Persentasi clara

download Persentasi clara

of 30

  • date post

    06-Jul-2015
  • Category

    Education

  • view

    83
  • download

    1

Embed Size (px)

description

tugas

Transcript of Persentasi clara

  • 1. OLEH: DEBBIE CLARA NIM : PO7539010004

2. BAB 1 PENDAHULUAN Sebagian besar dari tumbuhan tersebut berkhasiat sebagai obat yang dapat menyembuhkan penyakit. Jeruk nipis merupakan salah satu jenis tumbuhan yang sering digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Masyarakat biasa mengunakannya untuk: demam batuk, hipertensi, dan menurunkan berat badan. 3. BAB II Tinjauan pustaka Sistematika Tumbuhan Divisio : Spermatophyta Sub divisto : Plantae Kelas : Dicotyledoneae Ordo : Rutales Familia : Rutaceae Genus : Citrus Spesies : Citrus aurantifolia Swingle 4. Morfologi Tumbuhan Pohon kecil yang banyak bercabang, tinggi 1,5-3 meter, batang pohon berkayu keras sedang permukaan kulit luarnya bewarna tua dan kusam, berduri yang panjangnya 0,3-1,2 cm. Tangkai daun kearah ujung kadang-kadang bersayap sedikit, sayap beringgit melekuk kedalam. Jeruk nipis tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut. Tumbuhan ini menyukai tempat terbuka dan sirkulasi udara yang baik. Helaian daun bulat telur elips atau bulat telur memanjang, dengan pangkal bulat dan ujung tumpul, tepi beringgit, panjang 2,5-9 cm. Bunga bewarna putih dan harum. Buah berbentuk bola, diameter 3,5-5 cm, saat masih muda bewarna hijau saat tua bewarna kekuningan, rasanya asam (Kumar wijaya 2006) 5. Zat-Zat yang Dikandung dan Kegunaannya Buah jeruk nipis mengandung asam nitrat, minyak atsiri citral, limonen, linalin asetat, geranii asetat, asam malat, asam tartarat, pektin, vitamin B1, vitamin C, kateium, fosfor, zat besi, fellandren, hesperidin, isohesperidin, naringin. 6. Demam Demam adalah suatu keadaan dimana suhu tubuh berada pada derajat yang tebih tinggi dari normal. Suhu badan diatur oleh keseimbangan antara produksi dan hilangnya panas. Hal ini terjadi karena pusat pengaturan panas atau alat pengatur suhu tubuh yang ada di hipotalamus mengalami gangguan. Peningkatan suhu tubuh pada keadaan demam diawali dengan dilepaskannya pirogen endogen yang memacu pelepasan prostaglandin lokal yang berlebih. Bahanbahan bakteri dan virus dapat menyebabkan demam yang disebut juga demam pirogen endogen. 7. AntipiretikAntipiretikadalah obat atau zat-zat yang dapat menurunkan suhu tubuh pada keadaandemam. Antipiretik akan mencegah terjadinya peningkatan suhu tubuh sebagai respon terhadap pirogen endogen dan mikroba (Drs tan hoan tjang & Drs kirana raharja edisi IV). 8. Paracetamol Paracetamol bekerja menurunkan suhu dipusat pengatur suhu di hipotalamus dengan menghambat enzim siklo-oksigenase yang berperan pada sintesis prostaglandin yang merupakan media terpenting untuk menginduksi demam, sehingga keseimbangan hipotalamus tidak terganggu dan suhu tubuh dapat dipertahankan yang disertai dengan pengeluaran keringat. 9. 2,4-dinitrofenolMemacu pelepasan prostaglandin,dengan dilepaskannya prostaglandin yang berlebihan akan mengganggu keseimbangan pusat pengatur suhu di hipotalamus sehtngga suhu tubuh meningkat dan terjadilah demam ( Farmakope Indonesia ed III ). 10. Hewan percobaan Dalam penelitian ini penulis menggunakan merpati sebagai hewan percobaan karena merpati masih tahan hidup pada suhu 42 C (Arie soesono 2005). 11. Kerangka konsep Bebas Perasan buah jeruk nipis ( 5%,10%,20%)ParacetamolTerikat S U H U S E B E L U MORAL M E R P A T IS U H U S E S U D A H 12. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Jenis dan Desain Penelitian Jenis dan desain penelitian ini adalah penelitian experimental dengan desain rancangan pretest-protest dengan kelompok kontrol (pretest posttest whit control group) dalam rancangan ini dilakukan pretest (01) pada kedua kelompok experimen dan kontrol dan di ikuti konsentrasi pada kelompok experiment setelah beberapa waktu di lakukan posttest (02) pada kedua kelompok tersebut (Notoadmodjo 2010) 13. ..... Dimana di dalam penelitian ini dilakukan pengukuran suhu merpati sebelum diberi perlakuan (perasan jeruk nipis dan paracetamol) kemudian setelah di beri perlakuan (perasan jeruk nipis dan paracetamol) setelah itu kemabil di ukur suhu merpati dan kemudian hasil nya di bandingkan. 14. Lokasi dan waktu penelitian Penelitian ini dilakukan di laboratorium farmakologi politeknik kesehatan kemenkes medan. Waktu penelitian ini dilakukan selama 2 minggu ( pertengahan Juli sampai akhir Juli. 15. Populasi dan sampel Populasi pada penelitian ini adalah buah jeruk nipis yang di ambil dari kawasan pajak sore padang bulan Pada peneliian ini di gunakan adalah 5 buah daging jeruk nipis segar yang berasal dai tanaman jeruk nipis. 16. Jenis dan cara pengolahan data Data pada penelitian ini adalah data primer yaitu suhu tubuh merpati. Data yang di peroleh dengan cara mengukur suhu tubuh merpati sebelum dan sesudah di beri perasan jeruk nipis dengan mengunakan termometer rectal. 17. Alat dan Bahan Alat 1. 2. 3.4. 5. 6. 7.8.Beaker glass 50ml Gelas ukur 10ml Jarum suntik 1ml & 2,5ml Pengukur waktu Selang kecil (sonde) Termometer rectal Timbangan hewan Tissue dan kain lapBahan 1. 2. 3. 4. 5.Perasan jeruk nipis ( 10%,20%,30%) Sirup paracetamol 120mg/5ml 2,4dinitrofenol Aquadest Parafin liquidum 18. Pembuatan sediaan 5 buah jeruk nipis segar di peras tanpa mengunakan air lalu dibuat konsentrasi (10%,20%,30%). Konsentrasi 10% : pipet 5ml air buah jeruk nipis lalu ad kan dengan aquadest sebanyak 50ml. Konsentrasi 20% : pipet 10ml air buah jeruk nipis lalu ad kan dengan aquadest sebanyak 50ml. Konsentrasi 30% : pipet 15ml air buah jeruk nipis ad kan dengan aquadest sebanyak 50ml. 19. Prosedur kerja Merpati yang akan digunakan ditimbang dan dicatat beratnya masing-masing Ialu diberi kode 2. Hitung dosis demam 2,4-DNF sesuai dengan berat badan merpati, dosis sirup parasetamol, perasan buah jeruk nipis 10%,20%,30%. 3. Ukur temperatur masing-masing merpati sebanyak 3x dengan selang waktu 5 menit sekali, tentukan temperatur rata-rata 1. 20. ..... SeIuruh merpati disuntik secara IM dengan 2,4-DNF pada daerah dada dengan dosis sesuai berat badan 2. Amati dan catat perubahan temperatur merpati setiap 5 menit sekali, selama 15 menit. 3. Setelah 20 menit : Merpati 1, 2, dan 3 diberi perasan jeruk nipis 10% dengan dosis yang sesuai berat badan secara oral (Kel I) 1. 21. ..... Merpati 4, 5, dan 6 diberi perasan jeruk nipis 20%dengan dosis yang sesuai berat badan secara oral (Kel II) Merpati 7, 8, dan 9 diberi perasan jeruk nipis 30% dengan dosis yang sesuai berat badan secara oral (Kel III) Merpati 10, 11, dan 12 diberi paracetamol dengan dosis yang sesuai berat badan secara oral (Kel IV) 22. ..... Merpati 13,14, dan 15 diberi aquadest dengan dosis 1%yang sesuai berat badan secara oral (Kel V). Amati dan catat perubahan temperatur merpati pada menit ke - 10, menit ke 20 dan seterusnya setiap 10 menit sekali sampai menit ke -180. 23. Dosis 2,4dinitrofenolParacetamolDosis/100g X BB Dosis sirup parasetamolKonsentrasi obatuntuk merpati 250g 250 g / 200 g x 12,6 mg= 15,75 mg Volume sirup parasetamol yang diberikan 15,75 mg / 120 mg x 5 ml = 0,65 ml 24. Dosis Jeruk nipisAquadest8 ml/kg BB = 8ml/1000 g BB Konsentrasi 10% = 5ml/kgBB Konsentrasi 20% = 10ml/kgBB Konsentrasi 30% = 15ml/kgBB Contoh perhitungan Volume perasan jeruk nipis konsentrasti 10% Untuk merpati dengan berat badan 260 g. 5 ml/1000g x 260 g = 1,3 ml1% x BB Contoh perhitungan volume aquadest untuk merpati dengan berat badan 240 g Maka volume aquadest yang diambil adalah 1/100 x 240 g = 2,4 ml. 25. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN VOLUME SIRUP PARACETAMOL DOSIS 63mg/kgBBM1 (202) = 0,53ml M2 (230) = 0,60ml M3 (216) = 0,64ml VOLUME PERASAN JERUK NIPIS 10% M4 (245) = 1,2ml M5 (250) = 1,25ml M6 (234) = 1,17ml 26. ..... VOLUME PERASAN JERUK NIPIS 20%M7 (215) = 2,15ml M8 (237) = 2,37ml M9 (233) = 2,33ml VOLUME PERASAN JERUK NIPIS 30% M10 (247) = 3,25ml M11 (250) = 3,75ml M12 (207) = 3,1ml 27. PEMBAHASAN Dari hasil penelitian daya kerja antipiretik Paracetamol, Perasan Buah Jeruk Nipis (10%, 20%, 30%,) dan aquadest di peroleh hasil sebagai berikut: Pemberian paracetamol pada merpati 1,2,3 dapat menurunkan suhu tubuh merpati hingga normal (38,7 oC) pada menit ke 90. Pemberian perasan jeruk nipis 10% pada merpati 4,5,6 dapat menurunkan suhu tubuh merpati hingga normal ( 38,9 0C) pada menit ke 130. Pemberian perasan jeruk nipis 20% pada merpati 7,8,9 dapat menurunkan suhu tubuh merpati hingga normal ( 38,7 0C) pada menit ke 120. 28. ..... Pemberian perasan jeruk nipis 30% pada merpati 10,11,12 dapat menurunkan suhu tubuh merpati hingga normal ( 38,8 0C) pada menit ke 100. Pembeian aquadest tidak mengakibatkanpenurunan suhu tubuh hingga ke 180. 29. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Waktu yang diperlukan untuk menurunkan suhu tubuh hingga normal pada merpati demam ole pemberian perasan buah jeruk nipis 30% hampir sama dengan sirup paracetamol . Perasan buah jeruk nipis 30% mempunyai efek yang optimal dalam menurunkan suhu tubuh merpati. Semakin tinggi konsentrasi perasan buah jeruk nipis maka semakit kuat efek antipiretik nya yang diberikan . 30. SARAN Disarankan kepada masyarakat agar memanfaatkanserta membudidayakan tumbuhan jeruk nipis sebagai tanaman berkhasiat obat. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti khasiat lain dari perasan buah jeruk nipis.