Virologi (Ok)

Click here to load reader

  • date post

    08-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    5
  • download

    0

Embed Size (px)

description

presentasi DIII Keperawatan

Transcript of Virologi (Ok)

  • virologi

  • Virologi adalah studi tentang virus dan virus-seperti agen: struktur mereka, klasifikasi dan evolusi, cara-cara mereka untuk menginfeksi dan memanfaatkan sel virus reproduksi, penyakit yang menimbulkan, teknik untuk mengisolasi dan budaya mereka, dan penggunaannya dalam penelitian dan terapi. Virologi sering dianggap bagian mikrobiologi atau patologi.Pengertian virologiBerbeda dengan mikroorganisme lain, virus tidak dapat tumbuh dan berkembang biak pada media mati. Pertumbuhan dan perkembangan nya memerlukan sel hidup. Hal ini karena komponen virus dibuat dengan bantuan peralatan virus sel yang diserangnya.

    Karena itu virus merupakan parasit obligat intrasel. Pembentukan komponen virus tersebut dimungkinkan karena virus yang merupakan parasit pada tingkat genetis, setelah menginfeksi sel, genomnya akan mempengaruhi kontrol mekanisme sintetik sel hospes.

  • Morfologi dan komponen VirusVirus merupakan mikroorganisme terkecil yang pernah dikenal. Umumnya tidak dapat dilihat dengan mikroskop biasa, kecuali poxvirus. Ukuran virus bervariasi mulai dari poxvirus yang kira kira 300 x 250 x 100 nm sampai poxvirus yang kira kira berdiameter 20 nm. Karena itu, mudah dimengerti jika morologi virus baru diketahui setelah dikembangkan mikroskop elektron dn metode difraksi sinar X.Hany ada lima kelompok virus yang terdapat dalam keadaan telanjang, yaitu picornavirus, reovirus, adenovirus, papovavirus dan parvovirus. Sedangkan pada virus lain , diluarnya terdapat selubung luar yang terdiri dari protein dan lipid, dimana spike glikoprotein menempel.Bagian terbesar virus adalah protein. Protein merupakan komponen tunggal kapsid, bagian terbesar dari selubung dan dapat merupakan bagian protein inti pada beberapa virus ikosahedral. Protein tersebut di atas disebut juga sebagai protein struktural, karena mempunyai fungsi membentuk rangka virion. Unsur karbohidratnya terdiri dari monosakarida yang dihubungkan dengan rantai polipeptida oleh ikatan glikosida.

  • Stabilitas virusPada umumnya virus sangat labil terhadap pengaruh panas. Kecuali virus hepatitis B dan virus scrapie, pemaparan virus pada suhu 55 60 C selama beberapa menit menyebabkan denaturasi kapsid dan hilangnya infektivitas virion akibat ketidakmampuannya melekat pada sel dan gangguan pada proses pelepasan selubung kapsid. Bahkan pada suhu tubuhpun, kehilangan infektivitas terjadi. Beberapa virus lebih stabil terhadap pengaruh panas daripada virus lainnya. Adenovirus, enterovirus, papovavirus termasuk virus yang relatif stabil terhadap pengaruh panas, sedangkan flavirus, Respiratory syncytial virus termasuk yang relatif stabil. Virus berselubung umumnya lebih labil terhadap pengaruh panas daripada virus ikosahedral telanjang. Dapat dikatakan bahwa waktu paruh untuk hampir semua virus dapat dihitung

  • Cara hidup virus

    Virus tidak dapat hidup di alam secara bebas, melainkan harus berada di dalam sel makhluk hidup yang lain. Berbagai makhluk hidup dapat diserang virus misalnya manusia, hewan, tumbuhan dan bakteri.Virus tidak dapat berkembang biak diluar sel dari inang yang disukainya. Untuk membiakkannya virus diperlukan sel atau jaringan hidup. Dilaboratorium, virus dapat dibiakkan di dalam embrio telur ayam.

  • Karena virus tidak memiliki sistem enzim dan tidak dapat bermetabolisme, maka virus tidak dapat melakukan reproduksi sendiri. Untuk berkembang biak, mereka harus menginfeksi sel inang. Inang virus berupa makhluk hidup lain, yaitu : bakteri, sel tumbuhan, maupun hewan. Di dalam sel inang, virus ini akan memerintah sel inang untuk membentuk virus- virus baruTahap-tahap yang dilakukan dalam reproduksi virus adalah adsorpsi (fase penempelan) virus pada sel inang, injeksi (fase memasukkan asam inti), sintesis (fase pembentukan), perakitan dan lisis (fase pemecahan sel inang).

  • Peranan vitus dalam kehidupan manusiaSecara umum, virus bersifat merugikan karena jenis jenis virus yang berbeda menginfeksi dan menyebabkan berbagai penyakit pada tumbuhan, hewan, dan manusia. Virus dikenal sebagai penyebab penyakit yang sekarang sering kita dengar SARS dan AIDS. Penyakit lain pada manusia yang diakibatkan oleh virus adalah mata belek, influenza, polio, cacar, campak, hepatitis, rabies dll. Pada tumbuhan virus pada umumnya virus ditularkan melalui serangga yang membawa nya dari satu tumbuhan ke tumbuhan lainnya. Namun demikian, tidak berarti bahwa virus hanya memiliki peran yang merugikan. Dengan kemajuan bioteknologi dan rekayasa genetika, ilmuwan telah dapat memanfaatkan virus untuk tujuan yang menguntungkan bagi manusia. Misalnya, untuk penghasilan vaksin. Gian besar virus masuk ke tubuh Virus juga dapat dimanipulasi agar membawa gen untuk suatu sifat yang menguntungkan misalnya gen yang menghasilkan antitoksin.Membuat antitoksinMelemahkan bakteri

  • Pertahanan tubuh terhadap virus Sebagian besar virus masuk ke tubuh manusia melalui mulut dan hidung, sebagian melalui kulit yang luka. Sebenarnya didalam tubuh kita ada sistem pertahanan yang dapat menyerang virus yang masuk. Jika ada virus masuk, tubuh akan segera menyerangnya dengan cara sebagai berikut:Cara yang pertama adalah sel darah putih atau fogosit akan segera memakan dan merusak virus.Cara yang kedua adalah tubuh menghasilkan molekul protein yang disebut antibodi. Protein asing virus disebut juga antigen. Jika antigen masuk kedalam tubuh akan terpicu memproduksi antibodi. Antibodi ini sangat spesifik dan hanya menyerang pada antigen yang memicunya.Obat obatan antibiotik digunakan dalam memerangi penyakit infeksi oleh bakteri tidak dapat digunakan untuk mematikan virus. Namun, jika terserang influenza, kita sering juga diberi obat antibiotik. Sebenarnya antibiotik ini untuk mematikan bakteri penyakit infeksi sekunder yang sering menyertai penyakit oleh virus,

  • Terimakasih