Pencegahan dan pengendalian infeksi saluran pernapasan akut

download Pencegahan dan pengendalian infeksi saluran pernapasan akut

of 100

  • date post

    23-Jan-2017
  • Category

    Documents

  • view

    223
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Pencegahan dan pengendalian infeksi saluran pernapasan akut

Pencegahan dan PengendalianInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang cenderung menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Pedoman Interim WHO

1

WASPADA DAN TANGGAP EPIDEMI DAN PANDEMI

Pencegahan dan pengendalian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang cenderung menjadi epidemi dan pandemi di fasilitas pelayanan kesehatan

Pedoman Interim WHO

Juni 2007

WHO/CDS/EPR/2007.6

Pencegahan dan PengendalianInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang cenderung menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Pedoman Interim WHO

2

Pencegahan dan pengendalian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang cenderung menjadi epidemi dan pandemi di fasilitas pelayanan kesehatan

Pedoman Interim WHO

Juni 2007

Pencegahan dan PengendalianInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang cenderung menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Pedoman Interim WHO

3

Diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) di Jenewadengan judul Infection prevention and control of epidemic-and pandemic-prone acute respiratory diseases in health care. WHO Interim Guidelines, June 2007WHO/HSE/EPR/2008.2

World Health Organization 2008

Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan hak terjemahan dalam bahasa Indonesia kepada Trust Indonesia, yang bertanggung jawab penuh atas edisi bahasa Indonesia.

Ketetapan petunjuk dan penyajian materi dalam publikasi ini tidak mewakili pendapat di luar bagian dari WHO yang berkaitan dengan status hukum suatu Negara, wilayah, kota, daerah atau wewenangnya, atau segala kekuasaan dari perbatasannya. Simbol titik dan garis pada peta menunjukkan kekuasaan batas yang belum disetujui sepenuhnya oleh pemerintah setempat.

Penyebutan nama perusahaan atau produk pabrik tertentu tidak berarti perusahaan itu direkomendasikan oleh WHO secara langsung sebagai perusahaan atau produk yang memiliki kelebihan dari produk lainnya. Kecuali ada kesalahan dan kealpaan, nama-nama produk dikenali dengan huruf kapital pada awal kata.

Semua tindakan kewaspadaan yang diperlukan telah dilakukan oleh WHO untuk memverifikasi informasi yang terdapat dalam publikasi ini. Namun demkian, publikasi ini telah disebarkan tanpa jaminan apapun baik yang tersirat maupun yang tersurat. Penggunaan hasil publikasi ini merupakan tanggung jawab pembaca. WHO tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi karena penggunaan publikasi ini.

Publikasi EPR dapat dilihat di Internet : http://www.who.int/csr/resources/publications/

Pemutakhiran Pedoman

l Pedoman ini menggantikan dokumen Hospital Infection Control Guidance for Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), yang direvisi 24 April 2003, yang sebelumnya sudah dapat dilihat di HYPERLINK http://www.who.int/csr/sars/infectioncontrol/en/ http://www.who.int/csr/sars/infectioncontrol/en/

l Pedoman ini berhubungan dengan, dan dapat dipakai bersama-sama dengan, dokumen Avian Influenza, Including Influenza A (H5N1): WHO Interim Infection Control Guidelines for Health-care Facilities yang diterbitkan oleh WHO Regional Office untuk Pasifik bagian Barat pada 10 Maret 2004, dan dimutakhirkan pada Mei 2007, dapat dilihat di http://www.who.int/csr/disease/avian_influenza/guidelines/infectioncontrol1/en/index.htmll

l Mohon dipastikan apakah versi yang dipakai adalah versi yang paling akhir yang dapat dilihat di HYPERLINK http://www.who.int/csr/resources/publications/csrpublications/en/index7.html http://www.who.int/csr/resources/publications/csrpublications/en/index7.html.

l Setelah ada kesimpulan dari tes-tes percontohan, yang akan dilakukan pada 200/2008, versi revisi dari pedoman ini akan diterbitkan.

l Dalam hal peristiwa epidemik atau pandemik baru, rekomendasi akan disediakan.

Pencegahan dan PengendalianInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang cenderung menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Pedoman Interim WHO

1

Daftar isi

Kata pengantar ................................................................................................................................ 3

Ucapan terima kasih ............................................................................................................................. 4

I. Daftarsingkatandandefinisiistilahyangdigunakandalampedomanini ............................ 5

II. Ringkasan eksekutif ................................................................................................................... 10

III. Pendahuluan dan ruang lingkup pedoman .............................................................................. 12

III.1 ISPA dalam pelayanan kesehatan ....................................................................................... 12

III.2 Ruang lingkup pedoman ..................................................................................................... 12

III.3 ISPA yang merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menimbulkan kekhawatiran ............................................................................................... 13 III.3.1 Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) .......................................................... 13 III.3.2 Virus influenza baru yang menyebabkan infeksi ................................................... 13 III.3.3 ISPA baru yang dapat menimbulkan dampak besar terhadap kesehatan masyarakat ............................................................................................. 14

III.4 Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi ................................................................ 14

III.5 Ventilasi ruangan ................................................................................................................ 15

IV. Rekomendasi pencegahan dan pengendalian infeksi .............................................................. 16

IV.1 Pengenalan dini, isolasi, pelaporan, dan pengawasan episode ISPA yang dapat menimbulkan kekhawatiran ............................................................................. 16

IV.2 Strategi pencegahan dan pengendalian administratif untuk fasilitas pelayanan kesehatan .............................................................................................. 21 IV.2.1 Kewaspadaan isolasi .............................................................................................. 22 IV.2.2 Penggabungan (cohorting) dan langkah-langkah khusus ..................................... 22 IV.2.3 Transpor pasien di dalam dan di luar fasilitas pelayanan kesehatan ..................... 23 IV.2.4 Jangka waktu kewaspadaan pencegahan dan pengendalian infeksi dan kepulangan pasien .......................................................................................... 24 IV.2.5 Rekomendasi anggota untuk keluarga pasien/pengunjung .................................... 25 IV.2.6 Pengambilan/transpor/penanganan spesimen di dalam fasilitas pelayanan kesehatan ............................................................................................... 26 IV.2.7 Kesehatan profesi ................................................................................................... 27

IV.3 Pencegahan dan pengendalian teknis dan lingkungan terhadap ISPA ................................. 29 IV.3.1 Penempatan pasien ISPA ....................................................................................... 29 IV.3.2 Rancangan ruang triase pasien dan ruang tunggu .................................................. 30 IV.3.3 Koridor ................................................................................................................... 30

IV.4 Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) ............................................................................ 30 IV.4.1 Penggunaan APD yang benar................................................................................. 30

Pencegahan dan PengendalianInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang cenderung menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Pedoman Interim WHO

2

IV.5 Pemulasaraan jenazah ........................................................................................................ 32 IV.5.1 Pemindahan jenazah dari ruang isolasi ................................................................. 32 IV.5.2 Perawatan jenazah ................................................................................................. 32 IV.5.3 Pemeriksaan post mortem ..................................................................................... 32 IV.5.4 Pencegahan dan pengendalian teknis dan lingkungan untuk autopsi .................... 33

V. Ventilasi ruangan untuk infeksi pernapasan ........................................................................... 34

V.1 Konsep dan prinsip umum ...................................................................................................... 35

V.2 Penggunaan ventilasi alami di ruang isolasi .......................................................................... 36

V.3 Penggunaan exhaust fan di ruang isolasi................................................................................. 39

V.4 Penggunaan ventilasi mekanis di ruang isolasi ...................................................................... 39

V.5 Kesimpulan ............................................................................................................................. 40