UPAYA PEMBERANTASAN PERDAGANGAN HEWAN ILEGAL DI INDONESIA ... A. Kondisi Perdagangan Hewan Ilegal

download UPAYA PEMBERANTASAN PERDAGANGAN HEWAN ILEGAL DI INDONESIA ... A. Kondisi Perdagangan Hewan Ilegal

of 58

  • date post

    20-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of UPAYA PEMBERANTASAN PERDAGANGAN HEWAN ILEGAL DI INDONESIA ... A. Kondisi Perdagangan Hewan Ilegal

i

UPAYA PEMBERANTASAN PERDAGANGAN HEWAN ILEGAL DI

INDONESIA MELALUI KERANGKA ASEAN WILDLIFE ENFORCEMENT

NETWORK (ASEAN-WEN)

OLEH

DIMAS ADITYA W

E13112107

Diajukan Sebagai Syarat Memperoleh Gelar Sarjana

DEPARTEMEN ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS HASANUDDIN

2016

ii

iii

iv

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbilalamin, Puji dan syukur penulis panjatkan kepada

ALLAH S.W.T dan shalawat kepada baginda Rasullah S.A.W. yang telah

melimpahkan karunia-Nya karena atas berkah, anugerah, dan bimbingannya yang

tiada akhir sehingga penulis dapat terus semangat dan berjuang untuk dapat

menyelesaikan skripsi ini.

Penulis benar-benar menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini banyak

kekurangan, baik dari segi penulisan dan pembahasan yang memerlukan

penyempurnaan, oleh karena itu penulis sangat menginginkan adanya masukan

berupa kritik dan saran yang bersifat membangun.

Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada :

1. Kedua orang tua penulis yang telah mengorbankan banyak hal, mulai dari

pendiskusian terkait masalah yang ada di skripsi ini, memberikan

semangat sehingga penulis dapat terus bersemangat dalam pembuatan

skripsi ini.

2. Bapak Drs. H. Darwis, MA., PhD. Selaku ketua Departemen Hubungan

Internasional Universitas Hasanuddin.

3. Bapak Drs H. Husain Abdullah, Msi sebagai pembimbing I dan Bapak

Muhammad Nasir Badu, Ph.D. Sebagai pembimbing II yang telah

menuntun sekaligus memberikan pengalaman yang sangat berguna selama

penulisan penyusunan tulisan.

4. Seluruh dosen Hubungan Internasional Universitas Hasanuddin Pak

Patrice, Pak Agus, Bu Seni, Bu Puspa, Bu isdah, kak Aswin, Pak

v

Imran dan Pak Burhan serta tidak ketinggalan pula ucapan terima kasih

kepada kak rahma dan bunda yang telah membantu segala administrasi

selama menempuh perkuliahan.

5. Bapak Dodi Arisandi, SH selaku kepala bagian hukum Direktorat

Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam terima kasih atas

waktunya untuk diwawancara dan membantu penulis dalam

menyelesaikan skripsi yang berkaitan ASEAN-WEN.

6. Bapak Kombes M. Gagah Suseno selaku tindak penyidik TIPITER

Bareskrim terima kasih atas kesempatan dan waktunya untuk diwawancara

dan membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi yang berkaitan

ASEAN-WEN.

7. Bapak AKBP Mustafa selaku tindak penyidik lapangan TIPITER

Bareskrim kepolisian terima kasih atas kesempatan dan waktunya untuk

diwawancara dan membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi yang

berkaitan ASEAN-WEN.

8. Drh Fahmi Agustiadi selaku dokter hewan terima kasih atas wawancara

dan membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi yang berkaitan

ASEAN-WEN.

9. Kharisma S.kh selaku dokter hewan terima kasih atas waktunya untuk

diwawancara terkait penulisan skripsi ini.

Dimas Aditya W

Penulis

vi

ABSTRAKSI

Skripsi yang berjudul Upaya Pemberantasan Perdagangan Hewan Ilegal di

Indonesia melalui kerangka ASEAN-WEN yang di susun oleh Dimas Aditya W

(E13112107) di bawah bimbingan Drs, H. Husain Abdullah, M.Si sebagai

pembimbing 1dan Muhammad Nasir Badu, P.hD sebagai pembimbing 2, Fakultas

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Hasanuddin.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana program dan

kegiatan ASEAN-WEN dalam memberantas perdagangan hewan ilegal di

regional ASEAN, dan khususnya Indonesia, kerena Indonesia merupakan negara

yang kaya akan sumberdaya hayatinya. Adapun untuk mencapai tujuan tersebut

maka penulis menggunakan tipe penelitian kualitatif, dengan metode

pengumpulan data melalui wawancara, library research, dan observasi,

sedangkan untuk menganalisis data penulis menggunakan teknik analisis

deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dan kegiatan yang dibentuk

ASEAN-WEN dalam memberantas perdagangan hewan ilegal, telah memberikan

dampak terhadap upaya pemberantasan perdagangan hewan ilegal di Indonesia.

Hal ini ditunjukan dengan adanya penurunan jumlah kasus perdagangan hewan

ilegal, peningkatan penyelesaian kasus sampai ke tahap P21 (Pemberitahuan

bahwa hasil penyidikan sudah lengkap), sidang dan pemberian vonis, menambah

pengetahuan bagi aparat penegak hukum dan petugas lapangan, menambah

pengetahuan bagi masyarakat, penangkapan pelaku perdagangan hewan ilegal di

regional ASEAN, pengembalian populasi orangutan, dan menambah populasi

kakatua Indonesia

Kata kunci : Perdagangan hewan ilegal, upaya pemberantasan, ASEAN-WEN

vii

ABSTRACT

Thesis entitled efforts to combat ilegal trade in Indonesia through the

framework ASEAN-WEN compiled by Dimas Aditya W (E13112107) under the

guidance of Drs, H. Husain Abdullah, M.Si as first counselor and Muhammad

Nasir Badu, Ph.D as second counselor, Faculty of Social and Political Sciences.

Hasanuddin University

The purpose of this research is to know and understand the extent to which

programs and activities ASEAN-WEN in combating the ilegal wildlife trade in

the ASEAN region and specially Indonesia, because Indonesia is a country rich in

biological resources. While to achieve these objectives, the author use qualitative

research method, method of collecting data through interviews, library research

and observation. As well as the author use the method of descriptive analysis

system.

Results of the study showed this programs and activities ASEAN-WEN to

combating the illegal wildlife trade. ASEAN-WEN has impact on efforts to

combat the illegal wildlife trade in Indonesia. This is indicated by a decrease in

the number of chases of illegal animal trade, the increase in resolution of cases to

the trial stage and giving a verdict P21, increase knowledge of law enforcement

officers and field officers, increase knowledge for the community, arrest

perpetrators of the illegal wildlife trade in ASEAN region, the return of orangutan

population, and the addition of cockatoo Indonesia.

Keywords : wildlife crime, effort to combat, ASEAN-WEN

viii

DAFTAR TABEL

Tabel 1 : Jenis-jenis hewan yang di perjual belikan di pasar hewan Jakarta

Tabel II : Jumlah kasus perdagangan hewan ilegal di Indonesia dari tahun

2005-2013

ix

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 : Struktur ASEAN-WEN

Gambar 1.2 : Organisasi pendukung ASEAN-WEN

Gambar 1.3 : Peta perdagangan hewan dan tumbuhan ilegal di ASEAN

x

DAFTAR SINGKATAN

ASEAN-WEN : Association of Southeast Asian Nations Wildlife

Enforcement Network

ASEANAPOL : Association of Southeast Asian Nations National

Police

ASEAN-WEN PCU : Association of Southeast Asian Nations Wildlife

Enforcement Network Program Coordination Unit

BKSDA : Balai Konservasi Sumber Daya Alam

BTN : Balai Taman Nasional

CBD : Convention on Biological Diversity

CITES : Convention on International Trade in Endangered Species

of Wild Fauna and Flora

DPHKA : Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi

Alam

INSW : Indonesia National Single Window

PP : Peraturan Pemerintah

PPNS : Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Kehutanan

UUKSDAE : Undang-undang Konservasi Sumber Daya Alam dan

Ekosistem

SPORC : Satuan Polisi Reaksi Cepat

xi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .......................................................................................... i

HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................... ii

HALAMAN PENERIMAAN TIM EVALUASI ........................................... iii

KATA PENGANTAR ...................................................................................... iv

ABSTRAKSI ...................................................................................................... v

DAFTAR ISI ..................................................................................................... vi

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah ................................................................. 1 B. Batasan dan Rumusan Masalah ...................................................... 7 C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian .................................................... 8 D. Kerangka Konseptual ...................................................................... 8 E. Metode Penelitian ......................................................................... 15

BAB II TELAAH PUSTAKA

A. Konsep Lingkungan Hidup ........................................................... 21 B. Teori Environmentalisme .............................................................. 26 C. Konsep Kejahatan Transnasional .................................................. 36

BAB III GAMBARAN UMUM TENTANG KONDISI PERDAGANGAN

HEWAN ILEGAL DI INDONESIA

A. Kondisi Perdagangan Hewan Ilegal di Indonesia ......................... 45 B. Awal Mu