Biodata Bu Eli PKM

download Biodata Bu Eli PKM

of 23

  • date post

    13-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    75
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Biodata Bu Eli PKM

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM REKAYASA PROSES PEMBUATAN BUBUR INSTANT BERGIZI DARI PATI TALAS TERMODIFIKASI PREGELATINISASI.

BIDANG KEGIATAN: PKM-P Diusulkan Oleh : : Syerel Nyongkotu (1000151) 2010 : Anisa Dewi (1005051) 2010 Sarina Rustiyaty (1205001) 2012

Ketua Pelaksana Anggota

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG 2012i

1. Judul Kegiatan Pati Talas 2. 3.

: Rekayasa Proses Pembuatan Bubur Instan Bergizi dari

4. 5.

6.

Termodifikasi Pregelatinisasi Bidang Kegiatan : PKM-P Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap : Syerel Nyongkotu b. NIM : 1000151 c. Jurusan : Pendidikan Teknologi Agroindustri d. Universitas : Universitas Pendidikan Indonesia e. Alamat Rumah / No. Telp./HP : Jl.Lembah Hijau Wosi, ManokwariPapua Barat/ 085244323777 f. Alamat email : el_syerel@yahoo.com Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 orang Dosen Pendamping a. Nama : Dra. Elly Lasmanawati, M.Si. b. NIDN : 0020105603 c. Alamat Rumah dan No. Telp/HP : Jl. Riung Sauyunan VI No.72 RT/RW 11/09 Bandung d. Biaya Kegiatan Total : Rp. 12.074.000 e. Dikti : Rp. 12.074.000 f. Sumber lain : Rp.Jangka waktu pelaksanaan : 5 bulan Bandung, 15 September 2012

ii

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................ DAFTAR ISI ................................................................................................... DAFTAR TABEL .......................................................................................... DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... A. JUDUL ...................................................................................................... B. LATAR BELAKANG .............................................................................. C. PERUMUSAN MASALAH ..................................................................... D. TUJUAN ................................................................................................... E. LUARAN YANG DIHARAPKAN .......................................................... F. KEGUNAAN PROGRAM ....................................................................... G. TINJAUAN PUSTAKA ........................................................................... H. METODE PELAKSANAAN PROGRAM .............................................. 1. Tempat dan waktu penelitian ................................................................ 2. Bahan dan alat penelitian ...................................................................... I. TATA LAKSANA PENELITIAN ........................................................... 1. Pembuatan Tepung Talas ....................................................................... 2. Pembuatan Pati Talas Modifikasi Pregelatinisasi .................................. 3. Pembuatan Bubur Instan ........................................................................ J. METODE PENELITIAN .......................................................................... K. JADWAL KEGIATAN PROGRAM ........................................................ L. RANCANGAN BIAYA ........................................................................... M. DAFTAR PUSTAKA ............................................................................... N. LAMPIRAN .............................................................................................. i ii iii iii 1 1 3 3 3 3 4 5 5 5 5 5 7 8 8 10 11 15 16

iii

DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Diagram Alir Pembuatan Tepung Talas ........................................ Gambar 2. Diagram Alir Pembuatan Pati Talas .............................................. Gambar 3. Diagram Alir Pembuatan Bubur instan ......................................... 6 7 8

DAFTAR TABEL Tabel 1. Suhu dan Waktu Pengukusan ............................................................ Tabel 2. Jadwal Kegiatan ................................................................................ Tabel 3. Rancangan Biiaya ............................................................................. 9 10 11

iv

1

B. JUDUL PROGRAM Rekayasa proses pembuatan bubur instant bergizi dari pati talas termodifikasi pregelatinisasi. C. LATAR BELAKANG MASALAH Talas (Colocasia esulenta (L) Schoot) atau talas bogor merupakan tumbuhan penghasil umbi, popular ditanam terutama di wilayah Indonesia bagian barat. Talas mirip dengan taro namun menghasilkan umbi yang lebih besar. Di beberapa daerah/propinsi tanaman talas telah banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan, diversifikasi pangan maupun bahan pakan ternak serta bahan baku industry. Tanaman talas merupakan penghasil karbohidrat berpotensi sebagai suplemen/substitusi beras atau sebagai diversifikasi bahan pangan, bahan baku industry dan lain sebagainya. Di Indonesia, talas terdapat hampir di seluruh kepulauan dan tersebar dari pantai sampai ketinggian diatas 1000 m dpl, baik yang liar maupun yang dibudidayakan. Bogor dan malang terkenal sebagai penghasil beberapa kultivar yang enak rasa umbinya. Di daerah Bogor sendiri terdapat terdapat lima daerah sentra produksi talas, yaitu Cibinong, Ciawi, Mega Mendung, Cijeruk dan Darmaga dengan produksi lebih dari 2000 ton/tahunnya. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah total produksi talas pada tahun 1999 mencapai 17.699 ton/tahun (LIPI 2003). Komposisi pati tanaman talas pada umumnya terdiri dari amilopektin sebagai bagian terbesar dan sisanya amilosa. Kandungan gizi yang terdapat pada 100 gram umbi talas yaitu total energi 98 Kal, karbohidrat 23.79 gram, lemak 0.2 gram, protein 1.9 gram, dan air 73.00 gram (Direktorat Gizi Depkes RI 1981). Talas merupakan sumber pangan yang penting karena selain merupakan sumber karbohidrat, protein dan lemak, talas juga mengandung beberapa unsur mineral dan vitamin sehingga dapat dijadikan bahan obat-obatan. Sebagai pengganti nasi, talas mengandung banyak karbohidrat dan protein yang terkandung dalam umbinya.

2

Dilihat dari kandungan gizi yang terdapat dalam talas tersebut maka talas sangat cocok sebagai makanan sumber energi bagi orang berpenyakit diabetes. Hal ini didasarkan karena talas memiliki Indeks Glikemik (IG) yang cukup rendah yaitu 53 2. Glukosa murni memiliki indeks glikemik 100, indeks glikemik disebut rendah jika berada di skala kurang dari 50, indeks glikemik sedang jika nilainya 50-70 dan indeks glikemik tinggi jika angkanya diatas 70. Semakin tinggi indeks glikemik suatu makanan, semakin cepat dampaknya terhadap kenaikan gula darah. Makanan yang memiliki IG yang tinggi berarti makanan tersebut meninggikan gula darah dalam waktu yang lebih cepat, lebih fluktuatif, lebih tinggi dari makanan yang memiliki IG yang rendah. Penderita diabetes biasanya mempunyai kecenderungan perubahan kadar gula yang drastic. Sehabis makan, kadar gula akan tinggi dan beberapa lama tidak mendapat asupan makanan, maka kadar gula darah akan rendah sekali. Jadwal makan harus teratur utnuk mencegah terlalu besarnya rentangan kadar gula darah. Oleh karenanya dengan pemanfaatan talas untuk salah satunya orang diabetes sangat cocok, dimana kadar gula yang terdapat didalam talas sangat sedikit. Serta di Indonesia masih belum ditemukan makanan yang siap saji untuk orang yang diabetes selain prooduksi gula dan susu yang rendah kalori. Oleh karenanya pemanfaatan talas yang dijadikan produk instan untuk orang diabetes harus dikembnagkan. Talas merupakan salah satu komoditas umbi-umbian yang selama ini kurang mendapat tempat dan memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi. Padahal kelompok tanaman talas hampir bisa ditemui di setiap kepulauan Indonesia. Pemanfaatan talas di Indonesia dibuat menjadi makanan enyek-enyek, dodol talas, chese stick talas dan juga untuk pakan ternak (termasuk daun dan batangnya), sedangkan di USA talas dimanfaatkan sebagai bahan baku industry dibuat tepung yang selanjutnya diproses menjadi makanan bayi, kue-kue, serta roti.

3

Talas mempunyai manfaat yang besar untuk bahan makanan utama dan substitusi karbohidrat di beberapa Negara termasuk di Indonesia, oleh karena itu penulis menganggap perlu membuat suatu diversifikasi yaitu talas diproses melalui pregelatinisasi untuk dijadikan bubur instan yang bergizi sebagai pengganti makanan karbohidrat.

D. PERUMUSAN MASALAH Adapun permasalahan yang akan di teliti adalah sebagai berikut : 1. Berapa konsentrasi pati optimum untuk menghasilkan bubur talas instant dengan karakteristik yang disukai panelis. 2. Berapa lama pemanasan yang dilakukan untuk menghasilkan bubur talas instant dengan karakteristik yang disukai panelis.

E. TUJUAN PROGRAM Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Mengetahui konsentrasi pati optimum untuk menghasilkan bubur talas instan dengan karakteristik yang disukai panelis. 2. Menganalisis lamanya pemanasan yang dilakukan untuk menghasilkan bubur talas instan dengan karakteristik yang disukai panelis.

F. LUARAN YANG DIHARAPKAN Artikel atau naskah publikasi yang menginformasikan pengaruh pembuatan bubur instan dari bahan baku talas bogor dengan menggunakan proses pregelatinisasi yang diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi dan menambah nilai jual produk yang dihasilkan tersebut. Sebagai informasi dan pengetahuan baru untuk pembuatan bubur instant dari bahan baku talas bogor.

G. KEGUNAAN PROGRAM Melalui penelitian ini diharapkan dapat diperoleh suatu pengetahuan baru untuk membuat produk bubur instant dengan bahan baku talas bogor,

4

sebagai alternatif lain pengganti nasi terutama untuk makanan penderita penyakit diabetes, sehingga nantinya dapat diterapkan

H. TINJAUAN PUSTAKA Talas merupakan bahan pangan yang sangat potensial untuk dimanfaatkan menjadi berbagai produk olahan pangan. Proses pengolahan talas menjadi suatu rekayasa proses dalam pembuatan bubur instas bergizi merupakan awal langkah untuk meningkatkan nila