Proposal KKN

of 23

  • date post

    14-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    25
  • download

    4

Embed Size (px)

description

Program kkn

Transcript of Proposal KKN

BAB IPENDAHULUAN

A. Latar BelakangKuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sebuah penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk penerapan ilmu yang telah diperoleh di perguruan tinggi. Melalui pendidikan, Universitas Sanata Dharma mengajak mahasiswa untuk selalu mencari dan menemukan kompetensi (competence), kesadaran moral (conscience), dan berbela rasa (compassion) sehingga melalui program KKN ini, diharapkan mahasiswa dapat mengasah dan mendalami ketiga hal tersebut. Mahasiswa sudah seharusnya bertanggung jawab untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat setelah sebelumnya memperoleh pendidikan dan pengarahan serta melaksanakan penelitian dan pengembangan selama mengikuti proses pendidikan di perguruan tinggi. Kegiatan tersebut dikemas dalam beberapa program yang mengajak mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dengan bekal ilmu yang telah diperoleh, sehingga ilmu tersebut tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa tetapi juga juga bermanfaat bagi masyarakat setempat. Lokasi pelaksanaan program KKN yang dipilih oleh mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma adalah Dusun Nglampu, Desa Pucanganom, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, Dusun Nglampu terdiri atas 471 penduduk yang terbagi dalam enam wilayah Rukun Tetangga (RT).Penentuan Dusun Nglampu menjadi lokasi KKN didasarkan pada kurangnya kepedulian masyarakat serta sarana dan prasarana yang kurang memadai dalam bidang kesehatan karena, hanya ada program posyandu yang dilaksanakan satu bulan sekali tanpa didukung oleh ketersediaan gedung. Kegiatan posyandu hanya dilakukan di rumah kepala Dusun Nglampu. Selain itu, jarak rumah sakit atau puskesmas yang jauh dari dusun membuat masyarakat harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mengakses layanan kesehatan. Kondisi ini menyebabkan banyak masyarakat Dusun Nglampu yang enggan untuk berobat atau membeli obat ketika mereka sakit. Di sisi lain, warga kurang berminat menggunakan lahan pekarangan untuk ditanami tanaman obat sehingga, warga kesulitan dalam menangani penyakit-penyakit yang ringan dengan cepat, seperti panas, batuk, dan flu. Oleh karena itu, penting untuk diadakan penyuluhan terkait Tanaman Obat keluarga (TOGA) yang akan diterapkan melalui penanaman Tanaman Obat keluarga serta cara pengolahan TOGA menjadi simplisia secara sederhana. Masalah lain yang ada di Dusun Nglampu yakni belum terpenuhinya pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang cara penanganan penyakit pada anggota keluarga yang sakit. Kesadaran masyarakat dalam swamedikasi terutama bagi diri sendiri dan anggota keluarga juga masih kurang. Masyarakat di wilayah tersebut juga belum mengerti sepenuhnya bagaimana penggunaan dan penyimpanan obat-obatan Anak usia sekolah di Dusun Nglampu juga sering mengalami kesulitan belajar di luar jam sekolah akibat kurangnya bimbingan belajar dari orang tua mereka.Kehadiran serta kegiatan tim KKN di Dusun Nglampu diharapkan dapat memberikan kontribusi serta sarana bagi masyarakat setempat untuk menuntaskan masalah terkait kesehatan dan lingkungan serta memenuhi kebutuhan akan informasi kesehatan. Berdasarkan observasi, tim KKN melihat bahwa masyarakat dusun Nglampu menghendaki program yang dapat meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan dalam bidang kesehatan, pertanian, serta peternakan. Oleh karena itu, program-program yang dirancang untuk dilaksanakan oleh tim KKN memiliki prospek yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat setempat serta memiliki keberlanjutan dalam waktu jangka panjang.

B. Analisis Sosial1. Analisis Sumber Daya AlamDusun Nglampu merupakan salah satu dusun di desa Pucanganom, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sumber daya alam di dusun Nglampu memiliki potensi yang dapat dikembangkan serta ditingkatkan seperti sawah, peternakan, pertanian.a. Letak GeografisLetak geografis Dusun Nglampu, Desa Pucanganom adalah sebagai berikut :Uraian/FasilitasDusun Nglampu

Luas wilayah 197,85 hektar

Luas persawahan156,50 hektar

Sungai (yang melewati dusun)1 (Sungai Bunut)

Saluran irigasi1200 meter

Jembatan4

Gorong-gorong10

Sumber air bersihAda (sumur)

Makam 2 hektar

b. Batas-batas daerah DusunBatas-batas daerah Dusun Nglampu sebagai berikut :

Batas wilayahDusun Nglampu

Batas UtaraDusun Wates

Batas SelatanDesa Polengan

Batas BaratDesa Bringin

Batas TimurDusun Dadapan

c. Pembagian DusunWilayah administrasi Dusun Nglampu, Desa Pucanganom, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terbagi atas 8 Rukun Tetangga (RT) dan 1 Rukun Warga (RW) dengan Kepala Dusun Bapak Guntoro. d. Orbital DusunBerdasarkan observasi ke dusun Nglampu, diperoleh data mengenai jarak dusun Nglampu dari beberapa tempat sebagai berikut :

Jarak dariDusun Nglampu

Pusat Kelurahan2 km

Pusat Kecamatan3 km

Pusat Kabupaten10 km

Pusat ibukota provinsi76 km

Polsek4 km

Pasar7 km

Puskesmas500 meter

Masjid100 meter

Gereja 1 km

e. Keadaan TanahDusun Nglampu memiliki lahan kosong yang cukup luas. Masing-masing rumah penduduk memiliki lahan kosong yang dapat digunakan untuk penanaman tanaman obat keluarga. Pengairan di dusun Nglampu juga memadai karena pada setiap lahan persawahan terdapat saluran irigasi yang lancar.

f. Pertanian dan PerkebunanPada dusun Nglampu, desa Pucanganom terdapat lahan persawahan seluas 156,5 hektar yang digunakan untuk menanam padi. Masyarakat dusun Nglampu juga ada yang memiliki perkebunan salak, sayur-sayuran, serta kelapa.

g. Peternakan dan PerikananPada dusun Nglampu terdapat peternakan kambing, ayam, dan sapi, serta terdapat perikanan lele, nila, gurame.

2. Analisis Sumber Daya Manusia

a. KependudukanData kependudukan di Dusun Nglampu dapat dijelaskan dengan table di bawah ini :

Kategori usiaJumlah penduduk

Lansia ( 60 - > 60 tahun )48 orang

Dewasa ( 21 55 tahun )196 orang

Remaja ( 15 20 tahun )128 orang

Anak-anak62 orang

Balita ( 0 5 tahun )37 orang

Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, masyarakat dusun Nglampu sebagian besar memeluk agama Islam, dan sebagian memeluk agama Katolik. Jumlah penduduk dusun Nglampu sebanyak 471 orang dengan rincian 231 berjenis kelamin perempuan dan 240 berjenis kelamin laki-laki. Sebagian besar masyarakat dusun Nglampu bekerja sebagai petani, sisanya bekerja sebagai guru, buruh bangunan, wiraswasta, serta pegawai negeri sipil. Dusun Nglampu dikepalai oleh Bapak Guntoro.Pembagian RT pada dusun Nglampu dapat dirinci sebagai berikut : RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, RT 5, RT 6

b. Kelompok MasyarakatDusun Nglampu memiliki kegiatan pertemuan kelompok masyarakat yang rutin dilakukan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin dan mempererat hubungan antar masyarakat di dusun tersebut. Adapun bentuk kegiatan masyarakat yang dilakukan meliputi :

Kelompok MasyarakatCakupanPelaksanaan

Pertemuan Kelompok PKK DusunDusun NglampuSetiap tanggal 4 setiap bulannya

Pertemuan Kelompok PKK MawarRT 1Setiap malam kamis 2 minggu sekali

Pertemuan Kelompok PKK RT 5RT 5Satu bulan sekali

Pertemuan bapak-bapak RTTiap RTSetiap hari kamis minggu pertama setiap bulannya

PosyanduDusun NglampuSetiap selasa minggu pertama setiap bulan

Kelompok taniDusun NglampuSatu bulan sekali

3. Sarana dan Prasarana Sosial-EkonomiBerdasarkan observasi yang telah dilakukan, sarana dan prasarana yang dimiliki oleh masyarakat Dusun Nglampu cukup memadai. Dari sarana dan prasarana yang ada, tim observasi memfokuskan pada beberapa hal, yaitu :

a. Sarana TransportasiBerdasarkan observasi yang dilakukan, masyarakat dusun Nglampu telah memiliki kendaraan pribadi seperti sepeda dan sepeda motor. Prasarana berupa jalan pada Dusun Nglampu belum terlalu baik, masih terdapat beberapa lubang serta belum semua area jalan diaspal. Dusun Nglampu juga tidak memiliki sarana transportasi umum yang dapat diakses oleh masyarakat setempat tetapi sebagian besar telah memiliki kendaraan pribadi.

b. Sarana IbadahBerdasarkan observasi yang telah dilakukan, sebagian besar masyarakat Dusun Nglampu memeluk agama Islam, dan sebagian memeluk agama Katolik. Terdapat sarana ibadah masjid bagi masyarakat yang memeluk agama islam dan gereja bagi yang memeluk agama katolik.

c. Sarana KesehatanBerdasarkan observasi yang telah dilakukan, Dusun Nglampu memiliki Puskesmas pembantu yang buka setiap hari senin, rabu, dan sabtu ; Posyandu yang diadakan setiap bulan.

d. Sarana PendidikanBerdasarkan observasi yang telah dilakukan, Dusun Nglampu terdapat sarana pendidikan berupa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta Sekolah Dasar (SD) tetapi tidak terdapat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

e. Sarana PerekonomianBerdasarkan observasi yang telah dilakukan, tidak terdapat pasar ataupun minimarket di Dusun Nglampu. Beberapa masyarakat memiliki warung klontong yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat setempat.

C. Analisis SWOTSebagai mahasiswa yang bergerak di bidang kesehatan khususnya farmasi maka sudah selayaknya tim KKN mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sebagai calon farmasis, hendaknya tim KKN mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dalam perkuliahan ke dalam masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Menurut hasil observasi yang telah dilakukan oleh tim KKN di Dusun Nglampu, bahwa masyarakat Dusun Nglampu sangat membutuhkan edukasi dibidang kesehatan dikarenakan sebagian besar masyarakat Dusun Nglampu hanya akan pergi periksa ke dokter apabila sakit yang mereka derita tidak bisa diatasi dengan cara alternatif. Selain itu masyarakat Dusun Nglampu juga sebagian besar merupak