PPDB TP 2013.2014

download PPDB TP 2013.2014

of 25

  • date post

    01-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    430
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PPDB TP 2013.2014

  • 1

    PEDOMAN

    PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) BAGI SATUAN PENDIDIKAN RA, MI, MTs DAN MA

    DILINGKUNGAN KANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI SUMATERA UTARA TP.2013/2014

    KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAM PROVINSI SUMATERA UTARA

    TAHUN PELAJARAN 2013/2014

  • 2

    KATA PENGANTAR

    Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan

    hidayah-Nya sehingga Pedoman PPDB baik untuk RA, MI, MTs maupun MA dilingkungan

    Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 dapat

    terwujud.

    Pembangunan nasional dalam bidang pendidikan sesuai dengan UU No. 20 tahun 2003

    bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan

    bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,

    mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

    Untuk mendukung tujuan tersebut, Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian

    Agama Provinsi Sumatera Utara telah banyak melakukan berbagai upaya, salah satunya

    memberikan bimbingan teknis tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dengan

    diterbitkannya Pedoman PPDB baik untuk RA, MI, MTs maupun MA diharapkan dapat dijadikan

    sebagai acuan untuk RA dan Madrasah pada saat PPDB dengan memberikan kesempatan

    pada setiap madrasah untuk menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

    Akhirnya kami sampaikan terima kasih atas kerjasamanya dengan harapan agar

    madrasah kita terus maju, bermutu dan berkualitas. Amin.

  • 3

    DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR..... 2

    DAFTARISI............ 3

    BAB I KETENTUAN UMUM .... 4

    BAB II TUJUAN, PRINSIP DAN AZAS ....... 6

    BAB III CALON PESERTA DIDIK ........ 7

    BAB IV PERSYARATAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU ..... 7

    BAB V DASAR SELEKSI, TATA CARA PENDAFTARAN, TEMPAT PENDAFTARAN,

    MATERI SELEKSI DAN JADWAL PENDAFTARAN....... 10

    BAB VI DAYA TAMPUNG DAN WAKTU BELAJAR........... 14

    BAB VII KEPANITIAAN DAN PEMBIAYAAN....... 15

    BAB VIII PENUTUP....... 15

    LAMPIRAN

    LAMPIRAN 1 SURAT PERNYATAAN CALON PESERTA DIDIK BARU

    LAMPIRAN 2 SURAT PERNYATAAN ORANG TUA/WALI

    LAMPIRAN 3 LAPORAN TENTANG PPDB MADRASAH NEGERI/SWASTA

    TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    LAMPIRAN 4 LAPORAN PANITIA PPDB TINGKAT RA/MI/MTs/MA TENTANG

    KASUS-KASUS SELAMA PPDB TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    LAMPIRAN 5 DATA PESERTA DIDIK KELAS I/VII/X TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    LAMPIRAN 6 DAFTAR PESERTA DIDIK YANG DITERIMA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    LAMPIRAN 7 RAUDATUL ATHFAL LAPORAN AWAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    LAMPIRAN 8 LAPORAN AWAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    PROSEDUR PPDB TP.2013/2014

  • 4

    BAB I KETENTUAN UMUM

    Pasal 1

    Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan:

    1. Kanwil adalah Kantor Kementerian Agama Provinsi;

    2. Kankemenag adalah Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten;

    3. Kepala Bidang Pendidkan Madrasah adalah Kepala Bidang Pendidkan Madrasah Kanwil

    Kementerian Agama Provinsi;

    4. Kasi Pendidikan Madrasah Kota /Kabupaten adalah Kepala Seksi Pendidikan Madrasah

    Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten;

    5. Kasi Pendidikan Islam Kota/ Kabupaten adalah Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor

    Kementerian Agama Kota/Kabupaten;

    6. Kasi Pendidikan dan Bimas Islam Kota/ Kabupaten adalah Kepala Seksi Pendidikan dan

    Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten;

    7. Madrasah adalah satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan agama

    Islam dan pendidikan umum yang berada dilingkungan/jajaran Kementerian Agama yang

    meliputi Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah

    Aliyah;

    8. Raudhatul Athfal yang selanjutnya disingkat RA adalah salah satu satuan pendidikan Anak

    Usia Dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan

    dengan kekhasan agama Islam bagi anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6

    (enam) tahun;

    9. Madrasah Ibtidaiyah yang selanjutnya disingkat MI adalah salah satu satuan pendidikan

    formal dalam binaan Kementerian Agama yang menyelenggarakan Pendidikan Umum

    dengan kekhasan Agama Islam pada jenjang Pendidikan Dasar;

    10. Madrasah Tsanawiyah yang selanjutnya disingkat MTs adalah salah satu bentuk satuan

    pendidikan formal dalam binaan Kementerian Agama yang menyelenggarakan pendidikan

    umum dengan kekhasan Agama Islam pada jenjang Pendidikan Dasar sebagai lanjutan

    dari MI, SD atau yang sederajat;

    11. Madrasah Aliyah yang selanjutnya disingkat MA adalah salah satu satuan pendidikan

    formal dalam binaan Kementerian Agama yang menyelenggarakan Pendidikan Umum

    dengan kekhasan Agama Islam pada jenjang Pendidikan Menengah sebagai lanjutan dari

    MTs, SMP atau yang sederajat;

    12. Madrasah Standar Nasional (MSN) adalah Madrasah yang penyelenggaraannya disiapkan

    sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan;

    13. Peserta Didik adalah peserta didik pada Tingkat Satuan Pendidkan RA, MI, MTs dan MA;

  • 5

    14. Calon Peserta Didik adalah mereka yang masih berusia sekolah dan belum menikah;

    15. Madrasah daerah perbatasan adalah madrasah yang berlokasi di wilayah perbatasan baik

    dengan wilayah maupun negara lain;

    16. Madrasah Luar Provinsi adalah madrasah di luar daerah Provinsi yang menerima

    Pendaftaran Peserta Didik Baru;

    17. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah Proses Penerimaan Peserta Didik Baru di

    awal tahun pelajaran yang dilaksanakan oleh madrasah dengan mempertimbangkan rasio

    daya tampung, kondisi, fasilitas, jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang ada

    dimasing-masing satuan pendidikan pada madrasah;

    18. Peserta Didik Baru adalah peserta didik yang mendaftarkan dirinya pada Raudhatul Athfal,

    Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah;

    19. Daya tampung adalah jumlah lokal/ruang belajar yang tersedia pada suatu Madrasah yang

    dipersiapkan untuk peserta didik baru dengan mempertimbangkan rasio kelas;

    20. Rasio kelas adalah perbandingan antara ruang balajar dengan jumlah peserta didik dalam

    kelas itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kelayakan pada interaksi belajar

    mengajar;

    21. Seleksi adalah penyaringan calon peserta didik baru berdasarkan aturan yang telah

    ditetapkan;

    22. Kartu Hasil Seleksi (KHS) adalah kartu yang menyatakan bahwa calon peserta didik

    diterima atau tidak diterima berdasarkan hasil seleksi di madrasah tersebut;

    23. Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional selanjutnya di sebut SKHUN adalah Daftar Nilai

    Ujian Nasional yang diberikan kepada peserta didik setelah mengikuti ujian seluruh mata

    pelajaran yang di ujikan;

    24. Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) adalah surat pernyataan resmi dan sah yang

    menerangkan bahwa peserta didik telah tamat belajar pada satuan pendidikan madrasah

    tertentu;

    25. Ijazah adalah dokumen resmi yang di terbitkan oleh Kementerian Agama sebagai bukti

    yang menyatakan bahwa peserta didik telah lulus dari satuan pendidikan;

    26. Surat Keterangan Yang Berpenghargaan Sama (SKYBS) adalah surat pernyataan resmi

    dan sah yang berpenghargaan sama dengan STTB/Ijazah;

    27. Orang tua/wali calon peserta didik adalah seseorang yang menjadi penanggung jawab

    langsung calon peserta didik yang dibuktikan dengan surat keterangan yang sah dari Lurah

    atau instansi lain yang berwenang.

  • 6

    BAB II

    TUJUAN, PRINSIP DAN AZAS

    Bagian Kesatu Tujuan Pasal 2

    Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bertujuan memberikan layanan bagi anak usia

    madrasah/lulusan RA/TK, MI/SD, MTs/SMP dan MA/SMA atau yang sederajat untuk memasuki

    satuan pendidikan yang lebih tinggi secara tertib, terarah dan benar.

    Bagian Kedua Prinsip Pasal 3

    (1) Semua anak usia sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan

    pada satuan pendidikan.

    (2) Pada dasarnya tidak ada penolakan Peserta Didik Baru (PPDB), bagi yang memenuhi

    syarat kecuali jika daya tampung di RA atau madrasah yang bersangkutan tidak mencukupi

    dan ketentuan waktu proses PPDB telah berakhir.

    (3) Sejak awal pendaftaran calon peserta didik dapat menentukan pilihannya, ke RA atau pada

    madrasah negeri atau swasta.

    Bagian Ketiga Azas

    Pasal 4

    (1) Objektif, artinya bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru, maupun pindahan harus

    memenuhi ketentuan umum yang telah ditetapkan;

    (2) Transparan, artinya Penerimaan Peserta Didik Baru bersifat terbuka dan dapat diketahui

    oleh masyarakat termasuk orang tua peserta didik, untuk menghindari penyimpangan-

    penyimpangan yang mungkin terjadi;

    (3) Akuntabel, artinya Penerimaan Peserta Didik Baru dapat dipertanggungjawabkan baik

    prosedur maupun hasilnya;

    (4) Tidak diskriminatif, artinya Penerimaan Peserta Didik Baru RA, MI, MTs dan MA tanpa

    membedakan suku, golongan, kaya atau miskin;

    (5) Kompetitif, artinya Penerimaan Peserta Didik Baru dilakukan melalui seleksi berdasarkan

    kompetensi yang disyaratkan oleh satuan pendidikan tertentu.

  • 7

    BAB III CALON PESERTA DIDIK

    Pasal 5 Calon Peserta Didik

    Calon Peserta Didik tingkat satuan pendidikan RA, MI, MTs dan MA Negeri dan Swasta adalah

    mereka yang memenuhi persyaratan.

    Pasal 6 Calon Peserta Didik yang berasal dari Madr