sudut kawasan,perumahan, bahkan di pinggir jalan, tumpukansampah kian menebarkan bau yang menyengat.

    Pantauan koran ini di Keca-

    matan Sei Beduk, Selasa (15/

    2), di kawasan perumahan

    GMP dan sepanjang jalan an-

    tara bundaran GMP hingga

    simpang Mangsang via jalan

    lama, sampai terlihat menum-

    puk. Tumpukan sampah itu

    semakin menebarkan aroma

    tak sedap dan menimbulkan

    pemandangan kurang menge-

    nakkan.

    "Setiap melintas di depan

    rumah warga, bau sampah sa-

    ngat menyengat," kata Ardi,

    warga Perumahan Hikari Per-

    mai atau GMP Duriangkang,

    kemarin.

    Menurut Hikari, sudah se-

    kitar dua minggu sampah di

    perumahan tersebut tidak per-

    nah diangkut. Kalaupun ada

    mobil sampah yang masuk,

    hanya sebatas mengambil

    sampah di kawasan peruma-

    han bagian depan saja di se-

    kitar jalan utama.

    Sementara kawasan peru-

    mahan bagian tengah dan bela-

    kang di kawasan GMP, tidak

    pernah dimasuki mobil sam-

    pah. Ia mengatakan, pengang-

    kutan sampah ini terkesan

    formalitas saja, tidak merata

    ke seluruh kawasan peruma-

    han yang ada di GMP.

    "Hal ini menyebabkan

    sampah-sampah di peruma-

    han warga kian menumpuk.

    Selain menggunakan tong

    sampah, sebagian warga ba-

    nyak juga yang hanya me-

    ngumpulkan sampah meng-

    gunakan kantong plastik dan

    digantung di pepohonan,"

    ungkapnya.

    Akibat tidak kunjung di-

    angkut, sebagian kantong plas-

    tik berisi sampah ini pun jebol

    dan menjadi sasaran lalat yang

    bertebaran mengerumuni sam-

    pah tersebut. Tumpukan sam-

    pah semakin menebar bau

    yang menyengat dan sangat

    mengganggu warga dan orang

    yang melintas.

    Selain di sepanjang jalan

    bundaran GMP hingga sim-

    pang Mangsang via jalan lama

    depan rumah susun Perumnas,

    di beberapa titik pinggir jalan,

    tumpukan sampah pun ber-

    serakan. Tak jarang, para peng-

    guna jalan yang sedang me-

    lintas pun memilih menutup

    hidung saat melewati timbu-

    nan sampah tersebut.

    "Sampah berserakan se-

    perti itu kok terus dibiarkan

    saja," ujar Anto, warga se-

    kitar yang jengkel melihat

    banyaknya tumpukan sam-

    pah. (hk/sn)

    Tularkan Semangat hal.10

    ADRIANA Burhan Amin merupakan salah satu figur

    wanita karir yang cukup sukses dalam rumah tanggadan karirnya. Ceria dan energik, merupakan ciri khas

    yang tak bisa terpisahkan dari wanita kelahiran 9

    Maret 1971 ini.Wanita ini meya-

    kini, optimis dan se-

    lalu ceria dalammenjalani kehidu-

    pan merupakan

    kunci keberha-silan.

    Polisi Masih Kejar Kawanan RampokBALOI Jajaran Polresta Ba-

    relang belum berhasil menang-

    kap kawanan rampok yang ber-

    aksi di rumah toke kelapa di

    Perumahan Jodoh Permai Blok

    F2, Senin (7/2) lalu. Perampok

    yang ikut mencederai pemilik

    rumah, A Hoa dan putranya

    masih menghirup udara bebas.

    "Pelakunya masih kita buru,

    anggota masih melakukan pe-

    ngejaran. Mudah-mudahan ti-

    dak lama lagi bisa kita tang-

    kap," ujar Kapolresta Barelang

    Kombes Pol Eka Yudha Sat-

    riawan, baru-baru ini.

    Sementara, kondisi toke ke-

    lapa peras yang disabet parang

    oleh kawanan rampok, AHao

    dan anaknya Tjokro Utomo, kini

    semakin membaik. Keduanya

    sempat dirawat di Rumah Sakit

    Harapan Bunda (RSHB).

    Seperti diketahui, pada pe-

    ristiwa perampokan itu, A Hao

    mengalami luka pada bagian

    tengkuk kanan bawah, Liong

    Heng (istri) mengalami luka

    pada telapak dan jari tangannya

    karena menahan sabetan pa-

    rang, Asiong terkena sabetan

    parang di lengan dan Tjokro

    Utomo mengalami luka pada

    punggung.

    "Dari keempat korban, anak-

    nya (Tjokro) yang paling parah,"

    kata Jesman Hutasoit, tetangga

    korban yang pertama kali me-

    ngetahui kejadian itu.

    Menurut keterangan, kawa-

    nan perampok itu datang meng-

    gunakan mobil Toyota Avanza

    warna silver. Saat para peram-

    pok datang, A Hao dan istrinya

    sudah bangun dan bersiap-siap

    HK/CECEP

    PENGEDAR EKSTASI Jajaran Dit Narkoba Polda Kepri membekuk dua tersangka pengedar narkoba, Senin (14/2). Dari keduanya polisimengamankan ribuan pil ektasi sebagai barang bukti.

    HK/DOK

    A HOA, bos toke kelapa yang menjadi korban keganasankawanan rampok saat dirawat di RSHB baru-baru ini

  • M E T R O B A T A M10 Rabu, 16 Februari 2011

    Polda BuruSambungan dari hal.9Tularkan SemangatSambungan dari hal.9diserahkan Us sebelum

    diserahkan ke dua tersangka

    ini di Malasysia," ujar

    Himawan.

    Dari Malaysia, katanya,

    kedua tersangka masuk ke

    Tanjung Balai Karimun. Dan

    dengan menggunakan kapal

    Mikonatalia, kedua tersangka

    masuk ke Batam.

    "Ini sudah aksi yang kedua

    kalinya," ujarnya.

    Tersangka Nurhadi me-

    ngatakan, aksinya yang

    pertama dilakukan sebelum

    perayaan Imlek. Dan barang

    yang dibawanyapun dari

    Malaysia. Tergiur dengan

    untung yang diperoleh,

    katanya, ia terpaksa nekat

    melakukan aksi yang kedua

    ini.

    Kedua tersangka dijerat

    dengan UU Narkotika tahun

    2009, pasal 112 ayat 2, 113

    ayat 2, 114 ayat 2 Yo pasal 132

    pasal 1 dengan ancaman

    hukuman maksimal 5 tahun

    penjara dan minimal seumur

    hudup.(hk/ed)

    "Life is so beautiful. Hidup

    ini begitu indah. Ketika Anda

    mengisi hati dengan banyak

    cinta dan ketulusan. Hidup ini

    akan penuh dengan kasih sa-

    yang," tulis Adriana dalam

    akun jejaring facebooknya.

    Tidak hanya sekedar tu-

    lisan, ia juga mengimplemen-

    tasikanya dalam kehidupan.

    Bukti nyata tulisan Alumni

    Institut Teknologi Indonesia

    (ITI) Serpong ini, tampak dari

    berbagai kegiatan sosial yang

    acap dilakukannya.

    "Kita hidup bermasyarakat,

    sedikit uluran tangan kita

    sangat dibutuhkan orang lain.

    Kenapa kita tidak melaku-

    kannya," ungkap Ana, begitu

    sapaan akrabnya saat meng-

    gelar bakti sosial penggalangan

    dana pembangunan Masjid di

    salah satu kawasan di Batam.

    Wanita yang sangat menyu-

    kai kucing ini juga meyakini,

    dengan selalu bersemangat

    dan optimis akan menularkan

    semangat kepada orang lain

    untuk tetap bersemangat. Ka-

    rena itu, dalam keseharian-

    nya, baik di kantor maupun

    bersama relasi dan sahabat, ia

    selalu ceria dan energik.

    "Kalau kita bersemangat,

    orang akan ikut bersemangat.

    Jadi tularkanlah semangat

    positif kepada orang-orang

    disekitar kita untuk hidup

    lebih baik," ujarnya. (hk/an)

    pergi ke Pasar Tos 3000, Jodoh.

    "Saat itu juga langsung terlibat

    baku hantam antara perampok

    dan korban. Korban melawan

    sehingga tak ada barang yang

    berhasil dibawa pelaku," ujar

    Jesman.

    Usai baku hantam dengan

    perampok, korban teriak se-

    hingga warga sekitar terba-

    ngun dan berdatangan ke ru-

    mah korban. Sebagian meno-

    long dan ada yang lapor polisi.

    Liang Heng, istri A Hao

    berhasil mengenal salah se-

    orang perampok yang berdu-

    el dengan suaminya dengan

    menggunakan samurai.

    Menurut Liang Heng, seor-

    ang perampok berperawa-

    kan sedang dan mengguna-

    kan kaos putih. Pria terse-

    but, kata Liang Heng, yang

    mengayunkan parang hingga

    mengenai kaki dan tangan

    suami dan anaknya.

    "Orangnya itu pendek.

    Rambutnya lurus dan agak

    jarang di bagian depan. Dia

    pakai baju putih," kata Liang

    kepada tim identifikasi polisi

    di RSHB beberapa saat setelah

    kejadian. (hk/ts)

    Polisi MasihSambungan dari hal.9

    Hanss Seidel Beri MasukanPerda Lingkungan

    BATAM CENTRE Yaya-

    san Hanns Seidel dari Jer-

    man ikut memberikan ma-

    sukan terhadap pembuatan

    Peraturan Daerah Lingku-

    ngan Batam guna melindu-

    ngi kota industri dari ber-

    bagai ancaman limbah mem-

    bahayakan.

    "Kami memberikan asis-

    tensi teknik untuk pembua-

    tan peraturan lingkungan di

    Batam," kata Ketua Perhim-

    punan Alumni Hanns Seidel

    Indonesia (PAHSI) Bascha-

    rul Asana, Senin (14/2).

    Ia mengatakan perlu per-

    aturan yang ketat untuk

    menjaga lingkungan hidup

    dari berbagai pencemaran.

    PAHSI, kata Bascharul, me-

    miliki 65 anggota yang 20

    persen di antaranya adalah

    praktisi hukum, sehingga

    diharapkan dapat merumus-

    kan aturan yang dapat me-

    nyelamatkan lingkungan

    Batam.

    Menurutnya, Batam me-

    miliki masalah lingkungan

    yang kompleks. Selain men-

    jadi kota industri yang

    menghasilkan berbagai lim-

    bah, juga ada limbah kiri-

    man yang terbawa arus in-

    ternasional.

    Ketua Badan Pengen-

    dali Dampak Lingkungan

    Daerah Kota Batam Dendy

    Purnomo mengatakan,

    PAHSI dapat memberikan

    masukan yang dibutuhkan

    Perda Lingkungan Batam.

    "PAHSI punya banyak

    orang yang mengetahui

    hukum," ucapnya.

    Pemerintah Kota Batam

    menandatangani nota kese-

    pahaman dengan PAHSI un-

    tuk memberikan berbagai

    asistensi dan pendidikan

    kepada masyarakat Batam.

    PAHSI memberikan pendi-

    dikan lingkungan kepada

    siswa SD agar memahami

    masalah-masalah lingku-

    ngan. PAHSI juga memberi-

    kan sejumlah buku tentang

    lingkungan kepada para sis-

    wa SD.

    Selain asistensi pembua-

    tan Perda dan pendidikan

    lingkungan, PAHSI juga

    memberikan asistensi pe-

    ngembangan teknologi dan

    manajemen lingkungan dan

    sosialisasi praktek lingku-

    ngan hidup.

    Perlu Ketegasan

    Soal penanganan limbah

    yang diduga berasal dari

    perairan internasional, Basc-

    harul menyatakan diper-

    lukan aturan tegas. Menurut

    dia, masalah limbah inter-

    nasional yang tiap tahun

    terbawa arus dan terdampar

    di laut Batam sangat kom-

    pleks, karena bukan berasal

    dari wilayah itu.

    Ia mengatakan agar lebih

    tegas, maka masalah limbah

    internasional itu dibicara-

    kan di tingkat pemerintah

    pusat dengan negara-negara

    yang berada di sekitar Selat

    Malaka.

    "Perlu 'G to G', karena

    terkait kewenangan negara

    lain," sebutnya.

    Masalah limbah inter-

    nasional di Batam, kata dia,

    masuk dari beberapa kon-

    sentrasi permasalahan

    yang difokuskan PAHSI di

    Batam. (hk/ant)

    Darul Falah Bangun Asrama PutriNONGSA Pesantren Darul

    Falah yang berada di Batu

    Besar, Kecamatan Nongsa me-

    mulai pembangun asrama un-

    tuk santri putri, Selasa (15/2).

    Pembangunan asrama tersebut

    mendesak dilakukan. Pasal-

    nya, jumlah santri yang ada di

    Pesantren Darul Falah sudah

    sangat banyak.

    "Usia asrama sudah tua,

    jadi perlu diperbaiki," kata

    pengasuh Pondok Pesantren

    Darul Falah, KH Usman Ahmad

    yang juga Ketua MUI Kota Ba-

    tam usai peletakan batu per-

    tama, kemarin.

    Usman mengatakan, Pesan-

    tren Darul Falah telah berdiri

    sejak tahun 1988 lalu. Sejak

    pesantren berdiri, kata dia,

    seperti asrama putri, asrama

    putra, dan ruang belajar belum

    pernah diperbaiki.

    "Secara bertahap bangu-

    nan-bangunan ini akan kami

    bangun ulang. Asrama putri

    yang ada saat ini suda dimakan

    usia, sangat dibutuhkan as-

    rama baru yang lebih aman

    dan nyaman untuk ditempati,"

    imbuhnya.

    Menurut Usman, dari total

    780 siswa yang menuntut ilmu

    di Darul Falah, 40 persen di

    antaranya tinggal di lingku-

    ngan pesantren. Kata dia, rata-

    rata tingkat perekonomian

    orang tua siswa adalah me-

    nengah ke bawah.

    "Siswa yang bersekolah di

    sini berasal dari seluruh Kota

    Batam, baik dari pulau mau-

    pun kota," ujarnya.

    Asrama putri yang dalam

    tahap pembangunan tersebut

    berdaya tampung 128 orang.

    Asrama tersebut dibangun dua

    lantai.

    Pembangunan asrama putri

    Pesantren Darul Falah turut

    dan diresmikan langsung Wa-

    likota Batam Ahmad Dahlan.

    Menurut Dahlan, Darul Falah

    adalah salah satu pondok pe-

    santren yang memiliki siswa

    cukup banyak di Batam. Kebe-

    radaan pesantren ini, sam-

    bungnya, sangat diperlukan

    sebagai keseimbangan ilmu

    pengetahuan.

    "Sekolah swasta sangat

    membantu kekurangan seko-

    lah yang ada di Batam. Ter-

    lebih lagi ini adalah sekolah

    agama, sebagai penyeimbang

    ilmu umum. Kita harapkan

    siswa di sini memiliki nilai

    lebih dibandingkan sekolah

    umum," ungkapnya.

    Menurut Dahlan, meski

    Kecamatan Nongsa belum

    kekurangan sekolah seperti

    yang terjadi di Batuaji, Sa-

    gulung dan Bengkong, na-

    mun ke depannya kawasan

    tersebut akan berkembang

    pesat. Sehingga kebutuhan

    infrastruktur juga akan me-

    ningkat.

    "Kawasan Batu Besar dan

    Nongsa sedang berkembang

    pesat, kebutuhan infrastruk-

    tur ke depan juga akan ber-

    tambah. Peranan swasta akan

    sangat dibutuhkan. Salah sa-

    tunya keberadaan Ponpes Da-

    rul Falah ini," ucapnya.

    Donor Darah

    Di hari yang sama, Padepo-

    kan Fahrurrozi dan Mazlis

    Taklim Mistakul Anwar di

    Baloi Total, menggelar aksi

    donor darah. Selain alasan

    kemanusiaan, aksi donor da-

    rah sempena memperingati

    Maulid Nabi Muhammad

    SAW.

    Sekitar 200 orang lebih

    ikut mendonorkan darahnya.

    "Kegiatan ini bentuk kepe-

    dulian kita. Alhamdulillah,

    pendonornya cukup banyak,"

    kata pengasuh Padepokan

    Fahrurozzi, H Muhammad

    Saukani. (hk/an,ts)

    150 Karateka Ujian Kenaikan TingkatBATUAJI Sebanyak 150

    karateka yang tergabung da-

    lam Institut Karate-Do Indo-

    nesia (Inkai) Kota Batam me-

    ngikuti ujian kenaikan tingkat

    kyu (sabuk). Kegiatan ini dise-

    lenggarakan di halaman ge-

    dung Rumah Sakit Umum Da-

    erah (RSUD) di Batuaji.

    "Ujian kenaikan tingkat

    ini dilaksanakan setiap satu

    semester atau per enam bu-

    lan sekali," ujar Ketua Umum

    Pengurus Cabang Inkai

    Forki Kota Batam Asmoji

    baru-baru ini.

    Direktur RSUD Kota Batam

    ini menjelaskan, sebelum me-

    ngikuti ujian kenaikan ting-

    kat, para karateka ini telah

    mengikuti gashuku atau lati-

    han bersama. Dan ujian ini

    diikuti oleh seluruh tingkat,

    mulai dari Kyu 10 ke Kyu 8 dan

    7 (sabuk kuning), Kyu 8 dan 7

    ke Kyu 6 (sabuk hijau), Kyu 6

    ke Kyu 5 dan 4 (sabuk biru)

    serta sabuk coklat dari kyu 3

    dan 2 ke kyu 1.

    Adapun penguji dipimpin

    langsung oleh Asmoji bersama

    enam penguji lainnya dengan

    materi Kihon, Kata dan Ku-

    mite. Para peserta ujian terdiri

    dari ranting, club atau dojo

    RSUD, Masyeba, Sagulung,

    Naga Jaya, Taman Lestari,

    Anggrek Mas, Legenda dan

    Griya Prima.

    Asmoji menjelaskan, seba-

    gian besar peserta ujian meru-

    pakan karateka dari anak-

    anak atau siswa SD. Mereka

    sudah belajar seni beladiri di

    Inkai mulai usia lima tahun ke

    atas.

    "Program ini merupakan

    salah satu kegiatan untuk

    menunjang program peme-

    rintah secara nasional, yak-

    ni Karate Go to School," im-

    buhnya. (hk/sn)

    HK/CECEP

    WALIKOTA melakukan peletakan batu pertama pembangunanasrama putri Pondok Pesantre Darul Falah Batu Besar, Selasa (15/2).

    RumahPelatihan&Pengobatan

    IZINKEJATI:B.31-DSP5/09/2009Jl.Pelita7BlokD-1no.3Batam

    Telp:081364670376/085668228485

    "Buya AlFauza"

    I.PelatihanIntiEnergi(MurniDalamDiri Anda)

    II.PelatihanIlmuKekuatanFikiran(Mentalist)

    III.Pengobatan AlternatifModern(MedisNonMedis)

    Kuasai:Deteksipenyakit/Ghaib/Power/BendaBertuah,MembatalkanEmosiOrang, Transfer/SedotEnergi, AntiPelecehan,menangkalPukulanJahat,ProteksiDiri/Benda,Meditasi,BuatPasanganRindu.Pendulum Tasbih, AngkatorangDengankoran,PecahBotolDengan Tamparan,obiegel,dllDllBiayaRp500.000.-(LimaRatusRibuRupiah)

    SepertiDedyCourbuzeir,dll.KurangLebih20 Atraksi.PASTIBISA!!!Orang AkanKagumDenganKehebatan Anda.BiayaRp200.000.-(DuaRatusRibuRupiah)

    Dengan TotokPancasonaQuantum,DeteksiPenyakitDengan AlatModern&Prana,Hipnoterapy,Herbaldan Akupuntur TanpaJarum.UntukSemuaPenyakitRingan/Sedang/Parah. Anak-anaks/dLansia.SekaligusBuang AuraNegatifDiri

    NB:TerimaPelatihanMetafisika.Hipnotis.Ilusionist.TopanQ.BedahAura.DLL TanpaMagicdanKlenik

  • M E T R O B A T A M Rabu, 16 Februari 2011 11

    SEPUTAR METRO

    Oknum Polisi Diduga BekingiRekrutmen Tenaga Kerja Ilegal

    Kerusakan Jalan di Batuaji Diperbaiki Swadaya Masyarakat

    Berbagi Kasih, PolwanBagikan Bunga

    BALOI Banyak cara dilakukan jajaran kepolisian di hari

    kasih-sayang (Valentine Day). Senin (14/2) lalu, polisi

    wanita (Polwan) membagi-bagikan bunga kepada parapengguna jalan di Simpang Jam, Baloi. Setiap pengedara

    diberi sekuntum bunga dengan balutan kertas yang

    berisi tentang kasih sayang dan pesan ajakan ter