Peng Kep Indeks Kinerja-kom

Click here to load reader

  • date post

    22-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    222
  • download

    0

Embed Size (px)

description

SPK

Transcript of Peng Kep Indeks Kinerja-kom

  • *PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS INDEKS [email protected] Prof. Dr. Ir. Marimin, M.Sc.

  • *TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSANFungsi Manajemen PerencanaanStaffingPengorganisasianPelaksanaanMonitoringEvaluasiHirarki Sifat DirectifStrategisTaktisOperasional CaraDengan IntuisiDengan Analisa Keputusan

  • *Senang Sedih

  • *Tidak PastiKompleksDinamisPersainganTerbatasPilihanInformasiPreferensiKeputs.Hasil KecerdasanPersepsiFalsafahBingung cemasBerfikirRasa tidak EnakBertindakPuji CelaLINGKUNGANREAKSIGambar : Pengambilan Keputusan dengan Analisa KeputusanAlternatif2

    Penetapan kemungkinanStruktur Model

    Penetapan NilaiPreferensi WaktuPreferensi RisikoLogikaSenang SedihANALISA KEPUTUSAN (Normatif)Sensitifitas nilai informasiPandangan ke dalam

  • *MCDM SEBAGAI SALAH SATU MODEL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSANTujuan yang akan dicapai Masalah yang akan diselesaikanAlternatives alat/rencana/Pengambil KeputusanKriteria Kinerja

  • *KOMPONEN KEPUTUSANAlternatif KeputusanKriteria KeputusanBobot KriteriaModel PenilaianModel PenghitunganTipe Pengambil Keputusan

  • **MODEL PENILAIAN1. Menggunakan Nilai Numerik (Nyata) Kriteria dan atau alat ukurnya jelas (obyektif)

    Sebagai misal Suhu Ruang (termometer)Tinggi BadanBerat BadanHasil perhitungan dengan rumus yang jelas:BCRIRRNPV

  • **MODEL PENILAIANMenggunakan Skala Ordinal Kriteria kompleks melibatkan presepsi (subyektif) Jumlah skala 3; 5; 7 (disarankan ganjil)

    Sebagai misal Rasa TEH (5 Skala)1. Sangat tidak enak 4. Enak2. Tidak Enak 5. Sangat enak3. Cukup EnakStabilitas politik (3 Skala) . 1. Kurang Stabil 3. Sangat Stabil . 2. Stabil

  • **MODEL PENILAIAN3. Menggunakan Nilai Perbandingan BerpasanganMisal pada AHP : 1 : A dan B sama penting 7 : A sangat nyata lebih penting dari B3 : A sedikit lebih penting dari B9 : A pasti lebih penting dari B5 : A jelas lebih penting dari BPembacaan Lain: 3: A tiga kali lebih penting dari B 5: A lima kali lebih penting dari B

  • **Model Penilaian Fuzzy (trapezoidal) usia penduduk

  • *Contoh Kasus = Fokus = Pemilihan media iklan yang sesuai Alternatif = 1. Radio2. Televisi3. Surat Kabar Kreteria = 1. Jangkauan2. Efektifitas Pesan3. Biaya Metode Penilaian = ordinal1. Sangat Kurang2. Kurang3. Biasa4. Bagus5. Sangat Bagus

  • **Latihan Model PenilaianBerikan contoh kasus penerapan metode penilaian dengan: Terukur Jelas Skala Ordinal Perbandingan berpasangan Preferensi Fuzzy

  • *PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS INDEKS KINERJAMETODE BAYESMETODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE)COMPOSIT PERFORMANCE INDEX (CPI)

  • *MATRIK KEPUTUSAN :MODEL PENGHITUNGAN3. Composite Performance Indeks (CPI)

    ALT.KRITERIANILAIALT. KEP.RANGKINGALT. KEP.K1K2..KnALT1V11V12..V1nNk1ALT2V21V22..V2nNk2ALT3:::ALTmVm1Vm2..VmnNkmBOBOTB1B2..Bn

  • * Matrik Keputusan

    AlternatifKriteriaNilai KeputusanJangkauanEff.BiayaBayesMPE1. Radio4432. Televisi4523. Surat Kabar434BobotBayes0.30.40.3MPE343

  • *Evaluating Hardware and SoftwareHardware Evaluation FactorsPerformanceCostReliabilityCompatibilityTechnologyConnectivityScalabilitySupportSoftwareSoftware Evaluation FactorsQualityFlexibilitySecurityConnectivityLanguageDocumentationHardwareEfficiency

  • *A. METODE BAYESMerupakan teknik yang digunakan untuk melakukan analisis dalam pengambilan keputusan terbaik dari sejumlah alternatif Cocok untuk penilaian langsung dan seragam. Persamaan Bayes mTotal Nilai i = Nilai ij (Kritj) j = 1dimana: Total Nilai i= total nilai akhir dari alternatif ke-iNilai ij= nilai dari alternatif ke-i pada kriteria ke-jKrit j= tingkat kepentingan (bobot) kriteria ke-ji= 1,2,3,n; n = jumlah alternatifj= 1,2,3,m; m = jumlah kriteria Informasi awal tentang nilai peluang ini disebut distribusi prior, sedangkan nilai peluang yang sedang diperbaiki dengan informasi tambahan disebut peluang posterior.

  • *Pengambilan keputusan merupakan suatu pemilihan aksi a dari sekelompok aksi yang mungkin (A). Nilai kinerja dari setiap aksi a dan status situasi digambarkan dengan menggunakan pay off matrix Tabel : Pay off matrix Kriteria Bayes

    a12...na1XX...a2XX.....................am.....

  • *= status situasi yang dapat berupa kondisi, kriteria seleksi atau persyaratan pemilihana= dapat berupa aksi, strategi atau pilihanx= nilai penampakan dari setiap aksi dan status situasi Apabila satuan dari x tidak sama, matriks harus diubah ke dalam bentuk CPI (Composit Performance Index), dibahas pada point C.caranya dengan menentukan nilai minimum pada setiap lajur (setiap status situasi), dan menetapkan nilai minimum tersebut = seratus. Dimana:

  • *Contoh Aplikasi BayesPenentuan media iklan yang sesuai dari produk baru suatu industriProsedur Bayes digunakan untuk menentukan rekapitulasi hasil penilaian kesesuaian media iklan yang telah dilakukan oleh pakar Informasi awal ini akan diubah harga harapan (HH) menjadi informasi yang dapat dipercaya Rumus harga harapan untuk merekapitulasi nilai hasil survey pakar adalah sebagai berikut: mHH (ai) = Pij.P(j); dengan i = 1,2,3,n j=1

  • *Tabel: Matrik keputusan penilaian media iklan yang sesuai dengan Teknik BayesNilai (Radio) = 4(0.3) + 4(0.4) + 3(0.3) = 3.7Nilai alternatif 1,2, dan 3 adalah3,7; 3,8; dan 3,6 sehingga didapat alternatif yang terurut dari yang terbaik adalah alternatif 2, 1, dan 3.

    AlternatifKriteriaNilaiAlternatifPeringkatJangkauanEfektvitasBiaya1. Radio 4433.722. Televisi4523.813. Surat Kabar 4343.63Bobot Kriteria0.30.40.3

  • *Tabel: Matrik keputusan penilaian pemilihan Software Komputer yang sesuai dengan Teknik BayesNilai (Alt-1) = Nilai alternatif 1,2, dan 3 adalah

    AlternatifKriteriaNilaiAlternatifPeringkat

    Bobot Kriteria

  • *B. METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE) Merupakan salah satu metode untuk menentukan urutan prioritas alternatif keputusan dengan kriteria jamak Teknik ini cocok untuk penilaian dengan skala ordinalHasil MPE akan lebih kontras dari pada hasil Bayes. Prosedur MPE Formulasi perhitungan skor untuk setiap alternatif dalam metoda perbandingan eksponensial adalah: mTotal nilai (TNi) = (RK ij)TKK j j=1

  • *dengan :TNi= Total nilai alternatif ke -iRK ij = derajat kepentingan relatif kriteria ke-j pada pilihan keputusan iTKK j= derajat kepentingan kritera keputusan ke-j; TKKj > 0; bulatn= jumlah pilihan keputusanm= jumlah kriteria keputusanPenentuan tingkat kepentingan kriteria dilakukan dengan cara wawancara dengan pakar atau melalui kesepakatan curah pendapat. Penentuan skor alternatif pada kriteria tertentu dilakukan dengan memberi nilai setiap alternatif berdasarkan nilai kriterianya

  • *Keuntungan Metode MPE Mengurangi bias yang mungkin terjadi dalam analisaNilai skor yang menggambarkan urutan prioritas menjadi besar (fungsi eksponensial) ini mengakibatkan urutan prioritas alternatif keputusan lebih nyata Contoh Aplikasi Metode MPE Penilaian terhadap tiga alternatif calon pemimpin divisi ICT (Pergiwa, Bratasena, Kresna)Kriteria yang dipertimbangkan: Kecakapan, Kepemimpinan dan Kejujuran Penilaian alternatif pada setiap kriteria menggunakan skala penilaian 1-9

  • *Tabel: Matrik keputusan pemilihan pemimpin dengan MPENilai (Pergiwa) = 4 **(3) + 4**(4) + 3**(3) = ?Nilai alternatif 1,2, dan 3 adalah? sehingga didapat alternatif yang terurut dari yang terbaik adalah alternatif?

    AlternatifKriteriaNilaiAlternatifPeringkatKecakapanKepemimpinanKejujuran1. Pergiwa44334722. Bratasena45269713. Kresna 4342093Tk. Kepentingan Kriteria343

  • *Tabel: Matrik keputusan pemilihan Hardware Komputer dengan MPENilai (Alt-1) =?Nilai alternatif 1,2, dan 3 adalah? sehingga didapat alternatif yang terurut dari yang terbaik adalah alternatif?

    AlternatifKriteriaNilaiAlternatifPeringkat

    Tk. Kepentingan Kriteria

  • *C. COMPOSIT PERFORMANCE INDEX (CPI) Merupakan indeks gabungan (Composite Index) yang dapat digunakan untuk menentukan penilaian atau peringkat dari berbagai alternatif (i) berdasarkan beberapa kriteria (j). Formula yang digunakan dalam teknik CPI :Aij= Xij (min) x 100 / Xij (min)A(i + 1.j)= (X(I + 1.j) )/ Xij (min) x 100Iij= Aij x Pj nIi= (Iij) j =1

  • *Keterangan:Aij= nilai alternatif ke-i pada kriteria ke jXij (min)= nilai alternatif ke-i pada kriteria awal minimum ke-jA(i + 1.j)= nilai alternatif ke-i + 1 pada kriteria ke jX(i + 1.j)= nilai alternatif ke-i + 1 pada kriteria awal ke jPj= bobot kepentingan kriteria ke jIij= indeks alternatif ke-iIi= indeks gabungan kriteria pada alternatif ke ii= 1, 2, 3,, nj= 1, 2, 3,, m

  • *Sebagai ilustrasi, terdapat 3 alternatif yang dinilai yaitu Software House, Internet Provider, Production House dengan kriteria kelayakan IRR (Internal Rate of Return), B/C (Benefit/Cost Ratio) dan Pay Back Period (waktu pengembalian modal) Tabel: Matrik awal penilaian alternatif pemilihan usaha yang paling layak

  • *Prosedur Penyelesaian CPI Identifikasi kriteria tren positif (semakin tinggi nilaianya semakin baik) dan tren negatif (semakin rendah nilainya semakin baik) Untuk kriteria tren positif, nilai minimum pada setiap kriteria ditranspormasi ke seratus, sedangkan nilai lainnya ditranspormasi secara proporsional lebih tinggi. Untuk kriteria tren negatif, nilai minimum pada setiap kriteria ditranspormasi ke seratus, sedangkan nilai lainnya ditranspormasi secara proporsional lebih rendah. Perhitungan selanjutnya mengikuti prosedur Bayes.

  • *Tabel: Matrik hasil transformasi melalui teknik perbandingan indeks kinerja Dengan demikian alternatif 3 yaitu Production House peringkat 1.

    Alt