Pkh perempuan

of 17 /17
Kebijakan Program Pendidikan Kecakapan Hidup Tahun 2015 DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KEAKSARAAN DAN KESETARAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Embed Size (px)

Transcript of Pkh perempuan

PowerPoint Presentation

Kebijakan ProgramPendidikan Kecakapan Hidup Tahun 2015DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KEAKSARAAN DAN KESETARAANDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKATKEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

1

Perubahan Struktur Organisasi (Nomenklatur) Ditjen PAUDNI menjadi Ditjen PAUD dan DikmasDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFROMAL, DAN INFORMAL1SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL2DIREKTORAT PEMBINAAN PAUD3DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN PELATIHAN4DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN MASYARAKAT5DIREKTORAT PEMBINAAN TENAGA PENDIDIK DAN TENDIK

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT 1SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL2DIREKTORAT PEMBINAAN PAUD3DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN PELATIHAN4DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KEAKSARAAN DAN KESETARAAN5DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KELUARGA

Perpres Nomor 24 Tahun 2010Permendikbud No. 1 Tahun 2012Perpres Nomor 14 Tahun 2015Permendikbud No. 11 Tahun 2015

Struktur Organisasi Dit. Bindiktara3Lama: Dir Pembinaan Pendidikan MasyarakatBaru : Dir Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan KesetaraanErman SyamsuddinL: Subdit Program & EvaluasiB: Subdit Program & EvaluasiPahala SimanjuntakL: Subdit Pembelajaran & Peserta didikB: Subdit Keaksaraan dan peningkatan minat bacaIda KosasihL: Subdit Sarana & PrasaranaB: Subdit Kesetaraan dan Pend BerkelanjutanMuh. NgasmawiL: Subdit kelembagaan dan KemitraanB: Subdit Kelembagaan, Peserta Didik dan KemitraanPalupi RaraswatiL : Kasi ProgramB : Kasi Program Kurniati RestuningsihL : Kasi EvaluasiB : Kasi Evaluasi Narsoyo 6 PNS, 4 Non PNS 4 PNS, 3 Non PNSL : Kasi PembelajaranB : Kasi Keaksaraan M. KatarinaL : Kasi peserta didikB : Kasi minat baca Toto Argo 4 PNS, 4 Non PNS 6 PNS, 4 NON PNSL : Kasi SaranaB : Kasi kesetaraan Bambang WindokoL : Kasi prasaranaB : Kasi Pendidikan Berkelanjutan Toni Simbolon 4 PNS , 3 NON PNS 4 PNS , 2 Non PNSL : Kasi KelembagaanB : Kasi Kelembagaan & Peserta Didik Hari Tri nurawanL : Kasi kemitraanB : Kasi kemitraan - 4 PNS , 3 Non PNS 5 PNS , 3 Non PNSPejabat yang ada masih menggunakan pejabat lama yang belum ditetapkan kembaliTata Usaha : Triana Januari18 PNS, 14 Non PNS

TUNTUTAN DAN TANTANGAN INTERNASIONAL MENGHADAPI KERJASAMA GLOBAL202020102011

C - AFTA

CINA- ASEAN

WTOWTO

+130 COUNTRIES

I-AFTA

INDIA-ASEAN

AEC

AE-COMMUNITY 2015

Economic CommunityMASYARAKAT EKONOMI ASEAN 2015Political Security CommunitySocio Culture CommunityDAMPAK POSITIFDAMPAK NEGATIFPerluasan pasar bagi produk dan jasa IndonesiaMasuknya produk dan jasa luar negeri/ASEAN ke IndonesiaTerbukanya lapangan kerja bagi tenaga kerja terampil IndonesiaMasuknya tenaga kerja terampil LN/ ASEAN ke Indonesia, bersaing dengan tenaga kerja lokalEmigrasi tenaga kerja terampil berkualitas dari Indonesia ke negara-negara ASEAN/LN

5

DATA UMUM TERKAIT DENGAN PAUD DAN DIKMAS

Data Anak usia sekolah tidak sekolah : 4.406.858 Jiwa (TNP2K, 2014)Terdapat 32 juta anak usia dini yang terlayani program PAUD masih kurang dari 65%Data pengangguran : 7.150.000 (TNP2K, 2014)Data Penduduk : 237.641.326 jiwa (BPS, 2014)Data Penduduk Miskin : 27.727.780 jiwa (TNP2K, 2014)Data Penduduk Buta Aksara: 6.165.406 jiwa (3,86%) (PDSP, 2013)

DATA SASARAN

PENDIDIKAN NONFORMALPASAL 26 UU NO 20 TAHUN 2003(3) Pendidikan nonformal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik

(4) Satuan pendidikan nonformal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan majelis taklim serta satuan pendidikan sejenis.

REGULASI RUJUKAN

AREA TUGAS PEMBINAAN DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN MASYARAKAT1. PROGRAM1.a. Keaksaraan1.b. Kesetaraan 1.c. PKH Perempuan1.d. PUG1.e. PTPPO1.f. Peningkatan minat baca2. SATUAN PENDIDIKAN2.a. PKBM2.b. SKB (Masih UPTD)2.c. Rumah Pintar2.d. Kelompok Belajar2.e. Satuan Pendidikan Sejenis

PETA JUMLAH BUTA AKSARA, PKBM, TBM, RUMAH PINTAR, BPKB dan SKBBERDASARKAN KORIDOR EKONOMI

JUMLAH BUTA AKSARA: 875.980 orangPKBM: 1539 unitTBM: 894 unitRUMPIN: 48 unitBPKB: 7 unitSKB: 115 unitKoridor SumateraJUMLAH BUTA AKSARA: 3.941.883 orangPKBM: 2718 unitTBM: 3025 unitRUMPIN: 206 unitBPKB: 3 unitSKB: 99 unitKoridor JawaJUMLAH BUTA AKSARA: 394.542 orangPKBM: 583 unitTBM: 439 unitRUMPIN: 28 unitBPKB: 4 unitSKB : 42 unitKoridor KalimantanJUMLAH BUTA AKSARA: 875.537 orangPKBM: 486 unitTBM: 560 unitRUMPIN: 14 unitBPKB: 3 unitSKB: 29 unitKoridor BaliNTB-NTTJUMLAH BUTA AKSARA: 712.924 orangPKBM: 189 unitTBM: 211 unitRUMPIN: 30 unitBPKB: 3 unitSKB: 29 unitKoridor Papua - MalukuJUMLAH BUTA AKSARA: 746.476 orangPKBM: 1039 unitTBM: 832 unitRUMPIN: 34 unitBPKB: 6 unitSKB: 81 unitKoridor Sulawesi123456Sumber: BPS & Direktori Bindiktara, 2013

Bantuan yang ada di Bindiktara 2015NoJenisSasaranJumlahBentuk bantuan1Keaksaraan dasarWarga buta huruf400.000/orangBansos2KUMWarga melek aksara500.000/orangBansos3Paket AWB paket A970.000/ORANGBansos4Paket BWB Paket B1.400.000/ORANGBansos pusat dan dekonsentrasi 5Paket CWB paket CWB Paket C Vokasi1.700.000/org2.000.000/orgBansos 6PIPAnak usia 6-21 th yg masih mengikuti paket A, B dan CWB Paket A; 600.000/org/thWB Paket B, 750.000/org/thWB Paket C, 1.000.000/org/thRekening virtual warga belajar7Bantuan sarpras untuk satuan pendidikanSKBPKBMRumah PintarRp 500 juta /SKB, Rp 50 jt/SKBRp 50 juta/PKBMRp 50 juta/RumpinBarangSedang dibahas dalam bentuk bansos8PKH PerempuanWanita marginalRp 1.000.000/orangBansos9Bantuan bagi TBMTBMRp 30-50 jt/TBMBarang dan sedang dibahas dalam bentuk bansos

DATA BANTUAN

PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP PEREMPUAN(PKH PEREMPUAN)

8/13/201511

PengertianIkhtiar memberdayakan perempuan marjinal (kurang beruntung, mengalami masalah/resiko sosial) melalui pendidikan.

Menggali dan mengembangkan seoptimal mungkin 4 aspek kecakapan: (i) personal, (ii) sosial, (iii) intelektual, dan (iv) vokasional.

Hasil yang diharapkan: perubahan perilaku (meningkatnya pengetahuan, kerampilan, dan sikap diri). Selanjutnya mampu menolong dirinya sendiri untuk lebih berdaya dan keluar dari kondisi kemarjinalannya menuju kualitas kehidupan dan tingkat kesejahteraan hidup yang lebih tinggi.

Meningkatkan kualitas kecakapan personal, sosial, keterampilan vokasional, dan intelektual melalui peningkatan kemampuan keberaksaraan;Mengurangi/menghilangkan potensi dampak resiko sosial kelompok melalui keterampilan vokasional sebagai sarana meningkatkan pendapatan berbasis usaha mandiri atau berkelompok;Memfasilitasi terciptanya situasi yang konduksif sehingga dapat keluar dari kondisi marjinal menuju kehidupan yang lebih bermartabat;Membangun mental mandiri dan wirausaha untuk pemberdayaan, harkat dan martabat perempuan marjinal.Tujuan

Sasaran: perempuan dewasa marjinalIndikator marjinal: -berpendidikan rendah (keaksaraan rendah, putus SD, tamat SD (setara), tidak tamat SMP (setara), tamat SMP (setara), tidak tamat SMA (setara);-Usia: 18 45 tahun-Pekerjaan: Tidak memiliki pekerjaan tetap dan penghasilan yang tidak pasti (PRT, IRT, buruh migran, korban perdagangan manusia, buruh tidak tetap, dsb)-Ekonomi: miskin-Geografi: perdesaaan/perkotaan, terpencil, terisolir, terluar, terdepan, tertinggal;Peserta Didik

LembagaKelompok Belajar, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Majelis Talim, Rumah Pintar, Lembaga Kursus dan Pelatihan, Tim Penggerak PKK, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPP), Perguruan Tinggi Swasta, Pusat Studi pada Perguruan Tinggi Swasta yang membidangi Gender dan/atau Perempuan, Organisasi sosial dan kemasyarakatan, organisasi keagamaan, lembaga swadaya masyarakat, perkumpulanpersyarikatan, atau sejenis.

Persyaratan AdministrasiSekretariat/kantor lembaga, Izin operasional, rekomendasi disdik kab./kota/provinsi, rekening bank aktif atas nama lembaga, NPWP lembaga, pengurus lembaga, struktur organisasi, keterangan izin domisili dari kepala kelurahan/kepala desa, menandatangani pakta integritas, menyediakan kebutuhan tempat pembelajaran PKH.

Persyaratan TeknisMemiliki calon peserta didik; menyediakan pendidik/tutor/narasumber, memiliki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), menyediakan sarana pendukungPenyelenggara

Memiliki perilaku dan etika yang mencerminkan sikap orang beriman, bertanggung jawab, dan berinteraksi dengan lingkungan kerja, masyarakat dalam kehidupan sehari-hari;Mampu mengenal dan mengembangkan potensi diri dalam rangka aktualisasi diri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari;Memiliki keterampilan vokasional yang dibutuhkan dalam meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat;Mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemberdayaan bagi masyarakat secara umum dan bagi perempuan secara khusus;HASIL BELAJAR YANG DIHARAPKAN