Rancangan Penilaian Hasil Belajar

Click here to load reader

  • date post

    12-Jan-2017
  • Category

    Education

  • view

    844
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Rancangan Penilaian Hasil Belajar

MATA KULIAH : PENGEMBANGAN PROGRAM PENGAJARAN FISIKARANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAROLEHKELOMPOK IVADELYNA OKTAVIA NASUTION/ 4123321001ANDI PUTRA NAINGGOLAN / 4123321004DEWI RATNA PERTIWI SITEPU / 4123321013M. FADLI SURIADI / 4123321029

PRODI/KELAS : PENDIDIKAN FISIKA EKS A 2012

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS NEGERI MEDAN2015

KATA PENGANTARPuji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang atas rahmat-Nya maka kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul Rancangan Penilaian Hasil Belajar untuk tugas mata kuliah Pengembangan Program Pengajaran Fisika. Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas Pengembangan Program Pengajaran Fisika.Dalam Penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki kami sungguh terbatas. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.Akhirnya kami berharap semoga Tuhan YME memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah.

Medan, Maret 2015

Penulis

DAFTAR ISI

Kata Pengantar iDaftar Isi ii

BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang 11.2 Rumusan Masalah 11.3 Tujuan 2

BAB II PEMBAHASAN2.1 Pengertian Penilaian32.2 Prinsip-Prinsip Penilaian32.3 Teknik Penilaian42.4 Aspek-Aspek Yang Dinilai72.5 Penilaian Kelompok Mata Pelajaran102.6 Instrumen Penilaian122.7 Prosedur Penilaian132.8 Mekanisme Penilaian15

BAB III PENUTUP3.1 Kesimpulan21

DAFTAR PUSTAKA22~ ii ~

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangPada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas penilaian hasil belajar oleh pendidik; penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. Pasal 64 ayat 1 menyatakan penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semeste r, dan ulangan kenaikan kelas. Pasal 64 ayat 2 menyatakan penilaian hasil belajar oleh pendidik digunakan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik; bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan memperbaiki proses pembelajaran. Pasal 65 ayat 1 menyatakan bahwa penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. Pasal 66 ayat 1 menyatakan penilaian hasil belajar oleh p emerintah bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan teknologi dan dilakukan dalam bentuk ujian nasional.Berdasarkan hasil bimbingan teknis (bintek) dan evaluasi keterlaksanaan KTSP ditemukan satuan pendidikan yang belum d apat membuat pedoman-pedoman sebagaimana tuntutan Standar Pengelolaan (Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007), di antaranya adalah sebagai berikut: Peraturan Akademik yang menguraikan tentang Pedoman Penilaian Hasil Belajar di satuan pendidikan. Sebagian besar sekolah telah menyusun jadwal dan format format penilaian, namun belum lengkap dan belum terorganisasikan dengan baik. Panduan penilaian yang ada belum secara eksplisit menjelaskan tentang cara menyusun rancangan penilaian.

1.2 Rumusan MasalahAdapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah:1. Apakah Pengertian penilaian?2. Apa sajakah prinsip-prinsip penilaian hasil ajar?3. Bagaimanakah Teknik Penilaian hasil ajar?4. Aspek-aspek apa sajakah yang dinilai dalam penilaian hasil ajar?5. Bagaimanakah Penilaian kelompok mata pelajaran?6 Instrumen apa sajakah yang digunakan dalam penilaian hasil ajar?7. Bagaimanakah Prosedur Penilaian hasil ajar?8 Bagaimanakah mekanisme penilaian hasil ajar?

1.3 Tujuan PenulisanAdapun tujuan dalam penulisan makalah ini adalah:1. Untuk mengetahui pengertian penilaian.2. Untuk mengetahui prinsip-prinsip dalam penilaian hasil ajar.3. Untuk mengetahui Teknik dalam penilaian hasil ajar.4. Untuk mengetahui Aspek-aspek yang dinilai dalam penilaian hasil ajar.5. Untuk mengetahui Penilaian kelompok mata pelajaran.6 Untuk mengetahui Instrumen yang digunakan dalam penilaian hasil ajar.7. Untuk mengetahui Prosedur Penilaian hasil ajar.8 Untuk mengetahui mekanisme penilaian hasil ajar.

BAB IIPEMBAHASAN2.1 Pengertian PenilaianPenilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. Berdasarkan pada PP. Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan bahwa penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a. Penilaian hasil belajar oleh pendidik; b. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; c. Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. Setiap satuan pendidikan selain melakukan perencanaan dan proses pembelajaran, juga melakukan penilaian hasil pembelajaran sebagai upaya terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Berdasarkan pada PP. Nomor 19 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 64 ayat (1) dijelaskan bahwa penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Selanjutnya, ayat (2) menjelaskan bahwa penilaian hasil belajar oleh pendidik digunakan untuk (a) menilai pencapaian kompetensi peserta didik; (b) bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan (c) memperbaiki proses pembelajaran.

2.2. Prinsip PenilaianBeberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian hasil belajar peserta didik antara lain:1. Penilaian ditujukan untuk mengukur pencapaian kompetensi; 2. Penilaian menggunakan acuan kriteria yakni berdasarkan pencapaian kompetensi peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran; 3. Penilaian dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan; 4. Hasil penilaian ditindaklanjuti dengan program remedial bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan; 5. Penilaian harus sesuai dengan kegiatan pembelajaran.

Penilaian hasil belajar peserta didik harus memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:1. Sahih (valid), yakni penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur; 2. Objektif, yakni penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai; 3. Adil, yakni penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik, dan tidak membedakan latar belakang sosial-ekonomi, budaya, agama, bahasa, suku bangsa, dan jender; 4. Terpadu, yakni penilaian merupakan komponen yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran; 5. Terbuka, yakni prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan; 6. Menyeluruh dan berkesinambungan, yakni penilaian mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik; 7. Sistematis, yakni penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah yang baku; 8. Menggunakan acuan kriteria, yakni penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan; 9. Akuntabel, yakni penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya.

2.3. Teknik PenilaianBerbagai macam teknik penilaian dapat dilakukan secara komplementer (saling melengkapi) sesuai dengan kompetensi yang dinilai. Teknik penilaian yang dimaksud antara lain melalui tes, observasi, penugasan, inventori, jurnal, penilaian diri, dan penilaian antarteman yang sesuai dengan karakteristik kompetensi dan tingkat perkembangan peserta didik.1. Tes adalah pemberian sejumlah pertanyaan yang jawabannya dapat benar atau salah. Tes dapat berupa tes tertulis, tes lisan, dan tes praktik atau tes kinerja. Tes tertulis adalah tes yang menuntut peserta tes member jawaban secara tertulis berupa pilihan dan/atau isian. Tes yang jawabannya berupa pilihan meliputi pilihan ganda, benar-salah, dan menjodohkan. tes yang jawabannya berupa isian dapat berbentuk isian singkat dan/atau uraian. Tes lisan adalah tes yang dilaksanakan melalui komunikasi langsung (tatap muka) antara peserta didik dengan pendidik. Pertanyaan dan jawaban diberikan secara lisan. Tes praktik (kinerja) adalah tes yang meminta peserta didik melakukan perbuatan/mendemonstasikan/ menampilkan keterampilan. Dalam rancangan penilaian, tes dilakukan secara berkesinambungan melalui berbagai macam ulangan dan ujian. Ulangan meliputi ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Sedangkan ujian terdiri atas ujian nasional dan ujian sekolah. Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, untuk melakukan perbaikan pembelajaran, memantau kemajuan dan menentukan keberhasilan belajar peserta didik. Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu kompetensi dasar (KD) atau lebih. Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan tengah semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut. Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik pada akhir semester. Cakupan ulangan akhir semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut. Ulangan kenaikan kelas adal