Tgs Kecap Fajar

download Tgs Kecap Fajar

of 21

  • date post

    25-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.008
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Tgs Kecap Fajar

TUGAS MANAJEMEN PENJUALAN DAN DISTRIBUSI ANALISIS 7S KECAP ABC DAN BANGO

Disusun Oleh : FAJAR ADHITYA NIM. 12010110400123

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2012

Strategi yang Dilakukan Masing-Masing Kecap Dalam Pendistribusian ke Pasar : Sebuah rencana untuk mengalokasikan sumber daya sepanjang waktu untuk mencapai tujuan-tujuan yang diidentifikasikan menentukan arah Strategi kecap ABC : Keunggulan kecap ABC terletak pada penetrasi pasarnya yang meluas secara nasional. Dari segi rasa , ABC mampu menerjemahkan rasa yang dapat diterima seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok Nusantara. Heinz ABC juga tergolong menghadirkan varian paliung banyak. Diantaranya, varian premium Black Gold (BG) yang diluncurkan pada November 2010. Sebulan kemudian, muncul kecap pedas (kecap dengan biji cabai). Kecap BG menyasar kelas premium dengan kemasan mewah dan harga di atas kecap ABC biasa. Pada varian kecap botol plastik ukuran 257 ml, ABC mantap dibanderol Rp 7.500, BG 7.900, dan Bango Rp. 8600. Dalam rangka peluncuran BG, pihaknya membuat acara spektakuler, yaitu melakukan demo masak sapi guling seberat 500 kg dengan menggunakan sejumlah komunikasi ibu-ibu dan para food blogger. Gimmick diberikan supaya awareness terhadap BG meningkat. Selain itu Heinz ABC juga melakukan komunikasi pemasaran terpadum seperti promosi above dan below the line, merambah media digital facebook, website, twitter dan menggarap komunitas plus memenetrasi pasar dengan menggencarkan distribusi produk, baik digerai modern maupun tradisional. Kini yang paling sering dilakukan Heinz ABC adalah membuat aktivasi demo masak di gerai-gerai Penjualan produk ABC. Bahkan, menggelar acara berskala besar : lomba memasak, Masakan andalanku. Sebelum kompetisi digelar, Heinz ABC gencar mempromosikan kecap BG di televisi dari Desember 2010 sampai Juni 2011. Juga aktif berpromosi di media cetak, media digital, dan media sosial. Melalui media ini, pengelola ABC rajin mengedukasi pasar dengan memberikan product knowledge, update resep makanan, games dan kuis. Untuk aktivitas promosi ABC yang gencar itu, berdasarkan data Nielsen, pada Januari -November 2011 ABC telah menggelontorkan belanja iklan sebesar Rp 88,18 miliar. Dan dari tahun ke tahun belanja iklannya terus meningkat. Pada 2010 menghabiskan Rp 64,13 miliar melonjak 70,4% dibanding 2009 sebesar Rp 37,6 miliar sejalan dengan

agresifnya berpromosi, Heinz ABC pun rajin melakukan penetrasi melalui jalur distribusi. Untuk kecap ABC mantap yang sudah lama dipasarkan, sekitar 60% distribusinya di pasar tradisional dan kecap ini memang lebih kuat di pasar becek dibanding di pasar modern. Sementara BG bergerak sebaliknya. Saat ini lebih banyak menyasar pasar modern dan lebih fokus didistribusikan di kota-kota besar. Jurus Pemasaran Kecap ABC

Meluncurkan sejumlah varian baru, di antaranya kecap Black Gold dan kecap pedas dengan biji cabai.

Menerapkan komunikasi pemasaran terpadu, mulai dari melakukan kampanye above dan below the line; merambah media digital: Facebook , website, Twitter; hingga menggarap komunitas plus memenetrasi pasar dengan menggencarkan distribusi produk, baik di gerai modern maupun tradisional.

Melakukan aktivasi merek melalui kompetisi memasak Masakan Andalanku. Juga, rajin melakukan demo masak di gerai-gerai yang menjual kecap ABC, baik gerai modern maupun tradisional.

Strategi kecap Bango : Bango konsisten dengan sasaran yang dituju: ibu-ibu usia 2535 tahun, tinggal di daerah urban dan rural, serta mengutamakan value for money. Maka, Bango tetap mengandalkan keunggulannya sebagai kecap yang terbuat dari bahan alami, tanpa bahan pengawet dan bahan kimia (MSG). Karena kualitas bahan unggulan seperti itu, Bango jelas menyasar segmen premium (kelas A dan B) dengan harga di atas rata-rata harga kecap pada umumnya. Namun, guna memenuhi kebutuhan khalayak lebih luas lagi, kini Bango sengaja membuat kemasan sachet kecil. Kemasan sachet tersebut ada yang berukuran 14 ml dan dibuat memanjang seperti sachet saos. Lalu, ada sachet 37 ml. Dalam hal kemasan, boleh jadi Bango kalah cepat dibandingkan pesaing. Namun, dalam hal aktivasi merek bersama komunitas, Bango-

lah jawaranya. Salah satu aktivasinya yang ngetop adalah rutin menggelar Festival Jajanan Bango sejak 2005. Dan pada 2011, festival ini sudah digelar di lima kota besar selain Jakarta, Bandung dan Surabaya. Dalam festival itu dijajakan makanan-makanan yang jadi ikon berbagai daerah yang tentunya menggunakan kecap. Festival ini, menjadi media word of mouth marketing yang ampuh. Kemudian, Bango juga membuat survei tentang semur. Ternyata, makanan yang banyak menggunakan kecap ini makanan asli Nusantara sejak zaman Majapahit. Hanya saja, sebutan untuk masakan ini di setiap daerah berbeda-beda. Semur hasil penelitan ini nantinya bersama Kementerian Pariwisata akan didaftarkan ke UNESCO sebagai warisan asli Indonesia. Kecap Bango hadir karena ada hubungan yang erat dengan petani kedelai yang jadi binaan (CSR) Unilever yang saat ini berjumlah 7.000 petani, tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Agar gaungnya lebih besar, Unilever pun membuat program televisi bertajuk Citra Rasa Nusantara yang ditayangkan sejak 2005. Ini juga upaya Unilever memperkuat posisi Bango yang cocok untuk masakan tradisional Indonesia. Selain itu, berbagai media lain pun dirambahnya. Misalnya, Bango aktif dipromosikan lewat media sosial (Facebook, Twitter dan wesbite) yang mengulas 1.001 resep semur. Untuk semua itu, belanja iklan Bango tergolong yang paling besar di antara para pemain kecap lain. Pada Januari-November 2011, belanja iklannya Rp 158,99, meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Bango juga rajin menggarap komunitas, antara lain Kuliner Nusantara dan Komunitas Bango Manua (Kobama) yang sudah bekerja sama dengan Unilever sejak 2007. Kegiatan pemasaran Bango banyak yang menekankan pada strategi jangka panjang. Hasil kegiatannya pun mungkin tidak langsung terasa pada tahun tersebut, tetapi secara perlahan tetapi pasti membentuk fondasi kuat untuk menciptakan merek yang tidak tergoyahkan dalam jangka panjang.

Jurus Pemasaran Kecap Bango

Membuat kemasan baru, sachet, berukuran 14 ml dan 37 ml untuk menjangkau pasar lebih luas lagi. Mempertahankan tema utama melestarikan warisan kuliner Nusantara. Seluruh aktivitas komunikasinya bertumpu pada tema besar itu, mulai dari program televisi bertajuk Citra Rasa Nusantara hingga program aktivasi merek bersama komunitas lewat acara yang rutin digelar sejak 2005, Festival Jajanan Bango.

Mengembangkan misi sosial dengan membuat survei tentang semur sebagai makanan warisan Nusantara. Rencananya, berdasarkan hasil survei tersebut, bersama Kementerian Pariwisata akan mendaftarkan semur ke UNESCO sebagai makanan asli Indonesia.

Struktur Masing-Masing Kecap : Bagan organisasi dan menambah benda yang menunjukkan siapa yang melaporkan kepada siapa dan bagaimana tugas-tugas dibagi dan diintegrasikan

Struktur Kecap ABC :

Struktur kecap Bango :

Sistem Masing-Masing Kecap : Proses dan prosedur melalui mana hal-hal diselesaikan dari hari ke hari Sistem Kecap ABC :1. Menciptakan penjualan (sales) : menjual barang dan menagih menjadi omset

sebagai keuntungan. 2. Menciptakan distrbusi : Distribusi produk merata di seluruh outlet yang ada dengan jenis barang yang lengkap. Terbagi menjadi dua, yakni : Horizontal : memaksimalkan toko/outlet yang ada di daerah Vertikal : memaksimalkan produk dalam satu toko /outlet dengan selengkap-lengkapnya. Agar dapat menciptakan penjualan dan menciptakan distribusi, personil penjualan harus mengetahui informasi pada produk, untuk produk kecap keunggulan utamanya yaitu : -

Mudah meresap kedalam makanan, sehingga masakan menjadi lebih sedap dan nikmat Terbuat dari bahan-bahan berkualitas dan diproses dengan teknologi modern dan higienis. Merupakan produk kecap yang dipercaya secara turun temurun. Distribusi yang merata, sehingga mudah didapatkan di seluruh wilayah Indonesia. Tersedia dalam berbagai kenasan sehingga konsumen dapat memilih sesuai dengan kebutuhan.

-

Sistem Kecap Bango :

Banyak strategi yg digunakan perusahaan khususnya dibidang teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi perusahaan. Kecap Bango pada PT unilever menjalankan Komunikasi pasar terpadu (Integrated Marketing Communication/IMC). Strategi ini merupakan upaya perusahaan untuk memadukan dan mengkoordinasikan semua saluran komunikasi untuk menyampaikan pesannya secara jelas, konsisten dan berpengaruh kuat tentang organisasi-organisasi produknya. IMC adalah sebuah konsep dari perencanaan komunikasi pemasaran yang memperkenalkan nilai tambah dari rencana komprehensif yang mengevaluasi peran strategis dari berbagai disiplin komunikasimisalnya periklanan umum, respon langsung, sales promotion, dan PRdan mengombinasikan disiplin-disiplin ini untuk memberikan kejelasan, konsistensi dan dampak komunikasi yang maksimal. Secara sederhana-nya IMC dapat diartikan sebagai Proses dari pengelolaan customer relationships yang menggerakkan brand value. Sedangkan secara spesifik, IMC dapat diartikan sebagai proses yang mempunyai fungsi bersilang dalam menciptakan dan memelihara hubungan yang menguntungkan dengan customer dan stakeholder lainnya dengan mengontrol dan mempengaruhi secara strategis semua pesan yang terkirim kepada kelompok ini serta menggerakkan dialog dengan maksud tertentu kepada mereka. Integrated Marketing Communication (IMC) adalah satu dari sekian proses yang tersedia guna membina hubungan dengan customer, yang membedakan IMC dengan proses customer-centric lainnya adalah dasar dari proses tersebut adalah komunikasi, yang merupakan jantung dari semua hubungan, dan juga merupakan proses yang sirkuler. Seperti yang sudah disebutkan diatas, konsep dasar dari IMC adalah komunikasi. Dengan komunikasi ini, IMC berusaha untuk memaksimalk