HALOGEN Cantik Ver Angga

download HALOGEN Cantik Ver Angga

of 33

  • date post

    25-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    34
  • download

    9

Embed Size (px)

Transcript of HALOGEN Cantik Ver Angga

HALOGEN

HALOGENANGGOTA KELOMPOK :ANGGA AL-AMINDEWI INDAH SARINURUL FITRIANIMOH.SADIQ1Apa itu Unsur Halogen ?

HalogenHalogen adalah unsur yang terletak pada golongan VIIA dalam tabel periodik, karena mempunyai elektron valensi 7 pada subkulit ns np. Nama halogen berasal dari bahasa yunani Halos (garam) dan Genes (pembentuk)

From left to right: chlorine, bromine and iodine From left to right: chlorine, bromine and iodine at room temperature. Chlorine is a gas, bromine is a liquid and iodine is a solid. Fluorine could not be included in the image due to its high reactivity.(Ini diulang lg di slide berikutnya di bentuk halogen pada suhu kamar. Masih mau di taro di sini?)3Sifat-sifat Umum HalogenUnsur halogen bersifat sangat reaktif Unsur halogen mempunyai nilai kelektronegatifan yang sangat tinggi. Unsur halogen merupakan oksidator yang sangat kuat..Unsur halogen mempunyai jari-jari atom yang makin ke atas makin kecil dan dapat bereaksi dengan semua jenis unsur baik logam, non logam, air, basa, hidrokarbon, dll. Kelektronegatifan halogen semakin keatas semakin besar.Tingkat kekuatan sifat oksidator unsur halogen semakin kebawah semakin menurunsehingga daya tarik menarik antar molekul yang dimilikinya juga akan semakin kecil. 4Sifat-sifat fisis halogenFlour-Fluorine (9F)Penemu : Henry MoissantTahun : 1886 (prancis)Titik didih : 85,00 KTitik lebur : 53,55 K[He]2s2 2p5Electrons/shell: 2,7 Afinitas Elektron: -328Jari-jari kovalen: O,64Keelektronegatifan: 3,98

6Fluorine

Manfaat Unsur FluorinAsam fluorida (HF) di gunakan untuk membuat pada kacaNa2SiF6 di campur dalam dengan pasta gigi untuk mencegah gigi berlubangKriolit (Na3AlF6) digunakan sebagai bahan pelarut dalam pengolahan lagam alumunium secara elekrolisisFreon (CF2Cl dan CClF2) di gunakan sebagai zat pendingin pada kulkas, ACKlor Chlorine (17Cl)Penemu : Carl ScheeleTahun : 1774 (swedia)Titik didih : 239,16 KTitik lebur : 172,17 K[Ne]3s2 2p5Electrons/shell: 2, 8, 7Afinitas Elektron: -349Keelektronegatifan : 4,0Jari-jari kovalen : O,64

9Chlorine

Manfaat Unsur Klorin NaCl di gunakan sebagai garam dapur untuk mrncegah penyakit gondokKalium klorat (KClO3) di gunakan sebagai bahan pembuat mercon dan korek apiKCl di gunakan sebagaoi pupuk tanamanNatrium hipoklorit (NaClO) di gunakan sebagai zat penggelantang pada air ledengKalsium hipoklorit (Ca(ClO)2) di gunakan sebagai pembunuh kuman pada air ledengNH4Cl di gunakan sebagai elektrolit pengisi batu baterai

Brom Bromine (35Br)Penemu : Antoine J BallardTahun :1826 (prancis)Titik didih : 331,85 KTitik lebur : 265,95 K[Ar]3d104s2 4p5Electrons/shell: 2, 8, 18, 7

Afinitas elektron: -325Keelektronegatifan: 2,8Jari-jari kovalen: 1,14

12Bromine

13Manfaat Unsur BrominKBr dan NaBr sebagai obat penenangCH3Br di gunakan sebagai bahan campuran zat pemadam kebakaranAgBr digunakan sebagai fotografiBahan pembuat senyawa organik, misalnya zat warna, obat-obatan, dan pestisidaNatrium bromida, NaBr, sebagai obat penenang saraf

Yodium Iodine (53I)Penemu : Bernard CourtoisTahun : 1811 (prancis)Titik didih : 457,5 KTitik lebur : 386,7 K[Kr]4d105s2 5p5Electrons/shell : 2, 8, 18, 18, 7

Afinitas elektron: -295Keelektronegatifan: 2,5Jari-jari kovalen : 1.33

15Iodine

Manfaat Unsur Iodin Yodium tinctur yaitu obat antiseptik bagi luka agar tidak infeksiIodoform (CHI3) sebagai antiseptik.Kalium iodat (KIO3) yang di tambahkan pada makanan untuk mencegah penyakit gondok

Astatin Aststine (85At)Penemu : Dale R. CorsonTahun : 1940 (AS)Titik didih : 610 KTitik lebur : 575 K[Xe] 4f14 5d10 6s2 6p5 Electrons/shell 2, 8, 18, 32, 18, 7Keelektronegatifan: 2,2Jari-jari kovalen : 1,45

Struktur Halogen Unsur halogen dalam keadaan bebas terdapat sebagai molekul diatomik.

Molekul diatomik (X2) dapat mengalami disosiasi menjadi atom-atomnya.X2 (g) 2X (g)

F2

Cl2

Br2

I2Kestabilan molekul halogen berkurang dari Cl2 ke I2. Hal itu sesuai dengan pertambahan jari-jari atomnya, sehingga energi ikatan dari Cl _ Cl ke I _ I berkurang. tapi, pada slide sebelumnya, energi ikatan F _ F ternyata lebih kecil daripada ikatan Cl _ Cl . Kecilnya energi ikatan F _ F tersebut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan unsur flourin sangat aktif. 192. Wujud HalogenWujud fluorine dan chlorine pada temperature kamar adalah gas, bromin berwujud cair dan mudah menguap, sedangkan iodin berwujud padat dan mudah menyublimGasFlourin dan klorinZat CairBromin

Zat PadatIodin dan AstatinFlourin

KlorinBrominIodin3. Warna dan Aroma HalogenWarna gas fluorin adalah kuning muda, gas chlorine berwarna kuning hijau, cairan bromine berwarna merah kecoklatan, dan zat padat iodine berwarna hitamKelarutan HalogenHalogen larut dalam air. Kelarutan halogen dalam air berkurang dari flourin ke iodin (atas ke bawah).

karena Kelarutan halogen dalam air dalam satu golongan dari atas kebawah kelarutannya semakin kecil karena bertambahnya massa atom relatifreaktivitas klorin, bromin, dan iodin terhadap air semakin lemah, maka kelarutannya juga semakin menurun..

22Sifat-sifat kimia halogen Kereaktifan HalogenHalogen merupakan kelompok unsur nonlogam yang paling reaktif, namun kereaktifannya menurun dari fluorin ke iodin.

Hal itu sesuai dengan keelektronegatifan yang makin kecil dari fluorin ke iodin. Fluorin adalah yang palig reaktif. Semua halogen membentuk senyawa ion dengan bilangan oksidasi -1.Rekasi HalogenDengan :HidrogenAirNonlogam dan Metaloid TertentuLogamBasa Antar HalogenUnsur halogen bersifat sangat reaktif dan dapat bereaksi dengan semua jenis unsur baik itu unsur logam, non logam, air, hidrogen, hidrokarbon, basa,dll bahkan dengan sesama unsur halogen. ini adalah jenis-jenis reaksi unsur halogen dengan beberapa jenis unsur lain;

25Daya Oksidasi HalogenHalogen merupakan pengoksidasi kuat. Daya pengoksidasi halogen menurun dari atas ke bawah pada sistem periodik unsur, yaitu dari fluorin ke iodin. Sebaliknya, daya reduksi holida (X ) bertambah dari atas ke bawah. Jika I merupakan reduktor terkuat, sedangkan F merupakan reduktor terlemah. Daya oksidasi halogen atau daya pereduksi ion halida dicerminkan oleh potensial elektrodenya.F2(g) + 2e 2F (aq)EO =+2,87 VCl2(g) + 2e 2Cl (aq)EO =+1,36 VBr2(l) + 2e 2Br (aq)EO =+1,06 VI2(s) + 2e 2I (aq) EO =+0,54 V Reaksi pendesakan antar halogenSesuai dengan urutan daya oksidasinya yang menurun dari atas ke bawah, halogen yang bagian atas (dalam tabel periodik) dapat mengoksidasi halida yang dibawahnya, tetapi tidak sebaliknya. Oleh karena itu, halogen yang bagian atas dapat mengusir/mendesak halogen yang bagian bawah dari senyawanya.Contoh:Klorin dapat mendesak bromin, tetapi bromin tidak dapat mendesak klorin.Cl2 (g) + 2NaBr (aq) 2NaCl (aq) + Br2 (l)Br2 (l) + 2NaCl (aq)Atau dalam bentuk reaksi ion berikut ini.Cl2 (g) + 2Br (aq) 2Cl (aq) + Br2Br2 (l) + 2Cl (aq)