Carfree Day

download Carfree Day

of 14

Embed Size (px)

Transcript of Carfree Day

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah, saya panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan taufik dan hidayah-Nya, sehingga Saya dapat menyelesaikan Makalah hasil observasi ini tepat pada waktunya, sebagai salah satu tugas mata kuliah Sejarah dan Fisafat Olahraga. Adapun makalah yang telah saya selsaikan berjudul Observasi nilai non moral di lingkungan tempat tingal dan di area Car Free Day Dago.

Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah observasi ini, khususnya pada dosen mata kuliah sejarah dan filsafat olahraga. Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kesalahan dan kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi penyampaiannya, mengingat saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Meskipun demikian, Kami berharap agar makalah ini dapat memenuhi fungsinya dan dapat diambi l manfaatnya. Amin.

Bandung, 13 April 2011 Penyusun

BAB I PENDAHULUAN

I.I

Latar Belakang Masalah

Kegiatan olahraga sangatlah penting untuk dilakukan oleh masyarakat. Tujuan Olahraga merupakan suatu kegiatan yang sangat penting bagi perkembangan fisik maupun mental masyarakat. Olahraga bukan hanya sekedar kegiatan untuk memperoleh kebugaran fisik saja, tetapi juga diharapkan mampu memberikan perbaikan dari sisi mental dan ekonomi masyarakat. Memadukan kegiatan olahraga, rekreasi dan komersial merupakan suatu yang positif untuk mendukung perkembangan kehidupan olahraga yang modern. Kegiatan olahraga sangatlah dibutuhkan bagi masyarakat modern sekarang ini dengan tingkat mobilitas yang luar biasa untuk melakukan kegiatannya masing-masing serta membutuhkan tenaga dan konsentrasi yang ekstra tinggi. Maka dari itu banyak masyarakat yang berlomba-lomba untuk membuat kegiatan-kegiatan di luar rutinitas sehari-hari, seperti contohnya berolahraga. Hal tersebut tentunya di sadari oleh kalangan orang-orang bisnis buktinya dapat kita lihat, beberapa tempat seperti mini market pun turut serta membuat beberapa kegiatan olahraga seperti senam aerobic. Tujuannya sangat jelas selain dapat memberikan fasilitas olahraga mereka pun dapat menarik pengunjung yang akhirnya setelah berolahraga mereka akan membeli product-product di mini market tersebut. Selain itu kegiatan olahraga pun kian ramai kita jumpai dan yang sekarang sedang ramai yaitu Car free Day. Dari setiap kegiatan-kegiatan yang di selenggarakan satu sama lainnya pasti mempunyai nilai-nilai yang berbeda-beda. Untuk itu saya melakukan observasi ini untuk dapat mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatankegiatan tersebut. Khususnya di area car free day dan di daerah lingkungan tempat tinggal saya yaitu di Metro Indah Mall (MIM).

I.II

Tujuan Masalah

Ada beberapa tujuan yang hendak di capai oleh penulis dari observasi yang dilakukan diantaranya: 1. Ingin mengetahui perbedaan kegiatan olahraga yang dilakukan masyarakat daerah tempat tinggal saya dengan masyarakat di lingkungan Dago Car Free Day 2. Ingin mengetahui apakah ada Nilai-nilai Utilitas, Ekstrinsik, Inheren, Intrinsik, Kontribusi, dan nilai Final dalm Car Free Day?

I.III

Manfaat

Dapat mengetahui dan memperluas wawasan macam-macam kegiatan Olahraga dan nilai-nilai yang ada dalam kegiatan pada masyarakat tempat tinggal dan masyarakat di lingkungan dago Car Free Day.

BAB II PEMBAHASAN

II.I. Pengantar Observasi HARI tanpa Kendaraan Bermotor (Car Free Day) di penggalan Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, telah diresmikan awal Mei silam. Secara reguler, setiap Minggu, ruas jalan ini mulai dari Simpang Dago hingga Cikapayang, tertutup bagi kendaraan bermotor dari pukul 6.00 hingga 10.00 WIB. Jujur harus diakui, dari waktu ke waktu kualitas lingkungan di Kota Bandung, yang dulu sempat dijuluki sebagai Parijs van Java ini, semakin menunjukkan penurunan. Selain sampah dan limbah industri, emisi gas buang kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber penyebab menurunnya kualitas lingkungan di kota ini. Kenyataan seperti itulah yang agaknya menjadi salah satu latar belakang diluncurkannya program Car Free Day di Kota Bandung. Lewat program Hari tanpa Kendaraan Bermotor diharapkan antara lain berkurangnya polusi akibat gas buang kendaraan bermotor dan memberikan alternatif ruang terbuka khusus bagi masyarakat yang dapat digunakan untuk rekreasi, olah ra-ga, dan kegiatankegiatan luar ruangan lainnya. Sedangkan Aktivitas Kegiatan Olahraga yang dilakukan di Metro Indah Mall (MIM), di selenggarakan beberapa bulan setelah Mall tersebut di bangun. Karena Mall ini baru tentunya harus banyak di promosikan agar penjualannya pun bertambah salah satunya programnya yaitu dengan di selenggarakannya senam aerobic ini tiap hari minggu di susul dengan terapi caragem oleh salah satu pemilik ruko.

II.II Data hasil observasi Setelah saya melakukan Obeservasi tentang aktivitas yang terjadi di lingkungan daerah sekitar saya yaitu MIM ( Metro Indah Mall) dengan di area Car Free Day Dago ini sangat lah berbeda jauh. Bila di area car free day tidak ada

kendaraan yang melintas di area itu sehingga kadar polusi nya pun tidak terlalu banyak, namun di daerah MIM masih banyak sekali kendaraan yang melintas. Ironisnya kendaraan itu melintas di tengah kerumunan orang-orang yang sedang melakukan olahraga senam aerobik, yang biasa di adakan oleh MIM setiap minggu pagi. Lalu perbedaan muncul dari antusiasme pengunjung bisa di lihat dari beberapa data yang saya ambil bila di area car free day antusiame pengunjung kian banyak, malah tiap minggunya kian membludak entah itu dari anak kecil, remaja, orang tua, bahkan lanjut usia pun ada, berbeda sekali dengan di MIM yang sepi akan peminat dan pengunjungnya pun di dominasi oleh orang tua dan usia lanjut, tentunya banyak pula nilai-nilai yang berbeda.Nilai non moral merupakan nilai yang bersifat kebendaan dan dapat diamati secara langsung. Nilai non moral dalam aktivitas olahraga pada Car Free Day. Dapat kita lihat dibawah ini :

1. Nilai utilitas : sesuatu yang dinilai baik karena manfaatnya bagi maksud tertentu. Baik dalam kegiatan di car free day dan di MIM saya dapat menemukan nilai non moral ini contohnya yaitu raket bulutangkis, bola sepak, skate board sepedah, powerbocking, sepatu roda semuanya bernilai dan mempunyai manfaat tertentu.

Bermain Bulutangkis ( CFD dan MIM)

Bermain Sepedah ( CFD dan MIM)

Bermain Skateboard ( CFD)

Bermain powerbocking ( CFD )

Berkuda ( CFD )

Bermain Seepatu Roda (CFD)

Bermain sepakbola (MIM)

Bersepedah (CFD)

2. Nilai ekstrinsik : Sesuatu yang dinilai baik karena merupakan alat untuk menjadi baik. Di dalam salah satu kegiatan di Car Free Day ada beberapa kompetisi. Dimana kompetisi itu mencari pemenang yang tentunya yang terbaik diantara para kompetitornya dan tentunya pemengang akan di beri hadiah, baik itu berupa barang, uang, kemahsyuran, dll. Selain itu kegiatan olahraga juga bisa di kategorikan sebagai nilai ekstrinsik karena dapat bermanfaat bagi yang

mengerjakannya.

Namun di daerah MIM tidak ada kompetisi seperti itu jadi contoh nilai ekstrinsiknya yaitu kegiatan olahraga itu sendiri, karena tentunya kegiatan olahraga akan bermanfaat selain badan menjadi sehat, fikiran pun akan kembali freshContoh kompetisi yang di adakan di Car Free Day

Beberapa Kegiatan Olahraga yang dilakukan di masing-masing lokasi

3. Nilai inheren : sesuatu dinilai baik karena pengalaman yang diperoleh. Dalam sebuah kegiatan pasti tidak semuanya pernah di alami orang itu, pasti selalu ada yang pertama. Nah dalam kegiatan di Car Free Day ini kia dapat saling berbagi. Seseorang yang belum pernah bermain skateboard karena melihat aksi gerakan trik yang , dilakukan pemain skateboard, akhirnya ia meminjam dan ini menjadi pengalaman baru, begitu juga dengan alat-alat lainnya

Dalam terapi caragem yang di adakan oleh salah satu pihak ruko yang berada di MIM secara gratis tentunya setiap orang yang datang tidak datang dengan keluhan yang sama dan di sana orangorang dapat berbagi pengalamannya.Seorang anak yang ingin meminjam antrian saat sedang menunggu giliran Sepedah terapi caragem

4. Nilai intrinsik : sesuatu dinilai baik didalamnya atau baik karena berani, dedikasi, dan pengorbanan pribadi. Dalam kegiatan di car free day dan di MIM para pesertanya tidak semuanya bertempat tinggal dekat dengan lokasi tersebut, tidak sedikit orang yang harus menempuh jarak jauh demi mengikuti kegitan di lokasi itu. Mungkin di car free day banyak orang yang naik sepedah untuk mencapai tempat tujuan walaupun jaraknya jauh.

5. Nilai kontribusi : Sesuatu dinilai baik karena kontribusinya yang baik bagi hidup atau bagian dari hidup Uang dinilai berharga karena kontribusinya bagi hidup, maka dari itu banyak sekali yang mencari dana dalam kegiatan car free day ini, selain itu bermusyawarah pun mempunyai kontribusi yang baik dalam hidup karena kita tak mungkin hidup seorang diri.

B

tivit

l

il

t

i

6. Nilai final : segala sesuatu atau kombinasi sesuatu di nilai baik secara keseluruhan. Kegiatan-kegiatan olahraga seperti yang diselenggarakan di car free day dan di Metro Indah Mall (MIM) tentunya bisa membuat seluruh jiwa dan raga kita menjadi sehat bukan hanya jasmani saja.

BAB III PENUTUP

III.I

Kesimpulan Kegiatan-kegiatan olahraga sangat penting sekali di lakukan selain membuat badan menjadi sehat, dengan olahraga mental pun dapat di bina. Selain itu Kegiatan seperti Car Free Day ini tentunya sangat bermanfaat untuk mencegah polusi yang semakin hari semakin bertambah. Beberapa negara punn sudah terlebih dahulu melakukan Kegiatan ini karena mereka sadar betul bahwa bumi sudah semakin rusak oleh perbuatan manusia sendiri. Jadi selain kita berolahraga kita juga turut menyelamatkan bumi.

III.II Saran Saran penulis dari kegiatan Car Free Day ini sendiri sebaiknya terus di tambah lagi rute jalannya. Jadi semakin sedikit mobil yang melintas di hari minggu pagi. Bila untuk di daerah lingkungan tempat tinggal khusus nya d Metro Indah Mall ( MIM ) sebaiknya saat mengadakan jala untuk motor di pisah atau di beri pembatas agar pengendara motor tidak menyelong melintasi orang yang sedang senam, selain membahayakan asap knlapot nya pun mengganggu yang sedang berolahraga. Selain itu kegiatan olahraganya di tambah lagi jangan hanya senam sehingga sasarannya bukan hanya orang tua atau usia lanjut tetapi mengikut serta kan kaum muda. Bagaimana pun kaum muda ini lah yang akan melanjutkan perrjuangan-perjuangan generasi sebelumnya.