Pre Planning Pertemuan Pokjakes II

6
PERTEMUAN II PRE PLANNING PERTEMUAN MUSYAWARAH KELOMPOK KERJA DI LINGKUNGAN MACCINI AYO KELURAHAN MACCINI BAJI KECAMATAN LAU KABUPATEN MAROS I. Latar Belakang Masalah kesehatan masyarakat di Indonesia pada umumnya disebabkan karena faktor ketidaktahuan dan ketidakmampuan masyarakat khususnya sebagai akibat tingginya beban tanggungan masyarakat saat ini terutama pada masyarakat kalangan ekonomi menengah ke bawah. Hal ini secara tidak langsung akan mengakibatkan menurunnya status kesehatan keluarga dan masyarakat yang akan mempengaruhi produktifitas individu, keluarga dan masyarakat. Daya beli dan tingkat pemenuhan kebutuhan hidup akan menurun, yang akan berdampak pula pada kemampuan memperoleh bahan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi, obat-obatan dan pelayanan kesehatan yang profesional dan nantinya akan mempengaruhi produktifitasnya. Oleh karena itu perlu dipikirkan suatu upaya-upaya yang diharapkan mampu membantu masyarakat melalui upaya pengorganisasian dan pengembangan masyarakat. Salah satu upaya yang dipikirkan melalui pembentukan kelompok kerja kesehatan (POKJAKES). Kelompok Kerja Kesehatan (POKJAKES) merupakan suatu kelompok kerja yang dibentuk oleh masyarakat yang anggota-anggotanya dari komponen yang ada di masyarakat dan berusaha untuk mengidentifikasi dan mengatasi 1

Transcript of Pre Planning Pertemuan Pokjakes II

Page 1: Pre Planning Pertemuan Pokjakes II

PERTEMUAN IIPRE PLANNING PERTEMUAN MUSYAWARAH KELOMPOK KERJA

DI LINGKUNGAN MACCINI AYO KELURAHAN MACCINI BAJIKECAMATAN LAU KABUPATEN MAROS

I. Latar Belakang

Masalah kesehatan masyarakat di Indonesia pada umumnya disebabkan

karena faktor ketidaktahuan dan ketidakmampuan masyarakat khususnya sebagai

akibat tingginya beban tanggungan masyarakat saat ini terutama pada masyarakat

kalangan ekonomi menengah ke bawah. Hal ini secara tidak langsung akan

mengakibatkan menurunnya status kesehatan keluarga dan masyarakat yang akan

mempengaruhi produktifitas individu, keluarga dan masyarakat. Daya beli dan

tingkat pemenuhan kebutuhan hidup akan menurun, yang akan berdampak pula pada

kemampuan memperoleh bahan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi, obat-obatan

dan pelayanan kesehatan yang profesional dan nantinya akan mempengaruhi

produktifitasnya. Oleh karena itu perlu dipikirkan suatu upaya-upaya yang diharapkan

mampu membantu masyarakat melalui upaya pengorganisasian dan pengembangan

masyarakat. Salah satu upaya yang dipikirkan melalui pembentukan kelompok kerja

kesehatan (POKJAKES).

Kelompok Kerja Kesehatan (POKJAKES) merupakan suatu kelompok kerja

yang dibentuk oleh masyarakat yang anggota-anggotanya dari komponen yang ada di

masyarakat dan berusaha untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan-

permasalahan yang terjadi di masyarakat. Pembentukan kelompok kerja ini berawal

dari pemahaman bahwa masyarakat bukan hanya sebagai obyek atau sasaran akan

tetapi juga sebagai subyek dari pembangunan termasuk pembangunan di sektor

kesehatan, disamping itu juga dipahami bahwa kerjasama melalui kelompok ini

mutlak diperlukan untuk memudahkan terlaksananya program-program kesehatan.

II. Tujuan Umum

`Kelompok Kerja Kesehatan (POKJAKES) Lingkungan Maccini Ayo dapat

merencanakan progam-program kesehatan berdasarkan prioritas pada musyawarah

kelompok kerja pada hari Jumat tanggal 18 Juli 2008 .

1

Page 2: Pre Planning Pertemuan Pokjakes II

III. Tujuan Khusus

Setelah dilakukan pertemuan diharapkan Kelompok Kerja Kesehatan Lingkungan

Maccini Ayo mampu:

1. Menentukan rencana kegiatan berdasarkan prioritas masalah

2. Menentukan jadwal pelaksanaan kegiatan berdasarkan prioritas masalah.

3. Menetapkan penanggung jawab kegiatan berdasarkan rencana kegiatan yang akan

dilaksanakan

IV. Sasaran dan Target

1. Sasaran

Pengurus Kelompok Kerja Kesehatan (POKJAKES) Lingkungan Maccini Ayo

Kelurahan Maccini Baji Kecamatan Lau Kabupaten Maros

2. Target

a. Ketua POKJAKES

b. Sekretaris POKJAKES

c. Bendahara POKJAKES

d. Anggota seksi Kesehatan Lingkungan

e. Anggota seksi Lansia

f. Anggota Seksi Ibu dan Anak (KIA)

V. Strategi Pelaksanaan

1. Metode

a. Curah pendapat dalam menentukan prioritas masalah kesehatan serta

alternatif pemecahan masalah kesehatan yang ada di Lingkungan Maccini

Ayo.

b. Melibatkan secara aktif peran serta kelompok kerja kesehatan dalam

pelaksanaan alternatif pemecahan masalah.

2. Kriteria Evaluasi

a. Evaluasi struktur

1) 50% dari undangan dapat menghadiri pertemuan

2) Acara berlangsung sesuai dengan waktu yang ditentukan/direncanakan

antara 1,5 – 2 jam

2

Page 3: Pre Planning Pertemuan Pokjakes II

3) Mahasiswa dapat menyiapkan alat – alat dan media sesuai dengan

yang diperlukan.

b. Evaluasi proses

1) 25% dari peserta yang hadir dapat berperan secara aktif

2) Selama acara berlangsung tidak ada penyimpangan dari tujuan yang

telah ditetapkan.

3) Selama acara berlangsung peserta tidak ada yang meninggalkan tempat

acara pertemuan.

c. Evaluasi hasil

1) Tersusunnya rencana kegiatan berdasarkan prioritas masalah

2) Terjadwalnya kegiatan yang akan dilaksanakan berdasarkan prioritas

masalah

3) Adanya penanggung jawab dari setiap kegiatan yang akan

dilaksanakan.

3. Waktu dan tempat

Kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Juli 2008, jam 19.30 Wita (ba’da isya)

bertempat di Masjid Al-Amin Barandasi Kel. Maccini ayo.

4. Media

White board, spidol.

5. Setting

Keterangan :

N : Notulen Ms : Wakil Mahasiswa

K : Ketua POKJAKES F : Fasilitator

M : Moderator O : Observer

A : Anggota POKJAKES KL : Koordinator Lingkungan

3

N

F

O

F

M MsK

A

KL

Page 4: Pre Planning Pertemuan Pokjakes II

6. Susunan acara

1) Pembukaan oleh Moderator ( Nurhidayah Natsir S.Kep )

2) - Sambutan Koordinator Kelompok

- Sambutan Ketua POKJAKES

3) Tanya jawab / diskusi dan curah pendapat tentang masalah penentuan

rencana kegiatan , jadwal dan penanggung jawab dipimpin oleh moderator

(Nurhidayat Natsir S.Kep).

4) Penutup oleh Moderator

7. Uraian tugas

a. Penanggung jawab (Muhammad. Yunus, S.Kep)

Bertanggung jawab terhadap kelangsungan acara perencanaan,

persiapan, pelaksanaan sampai evaluasi.

Mengkoordinasi pelaksanaan kegiatan.

b. Notulen (Sherti, S.Kep.)

Bertanggung jawab mendokumentasikan seluruh kegiatan atau

perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.

c. Moderator (Nurhidayah Natsir S.Kep)

Memandu acara diskusi / tanya jawab dan curah pendapat

d. Observer (Nurhaeni Baba, S.kep dan Selce S, S.kep)

Mengobservasi jalannya acara

Bila terjadi penyimpangan acara observer bertanggung jawab

mengingatkan moderator dan fasilitator.

Memberikan masukan dari kegiatan tersebut

Membuat catatan tentang hal-hal penting yang terjadi selama acara

berlangsung.

e. Fasilitator (Suhatman Hakim, S.Kep)

Bertanggung jawab membuat pemerataan diskusi, meningkatkan

partisipasi serta membantu dalam proses kelancaran diskusi.

4