Makalah Halogen Kimia

download Makalah Halogen Kimia

of 15

  • date post

    10-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    162
  • download

    21

Embed Size (px)

description

Halogen Golongan VIIA pada SPU

Transcript of Makalah Halogen Kimia

MAKALAH KIMIASISTEM PERIODIK UNSUR GOLONGAN HALOGEN

Oleh :1. Arini Yuli Terilina (03)2. Dwi Arga Nugraha(11)3. Indriyanti(19)4. Naila Aliya Marhama(20)5. Teguh Kurniawan(25)6. Widya Pangestika(30)

XII IPA 4SMA NEGERI 1 WONOSOBOJalan Tumenggung Jogonegoro Km.02 Wonosobo2013

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur bagi Allah SWT yang dengan ridho-Nya kita dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan lancar. Sholawat dan salam tetap kami haturkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW dan untuk para keluarga, sahabat dan pengikut-pengikutnya yang setia mendampingi beliau. Terima kasih kepada keluarga, ibu guru, dan teman-teman yang terlibat dalam pembuatan makalah ini yang dengan do'a dan bimbingannya makalah ini dapat terselesaikan dengan baik dan lancar.Dalam makalah ini, kami membahas tentang Golongan Halogen yang kami buat berdasarkan refrensi yang kami ambil dari berbagai sumber, diantaranya buku dan internet. Makalah ini diharapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan yang selama ini kita cari. Kami berharap, makalah ini bisa dimafaatkan semaksimal dan sebaik mugkin.Tiada gading yang tak retak, demikian pula makalah ini, oleh karena itu saran dan kritik yang membangun tetap kami nantikan dan kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Wonosobo, Oktober 2013

Penyusun

TUJUAN1. Mengidentifikasi sifat-sifat fisika dari unsur-unsur Halogen.2. Menjelaskan proses ekstraksi pada unsur-unsur Halogen.3. Menjelaskan manfaat dan dampak negatif unsur-unsur halogen dalam kehidupan sehari-hari dan industri.

PENDAHULUAN

Kata HALOGEN berasal dari kata ilmiah bahasa Perancis yang diadaptasi dari bahasa Yunani yaitu kata halos = garam, dan genes =pembentuk. Jadi Halogen adalah pembentuk garam. Hal ini karena unsur-unsur tersebut dapat bereaksi dengan logam alkali membentuk garam.Halogen merupakan Golongan VIIA pada sistem periodik unsur karena memiliki 7e-valensi, sehingga sangat reaktif karena mudah menerima 1e Unsur-unsur golongan halogen adalah fluorin ( F2 ), klorin ( Cl2 ), bromin ( Br2 ), Iodin ( I2 ) dan astatin ( At2 ). Secara umum biasanya unsur halogen dilambangkan dengan huruf X.Dalam larutan halogen membentuk ion negatif bermuatan satu yang disebut ion halida. Dan pada suhu kamar, unsur-unsur halogen dapat membentuk molekul diatomik.Halogen merupakan golongan non-logam yang sangat reaktif, berbau, berwarna, beracun serta tidak dijumpai pada keadaan bebas di alam. Pada umumnya ditemukan dialam dalam bentuk senyawa garam-garamnya. Garam yang terbentuk disebut Garam halida. Memiliki warna yang berbeda dan pada suhu kamar memiliki wujud yang berbeda pulaSebenarnya dalam tubuh manusia pun terdapat senyawa-senyawa halogen. Misalnya Ion clorida (Cl-) merupakan anion yang terkandung dalam plasma darah, cairan tubuh, air susu, air mata, air ludah, dan cairan eksresi. Ion Iodida (I-) merupakan suatu komponen dalam pembentukan lapisan email gigi.

DATA FISIS UNSUR HALOGEN

SIFAT FISIS UNSUR HALOGEN

1. Unsur halogen berupa molekul diatomik (X2) dengan energi ikatan X -X berkurang dari Cl2 sampai I2, sesuai dengan pertambahan jari-jari atomnya. Semakin panjang jari-jari atom semakin lemah ikatan antaratom sehingga semakin mudah diputuskan akibatnya energi ikatan makin rendah. 2. Titik cair dan titik didih halogen meningkat dengan bertambahnya nomor atom. Hal ini disebabkan semakin bertambahnya gaya dispersi antarmolekul halogen sesuai bertambahnya massa molekul relatif (Mr ).3. Unsur-unsur halogen dapat dikenali dari bau dan warnanya karena berbau merangsang. Fluorin berwarna kuning muda, Klorin hijau kekuningan, Bromin cokelat, dan Iodin berwarna ungu.4. Kelarutan halogen dari Fluorin sampai Iodin dalam air semakin berkurang.Fluor selain larut juga bereaksi dengan air.

Iodin sukar larut dalam air, tetapi mudah larut dalam larutan yang mengandung ion I- karena membentuk ion poliiodida I3-, misalnya I2 larut dalam larutan KI.

Karena molekul halogen nonpolar sehingga lebih mudah larut dalam pelarut nonpolar, misalnya CCl4, aseton, kloroform.

CARA PEMBUATAN UNSUR HALOGENFluorin Flourin (F) ditemukan dalam Flourspar oleh Schwandhard (1670) dan Ferdinand Hendri Moissan (1886) dari Francis berhasil membuart gas Flourin melalui proses Elektrolisis. Ciri-ciri : fasenya gas, berbau pedas, warna kuning muda, sangat korosif Fluorin ditemukan pada mineral fluorspar (CaF2 ), kriolit (Na3 AlF6), dan flouroapatit (Ca5 (PO4 )3F). Fluor dapat diperoleh dengan menggunakan proses Moissan, Proses ini menggunakan metode elektrolisis HF terlarut dalam leburan KF dan HF dengan perbandingan 1:2, dengan anode grafit dan katode baja.

Klorin Klorin (Cl) ditemukan oleh Schele pada tahun 1974 diberi nama oleh Davy pada tahun 1810 Ciri-ciri : fase gas, warna kuning kehijauan, larut dalam air, mudah bereaksi Klorin terkandung di dalam air laut dalam bentuk garam (NaCl) dengan kadar 2,8%. Klorin dapat dibuat menggunakan beberapa cara, yaitu:1. Proses Deacon (oksidasi)HCl dicampur dengan udara, kemudian dialirkan melalui CuCl2 yang bertindak sebagai katalis. 2. Elektrolisis larutan maupun lelehan NaCl.

Katoda (-): 2 H2O(l)+ 2 e-> H2(g)+ 2 OH-(aq).. (1)Anoda (+): 2 Cl-(aq)> Cl2(g)+ 2 e-.. (2)Reaksi sel: 2 H2O(l)+ 2 Cl-(aq)> H2(g)+ Cl2(g)+ 2 OH-(aq). [(1) + (2)]

Bromin. Bromin (Br) ditemukan oleh Balard pada tahun 1826 Ciri-ciri : Cairan warna coklat kemerahan, mudah menguap pada suhu kamar, uapnya bewarna merah, bau tidak enak, dapat mengiritasi mata dan kerongkongan METODE OKSIDASISumber utama Br adalah air laut. Ekstraksi Br dan air laut memanfaatkan daya oksidasi Cl yang lebih tinggi dari Br. Gas Cl2 dilewatkan melalui air laut. Cl2 akan mengoksidasi ion Br-, sehingga terbentuk Br2 yang mudah menguap selanjutnya udara dilewatkan melalui air laut untuk mengangkat gas Br2 yang terbentuk.

Iodin Yodium (I) ditemukan oleh Courtois pada tahun 1811 Ciri-ciri : fase padatan, warna hitam kebiruan, menguap pada suhu kamar, gau keunguan berbau tidak enak Senyawa iodin yang paling banyak ditemukan adalah NaNIO3 yang bercampur dengan NaNO3. Iodin meskipun padat, tetapi mudah menyublim karena mempunyai tekanan uap yang tinggi.Dalam skala industri, iodin diperoleh dengan mereaksikan NaIO3 dengan natrium bisulfit (NaHSO3). Endapan I2 yang didapat, disaring dan dimurnikan.

Astatin Astatin (At) ditemukan oleh DR. Corson, K.R. Mackenzie, dan E. Segre pada tahun 1940. Ciri-ciri : dapat meluruh dalam hitungan menit, paling tidak reaktif dan bersifat radioaktif, mempunyai paro waktu pendek 8,1 jam oleh karena itu At harus digunakan secepatnya. Produksi At biasanya dalamm kisaran 0,001mg Metode RADIASI Sumber utama At adalah isotop bismuth (Bi). At diperoleh dari penembakan Bi dengan partikel alfa (He).

KEGUNAAN UNSUR HALOGEN

Fluorin a. CCl2 F2 (freon-12), digunakan sebagai zat pendingin pada lemari es dan ACb. Polimer CF2CF2 untuk lapisan anti lengket pada panci teflon.c. Na2 SiF6, bila dicampur dengan pasta gigi akan berfungsi untuk menguatkan gigi.d. NaF, dapat digunakan dalam proses pengolahan isotop uranium, yaitu bahan bakar reaksi nuklir.e. Asam fluorida, digunakan untuk mengukir (mensketsa) kaca karena dapat bereaksi dengan kaca.

Klorin a. Cl2, digunakan sebagai disinfektan b. NaCl, digunakan sebagai garam dapur.c. KCl, digunakan untuk pupuk.d. NH 4Cl, digunakan sebagai elektrolit pengisi batu baterai.e. NaClO, digunakan sebagai bleaching agent antiseptik, dan dalam konsebtrasi rendah untuk sterilisasi botol bayi f. NaClO3 membasmi tanaman liarg. Kaporit (Ca(OCl) 2), digunakan sebagai disinfektan pada air.h. ZnCl 2, sebagai bahan pematri atau solder.i. PVC (CH2CHCL), digunakan pada industri plastik untuk pipa pralon.j. Kloroform (CHCl 3), digunakan sebagai pelarut dan obat bius pada pembedahan.

Bromin:a. NaBr, sebagai obat penenang saraf.b. AgBr, untuk film fotografi. AgBr dilarutkan dalam film gelatin, kemudian c. film dicuci dengan larutan Na 2 S 2 O3 untuk menghilangkan kelebihan AgBr, sehingga perak akan tertinggal pada film sebagai bayangan hitam.d. CH3Br, sebagai bahan campuran zat pemadam kebakaran.e. C 2 H4Br2, ditambahkan pada bensin agar timbal (Pb) dalam bensin tidak mengendap karena diubah menjadi PbBr 2

Iodin:a. I2 dalam alkohol, digunakan sebagai antiseptik luka agar tidak terkena infeksi.b. KIO3, sebagai tambahan yodium dalam garam dapur.c. I2 , digunakan untuk mengetes amilum dalam industri tepung.d. NaI, bila ditambahkan pada garam dapur dapat digunakan untukmengurangi e. kekurangan yodium yang akan menyebabkan penyakit gondok.f. Iodoform (CHI3), sebagai disinfektan untuk mengobati borok.

DAMPAK NEGATIF UNSUR HALOGEN

1. CCl2 F2 (freon-12) atau senyawa CFC (Klor-fluorin-karbon) dapat mengakibatkan rusaknya lapisan ozon (O3). Dulu digunakan sebagai refrigeran untuk AC dan lemari es serta propelan aerosol pada hairspray. Akan teapi CFC sangat tidak reaktif sehingga tidak bereaksi dengan zat-zat di troposfer. Maka CFC bergerak naik ke lap. Stratosfer yang mengandung ozon (O3) yang sangat reaktif dan bereaksi dengannya. Hal ini menyebabkan penurunan kdara 02 atau terjadi penipisan lap ozon (lap yang berfungsi mencegah UV sampai ke permukaan bumi).

2. DDT ( dikloro difenil trikloroetana) berbahaya bagi lingkungan dan manusia jika penggunaannya terlalu berlebihan dan tidak berhati-hati. DDT digunakan sebagai pestisida. DDT tidak dapat terurai secara alamiah dan akan terakumulasi dalam jaringan tubuh hewan dan menyebar ke mahluk hidup lainnya melalui rantai makanan, sehingga rantai makanan terkontaminasi.

3. C 2 H4Br2 yang menyebabkan timbal membentuk senyawa volatil yang lolos bersama gas-gas buang ke udara sehingga menimbulkanpencemaran.

SOAL KELOMPOK 1 HALOGEN

1. Dari beberapa sifat unsur berikut ini:1)Dapat membentuk ion positif 2)Keelektronegatif