PPT KEP KOM

download PPT KEP KOM

of 28

  • date post

    08-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    159
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PPT KEP KOM

P R O M O S I K E S E H A T A N

KEPERAWATAN KOMUNITAS I

KELOMPOK 2Hikmah Ginanjar F. Citra Setyo Dwi A. Mega Purnama Sari Anglia Rakhmawati Via Nurrohmawati Heni Puspitasari Chyntia Ines T Retno Yulistiani Arif Rakhman Hestri Sumarlin Lita Heni K Risa Yuliana U G1D008001 G1D008007 G1D008013 G1D008018 G1D008024 G1D008032 G1D008041 G1D008048 G1D009031 G1D009040 G1D009041 G1D009042

TOPIK KALI INI.....1. Sejarah dan Pengertian 2. Tujuan 3. Visi dan Misi 4. Ruang Lingkup 4. Tugas Pokok 5. Program Kerja 6. Program Kerja 7. Sasaran 8. Target 9. Strategi 10. Media

TINJAUAN PROMOSI KESEHATAN

Latar BelakangAngka kematian ibu dan bayi masih tinggi

Fungsi Program Puskesmas sangat penting sebagai upaya kesehatan

Promosi kesehatan sbg upaya peningkatan derajat kesehatan

1. Sejarah dan PengertianIstilah Health Promotion mulai dikenal ketika The Ottawa Charter, tapi belum populer di Indonesia karena pada masa itu baru dikenal istilah penyuluhan kesehatan, KIE, mobilisasi sosial, dll (Mubarak dkk., 2007)

Notoatmodjo (2002) menyatakan promosi kesehatan adalah segala bentuk kombinasi pendidikan kesehatan dan intervensi yang terkait dengan ekonomi, politik, dan organisasi, yang dirancang untuk memudahkan perilaku dan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan.

2. Tujuan

a

Peningkatan pengetahuan atau sikap masyarakat Peningkatan perilaku masyarakat

b

c

Peningkatan status masyarakatMachfoedz dan Eko (2008)

3. Visi dan Misi Advokat ( Advocate) Melakukan upaya-upaya agar para pembuat keputusan atau penentu kebijakan tersebut mempercayai dan meyakini bahwa program kesehatan yang ditawarkan perlu didukung melalui kebijakan-kebijakan atau keputusan mutakhir. Menjembatani ( Mediate) Menjadi fasilitator dan menjalin kemitraan dengan berbagai program dan sektor yang terkait dengan kesehatan.

a

b

c

Memampukan ( Enable). Memberikan kemampuan atau ketrampilan kepada masyarakat agar mereka mampu memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri

Machfoedz dan Eko (2008)

4. Ruang Lingkupa Mengembangkan kebijaksanaan pembangunan berwawasan kesehatan (Health Public Policy)

Mengembangkan jaringan kemitraan dan suasana yang b mendukung (create partnership and supportive environment) Memperkuat kegiatan masyarakat (strengthen c community action) yaitu memberikan batuan terhadap kegiatan yang sudah berjalan di masyarakat d Meningkatkan keterampilan perorangan (Increase individuals skill),

Mengarahkan pelayanan kesehatan yang lebih e memberdayakan masyarakat (reorient healt service) Machfoedz dan Eko (2008)

5. Tugas Pokok

Melaksanakan perumusan kebijakan teknis, bimbingan, dan pelaksanaan promosi kesehatan dan terbagi menjadi beberapa bagian antara lain: perumusan kebijakan teknis promosi kesehatan, penyusunan program-program kesehatan, pelaksanaan promosi kesehatan, pembinaan kemitraan dan peran serta dalam promosi kesehatan. (Notoadmodjo, 2002).

a. Gaya Hidup Sehat

b. Kemitraan dan Peran Serta6. Program Kerja

c. Pengembangan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Perillaku Kesehatan dalam PencapaianPerilaku HidupBersih dan Sehat (PHBS) Pemberdayaan Masyarakat Promosi Kesehatan dan

a. Gaya HidupSehat

a

Promosi Kesehatan Pencegahan Penyakit Menular (PTM)

Gaya Hidup Sehatb

a. Promosi dan Pencegahan Penyakit Tidak MenularPencegahan dan penaggulangan PTM ini ditujukan ditujukan pada penyakit-penyakit yang mempunyai faktor risiko yang sama, seperti jantung, stroke, hipertensi, diabetes mellitus, dan lain-lain (Kemenkes RI)

Sasaran promosi pencegahan PTM dilakukakan pada beberapa tatanan seperti rumah tangga, tempat kerja, tempat pelayanan kesehatan,dll. Indikatornya dapat menurunkanmortalitas, mordibitas, disabilitas, dan faktor risiko PTM.

b. Gaya Hidup SehatGaya hidup sehat adalah segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan.

Keuntungan bergaya hidup sehat : 1) Merasa tenteram, aman dan nyaman Memiliki rasa percaya diri, hidup seimbang, tidur nyenyak 2) Berpenampilan lebih sehat dan ceria 3) Sukses dalam pekerjaan 4) Menikmati kehidupan sosial dilingkungan keluarga, handai taulan dan tetangga

b. Kemitraan dan Peran SertaKemitraan adalah hubungan (kerjsama) antara dua pihak atau lebih, berdasarkan kesetaraan, keterbukaan dan saling menguntungkan (memberikan manfaat). Kemitraan di bidang kesehatan adalah kemitraan yang dikembangkan dalam rangka pemeliharaan dan peningkatan kesehatan.

Unsur-Unsur Kemitraan : 1) Adanya hubungan (kerjasama) antara dua pihak atau lebih. 2) Adanya kesetaraan antara pihak-pihak tersebut. 3) Adanya keterbukaan atau kepercayaan (trust relationship) antara pihak-pihak tersebut 4) Adanya hubungan timbal balik yang saling menguntungkan atau memberi manfaat.

Perilaku Kemitraan

c. Pengembangan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat(UKBM)Langah - Langkah Pengembangan Desa Siaga 1) Persiapan 2) Pelaksananaan 3) Pemantaauan dan Evaluasi

Pendekatan Pengembangan Desa Siaga 1) Pengembangan tim petugas 2) Pengembangan Tim di Masyarakat 3) Survei Mawas Diri 4) Musyawarah Masyarakat Desa 5) Pelaksanaan Kegiatan 6) Pembinaan dan Peningkatan

d. Promosi Kesehatan Dalam Pencapaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

a

b

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Rumah Tangga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Institusi Kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tempat - tempat Umum Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tempat kerja

c

e. Pemberdayaan Masyarakat dan Promosi KesehatanTujuan Umum Meningkatnya perilaku sehat individu, masyarakat dan berperan aktif dalam setiap gerakan kesehatan masyarakat melalui upaya promosi kesehatan yang terintegrasi secara lintas program, lintas sektor, swasta dan masyarakat

Strategi Umum Memperkuat sistem, kelembagaan dan penganggaran serta sarana promosi kesehatan ditingkat pusat, provinsi dan kabupaten kota Mengupayakan terbitnya peraturan perundangan dibidang promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat (Kemenkes RI)

7. Sasarana Peroranagan/Keluarga: memperoleh informasi, mempunyai pengetahuan kesehatan, PHBS

Masyarakat/ LSM : mengembangkan potensi, bergotong royong untuk lingkungan sehat b

Lembaga pemerintah/lintas sektor/politisi/swasta: c peduli dan mendukung, membuat kebijakan sosial yang tepat Petugas program/institusi: memasuukkan komponen d promkes, meningkatkan mutu playananMachfoeds dan Eko, 2008

Sasaran berdasarkan pertahapan upaya promkes:

PRIMERSasaran yang punya masalah Diharapkan mau dan mampu Berperilaku hidup sehat Para pengambil keputusan, penyandang dana, pembuat Kebijakan.

SKUNDERIndividu/kelompok Yang berpengaruh Terhadap sasaran primer

Machfoeds dan Eko, 2008

Sasaran Promosi Kesehatan Menurut TatananTatanan PHBS Sasaran primer Sasaran sekunder Sasaran tersier Program prioritas

Rumah Tangga

Anggota rumah tangga yang mempunyai masalah,misalnya ibu hamil Siswa dan mahasiswa karyawan

KK, ortu/mertua, kader, tokoh masyarakt,tokoh agama, LSM, petugas kesehatan

Ketua RT/RW, kepala desa

KIA, gizi, kesehatan lingkungan, gaya hidup, JPKM Kesling, gaya hidup, gizi, JPKM Kesling, gaya hidup Kesling, gaya hidup

Institusi pendidikan Tempat kerja

Guru, karyawan, BP3, Kepala sekolah, penilik OSIS Manager, serikat kerja Karyawan, manager/pengelola Direktur, pemilik perusahaan Kepala daerah, direksi

TempatPengunjung, tempat umum pengguna jasa, masyarakat umum Sarana/institu Pasien, pengantar, si kesehatan keluarga pasien

Petugas kesehatan

Pimpinan/direktur, K.a Kesling, gaya daerah, bapeda, DPRD hidup

Sumber: Machfoedz dan Eko (2008)

8. Target

Sumber: Kementerian Kesehatan RI

2.9. StrategiStrategi promosi kesehatan berdasarkan piagam Ottawa Charter, (1986)

a b c

Kebijakan berwawasan kesehatan ( Health Public Policy) Lingkungan yang mendukung ( Supportive Enviroment) Reorientasi pelayanan kesehatan / menata kembali arah pelayanan masyarakat. Keterampilan individu (personil skill) Gerakan Masyarakat (Community Action)

d

e

Strategi-strategi global ( Global Stategic ) menurut WHO (1984) antara lain:

a

Advokasi adalah kegiatan yang ditujukan kepada pembuat keputusan atau penentu kebijakan baik dibidang kesehatan maupun sektor lain diluar kesehatan yang memiliki pengaruh terhadap publik Dukungan Sosial Kegiatan yang ditujukan kepada para tokoh masyarakat baik formal (guru, lurah, camat, petugas kesehatan dan sebagainya.) maupun informal ( tokoh masyarakat dan sebagainya) yang memiliki pengaruh terhadap masyarakat. Pemberdayaan masyarakat Pemberdayaan ini ditujukan kepada masyarakat langsung sebagai sasaran primer atau utama promosi kesehatan, tujuannya adalah agar mereka memiliki kemampuan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri.

b

c

10. Media Promosi KesehatanSemua sarana atau upaya untuk menampilkan pesan atau informasi yang ingin disampaikan oleh komunikator, baik itu melalui media cetak, elektronik dan media luar ruang, sehingga sasaran dapat meningkat pengetahuannya yang akhirnya diharapkan dapat berubah perilakunya kearah positif terhadap kesehatannya (Mubarak, dkk., 2007).

Tujuan media promosi kesehatan a. Media dapat mempermudah penyampaian informasi. b. Media dapat menghindari kesalahan persepsi. c. Dapat memperjelas informasi d. Media dapat mempermudah pengertian. e. Mengurangi komunikasi yang verbalistik f. Dapat menampilkan obyek