PEMAHAMAN WAWASAN KEBANGSAAN ... pemahaman wawasan kebangsaan jenderal tni (purn) h. agum gumelar...

download PEMAHAMAN WAWASAN KEBANGSAAN ... pemahaman wawasan kebangsaan jenderal tni (purn) h. agum gumelar anggota

of 24

  • date post

    10-Jan-2020
  • Category

    Documents

  • view

    9
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PEMAHAMAN WAWASAN KEBANGSAAN ... pemahaman wawasan kebangsaan jenderal tni (purn) h. agum gumelar...

  • KULIAH UMUM

    PEMAHAMAN WAWASAN KEBANGSAAN JENDERAL TNI (PURN) H. AGUM GUMELAR

    ANGGOTA DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN R.I. DI

    INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

    HARI & TGL : SELASA, 7 AGUSTUS 2018 WAKTU : 07.00 – 09.00 WIB TEMPAT : AULA ITB

    Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEAJenderal TNI (Purn) H. Agum Gumelar

  • MOTTO : IN HARMONIAE PROGESSIO

    ( Kemajuan dalam Keselarasan )

    Sejarah:

    • 3 JULI 1920 – 1942 : TECHNISHCE HOOGESCHOOL TE BANDOENG • 1942 – 1945 : INSTITUTE OF TROPICAL SCIENTIFIC RESEARCH • 1944 – 1945 : BANDOENG KOOGYO DAIGAKU • 1945 – 1946 : SEKOLAH TINGGI TEKNIK BANDUNG • 1946 – 1947 : TECHNISCHE FACULTEIT, NOOD-UNIVERSITEIT CAN

    NEDERLANDSCH INDIE

    • 1947 – 1950 : FACULTEIT VAN TECHNISCHE WETENSCHAP & FACULTEIT DER EXACTE WETENSCHAP UNIVERSITEIT VAN INDONESIE

    TE BANDOENG

    • 1950 – 1959 : FAKULTAS TEKNIK DAN FAKULTAS ILMU PASTI & ALAM UNIVERSITAS INDONESIA BANDUNG

    • 1959 – SEKARANG : INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 1/23

  • Pemahaman WAWASAN KEBANGSAAN

    2/23

  • Wawasan Kebangsaan

    3/23

  • PENGANTAR F BANGSA YANG BESAR ADALAH

    BANGSA YANG MENGENALI DAN MENGHORMATI SEJARAH PERJUANGAN BANGSANYA

    F BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHORMATI JASA PARA PAHLAWANNYA

    F CINTA NEGARA ADALAH BAGIAN DARI IMAN

    4/23

  • why? Mengapa Wawasan Kebangsaan Harus Ada?

    Wawasan Kebangsaan merupakan konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah (darat-laut-udara) yang tidak terpisahkan, yang mempersatukan bangsa dan negara secara menyeluruh pada semua bidang kehidupan yang meliputi: politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam.

    Sebagai konsepsi politik dan kenegaraan yang merupakan manifestasi pemikiran politik bangsa Indonesia. Sebagai satu kesatuan negara kepulauan, secara konseptual, geopolitik Indonesia dituangkan dalam salah satu doktrin nasional yang disebut Wawasan Nusantara dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif.

    5/23

  • PENGERTIAN

    Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

    (Prof. Muladi, Gubernur Lemhannas)

    6/23

  • MAKNA

    ü Mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, dan keselamatan bangsa.

    ü Memberi tempat pada patriotisme. ü Mengembangkan persatuan Indonesia dengan berasas Bhinneka Tunggal Ika.

    ü NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil-makmur, bertekad mewujudkan bangsa yang mandiri, sejahtera lahir batin, dan sejajar dengan bangsa lain.

    7/23

  • NILAI DASAR

    • Penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan.

    • Cinta kepada tanah air dan bangsa. • Demokrasi atau kedaulatan rakyat. • Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang

    bebas, merdeka, dan bersatu. • Masyarakat adil-makmur. • Kesetiakawanan sosial.

    8/23

  • LANDASAN dan UNSUR DASAR

    a. Landasan Wawasan Kebangsaan • Konstitusional à UUD RI 1945 • Idiil à Pancasila

    b. Tiga Unsur Dasar Wawasan Kebangsaan: ü Wadah (contour) ü Isi (content) ü Tata-laku (conduct)

    9/23

  • ASAS

    a. Ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi, dipelihara, ditaati dan diciptakan agar terwujud demi tetap taat dan setianya unsur/komponen pembentuk bangsa Indonesia (golongan/suku) terhadap kesepakatan (commitment) bersama.

    b. Asas Wawasan Kebangsaan terdiri dari: ü Kepentingan/tujuan yang sama ü Solidaritas ü Keadilan ü Kerjasama ü Kejujuran ü Kesetiaan terhadap kesepakatan

    10/23

  • EMPAT PILAR KEBANGSAAN à 4 KESEPAKATAN BERSAMA KEBANGSAAN:

    F PANCASILA F UUD RI 1945 F NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA F BHINNEKA TUNGGAL IKA

    11/23

  • HAKIKAT

    a. Hakekat Wawasan Kebangsaan adalah Keutuhan Nasional/Nusantara.

    b. Hubungan Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional. Dalam penyelenggaraan kehidupan nasional agar senantiasa mengarah pada pencapaian tujuan nasional diperlukan suatu landasan dan pedoman yang kokoh berupa konsepsi wawasan kebangsaan untuk mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional.

    c. Wawasan Nasional Bangsa Indonesia merupakan Wawasan Nusantara yang tidak lain adalah pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju Tujuan Nasional.

    12/23

  • Upaya memperkuat pemahaman Wawasan Kebangsaan à dilakukan melalui pelaksanaan Program NAWACITA, yang merupakan 9 Agenda Prioritas Jokowi – JK Agenda Prioritas No. 8 Melakukan Revolusi Karakter Bangsa.

    F Melakukan kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional. F Dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan yang

    menempatkan secara proporsional aspek pendidikan seperti:

    Ø sejarah pembentukan bangsa Ø nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air

    Ø semangat bela negara Ø dan budi pekerti di dalam kurikulum

    pendidikan Indonesia.

    13/23

  • 14/23

    TONGGAK SEJARAH

    1908 à BOEDI OETOMO 1911 à SYARIKAT ISLAM 1912 à MUHAMMADIYAH 1926 à NAHDATUL ULAMA 1928 à SOEMPAH PEMOEDA 1942 – 1945 à - PENDUDUKAN JEPANG

    - BPUPKI - PPKI - PANITIA SEMBILAN

    22 – 6 à JAKARTA CHARTER 17 – 8 à PROKLAMASI KEMERDEKAAN

  • 15/23

    1. PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945

    KESEPAKATAN BERSAMA KEBANGSAAN: Ø PANCASILA Ø UUD RI 1945 Ø NKRI Ø BHINNEKA TUNGGAL IKA

    ALINEA KE-2 PEMBUKAAN UUD RI 1945: Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang MERDEKA, BERSATU, BERDAULAT, ADIL dan MAKMUR.

    3 SYARAT MENJADI BANGSA YANG BESAR : Terutama di Era Globalisasi Digital saat ini, di mana terjadi persaingan antar bangsa yang ketat

    NASIONALISME SDM à DAYA SAING DISIPLIN - Law abiding citizen

    - Law abiding society

  • 16/23

    2. ERA BUNG KARNO

    1945 à - BPUPKI - HARI LAHIR PANCASILA - JAKARTA CHARTER - PPKI GANTIKAN BPUPKI - PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI - UUD RI 1945 DISAHKAN KNPI - BKR BERDIRI - PERTEMPURAN DI SURABAYA - PALAGAN AMBARAWA

    1955 à - KONFERENSI ASIA AFRIKA DI BANDUNG - PEMILU PERTAMA

    1959 à DEKRIT PRESIDEN 1961 à - PIDATO DI PBB

    - GERAKAN NON-BLOK - DWIKORA (SOEKARNO)

    1962 à ASIAN GAMES KE-IV 1963 à UNTEA PBB à IRJA 1965 à PERISTIWA G.30.S/PKI

    `

  • 17/23

    3. ERA SOEHARTO

    1966 à PEMILU PERTAMA 1967 à PJS PRESIDEN 1968 à PRESIDEN 1976 à TIMOR TIMUR 1983 à 10 PARTAI à 3 PARTAI 1984 à - SWASEMBADA PANGAN

    - FAO, DI ROMA 1997 à KRISIS MONETER 1998 à PAK HARTO LENGSER

  • 18/23

    4. REFORMASI

    1998à REFORMASI ADALAH SUATU PERUBAHAN PERIKEHIDUPAN LAMA DENGAN TATANAN PERIKEHIDUPAN BARU SECARA HUKUM MENUJU KE ARAH PERBAIKAN

    1999 – 2000 à AMANDEMEN UUD-RI 1945 (4 KALI) ANTARA LAIN MELIPUTI: - PERUBAHAN LEMBAGA TINGGI NEGARA - OTONOMI DAERAH - PEMBANGUNAN PUSAT DAN DAERAH - PERIMBANGAN KEUANGAN PUSAT à DAERAH

  • 19/23

    REFORMASI à DAMPAK à POSITIF

    Dampak Positif, antara lain: • Perkembangan GDP per Kapita Indonesia

    mengalami kenaikan • Sukses Transmigrasi • Sukses KB • Sukses memerangi buta huruf • Sukses swasembada pangan • Pengangguran minimum • Sukses Repelita • Sukses Gerakan Wajib Belajar • Sukses Sukses GNOTA • Sukses keamanan dalam negeri • Investor asing lebih banyak • Sukses menumbuhkan rasa nasionalisme`

  • 20/23

    à Dampak Negatif

    Antara lain: • Semaraknya KKN • Suburnya money politics • Pembangunan tidak merata • Kesenjangan sosial makin terbuka • Penguasaan SDA oleh segelintir orang • Euphoria, kebablasan kadang tidak terkendali

  • 21/23

    5. PASCA REFORMASI

    1998 à SEKARANG à MASA YANG Y.A.D.

    HASIL-HASIL: BIDANG - POLITIK

    - EKONOMI - SOSBUD - HANKAM

    ` 2 SIKAP MENDASAR MENANGGAPI

    SITUASI YANG BERLAKU

    TEGAS : - NKRI - PANCASILA

    BIJAK DAN DEWASA à MASALAH DAN PROSES DEMOKRATISASI

  • 22/23

    KESIMPULAN

    1. PERAN MAHASISWA à BESAR DALAM SETIAP PERUBAHAN à MAHASISWA HADIR DI GARDA DEPAN

    2. MAHASISWA à - UJUNG TOMBAK GERAKAN BANGSA - AGEN PERUBAHAN

    3. DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI à DIGITAL à PENUH PERSAINGAN à

    KEPADA MAHASISWA DITUNTUT 3 HAL: Ø TAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA Ø KUASAI ILMU PENGETAHUAN, DAN JIWA

    DAN SEMANGAT KEBANGSAAN Ø BERSIKAP OPTIMIS, BERFIKIR POSITIF,

    KERJA KERAS, DAN MEMILIKI INTEGRITAS YANG MANTAP

  • Terima kasih