Faal olahraga

download Faal olahraga

of 36

  • date post

    11-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    51
  • download

    5

Embed Size (px)

description

faal olahraga

Transcript of Faal olahraga

  • FISIOLOGI OLAH RAGAOlehHawin Nurdiana

  • PengukuranTujuan pengukuranPengukuran dalam olahraga mempunyai tujuan yang sama dengan pengukuran dalam pendidikan, untuk:mengetahui kondisi atlit pada waktu itupenempatan dalam kelompok-kelompok yang mempunyai kondisi yang samapenentuan beban latihan yang selanjutnyamenegtahui kemajuan atlitmembangkitkan motivasi atlit. Dengan mengetahui tingkat kemampuannya, maka si atlit dapat melihat dimana letaknya dibandingkan dengan teman-temannya

  • Pengukuran antropometrik meliputi:berat tinggi Pengukuran indeks kesegaran jasmani meliputiTes bangku (step tes)Tujuan: mengukur ketahanan jantung, paru (cardio pulmonary endurance)Alat-alat: metronome, bangku 18 inchi, stop watch Tes lari 600 yardTujuan: mengukur ketahanan jantung, paru (cardio pulmonary endurance)Alat-alat: lintasan di luar, stop watch Lari cepat 50 mTujuan: mengukur kecepatanAlat-alat: lintasan, stop watch

  • Baring-duduk (sit ups)Tujuan: untuk mengukur kecepatan dan ketahanan otot perut Push up Tujuan: untuk mengukur kekuatan dan ketahanan lenganLompat tegak (vertikal jump)Tujuan: mengukur kekuatan otot kaki dan kekuatan ledak (explosive power)Alat-alat: papan pengukur, kapur, penggosok papanLompat jauh tanpa awalanTujuan: mengukur kekuatan ledak dari kakiGantung angkat (pull ups)Tujuan: mengukur kekuatan dan ketahanan lenganAlat-alat: pipa melintangLentur togok (trunk flexion)Tujuan: mengukur kelenturan togokAlat-alat: bangku pengukur yang dapat dibuat sendiri

  • Indeks Kesegaran Jasmani Dibagi Menjadi

    Nilai ScoreDengan pujianBaik sekaliBaikSedang KurangSangat kurangJelek90-10045-8560-7045-5540-3025-1510-0

  • KEKUATAN DAN KETAHANAN AEROBIK DAN ANAEROBIKKekuatan kerja otot yang besar untuk jangka waktu yang pendek menggunakan energinya dari ATP-PC, asam laktat, atau dikenal sistem anaerobikKekuatan kerja otot yang kecil atau sedang yang dipertahankan untuk jangka waktu lama energinya dari pembakaran dengan O2 atau sistem aerobik

  • Olahraga yang kita kerjakan ada kalanya terutama bersifat anaerobik atau aerobik. Maka perlu diketahui sistem energi mana yang dominan dalam olahraga tersebut.

  • SISTEM ENERGIKontraksi & relaksasi butuh energi yg diperoleh dari pemecahan ATP. Gerakan lebih cepat dan keras butuh ATP ( adenoin tri phospate ) secara cepat dan besar demikian pula sebaliknya.Fakta : Aktivitas cepat dan keras tidak mampu berlangsung lama

  • Mc Ardle membagi sistem energi sbb: 1. Sistem energi (SE) ATP, utk gerakan explosif
  • 3. SE ATP-CP-Lactic acid, energi aktivitas sampai 1,5 menit; penampilan anaerobic endurance yg perlu untuk pelari jarak menengah, perenang 100-200m. Asal : resintesa ATP dari CP dan anaerobik glikolisis yg memberi limbah asam laktat.4. Aerobic sistem mampu menyediakan energi dlm waktu lama untk aerobic endurance . Misal; pelari jarak jauh, joging, cross country. Asal dari metabolisme aerob dlm mitokondria sel otot skelet.

  • Bermacam-macam olahraga dan sistem energi predominan

    Kegiatan olahragaATP-PCLactic acidLactic acid O2O2BaseballBasketballLari gawangHockeyFootball (American)GolfSenamMendayung SkiSlalom, loncat, meluncurCross-countryUntuk kesenanganSepak bolaPenjaga gawang, bagian penyerangBagian pertahanan8085906090919020

    80-34

    80

    60201510201051030

    20533

    20

    20---20---50

    -9533

    -

    20

  • Lanjutan tabel

    Kegiatan olahragaATP-PCLactic acidLactic acid O2O2Berenang dan menyelamMenyelam 50 yard100 yard200 yard400, 500 yard1500,1650 yardTennisTrack dan lapangan100, 200 yard440 yard880 yard1 mil2 mil3 mil6 mil (cross- country)lari marathonvolley ball988030201070

    9880302020105-9021565402020

    265554020155

    10-55407010

    --22540708095-

  • Energi pada usaha maksimal berasal dari sistem phospagen (ATP-PC). Glikolisa anaerobik akan menjadi penting pada kerja dimana intensitas berkurang tetapi waktu menjadi lebih panjang.

  • Serat otot cepat mempunyai kapasitas glikolisa lebih besar dibandingkan dengan serat otot lambat. Jumlah serat otot cepat menentukan apabila seseorang itu menjadi atlit untuk olahraga cepat, olahraga angkat besi dll. Olahraga yang memakan waktu kurang dari 3 menit lebih bergantung pada mekanisme anaerobik seperti dibawah ini.

  • Kekuatan anaerobik tergantung dari persediaan energi ATP-PC dan pembentukan asam laktat. Pembentukan asam laktat tergantung dari persediaan glikogen dan nilai ambang anaerobik (anaerobic threshold). Ketahanan anaerobik (anaerobic endurance) ialah dapat mengulangi kerja anaerobik itu berkali-kali seperti olahraga badminton, sepak bola dll. Untuk meningkatkan ketahanan anaerobik ini perlu ditingkatkan persediaan ATP-PC maupun persediaan glikogen serta daya tahan terhadap pengaruh asam laktat.

    Jarak lariWaktu% Aerobik% AnaerobikA 100 mB 400 mC 1500 mD 5000 m10 detik45 detik3 menit, 35 detik13 menit, 30 detik1025558590754515

  • Untuk meningkatkan kapasitas anaerobik maka diberikan latihan dengan beban maksimum dengan istirahat 4-5 menit. Waktu istirahat tidak boleh istirahat total, tetapi masih harus aktif.

  • Untuk kekuatan aerobik maupun ketahanan aerobik diperlukan otot-otot yang mempunyai kapasitas oksidasi yang tingi dan juga pengangkatan O2 yang cukup dari paru dengan pertolongan jantung ke otot. Kemampuan untuk oksidasi lebih besar pada otot lambat dibandingkan dengan otot cepat.

  • Otot lambat kadar myoglobin lebih besar dan kemampuan menyimpan O2 juga lebih besar, lebih banyak enzim-enzim untuk menghasilkan energi oksidatif. Untuk aktifitas aerobik diperlukan persediaan energi berupa lemak dan karbohidrat. Pada latihan ringan sebagian besar energi berasal dari pembakaran lemak. Lebih berat pekerjaan maka energi yang dibutuhkan lebih tergantung pada karbohidrat (KH).

  • Otot lambatOtot cepatDiameter serabutLebih kecil2 x lbh besarJumlah kapilerLbh banyakLbh sedikitFosfagen Aktif2-3 x lbh aktifglikolisisAktif2-3 x lbh aktifDaya max wkt singkatBesar2x lbh besarKetahanan aerobikanaerobikMioglobin Lbh banyakLbh sedikitMitokondria Lbh banyakLbh sedikitKekuatan kontraksiLbh lama (mnt-jam)Lbh cpt (dtk-mnt)

  • Kemampuan anaerobik maupun aerobik menurun karena tidak berlatih atau karena umur.

    Sebagai pedoman umumkecepatan sekitar 20 - 25tahunkekuatan dan keterampilan anatara 20 30 tahunketahanan aerobik antara 35 40 tahunDi luar tahun tersebut akan terjadi kemunduran yang cukup berpengaruh.

  • Latihan anaerobikPrinsip latihan untuk ketahanan dan kekuatan anaerobik adalah memberikan beban maksimum yang dikerjakan untuk waktu yang pendek dan diulang bebrapa kali. Maksud dari latihan ini adalah meningkatkan persedian ATP-PC dalam otot, peningakatan kadar glikogen maupun meningkatkan nilai ambang anaerobik dengan cara pembentukan asm laktat yang lebih sedikit pada beban yang sama maupun ketahanan terhadap keasaman yang disebabkan asam laktat.

  • Latihan aerobikMacam latihan:peningkatan VO2 max dan ketahan aerobik. Untuk VO2 yang utama adlah kemampuan jantung untuk memompa darah, kemampuan paru untuk menyerap oksigen dan kemampuan sel-sel untuk menyerap oksigen. Peningkatan VO2 max ada pendapat sebaiknya latihan aerobik dengan latihan aerobik sudah ada pembebanan yang meningkatakan kerja jantung maupun paru. Ada ayang mengatakan harus dikerjakan latiahn anaerobik karena dengan latihan anaerobik dapat diberikan beban maksimum pada sistem jantung dan paru. Beban untuk meningkatkan VO2 max tidak perlu maksimum. Beban submaksiimum ini sebagian besar sudah merupakan peristiwa anaerobik.

  • Untuk ketahanan aerobik selain diperlukan kemampuan jantung dan paru untuk mengangkut oksigen yang banyak maka kemmapuan sel untuk menggunakan oksigen juga lebih tinggi. Apabila kita berlari 20 km, maka energi yang dibutuhkan tidak dapat dipenuhi dengan pembakaran karbohidrat, tetapi harus membakar lemak. Persedian lemak di otot harus ditingkatkan. Persediaan lemak dalam otot hanya dapat ditingkatkan dengan latihan aerobik, yaitu dengan beban ringan untuk jangka waktu yang lama.

  • Bermacam-macam scara latihan dan peningkatan sistem energi menurut Fox

    Cara latihan% PeningkatanATP-PC danLactic acidLactic acidO2Lari cepat sekaliLari agak cepat yang kontinyuLari lambat yang kontinyuHollow sprintsLari dengan intervalLatihan intervalJoggingLari cepat ulang (repetition running)FartlekLatihan lari cepat9022852010-80-102090585101010-80-504065909351010-8010040404

  • Dasar-dasar latihanLatihan itu harus khusus untuk menigkatkan kekuatan atau sistem energi olahraga yang bersangkutan. Kita perlu mengetahui predominant energy system cabang olahraga yang bersangkutan. Mengetahuii bagian-bagian mana yang perlu untuk macam olahraga itu. Untuk gulat maka semua bagian tubuh harus dikuatkan sedangkan untuk panahan yang terpenting adalah lengan. Dengan prinsip tambahan beban (overload principle) dipilih macam latihan yang meningkatkan energi yang dibutuhkan.

  • Wilt telah meneliti dan menganjurkan latihan peningkatan sistem energi dan menghubungkan dengan pelaksanaan.

    Latihan Waktu(menit, detik)% PengembanganATP-PCATP-PCAsam laktatO2Marathon6 mil3 mil2 mil1 mil880 yard440 yard220 yard100 yard135,00-180,0030,00-50,0015,00-25,0010,00-16,004,00-6,004,00-6,001,00-1,300,22-0,350,10-0,15-510202030809898515204055651522958070402555--

  • Tambah beban (overload principle)Untuk lari, renang, sepeda yang dapat ditambah ialah intensitas, frekuensi dan lamanya latihan. Tanpa latihan overload maka kekuatan tidak akan meningkat. Bagaimana cara meningkatkan intensitas latihan?Pada ergocycle dengan beban yang sama tetapi kecepatannya yang harus dicapai ditingkatkan. Tetapi untuk lari jarak jauh hal ini tidak mungkin. Biasanya digunakan metode menghitung denyut